Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Tanjung Selor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanjung Selor. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2026

Kebun Raya Bundayati Dilengkapi Rumah Adat dan Fasilitas Publik Baru

Pemkab Bulungan akan melengkapi Kebun Raya Bundayati dengan tiga rumah adat suku asli, amfiteater, labirin, dan fasilitas publik untuk mendukung ruang edukasi masyarakat.
Pemkab Bulungan akan melengkapi Kebun Raya Bundayati dengan tiga rumah adat suku asli, amfiteater, labirin, dan fasilitas publik untuk mendukung ruang edukasi masyarakat.

TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan Syarwani mengatakan Pemerintah Kabupaten Bulungan akan melengkapi fasilitas Kebun Raya Bundayati di Tanjung Selor, termasuk membangun tiga rumah adat etnis atau suku asli Bulungan. Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang ditargetkan terus berjalan pada 2026.

Syarwani menyampaikan, pada tahun ini pemerintah daerah masih mengalokasikan anggaran untuk sejumlah pembangunan di kawasan kebun raya. Fasilitas yang akan dibangun meliputi labirin, amfiteater, tiga rumah adat suku asli, serta berbagai sarana penunjang lainnya.

Selain itu, pemerintah juga akan menambah fasilitas umum berupa kamar kecil di sepuluh titik untuk mendukung aktivitas masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut, baik untuk olahraga maupun kegiatan lainnya.

“ Tahun ini kita masih mengalokasikan anggaran untuk pembangunan labirin, amfiteater, tiga rumah adat suku asli di sini,” ujar Syarwani di Tanjung Selor, Senin.

Pemerintah Kabupaten Bulungan juga menargetkan pembangunan pintu gerbang utama selesai tahun ini. Menurut Syarwani, penyelesaian berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum Kebun Raya Bundayati resmi dibuka oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Demikian juga dengan pintu gerbangnya kita bangun di tahun ini. Ini menjadi bagian target yang akan diselesaikan di tahun ini, supaya benar-benar bisa resmi dibuka nanti oleh lembaga dalam hal ini melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN),” katanya.

Syarwani menegaskan Kebun Raya Bundayati tidak hanya menjadi aset pemerintah daerah, tetapi juga ruang terbuka yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Bulungan. Kawasan itu diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersilaturahmi, beraktivitas, sekaligus sarana edukasi bagi anak dan keluarga.

Meski demikian, ia meminta pengertian masyarakat karena proses pembangunan lanjutan berpotensi mengganggu aktivitas olahraga yang selama ini dilakukan di kawasan tersebut. Pemerintah memastikan area kebun raya tetap dibuka selama pekerjaan berlangsung.

“Memang di tahun ini masih ada beberapa aktivitas kegiatan dan insya Allah kita tidak akan menutup kawasan ini. Cuman nanti mungkin perlu kerja sama dari masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Riyanto menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Kebun Raya Bundayati sebagai ruang publik masyarakat. DPRD juga akan melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi warga.

“DPRD Kabupaten Bulungan sangat mendukung kegiatan atau pembangunan yang ada di Kebun Raya Bundayati ini,” ujar Riyanto.

Dengan penambahan berbagai fasilitas tersebut, Kebun Raya Bundayati diharapkan semakin siap menjadi pusat aktivitas publik dan edukasi bagi masyarakat Kabupaten Bulungan setelah resmi beroperasi.

Selasa, 19 Mei 2026

45 Pelajar Kaltara Jalani Seleksi Ketat Demi Lolos Paskibraka Nasional

45 peserta dari lima kabupaten/kota mengikuti seleksi Paskibraka Kaltara 2026 di Tanjung Selor untuk memperebutkan posisi tingkat provinsi dan nasional.
45 peserta dari lima kabupaten/kota mengikuti seleksi Paskibraka Kaltara 2026 di Tanjung Selor untuk memperebutkan posisi tingkat provinsi dan nasional.

Seleksi Paskibraka Kaltara 2026 Jadi Ajang Mencari Putra-Putri Terbaik Daerah

TANJUNG SELOR - Sebanyak 45 pelajar terbaik dari lima kabupaten/kota di Kalimantan Utara mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026 di Tanjung Selor. Seleksi berlangsung selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Mei 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar proses memilih petugas pengibar bendera untuk upacara kenegaraan. Bagi para peserta, seleksi Paskibraka menjadi ruang pembentukan karakter, disiplin, dan mental kepemimpinan sejak usia muda.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara, Jonilius, mengatakan peserta seleksi terdiri dari 29 putra dan 16 putri yang mewakili daerah masing-masing di Kaltara.

