Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Pertamina Hulu Mahakam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertamina Hulu Mahakam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2026

PT PHM Perkuat Pendidikan Pesisir Lewat Program Sekolah Terapung Di Delta Mahakam

PT PHM memperkuat pendidikan wilayah pesisir Delta Mahakam melalui program sekolah terapung di Desa Sepatin, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
PT PHM memperkuat pendidikan wilayah pesisir Delta Mahakam melalui program sekolah terapung di Desa Sepatin, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kutai Kartanegara - Akses pendidikan di kawasan pesisir Delta Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, masih menjadi tantangan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Kondisi geografis yang bergantung pada jalur sungai membuat aktivitas belajar mengajar membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai.

Melihat kondisi tersebut, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memperkuat sektor pendidikan melalui program sekolah negeri terapung di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana. Program tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan untuk mendukung pendidikan di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Senior Manager Relations PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Handri Ramdhani, mengatakan program sekolah terapung difokuskan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi pelajar pesisir.

Handri Ramdhani menyebut dukungan tersebut juga bertujuan membangun semangat edupreneurship serta meningkatkan kesadaran generasi muda agar melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Program itu dijalankan di SMP Negeri 6 Anggana, Desa Sepatin, yang berada di wilayah ring-1 operasional South Processing Unit (SPU) PT PHM. Sekolah tersebut menjadi satu-satunya SMP di Desa Sepatin sejak berdiri pada 2012.

Pada 2026, bantuan yang diberikan perusahaan meliputi pembangunan gapura sekolah, taman belajar, hingga kegiatan penanaman mangrove bersama siswa, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari pelestarian ekosistem pesisir.

Manager Communication Relations & CID PT PHI, Dony Indrawan, menegaskan perusahaan akan terus menjalankan program CSR di bidang pendidikan sebagai upaya membangun sumber daya manusia di kawasan pesisir.

Menurut Dony Indrawan, pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, berwawasan luas, serta memiliki masa depan yang lebih baik.

Perkembangan fasilitas belajar di SMP Negeri 6 Anggana juga mulai terlihat melalui ketersediaan laptop, listrik tenaga surya, dan akses internet yang membantu proses belajar siswa di wilayah terpencil.

Masyarakat setempat mengenal sekolah tersebut sebagai SMP terapung karena lokasinya berada di ujung Delta Mahakam dan langsung berhadapan dengan perairan Selat Makassar yang dipengaruhi pasang surut.

Perjalanan menuju Desa Sepatin pun tidak mudah. Dari Samarinda, akses ditempuh menggunakan kapal kecil menyusuri Sungai Mahakam sejauh sekitar 80 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih tiga jam, tergantung kondisi air.

Kepala SMP Negeri 6 Anggana, Tandarman, mengatakan seluruh bantuan yang diberikan perusahaan berjalan baik dan memberi dampak nyata bagi dunia pendidikan di wilayah pesisir.

Tandarman menilai program TJSL dari PT PHM membuka peluang lebih besar bagi pengembangan pendidikan masyarakat Desa Sepatin dan kawasan sekitarnya.

FAQ

Apa itu program sekolah terapung PT PHM?

Program sekolah terapung merupakan bantuan pendidikan dari PT Pertamina Hulu Mahakam untuk mendukung akses belajar di wilayah pesisir dan daerah 3T di Delta Mahakam.

Di mana lokasi sekolah terapung tersebut?

Program dijalankan di SMP Negeri 6 Anggana, Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Bantuan apa saja yang diberikan PT PHM?

Bantuan meliputi pembangunan gapura sekolah, taman belajar, fasilitas pendidikan, listrik tenaga surya, akses internet, laptop, hingga penanaman mangrove.

Mengapa disebut sekolah terapung?

Sekolah dikenal sebagai SMP terapung karena berada di kawasan pesisir Delta Mahakam yang dipengaruhi pasang surut Selat Makassar.

Bagaimana akses menuju Desa Sepatin?

Perjalanan dilakukan melalui jalur sungai menggunakan kapal kecil dari Samarinda dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.

