Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Propam Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Propam Polri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2026

Polisi Terlibat Bisnis BBM Ilegal Di Kalsel Terancam Sanksi Tegas Propam

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memerintahkan Propam menindak tegas anggota Polri yang terlibat praktik BBM ilegal dan pungli di SPBU. (Foto ilustrasi)
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memerintahkan Propam menindak tegas anggota Polri yang terlibat praktik BBM ilegal dan pungli di SPBU. (Foto ilustrasi)

BANJARBARU — Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan komitmen memberantas praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, termasuk menindak anggota kepolisian yang diduga menjadi pelindung bisnis ilegal tersebut.

Perintah penindakan itu langsung disampaikan kepada Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalsel agar tidak ada toleransi terhadap oknum anggota Polri yang terbukti terlibat.

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menekankan bahwa aparat penegak hukum harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru ikut bermain dalam distribusi BBM ilegal yang merugikan masyarakat.

Selain fokus pada dugaan keterlibatan aparat, Polda Kalsel juga menyoroti maraknya pungutan liar di antrean pengisian BBM pada sejumlah SPBU. Praktik tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi memicu gangguan keamanan.

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan meminta seluruh personel kepolisian hadir di tengah masyarakat untuk menjaga ketertiban selama antrean pengisian BBM berlangsung.

Polda Kalsel juga memastikan penindakan terhadap pelansiran BBM subsidi terus dilakukan. Langkah itu bertujuan menjaga distribusi pertalite dan solar subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

Menurut Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, pengawasan distribusi BBM subsidi membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk operator SPBU dan Pertamina, terutama dalam penerapan sistem barcode pengisian BBM subsidi.

Dalam operasi terbaru yang digelar Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel bersama 13 Polres jajaran, aparat berhasil mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan BBM subsidi.

Periode penindakan sejak 6 April hingga 4 Mei 2026 mencatat sebanyak 33 tersangka diamankan dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Dari operasi tersebut, polisi turut menyita 9.484,9 liter pertalite, 2.985 liter solar subsidi, serta 24 kendaraan yang digunakan dalam aktivitas ilegal, mulai dari kendaraan roda dua hingga truk roda enam.

Polda Kalsel menegaskan operasi serupa akan terus dilakukan guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan hak masyarakat tetap terlindungi.

Video Polisi Merokok Saat Menyetir Viral, Polda Kalsel Buka Suara

Polda Kalsel menindak oknum AKBP yang viral karena merokok saat mengemudi di Banjarmasin. Propam langsung melakukan pemeriksaan dan pemberian sanksi. (Foto ilustrasi)
Polda Kalsel menindak oknum AKBP yang viral karena merokok saat mengemudi di Banjarmasin. Propam langsung melakukan pemeriksaan dan pemberian sanksi. (Foto ilustrasi)

BANJARBARU - Polda Kalimantan Selatan memastikan telah mengambil tindakan terhadap oknum anggota kepolisian yang videonya viral di media sosial karena merokok saat mengemudikan mobil di kawasan Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas perilaku anggota tersebut yang dinilai mencoreng citra institusi kepolisian.

Menurut Kombes Pol Adam Erwindi, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalsel langsung melakukan pemeriksaan setelah video itu ramai diperbincangkan publik di berbagai platform media sosial.

“Polda Kalsel telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang bersangkutan dan memberikan sanksi sesuai aturan internal Polri,” ujar Kombes Pol Adam Erwindi di Banjarmasin, Selasa.

Video yang beredar memperlihatkan seorang anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) tengah mengemudi sambil merokok. Dalam rekaman tersebut, pengendara lain terlihat menegur tindakan anggota polisi itu karena dinilai membahayakan keselamatan di jalan raya.

Namun, teguran tersebut justru ditanggapi santai. Dalam video, oknum anggota itu bahkan melontarkan komentar yang dianggap tidak pantas oleh warganet.

Selain merokok saat berkendara, anggota polisi tersebut juga terlihat tidak mengenakan sabuk pengaman. Tindakan itu dinilai melanggar aturan lalu lintas yang berlaku bagi seluruh pengguna kendaraan, termasuk aparat penegak hukum.

Kasus ini memicu beragam reaksi dari masyarakat di media sosial. Banyak warganet meminta penegakan disiplin dilakukan secara tegas agar tidak menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Polda Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk menindak setiap pelanggaran yang dilakukan anggota kepolisian tanpa pandang bulu demi menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat.

FAQ

Apa penyebab video polisi di Banjarmasin viral?

Video menjadi viral karena memperlihatkan oknum polisi merokok sambil mengemudi serta tidak memakai sabuk pengaman.

Siapa polisi yang memberikan keterangan resmi?

Keterangan resmi disampaikan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi.

Apa tindakan Polda Kalsel terhadap anggota tersebut?

Bidang Propam Polda Kalsel telah melakukan pemeriksaan dan memberikan sanksi sesuai aturan internal Polri.

Apa pelanggaran yang terlihat dalam video?

Pelanggaran yang terlihat yakni merokok saat berkendara dan tidak menggunakan sabuk pengaman.

Di mana peristiwa itu terjadi?

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan.