Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Samsul Rizal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samsul Rizal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juni 2026

Samsul Rizal Dorong Kerja Sama Daerah dan Penguatan GEMPIDA Tekan Inflasi 2026

Bupati HST Samsul Rizal menyiapkan empat strategi pengendalian inflasi 2026, mulai dari kerja sama antardaerah, penguatan GEMPIDA hingga pembentukan Perumda Agro.
Bupati HST Samsul Rizal menyiapkan empat strategi pengendalian inflasi 2026, mulai dari kerja sama antardaerah, penguatan GEMPIDA hingga pembentukan Perumda Agro.

HST, KALSEL - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Samsul Rizal, menyampaikan empat arahan strategis untuk menjaga inflasi tetap terkendali pada 2026. Arahan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan di Barabai, Kamis.

Strategi pertama yang ditekankan adalah percepatan kerja sama antardaerah, khususnya dengan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Perumda Pasar Baiman. Langkah ini ditujukan untuk menciptakan kepastian pasar bagi produk pertanian HST sekaligus memperkuat rantai pasok dan menjaga stabilitas harga.

"Kerja sama dengan Pemkot Banjarmasin ini guna menciptakan kepastian pasar bagi produk pertanian daerah kita, memperkuat rantai pasok, serta menjaga stabilitas harga di tingkat produsen dan konsumen," kata Samsul Rizal.

Strategi kedua adalah memperkuat Gerakan Masyarakat Peduli Inflasi Daerah (GEMPIDA). Program ini mencakup sejumlah kegiatan, antara lain INRAPA (Instansi Ramah Pangan), ASN GEMBIRA (Gerakan Menanam dan Berkebun di Pekarangan), GEMPITA (Gerakan Mandiri Pangan Keluarga Sejahtera), serta EDISI (Edukasi Inflasi di Sekolah).

Menurut Samsul, GEMPIDA perlu terus dikembangkan sebagai contoh praktik baik dalam pengendalian inflasi di daerah.

Selanjutnya, Pemkab HST juga mempercepat pembentukan Perumda Agro, Pangan dan Energi HST. Badan usaha milik daerah tersebut diproyeksikan menjadi instrumen strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas.

"BUMD tersebut diharapkan mampu berfungsi sebagai penyerap hasil pertanian, penyedia cadangan pangan daerah (buffer stock), sekaligus agregator komoditas yang mendukung pelaksanaan kerja sama antar daerah," ujarnya.

Strategi keempat berfokus pada optimalisasi sembilan langkah konkret pengendalian inflasi dan penguatan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.

Samsul menegaskan pengendalian inflasi merupakan salah satu prioritas nasional yang membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Ia menilai tantangan inflasi pada 2026 masih dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari produksi dan distribusi pangan, perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas strategis, hingga kondisi perekonomian nasional dan global.

Karena itu, pengendalian inflasi dinilai harus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan kelembagaan ekonomi daerah, serta optimalisasi berbagai program unggulan yang telah berjalan di HST.

Selasa, 19 Mei 2026

Sungai Barabai Meluap, Ribuan Rumah Warga HST Terdampak Banjir

Banjir HST merendam ribuan rumah di Batu Benawa, Barabai, dan Pandawan akibat hujan lebat serta luapan Sungai Barabai.
Banjir HST merendam ribuan rumah di Batu Benawa, Barabai, dan Pandawan akibat hujan lebat serta luapan Sungai Barabai.

BANJARMASIN - Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Senin, setelah hujan lebat sejak dini hari menyebabkan sungai meluap. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Batu Benawa, Barabai, dan Pandawan dengan ribuan rumah warga terendam.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD dan Damkar HST, Fitriadi, mengatakan tim masih melakukan pemantauan di lapangan karena kondisi air di setiap wilayah berbeda-beda.

“Tim kami masih terus melakukan pemantauan di lapangan. Untuk ketinggian air bervariasi,” kata Fitriadi di Barabai.

Hujan berintensitas tinggi membuat sungai meluap hingga menggenangi jalan, pekarangan, dan rumah warga. Kondisi banjir di Kecamatan Batu Benawa mulai berangsur surut.

Sementara itu, di Kecamatan Barabai, debit air sebagian wilayah masih bertahan dan cenderung meningkat. Adapun di Kecamatan Pandawan, ketinggian air masih terus mengalami kenaikan.

Fitriadi memastikan hingga sore hari belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat banjir tersebut.

Di tengah kondisi banjir, Bupati HST Samsul Rizal turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak. Pemerintah daerah juga mengerahkan petugas gabungan untuk membersihkan ranting, kayu, dan sampah yang menyumbat aliran sungai.

