Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Sulawesi Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulawesi Selatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 April 2026

Geger Penemuan Benda Diduga Rudal Di Laut Takalar, Kini Diteliti Di Makassar

Aparat TNI AL dan polisi mengamankan benda mirip rudal yang ditemukan nelayan di Perairan Takalar dan kini diteliti di Makassar untuk memastikan tingkat bahayanya.
Aparat TNI AL dan polisi mengamankan benda mirip rudal yang ditemukan nelayan di Perairan Takalar dan kini diteliti di Makassar untuk memastikan tingkat bahayanya. (ilustrasi ai)

Takalar, Sulawesi Selatan — Aparat Kepolisian bersama TNI Angkatan Laut bergerak cepat mengamankan sebuah benda mencurigakan yang menyerupai rudal setelah ditemukan nelayan di Perairan Kepulauan Tanakeke, Kecamatan Mappasunggu, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Benda tersebut kini telah dibawa ke Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar untuk dilakukan penelitian lebih lanjut guna memastikan jenis dan tingkat bahayanya.

Penemuan benda mencurigakan itu bermula saat seorang nelayan menemukan objek asing saat melaut di sekitar Pulau Tanakeke. Melihat bentuknya yang tidak biasa, nelayan tersebut langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat.

Kapolsek Mappakasunggu, Ipda Sumarwan, menjelaskan bahwa laporan dari nelayan langsung ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama personel TNI Angkatan Laut di wilayah Takalar.

Menurutnya, benda tersebut memiliki bentuk lonjong memanjang dengan panjang lebih dari satu meter dan berwarna biru, menyerupai sebuah rudal.

“Benda ini pertama kali ditemukan nelayan saat melaut di Pulau Tanakeke. Setelah itu dilaporkan ke Polsek, lalu kami koordinasi dengan TNI AL untuk diamankan,” ujarnya.

Setelah diamankan dari lokasi penemuan, benda tersebut dievakuasi menggunakan kapal menuju daratan. Selanjutnya, benda tersebut sempat diamankan sementara di Kantor Polsek Mappasuggu sebelum akhirnya diserahkan kepada personel TNI AL.

Benda mencurigakan itu kemudian dibawa menggunakan truk milik TNI Angkatan Laut menuju Markas Kodaeral VI di Kota Makassar untuk dilakukan pemeriksaan dan penelitian secara menyeluruh.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar keamanan dalam menangani benda asing yang berpotensi berbahaya.

Komandan Pos AL Takalar, Lettu Marinir Hamzah, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan jenis benda tersebut.

“Kami belum bisa menyimpulkan. Tapi, barang ini menyerupai bentuk rudal. Belum tahu persis seperti apa. Nanti hasil penelitian lebih lanjut mengenai benda ini akan disampaikan pimpinan kami,” ujarnya dalam keterangan video yang diterima, Sabtu.

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah benda tersebut berbahaya atau berpotensi meledak.

“Soal itu belum bisa kita memberikan keterangan. Kami bawa dulu ke Kodaeral untuk diamankan, nanti pimpinan akan melakukan pemeriksaan dan penelitian,” tambahnya.

Menanggapi kejadian ini, aparat mengingatkan masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda asing yang ditemukan, terutama di wilayah pesisir atau laut.

Langkah paling aman adalah segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib seperti kepolisian atau TNI Angkatan Laut.

“Jika menemukan benda asing di mana pun, jangan diutak-atik. Segera dilaporkan ke pihak berwajib agar bisa ditangani dengan cepat dan aman,” kata Ipda Sumarwan.

Imbauan ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan atau bahaya yang tidak diinginkan, terutama jika benda tersebut memiliki kandungan bahan berbahaya.

Artikel ini disusun berdasarkan keterangan resmi dari aparat Kepolisian dan TNI Angkatan Laut yang terlibat langsung dalam proses pengamanan benda mencurigakan di Takalar. Informasi disajikan secara faktual tanpa spekulasi, menunggu hasil penelitian resmi dari pihak berwenang.

Pendekatan ini penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, terpercaya, dan tidak menimbulkan kepanikan.

FAQ

1. Di mana benda mirip rudal ditemukan?
Benda tersebut ditemukan di Perairan Kepulauan Tanakeke, Kecamatan Mappasunggu, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

2. Apakah benda tersebut benar-benar rudal?
Belum dapat dipastikan. Saat ini benda tersebut masih dalam tahap penelitian oleh TNI Angkatan Laut di Makassar.

3. Apakah benda tersebut berbahaya?
Belum ada kepastian apakah benda tersebut berbahaya atau bisa meledak. Hasil resmi akan diumumkan setelah pemeriksaan selesai.

