Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Roberth MV Dumatubun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Roberth MV Dumatubun. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 April 2026

Pertamina Siapkan 80 Ribu KL Avtur Untuk Dukung Kelancaran Haji 2026

Pertamina memastikan pasokan 80 ribu KL avtur aman untuk mendukung kelancaran penerbangan jamaah calon haji 2026 di seluruh Indonesia. (Ilustrasi)
Pertamina memastikan pasokan 80 ribu KL avtur aman untuk mendukung kelancaran penerbangan jamaah calon haji 2026 di seluruh Indonesia. (Ilustrasi)

BANJARMASIN - Kesiapan pasokan bahan bakar pesawat menjadi salah satu faktor penentu kelancaran penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun. Menyambut musim Haji 2026, PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi avtur berjalan stabil untuk mendukung mobilisasi jamaah calon haji dari berbagai embarkasi di Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan.

Langkah penguatan logistik energi penerbangan dilakukan melalui sistem rantai pasok terintegrasi yang menghubungkan seluruh lini distribusi, mulai dari kilang hingga pengisian langsung ke pesawat.

Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa kesiapan suplai avtur telah dipetakan secara nasional dengan dukungan infrastruktur yang memadai.

Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa sistem distribusi dirancang agar seluruh titik layanan penerbangan haji dapat terlayani secara optimal. Rantai distribusi melibatkan fasilitas kilang, fuel terminal, aviation fuel terminal, hingga layanan pengisian bahan bakar langsung ke pesawat atau into-plane.

Menurut Roberth MV Dumatubun, integrasi sistem tersebut bertujuan menjaga operasional penerbangan tetap aman dan tepat waktu selama periode keberangkatan jamaah calon haji yang berlangsung dalam waktu relatif singkat namun padat jadwal.

Lebih Dari 80 Ribu Kiloliter Avtur Disiapkan Secara Nasional

Dalam mendukung kebutuhan penerbangan haji tahun 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan pasokan avtur dalam jumlah besar di seluruh Indonesia.

Secara nasional, lebih dari 80 ribu kiloliter avtur telah dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan penerbangan jamaah calon haji. Selain kesiapan volume bahan bakar, perusahaan juga mengerahkan personel siaga untuk memastikan operasional distribusi berjalan tanpa hambatan.

Wilayah Kalimantan menjadi salah satu fokus distribusi penting, khususnya pada fasilitas Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor yang berperan sebagai titik strategis dalam mendukung penerbangan haji dari embarkasi Banjarmasin.

Satgas Haji 2026 Dibentuk Untuk Jaga Keandalan Distribusi

Penguatan kesiapan distribusi avtur di wilayah Kalimantan dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa kesiapan operasional ditandai dengan pelaksanaan pengisian bahan bakar perdana atau first refueling untuk penerbangan haji di AFT Syamsudin Noor.

Edi Mangun menyebut pelaksanaan pengisian awal tersebut menjadi indikator kesiapan layanan energi penerbangan di wilayah Kalimantan selama musim haji berlangsung.

Selain kesiapan logistik, seluruh proses distribusi dilakukan dengan mengutamakan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Standar ini menjadi pedoman utama dalam menjaga keselamatan penerbangan serta keandalan operasional di lapangan.

Edi Mangun menegaskan bahwa setiap penyaluran energi memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung perjalanan ibadah jamaah calon haji agar berlangsung aman dan lancar dari keberangkatan hingga tiba di tujuan.

Peran Energi Jadi Penopang Kelancaran Operasional Haji

Operasional penerbangan haji dikenal memiliki tingkat intensitas tinggi dalam waktu terbatas. Oleh karena itu, kestabilan pasokan avtur menjadi salah satu komponen vital dalam mendukung kelancaran jadwal penerbangan.

Ketersediaan bahan bakar yang terjamin membantu maskapai menjaga ketepatan waktu keberangkatan, sekaligus meminimalkan risiko gangguan operasional selama masa pemberangkatan jamaah calon haji.