“Secepatnya kita selesaikan sampah pohon menumpuk ini. Karena kalau sungai tertutup aliran sungai lambat. Hal ini yang membuat daerah perkotaan terendam,” ujar Samsul Rizal.

Menurutnya, luapan Sungai Barabai dipicu hujan deras sejak sehari sebelumnya dan berdampak pada sejumlah kawasan seperti Simpang Ulama, Sarigading, Kampung Kadi, Pasar Murakata, dan Bungur.

Luapan sungai juga membawa ranting pohon, bambu, dan sampah yang sempat menyumbat aliran air di bawah jembatan, termasuk di Jembatan Dharma.

Bupati memastikan material yang menyumbat sungai telah dibersihkan petugas gabungan bersama relawan Balakar 654 Murakata dan masyarakat setempat.

“Sampah pohon bambu tersebut telah bersih. Aliran sungai kembali normal. Cuaca juga kembali cerah,” katanya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera menghubungi petugas apabila menghadapi kondisi darurat.

Sabtu, 18 April 2026

Pemkot Palangka Raya Cek Harga Pangan Di Pasar Besar, Ini Hasilnya

DPKUKMP Palangka Raya memantau harga sembako di Pasar Besar untuk memastikan stok aman dan harga tetap stabil demi menjaga daya beli masyarakat.
DPKUKMP Palangka Raya memantau harga sembako di Pasar Besar untuk memastikan stok aman dan harga tetap stabil demi menjaga daya beli masyarakat.

Palangka Raya — Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), terus melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok pangan tetap tersedia dan harga di pasaran tetap stabil.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan pemantauan dilakukan langsung di Pasar Besar, yang merupakan pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat di kota tersebut.

"Kami melakukan pemantauan langsung ke Pasar Besar sebagai pasar utama yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok di masyarakat Palangka Raya," kata Samsul Rizal di Palangka Raya, Jumat.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Pemantauan Rutin Untuk Antisipasi Lonjakan Harga

Samsul Rizal menjelaskan bahwa pemantauan harga bahan pokok merupakan kegiatan rutin yang bertujuan mendeteksi pergerakan harga secara langsung di lapangan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar serta menjaga keseimbangan pasokan di pasar.

“Pemantauan ini penting untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok sekaligus mengantisipasi adanya fluktuasi harga yang tidak wajar. Hasilnya harga masih dalam batas wajar,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan barang oleh pihak tertentu yang berpotensi memicu kelangkaan dan kenaikan harga.

Dengan adanya pemantauan rutin, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah cepat apabila ditemukan indikasi gangguan distribusi maupun lonjakan harga.

Daftar Harga Bahan Pokok Di Pasar Besar

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah harga bahan pokok masih berada pada kisaran stabil dan terjangkau masyarakat.

Berikut daftar harga bahan pokok terbaru:

  • Beras medium: Rp14.000 per kilogram

  • Beras premium: Rp15.000 per kilogram

  • Gula pasir: Rp17.500 per kilogram

  • Telur ayam ras: Rp30.000 per kilogram

  • Daging ayam ras: Rp40.000 per kilogram

  • Minyak goreng (Minyak Kita): Rp15.700 per liter

Harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan gejala kenaikan signifikan.

Koordinasi Dengan Distributor Dan Bulog

Untuk menjaga stabilitas pasokan, DPKUKMP juga terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk distributor, pengecer, serta Perum Bulog.

Koordinasi ini dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan terkendali di pasaran.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan distributor, pengecer dan juga Bulog untuk memastikan ketersediaan atau stok bahan pangan aman sehingga jika pun terjadi perubahan harga pangan masih dalam nilai yang wajar," jelas Samsul Rizal.

Selain memastikan stabilitas harga, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Samsul Rizal berharap masyarakat tetap berbelanja sesuai kebutuhan karena stok bahan pangan masih aman dan cukup tersedia.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kepanikan yang berpotensi memicu lonjakan permintaan dan berdampak pada harga di pasaran.

FAQ

Apakah harga sembako di Palangka Raya saat ini stabil?

Ya, berdasarkan pemantauan DPKUKMP, harga bahan pokok masih berada dalam batas wajar dan stabil.

Di mana pemantauan harga dilakukan?

Pemantauan dilakukan di Pasar Besar Palangka Raya sebagai pasar utama distribusi bahan pokok.

Apa tujuan pemantauan harga bahan pokok?

Tujuannya untuk memastikan stok aman, menjaga stabilitas harga, dan mencegah penimbunan barang.

Apakah stok pangan di Palangka Raya aman?

Ya, pemerintah memastikan stok pangan masih aman melalui koordinasi dengan distributor dan Bulog.

Apa imbauan pemerintah kepada masyarakat?

Masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.