4. Siapa yang pertama menemukan benda tersebut?
Seorang nelayan yang sedang melaut di sekitar Pulau Tanakeke.

5. Apa yang harus dilakukan jika menemukan benda serupa?
Segera laporkan ke pihak kepolisian atau TNI AL dan jangan menyentuh atau memindahkan benda tersebut.

Senin, 22 Mei 2023

Berakhir, Kontingen Pencak Silat Sidrap Berjaya di Piala Kasad 2023

Kontingen Pencak Silat Kabupaten Sidrap.
Makassar, Sulsel - Kontingen Pencak Silat Kabupaten Sidrap, berjaya di Kejuaraan Pencak Silat Piala KASAD 2023 yang diselenggarakan di Kota Makassar.

Hingga berakhirnya kejuaraan ini Minggu, 21 Mei 2023, Kontingan Pencak Silat Kabupaten Sidrap berhasil mengoleksi sedikitnya 3 medali.

Aldi Pratama dari Kelas Remaja J Putra Junior berhasil meraih Medali Perunggu, sementara Sandy dari Kelas Dewasa B Putra Senior juga berhasil meraih Medali Perunggu. 

Prestasi yang membanggakan juga diraih oleh Sitti Maryam dari Kelas Remaja B Putri Junior yang berhasil meraih Medali Perak.

Komandan Kontingen Pencak Silat Sidrap, Letkol Inf Andika AP, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Sidrap atas dukungannya.

Letkol Inf Andika AP juga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi para atlet Pencak Silat Sidrap. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berprestasi dalam bidang olahraga.

Selaku Komandan Kontingen, Letkol Inf Andika AP, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sidrap atas doa dan dukungannya selama kejuaraan. 

Ia tak lupa memberi apresiasi yang tinggi terhadap kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para atlet Pencak Silat Sidrap.

Letkol Inf Andika AP di penghujung kejuaraan berharap prestasi yang diraih oleh kontingen Pencak Silat Sidrap dapat menjadi inspirasi bagi atlet muda lainnya untuk terus berprestasi dalam bidang olahraga. 

Dengan keberhasilan ini, ia yakin bahwa Pencak Silat Kabupaten Sidrap akan semakin diperhitungkan di kancah olahraga nasional.

"Keberhasilan kontingen Pencak Silat Sidrap dalam open tournament Piala Kasad di Makassar menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras, semangat juang, dan dukungan yang solid, prestasi yang gemilang dapat diraih oleh para atlet Indonesia," ujarnya

Open Tournament Kejuaraan Pencak Silat Piala Kasad Tahun 2023 ini menobatkan tiga besar kontingen sebagai pemenang secara umum.

Adapun pemenangnya yakni keluar sebagai Juara Umum 1 yakni Kontingen kodam XIV/Hsn, lalu, Juara umum 2 diraih oleh Kontingen Palopo serta Juara Umum 3 direbut oleh Kontingen Jeneponto

Resmi Ditutup 

Kejuaraan Pencak Silat Piala KASAD 2023 di Kota Makassar ini telah resmi ditutup. Pada acara penutupan, hadir Ketua Komisi 1 DPR RI, Gubernur Sulsel, Gubernur Sulbar, Gubernur Sultra, Ketua DPRD Prov Sulsel

Hadir pula, Kapolda Sulsel, Kajati Prov Sulsel, Pangkoopsud II, Pangdam XIV/Hsn, Pangdiv 3 Kostrad, Kasdam XIV/Hsn, Irdam XIV/Hsn, Kapok Sahli Pangdam XIV/Hsn, Para Danrem jajaran Kodam XIV/Hsn

Tampak pula, Danlantamal VI Makassar, Kabinda Sulsel, Kaotmilti IV Makassar, Para PJU Kodam XIV/Hsn, Dansat/Kabalak Jajaran Kodam XIV/Hsn, Pejabat Forkopimda Kota Makassar, Pejabat Forkopimda Kab. Gowa Pejabat Forkopimda Kab. Maros, Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hsn, Ketua Perguruan Pencak Silat Wil. Sulsel, Sulbar & Sultra, Ketua IPSI Provinsi Sulsel.

 (Tim)

Kamis, 11 Mei 2023

Kodim 1420/Sidrap Rem 141/TP Gelar Samapta Periodik I TA 2023

Anggota Kodim 1420/Sidrap Rem 141/TP melaksanakan Samapta Periodik I Tahun Anggaran 2023.
Sidrap, Sulsel - Seluruh Anggota Kodim 1420/Sidrap Rem 141/TP melaksanakan Samapta Periodik I Tahun Anggaran 2023 di Stadion Ganggawa Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Kamis (11/05/2023).

