Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label RTLH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RTLH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2026

Saya Tak Menyangka Punya Rumah Baru, Marsiti Menangis Saat Terima Bantuan BAZNAS Sekadau

BAZNAS Sekadau meresmikan bantuan bedah rumah untuk Marsiti di Desa Tigur Jaya. Program RTLH senilai Rp25 juta membantu mewujudkan hunian yang lebih layak dan sehat.
BAZNAS Sekadau meresmikan bantuan bedah rumah untuk Marsiti di Desa Tigur Jaya. Program RTLH senilai Rp25 juta membantu mewujudkan hunian yang lebih layak dan sehat.

SEKADAU — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sekadau meresmikan bantuan program bedah rumah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Marsiti, warga Desa Tigur Jaya, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (19/6/2026).

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng, penyerahan kunci, serta peninjauan langsung ke rumah Marsiti yang telah selesai dibangun dan kini menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan sehat.

Marsiti tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menerima bantuan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena akhirnya dapat menempati rumah yang lebih baik setelah selama ini tinggal seorang diri.

"Saya terharu tidak menyangka bisa dapat bantuan rumah baru. Saya selama ini tinggal sendiri di sini," ujar Marsiti sambil menghapus air mata.

Ketua BAZNAS Sekadau, Rusmin Nuryadin, mengatakan program bedah rumah merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat dan para muzaki.

Menurutnya, program tersebut bertujuan membantu masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas hidup melalui hunian yang lebih aman dan nyaman.

Rusmin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program, khususnya Pemerintah Desa Tigur Jaya yang turut berperan dalam proses pembangunan rumah penerima manfaat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau, H. Damsir, menilai kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program sosial yang berdampak langsung bagi warga.

"Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang manfaatnya dirasakan banyak orang. Kepada para muzaki, mari terus berbagi dan menyisihkan sebagian harta yang dimiliki untuk kepentingan sosial," katanya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Kecamatan Sekadau Hilir, Yustinus, yang mewakili camat. Ia menyebut program bedah rumah menjadi salah satu upaya mendukung pembangunan desa menuju lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Tigur Jaya, Ari Suhanda, mengungkapkan BAZNAS Sekadau menyalurkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk pembangunan rumah Marsiti.

Pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh perangkat desa bersama masyarakat setempat. Menurut Ari, rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah berdiri dengan baik berkat kerja sama seluruh pihak.

"Kami bersama perangkat desa dan masyarakat bergotong royong mengerjakan rumah milik Ibu Marsiti yang sebelumnya sudah tidak layak huni. Alhamdulillah, sekarang rumah tersebut sudah berdiri dengan baik berkat bantuan program bedah rumah BAZNAS," ujarnya.

Ia menambahkan proses pembangunan sempat menghadapi kendala dalam mencari tenaga tukang. Namun, pekerjaan tetap dapat diselesaikan sesuai target berkat semangat kebersamaan warga.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sekadau, Ahmad Urabi, mengapresiasi kontribusi BAZNAS dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Urabi menjelaskan program rehabilitasi RTLH di Kabupaten Sekadau dijalankan secara sinergis oleh pemerintah daerah, provinsi, dan pusat. Namun pada 2026, jumlah bantuan yang tersedia terbatas akibat efisiensi anggaran.

"Tahun ini karena adanya efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Sekadau hanya memiliki dua unit program RTLH. Dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ada delapan unit, kemudian dari pemerintah pusat melalui kementerian juga tersedia bantuan RTLH," jelasnya.

Menurutnya, kehadiran program bedah rumah BAZNAS menjadi dukungan penting untuk memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Program tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan dana zakat dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.