Berita BorneoTribun: Shiraz Iran hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Shiraz Iran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shiraz Iran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2026

Drone Hantam Pangkalan AS Di Erbil, Serangan Udara Dilaporkan Terjadi Di Iran

Dua drone menyerang pangkalan militer AS di dekat Bandara Erbil Irak. Serangan udara juga dilaporkan terjadi di beberapa kota Iran dan menewaskan petugas penyelamat.
Dua drone menyerang pangkalan militer AS di dekat Bandara Erbil Irak. Serangan udara juga dilaporkan terjadi di beberapa kota Iran dan menewaskan petugas penyelamat.

Serangan militer dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Timur Tengah pada Jumat (6/3), termasuk di Irak dan Iran. Dua drone disebut menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di dekat Bandara Erbil, sementara laporan lain menyebut korban jiwa akibat serangan udara di beberapa kota di Iran.

Informasi mengenai serangan tersebut dilaporkan oleh Reuters yang mengutip sumber-sumber keamanan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari militer Amerika Serikat mengenai dampak serangan drone tersebut.

Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan adanya korban tewas dan luka-luka akibat serangan udara yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel di sejumlah wilayah negara itu.

Dua Drone Menyerang Pangkalan AS Di Erbil

Dua drone menyerang pangkalan militer AS di dekat Bandara Erbil Irak. Serangan udara juga dilaporkan terjadi di beberapa kota Iran dan menewaskan petugas penyelamat.
Dua drone menyerang pangkalan militer AS di dekat Bandara Erbil Irak. Serangan udara juga dilaporkan terjadi di beberapa kota Iran dan menewaskan petugas penyelamat.

Menurut laporan Reuters, dua drone menyerang pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di dekat Bandara Internasional Erbil di wilayah Kurdistan, Irak.

Sumber keamanan menyebutkan serangan tersebut terjadi pada Jumat waktu setempat. Namun, belum ada informasi rinci mengenai kerusakan fasilitas atau kemungkinan korban akibat insiden tersebut.

Pangkalan militer di sekitar bandara Erbil diketahui menjadi salah satu lokasi yang digunakan oleh pasukan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat dalam operasi di Irak.

Korban Tewas Dalam Serangan Di Shiraz

Sementara itu, televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan dua petugas penyelamat tewas akibat serangan yang disebut sebagai operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel di kota Shiraz, Iran selatan.

Korban dilaporkan merupakan petugas yang terlibat dalam upaya penyelamatan ketika serangan terjadi. Informasi tersebut belum dikonfirmasi secara independen oleh pihak internasional.

Serangan Juga Dilaporkan Di Beberapa Kota Iran

Kantor berita Fars melaporkan serangan udara juga menghantam gedung Palang Merah Iran di kota Mahabad, wilayah barat laut negara itu.

Seorang pekerja penyelamat dilaporkan mengalami luka akibat serangan rudal tersebut.

Selain itu, kantor berita Tasnim melaporkan sejumlah warga sipil terluka dalam serangan di provinsi Isfahan di Iran tengah. Serangan disebut terjadi di beberapa wilayah, termasuk Borkhar, Najafabad, dan Lenjan.

Bangunan tempat tinggal di distrik Zarrinshahr juga dilaporkan terkena dampak serangan tersebut.

Situasi Keamanan Regional Memanas

Serangkaian laporan serangan di Irak dan Iran menunjukkan meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Israel terkait laporan serangan tersebut. Informasi yang beredar masih berasal dari laporan media dan sumber keamanan setempat.

Perkembangan situasi di wilayah tersebut masih terus dipantau oleh berbagai pihak internasional karena berpotensi memperluas eskalasi konflik di kawasan.

Sedikitnya 20 Tewas Dalam Serangan AS Dan Israel Di Pinggiran Kota Shiraz Iran

Sedikitnya 20 orang tewas dan 30 luka-luka setelah serangan roket yang dilaporkan melibatkan AS dan Israel menghantam kawasan Zibashahr di pinggiran Kota Shiraz, Iran.
Sedikitnya 20 orang tewas dan 30 luka-luka setelah serangan roket yang dilaporkan melibatkan AS dan Israel menghantam kawasan Zibashahr di pinggiran Kota Shiraz, Iran.

BorneoTribun, Dunia - Serangan roket yang dilaporkan melibatkan Amerika Serikat dan Israel menghantam wilayah pinggiran Kota Shiraz di Iran selatan pada Jumat. Laporan kantor berita Fars menyebut sedikitnya 20 orang tewas dan 30 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Target serangan dilaporkan mengenai area sipil di Zibashahr, sebuah wilayah pinggiran yang berada di sekitar pusat administrasi Provinsi Fars. Sejumlah fasilitas publik dilaporkan rusak, termasuk taman bermain anak-anak serta bangunan yang digunakan sebagai tempat ambulans.

Serangan tersebut menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan eskalasi militer.

Serangan Hantam Area Sipil di Zibashahr

Sedikitnya 20 orang tewas dan 30 luka-luka setelah serangan roket yang dilaporkan melibatkan AS dan Israel menghantam kawasan Zibashahr di pinggiran Kota Shiraz, Iran.
Sedikitnya 20 orang tewas dan 30 luka-luka setelah serangan roket yang dilaporkan melibatkan AS dan Israel menghantam kawasan Zibashahr di pinggiran Kota Shiraz, Iran.

Menurut laporan media Iran, roket menghantam kawasan Zibashahr yang berada di pinggiran Shiraz. Area yang terkena dampak mencakup taman bermain anak-anak yang berada di dekat permukiman warga.

Selain itu, sebuah gedung ambulans juga dilaporkan terkena serangan. Fasilitas tersebut sebelumnya digunakan untuk pelayanan medis darurat bagi masyarakat sekitar.

Serangan terhadap fasilitas sipil tersebut menyebabkan korban jiwa di kalangan warga setempat.

Petugas Medis Termasuk Korban Tewas

Di antara korban tewas dilaporkan terdapat dua petugas ambulans yang sedang bertugas. Mereka berada di sekitar fasilitas medis ketika serangan terjadi.

Sementara itu, puluhan korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi beberapa korban dilaporkan cukup serius.

Tim penyelamat dan tenaga medis dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta menangani warga yang terdampak.

Laporan Media Iran Soal Serangan Gabungan

Kantor berita Fars menyebut serangan tersebut sebagai operasi gabungan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari kedua negara terkait laporan tersebut.

Informasi yang beredar masih bersumber dari laporan media Iran dan otoritas lokal setempat.

Situasi keamanan di wilayah tersebut dilaporkan masih dipantau oleh aparat setempat.

Dampak Serangan Terhadap Situasi Kawasan

Insiden ini diperkirakan dapat memperburuk ketegangan yang sudah tinggi di kawasan Timur Tengah. Konflik yang melibatkan beberapa negara dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi yang lebih luas.

Pemerintah setempat dan tim darurat saat ini masih melakukan pendataan korban serta menilai kerusakan yang terjadi akibat serangan tersebut.

Perkembangan situasi di wilayah Shiraz dan sekitarnya masih terus dipantau seiring munculnya laporan lanjutan dari otoritas lokal.