Pajas Korem 141/TP Lettu Inf Hasbi Ash Shiddiq, S.Tr (Han). yang memimpin langsung Tes Samapta tersebut menegaskan, dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk mengukur dan meningkatkan sejauh mana kemampuan seorang prajurit selama berlatih pembinaan fisik di satuan. Hal itu guna mendukung tugas pokok TNI AD dalam melaksanakan aktivitas kesehariannya di lapangan dapat terlaksana dengan baik.

"Dalam pelaksanaan samapta periodik ini, kami harapkan para anggota untuk tidak memaksa kemampuannya jika sudah tidak mampu jangan dipaksakan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," Tegas Pajasrem.

Penekanan tambahan dari Pajasrem 141/TP menekankan agar dalam pelaksanaan pemanasan, diharapkan para anggota untuk serius mengikuti Instruksi dari Pelatih, untuk menghindari Cedera serta personel yang mengikuti kegiatan harus tetap semangat dan tetap memperhatikan faktor keamanan.

Ditempat yang sama Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE., M.I.Pol menyampaikan supaya anggota mengikuti instruksi dari tim Jasrem dan jika ada riwayat penyakit dan lain-lain silahkan laporkan kepada tim kesehatan, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan tetap semangat serta utamakan faktor keamanan dalam pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan tahap awal, tensi, ukur tinggi/berat badan, peregangan dan dilanjutkan Samapta kesegaran A dan B.

Pelaksanaan tes Samapta tersebut meliputi Tes Kesegaran A, yaitu lari dengan waktu tempuh selama 12 menit. Kemudian dilanjutkan Tes Kesegaran B yaitu pull up, sit up, push up, lunges, serta shuttle run dan dilanjutkan tes ketangkasan renang dengan jarak 50 meter yang akan dilaksanakan besok di Kolam Renang Datae Sidrap. 

(Pen/MAH)


 

Kamis, 30 Maret 2023

Wabup Selayar Safari Nuzulul Qur'an Ke Pulau Bersama Ormas Dan Baznas

Kunjungan Kerja Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Selayar, Sulsel - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Saiful Arif kembali melaksanakan Kunjungan Kerja di bulan Ramadhan ke Lima Kecamatan kepulauan bersama pimpinan Ormas dan Tim Baznas, Kamis (30/3/2023).

Kepada Pewarta, sesaat sebelum star dari Pelabuhan TPI Bonehalang, Wabup menjelaskan, Pimpinan Ormas dan unsur Instansi dan Pesantren yang menyertainya adalah Abdullah (Muhammdiyah), Ahmad Wahid (NU), Incah Jaya (Wahdah), Jumriadi Tamrin (Kemenag), dan Mappabangka (Pesantren Babussalam). 

Lebih lanjut, Wabup mengatakan di semua kecamatan, para pimpinan Ormas dan unsur instansi serta Pesantren ditugasi secara bergantian memberikan Ceramah Nuzul Qur'an di masjid yang ditunjuk oleh camat setempat. Yang tidak bertugas di acara Peringatan Nuzulul Qur'an akan menyebar ke masjid lain yang ditunjuk oleh camat setempat. 

Selain itu, juga akan dilakukan monitoring dan evaluasi proyek, penyaluran bantuan dari Baznas ke warga yang bersyarat, kampung Muallaf, Masjid dan pesantren, bantuan dari Dinsos kepada warga yang terdampak bencana di kecamatan Taka Bonerate, bantuan beras dari Wahdah Islamiyah kepada warga di Jampea dan Pasi Lambena, koordinasi persiapan pelatihan dari BLK. 

Bantuan yang diberikan menyasar wilayah Kayuadi Kecamatan Taka Bonerate, Jampea wilayah Pasi Masunggu dan Pasi Masunggu Timur, Bonerate wilayah Pasi Marannu dan Kecamatan Taka Bonerate, serta La tokdok Kecamatan Pasi Lambena terhitung tanggal 30 Maret sampai 5 April 2023 dengan menggunakan KM Banawa Nusantara yang dinakhodai Agus Salim. 

Rombongan akan dipimpin Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hasbullah Kamaruddin didampingi Dinas Sosial, Bagian Pembangunan, Bagian Humas, Bagian Humpro dan BLK. 

"Kami star Jam 08.20 Wib dari TPI dengan cuaca yang relatif bersahabat. Semoga perjalanan dan semua agenda berjalan lancar," pungkasnya berharap.

(Andi Fadly/R. Hermanto)