Mereka akan menjalani berbagai tahapan penilaian, mulai dari kedisiplinan, kemampuan fisik, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental. Dari proses itu nantinya akan dipilih putra-putri terbaik yang berpeluang menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi maupun nasional.

Pembukaan seleksi dilakukan di Ruang Serbaguna Lantai I Kantor Gubernur Kaltara dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala.

Dalam arahannya, Ingkong Ala menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka tidak hanya soal kemampuan baris-berbaris. Menurutnya, anggota Paskibraka juga harus memiliki integritas, semangat kebangsaan, serta daya tahan mental yang kuat.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan serius dan penuh tanggung jawab. Sebab, para peserta yang lolos nantinya akan membawa nama daerah pada momentum penting peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kita harus memastikan bahwa yang terpilih nantinya benar-benar merupakan putra-putri terbaik Kaltara,” tegasnya.

Pesan itu dinilai penting mengingat Kalimantan Utara merupakan wilayah perbatasan yang memiliki posisi strategis. Pembinaan generasi muda melalui kegiatan seperti Paskibraka menjadi salah satu cara menanamkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air sejak dini.

Selain peserta, panitia dan tim seleksi juga diminta menjaga objektivitas serta integritas selama proses berlangsung. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan menghasilkan wakil terbaik untuk daerah.

Seleksi Paskibraka sendiri setiap tahun selalu menjadi perhatian di berbagai daerah. Tidak sedikit pelajar yang menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga karena mampu membentuk kedisiplinan, kepercayaan diri, dan jiwa kepemimpinan.

Bagi para peserta di Kaltara, kesempatan mengikuti seleksi tingkat provinsi menjadi langkah awal menuju panggung nasional. Mereka bukan hanya membawa harapan sekolah atau keluarga, tetapi juga kebanggaan daerah masing-masing.

Penumpang Membludak Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus, Speedboat di Tanjung Selor Tetap Jalan Lancar

Arus penumpang speedboat Tanjung Selor-Tarakan meningkat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026 dengan puncak keberangkatan mencapai 917 orang.
Arus penumpang speedboat Tanjung Selor-Tarakan meningkat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026 dengan puncak keberangkatan mencapai 917 orang.

TANJUNG SELOR - Sebanyak 20 hingga 21 unit speedboat melayani rute Tanjung Selor-Tarakan pulang pergi selama libur dan cuti bersama peringatan Kenaikan Yesus Kristus 2026 di Kalimantan Utara. Lonjakan penumpang terjadi pada 14-17 Mei 2026 dengan puncak keberangkatan mencapai 917 orang.

Perwira Jaga Kesyahbandaran Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Ariyanto, mengatakan sehari sebelum libur Kenaikan Yesus Kristus tercatat 20 unit speedboat beroperasi di rute Tanjung Selor-Tarakan.

“Sehari sebelum hari libur peringatan Kenaikan Yesus Kristus itu ada 20 speedboat PP Tanjung Selor-Tarakan dengan jumlah penumpang berangkat 821 orang dan datang 717 orang,” kata Ariyanto di Tanjung Selor, Selasa.

Pada hari H libur, Kamis (14/5), jumlah penumpang meningkat dan menjadi puncak arus keberangkatan. Sebanyak 917 penumpang berangkat menggunakan 21 unit speedboat.

Sementara pada Jumat (15/5), jumlah armada yang beroperasi menurun menjadi 17 unit. Penumpang yang berangkat tercatat 593 orang, sedangkan penumpang tiba di Tanjung Selor sebanyak 421 orang.

Memasuki akhir pekan, arus penumpang kembali meningkat seiring dimulainya arus balik libur panjang. Pada Sabtu (16/5), sebanyak 18 unit speedboat beroperasi dengan 492 penumpang berangkat dan 593 penumpang tiba di Tanjung Selor.

Ariyanto menyebut Minggu (17/5) menjadi puncak arus balik selama periode libur dan cuti bersama.

“Untuk kedatangan penumpang Minggu, 17 Mei sebanyak 923 penumpang dan 807 penumpang yang berangkat dengan menggunakan 20 unit speedboat,” ujarnya.

Ia juga memastikan seluruh aktivitas pelayanan transportasi di Pelabuhan Kayan II berjalan aman dan lancar selama masa libur panjang.

“Alhamdulillah kegiatan pelayanan transportasi di Pelabuhan Kayan II berjalan aman, tertib dan lancar. Semua speedboat berangkat dan tiba sesuai jadwal tanpa ada kendala yang berarti,” katanya.

Lonjakan penumpang selama libur Kenaikan Yesus Kristus menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di jalur transportasi laut Tanjung Selor-Tarakan, terutama saat libur panjang dan akhir pekan. Meski terjadi peningkatan arus keberangkatan dan kedatangan, operasional pelabuhan serta perjalanan speedboat tetap berlangsung normal tanpa gangguan berarti.

