iPhone 15 dan Android Flagship Kini Bisa Cas Ponsel Lain, Ini Cara Menggunakannya

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Selasa, 12 Mei 2026

iPhone 15 dan Android Flagship Kini Bisa Cas Ponsel Lain, Ini Cara Menggunakannya

Ikuti kami:
Google Google
Reverse charging memungkinkan ponsel mengisi daya ponsel lain lewat USB-C atau nirkabel. Fitur ini kini tersedia di banyak Android flagship dan iPhone terbaru.
Reverse charging memungkinkan ponsel mengisi daya ponsel lain lewat USB-C atau nirkabel. Fitur ini kini tersedia di banyak Android flagship dan iPhone terbaru.

JAKARTA - Fitur mengisi daya ponsel menggunakan ponsel lain atau reverse charging kini semakin umum digunakan pada smartphone modern, terutama perangkat Android flagship dan beberapa ponsel kelas menengah dengan baterai besar. Teknologi ini memungkinkan ponsel bertindak seperti power bank melalui kabel USB-C maupun secara nirkabel.

Reverse charging bekerja dengan cara menyalurkan daya dari satu perangkat ke perangkat lain melalui koneksi USB-C. Saat dua smartphone yang mendukung fitur tersebut dihubungkan, sistem akan menentukan perangkat mana yang menjadi sumber daya melalui protokol USB Power Delivery.

Pada sebagian besar perangkat, opsi menerima atau mengirim daya akan muncul otomatis di menu pop-up atau pengaturan koneksi USB saat kabel terpasang.

Selain melalui kabel, beberapa smartphone flagship juga mendukung reverse charging nirkabel. Pengguna hanya perlu menempatkan ponsel pemberi daya dengan posisi layar menghadap bawah, lalu meletakkan perangkat penerima di atasnya dengan posisi saling menempel pada bagian belakang.

Namun, pengisian daya nirkabel dinilai jauh lebih lambat dibanding metode kabel. Kecepatannya rata-rata hanya sekitar 5 hingga 7,5 watt. Selain itu, ponsel donor juga kehilangan daya lebih besar dibanding jumlah energi yang diterima perangkat lain.

Dalam kondisi baterai yang relatif setara, daya yang hilang dari perangkat pemberi bisa mencapai 20–25 persen, sementara ponsel penerima biasanya hanya memperoleh tambahan sekitar 10 persen.

Sementara itu, reverse charging menggunakan kabel dinilai lebih efisien karena mampu berjalan pada daya 10 hingga 27 watt. Meski demikian, teknologi ini tetap belum mampu menandingi pengisian cepat langsung dari adaptor listrik modern yang kini bisa mencapai 45, 80, hingga 100 watt.

Laporan tersebut menyebut reverse charging kini sudah menjadi fitur umum pada banyak smartphone Android premium, bahkan mulai hadir di perangkat dengan harga lebih terjangkau yang memiliki kapasitas baterai besar.

Untuk perangkat Apple, fitur ini baru tersedia sejak kehadiran iPhone 15 dan iPhone 16 yang menggunakan port USB-C. Sebelumnya, iPhone belum mendukung reverse charging sama sekali.

Meski sudah bisa berbagi daya lewat kabel, Apple hingga kini masih belum menghadirkan fitur reverse charging nirkabel pada iPhone.

Kehadiran reverse charging membuat smartphone semakin fleksibel digunakan dalam situasi darurat, terutama ketika tidak tersedia adaptor atau power bank. Meski begitu, pengguna tetap disarankan menggunakan pengisian daya langsung dari adaptor listrik untuk efisiensi dan kecepatan yang lebih optimal.

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Diterbitkan: Saputra Berry
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.

TAMPIL DI POSTING AJA

Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.