Dengan kesiapan logistik energi yang matang, penyelenggaraan ibadah haji diharapkan berjalan lebih lancar dan aman bagi seluruh jamaah di Indonesia.

FAQ

1. Berapa jumlah avtur yang disiapkan untuk musim Haji 2026?
PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80 ribu kiloliter avtur secara nasional.

2. Apa peran AFT Syamsudin Noor dalam musim haji?
AFT Syamsudin Noor menjadi titik strategis distribusi avtur untuk mendukung penerbangan jamaah calon haji dari embarkasi Banjarmasin.

3. Apa itu Satgas Haji 2026?
Satgas Haji 2026 merupakan tim khusus yang dibentuk untuk memastikan kelancaran distribusi avtur selama musim haji.

4. Mengapa pasokan avtur penting dalam penyelenggaraan haji?
Pasokan avtur yang stabil memastikan penerbangan berjalan tepat waktu dan aman selama periode keberangkatan jamaah.

5. Apa standar yang digunakan dalam distribusi avtur?
Distribusi dilakukan dengan standar HSSE yang menekankan aspek keselamatan, keamanan, dan lingkungan.

Kamis, 02 April 2026

BBM Tidak Naik, Pertamina Fokus Jaga Pasokan Di Tengah Lonjakan Permintaan

Pertamina memastikan harga BBM tetap stabil tanpa kenaikan dan memperkuat distribusi untuk menjaga pasokan energi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Pertamina memastikan harga BBM tetap stabil tanpa kenaikan dan memperkuat distribusi untuk menjaga pasokan energi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

BANJARMASIN – Pertamina Patra Niaga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil tanpa perubahan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat distribusi energi agar pasokan tetap aman di berbagai wilayah.

Langkah tersebut dijalankan seiring arahan pemerintah, sekaligus diikuti strategi operasional seperti optimalisasi rantai pasok dan koordinasi intensif dengan pemasok energi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya menjalankan kebijakan harga, tetapi juga memastikan distribusi berjalan optimal di lapangan.

“Kami senantiasa melaksanakan kebijakan Pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM, serta melakukan langkah strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi,” ujarnya, Rabu.

Fokus Jaga Pasokan di Tengah Isu Kenaikan Harga

Roberth menjelaskan, stabilitas pasokan menjadi prioritas utama di tengah dinamika informasi yang beredar di masyarakat. Isu kenaikan harga BBM sebelumnya sempat memicu lonjakan konsumsi di sejumlah daerah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina memperkuat distribusi agar tidak terjadi kekosongan pasokan akibat peningkatan pembelian dalam waktu singkat.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyebut antrean di sejumlah SPBU dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi.

“Memang terdapat kekhawatiran dari masyarakat sejak beredarnya isu kenaikan harga BBM, yang berdampak pada antrean. Namun, Pemerintah telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM,” jelasnya.

Imbauan Hindari Panic Buying

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying,” tambah Edi.

Perusahaan menilai, pola konsumsi masyarakat yang wajar sangat berperan dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Hal ini penting untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar.

Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional

Sebagai operator distribusi energi, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus patuh pada regulasi pemerintah sekaligus menjaga keandalan layanan.

Penguatan distribusi dan stabilitas harga diharapkan mampu menjaga ketahanan energi nasional, terutama di tengah meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat.

FAQ

1. Apakah harga BBM naik saat ini?
Tidak. Pemerintah dan Pertamina memastikan tidak ada kenaikan harga BBM.

2. Kenapa sempat terjadi antrean di SPBU?
Antrean terjadi karena kekhawatiran masyarakat terhadap isu kenaikan harga, bukan karena kelangkaan pasokan.

3. Apakah stok BBM aman?
Ya, Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi berjalan optimal.

4. Apa imbauan dari Pertamina ke masyarakat?
Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

5. Apa langkah Pertamina menjaga distribusi?
Optimalisasi rantai pasok, koordinasi dengan supplier, dan penguatan distribusi di lapangan.