Kebun Raya Bundayati Dilengkapi Rumah Adat dan Fasilitas Publik Baru
![]() |
| Pemkab Bulungan akan melengkapi Kebun Raya Bundayati dengan tiga rumah adat suku asli, amfiteater, labirin, dan fasilitas publik untuk mendukung ruang edukasi masyarakat. |
TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan Syarwani mengatakan Pemerintah Kabupaten Bulungan akan melengkapi fasilitas Kebun Raya Bundayati di Tanjung Selor, termasuk membangun tiga rumah adat etnis atau suku asli Bulungan. Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang ditargetkan terus berjalan pada 2026.
Syarwani menyampaikan, pada tahun ini pemerintah daerah masih mengalokasikan anggaran untuk sejumlah pembangunan di kawasan kebun raya. Fasilitas yang akan dibangun meliputi labirin, amfiteater, tiga rumah adat suku asli, serta berbagai sarana penunjang lainnya.
Selain itu, pemerintah juga akan menambah fasilitas umum berupa kamar kecil di sepuluh titik untuk mendukung aktivitas masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut, baik untuk olahraga maupun kegiatan lainnya.
“ Tahun ini kita masih mengalokasikan anggaran untuk pembangunan labirin, amfiteater, tiga rumah adat suku asli di sini,” ujar Syarwani di Tanjung Selor, Senin.
Pemerintah Kabupaten Bulungan juga menargetkan pembangunan pintu gerbang utama selesai tahun ini. Menurut Syarwani, penyelesaian berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum Kebun Raya Bundayati resmi dibuka oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Demikian juga dengan pintu gerbangnya kita bangun di tahun ini. Ini menjadi bagian target yang akan diselesaikan di tahun ini, supaya benar-benar bisa resmi dibuka nanti oleh lembaga dalam hal ini melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN),” katanya.
Syarwani menegaskan Kebun Raya Bundayati tidak hanya menjadi aset pemerintah daerah, tetapi juga ruang terbuka yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Bulungan. Kawasan itu diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersilaturahmi, beraktivitas, sekaligus sarana edukasi bagi anak dan keluarga.
Meski demikian, ia meminta pengertian masyarakat karena proses pembangunan lanjutan berpotensi mengganggu aktivitas olahraga yang selama ini dilakukan di kawasan tersebut. Pemerintah memastikan area kebun raya tetap dibuka selama pekerjaan berlangsung.
“Memang di tahun ini masih ada beberapa aktivitas kegiatan dan insya Allah kita tidak akan menutup kawasan ini. Cuman nanti mungkin perlu kerja sama dari masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Riyanto menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Kebun Raya Bundayati sebagai ruang publik masyarakat. DPRD juga akan melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi warga.
“DPRD Kabupaten Bulungan sangat mendukung kegiatan atau pembangunan yang ada di Kebun Raya Bundayati ini,” ujar Riyanto.
Dengan penambahan berbagai fasilitas tersebut, Kebun Raya Bundayati diharapkan semakin siap menjadi pusat aktivitas publik dan edukasi bagi masyarakat Kabupaten Bulungan setelah resmi beroperasi.