Rabu, 01 April 2026

Produksi Gas Blok Mahakam Naik, WPN-7 Sisi Nubi Mulai Operasi

PHM perkuat pasokan gas nasional lewat onstream WPN-7 di Sisi Nubi dengan produksi awal 20 MMSCFD, dukung ketahanan energi Indonesia. (Gambar ilustrasi)
PHM perkuat pasokan gas nasional lewat onstream WPN-7 di Sisi Nubi dengan produksi awal 20 MMSCFD, dukung ketahanan energi Indonesia. (Gambar ilustrasi)

Balikpapan – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) kembali memperkuat pasokan gas nasional melalui pengembangan Lapangan Sisi Nubi di Wilayah Kerja (Blok) Mahakam, Kalimantan Timur. Terbaru, anjungan WPN-7 resmi mengalirkan gas (onstream) dengan kapasitas awal sekitar 20 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menjelaskan bahwa WPN-7 merupakan fasilitas ketiga yang berhasil beroperasi dalam rangkaian Proyek Sisi Nubi Area of Interest (AOI) 1, 3, dan 5.

“Platform WPN-7 adalah fasilitas ketiga yang onstream dari total enam platform yang direncanakan,” ujarnya dalam keterangan resmi di Balikpapan, Rabu.

Sebelumnya, dua anjungan lain yakni WPS4 dan WPS5 telah lebih dulu beroperasi masing-masing pada Desember 2025 dan Februari 2026. Pengembangan ini menunjukkan progres bertahap yang berjalan sesuai jadwal.

Produksi Awal Capai Target

Anjungan WPN-7 mulai mengalirkan gas sejak 23 Maret 2026. Dalam beberapa hari awal operasional, dua sumur utama menunjukkan performa yang cukup signifikan:

  • Sumur NB-701 mencatat produksi 9,8 MMSCFD (25 Maret 2026)

  • Sumur NB-702 mencapai 12,5 MMSCFD (26 Maret 2026)

Saat ini, proses pemantauan dan stabilisasi masih dilakukan guna mengoptimalkan produksi hingga mencapai target awal sebesar 20 MMSCFD.

Peran Strategis Lapangan Sisi Nubi

Lapangan Sisi Nubi menjadi salah satu tulang punggung produksi gas di Blok Mahakam, yang selama ini dikenal sebagai sumber utama pasokan energi di Kalimantan Timur.

Menurut Setyo, pengembangan fasilitas baru ini merupakan bagian dari strategi menjaga keberlanjutan produksi di blok migas yang telah lama beroperasi.

“Tambahan produksi dari sumur NB-701 dan NB-702 diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan gas nasional,” jelasnya.

Proses Teknis Ketat Demi Stabilitas Produksi

Keberhasilan onstream WPN-7 tidak lepas dari berbagai tahapan teknis yang dilakukan secara ketat. PHM memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar industri migas, di antaranya:

  • Uji Emergency Shutdown (ESD)

  • Leak test menggunakan nitrogen

  • Metode controlled ramp-up untuk menjaga tekanan dan aliran

Gas dari kedua sumur tersebut juga melewati Sand Filter Unit guna menyaring partikel padat sebelum masuk ke fasilitas produksi.

Kolaborasi Dengan SKK Migas

Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama antara PHM dan SKK Migas dalam menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi nasional, khususnya di wilayah kerja Mahakam.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan gas dalam negeri.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa itu WPN-7 di Lapangan Sisi Nubi?
WPN-7 adalah anjungan produksi gas terbaru milik PHM di Blok Mahakam yang mulai beroperasi pada Maret 2026.

2. Berapa kapasitas produksi gas WPN-7?
Sekitar 20 MMSCFD pada tahap awal operasional.

3. Apa fungsi Lapangan Sisi Nubi?
Sebagai salah satu sumber utama produksi gas di Kalimantan Timur yang mendukung pasokan nasional.

4. Apa saja sumur yang beroperasi di WPN-7?
Sumur NB-701 dan NB-702.

5. Siapa yang mengelola proyek ini?
PT Pertamina Hulu Mahakam bersama SKK Migas.