Jumat, 15 Mei 2026

Penumpang Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tembus 2.535 Orang Saat Libur Panjang

Jumlah penumpang speedboat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor menuju Tarakan meningkat hingga 2.535 orang selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.
Jumlah penumpang speedboat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor menuju Tarakan meningkat hingga 2.535 orang selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.

TANJUNG SELOR - Jumlah penumpang speedboat di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, meningkat dalam tiga hari terakhir selama periode libur panjang 12-14 Mei 2026. 

Lonjakan penumpang terjadi pada rute menuju Kota Tarakan menjelang libur Kenaikan Yesus Kristus dan akhir pekan.

Perwira Jaga Kesyahbandaran Pelabuhan Kayan II, Ariyanto, mengatakan peningkatan arus penumpang sudah terlihat sejak Selasa (12/5). Pada hari itu, tercatat 797 penumpang berangkat menuju Tarakan menggunakan 21 unit speedboat.

Sementara untuk kedatangan, terdapat 525 penumpang dengan jumlah armada yang sama.

“Untuk keberangkatan tanggal 12 Mei sebanyak 797 penumpang dengan 21 unit speedboat. Sedangkan kedatangan 525 penumpang dengan 21 unit speedboat,” kata Ariyanto di Tanjung Selor, Kamis.

Keesokan harinya, Rabu (13/5), jumlah penumpang kembali meningkat meski armada yang beroperasi berkurang menjadi 20 unit speedboat.

Menurut Ariyanto, jumlah penumpang berangkat mencapai 821 orang, sedangkan penumpang datang sebanyak 717 orang.

“Yang berangkat 821 penumpang dan yang tiba 717 penumpang dengan jumlah speedboat yang beroperasi 20 unit,” ujarnya.

Puncak arus keberangkatan terjadi pada Kamis (14/5) yang bertepatan dengan libur nasional Kenaikan Yesus Kristus. Sebanyak 917 penumpang tercatat berangkat dari Pelabuhan Kayan II menuju Tarakan menggunakan 21 unit speedboat.

Ariyanto menjelaskan sebagian armada tidak langsung kembali ke Tanjung Selor karena bermalam di Tarakan.

“Ada 21 unit speedboat yang berangkat hari ini, namun untuk kedatangan hanya separuhnya saja karena speedboat bermalam di Tarakan dan hari ini juga merupakan puncak dari keberangkatan dengan jumlah 917 penumpang,” katanya.

Secara total, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Kayan II selama periode 12-14 Mei 2026 mencapai 2.535 orang.

Kenaikan arus penumpang dipengaruhi momentum libur panjang dan cuti bersama yang dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian maupun berlibur ke Tarakan.

Salah seorang penumpang, Heriansyah, mengaku memanfaatkan libur panjang untuk berlibur sekaligus berbelanja di Tarakan bersama keluarga.

“Mumpung libur panjang dan kebetulan pas cuti juga, jadi saya ke Tarakan menginap dua hari untuk berlibur sekaligus berbelanja. Kebetulan ada juga keluarga di Tarakan,” ujarnya.

Polda Kaltara Distribusikan 1.024 Porsi MBG Setiap Hari bagi Siswa dan Guru

SPPG Polda Kaltara menyiapkan 1.024 porsi Makanan Bergizi Gratis setiap hari untuk siswa dan guru di empat sekolah di Tanjung Selor, Bulungan. (Foto ilustrasi)
SPPG Polda Kaltara menyiapkan 1.024 porsi Makanan Bergizi Gratis setiap hari untuk siswa dan guru di empat sekolah di Tanjung Selor, Bulungan. (Foto ilustrasi)

TANJUNG SELOR - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kalimantan Utara menyiapkan 1.024 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari bagi siswa dan tenaga pendidik di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu. Program tersebut melayani empat sekolah di wilayah tersebut.

Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan total penerima manfaat terdiri dari 957 siswa serta 67 guru dan tenaga pendidik.

“Total penerima manfaat mencapai 1.024 porsi, terdiri dari 957 siswa dan 67 guru serta tenaga pendidik dari empat sekolah,” ujar Djati saat meninjau SPPG Polda Kaltara di Jalan Bhayangkara, Tanjung Selor.

Empat sekolah yang menerima layanan MBG tersebut yakni TK Bhayangkari, TK Agape, SDN 10 Tanjung Selor, dan SMPN 07 Tanjung Selor.

Menurut Djati, menu makanan yang disiapkan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak sekolah dan berada dalam pengawasan tenaga ahli gizi SPPG Polda Kaltara.

Selain melibatkan pimpinan SPPG, program tersebut juga didukung ahli gizi, akuntan, serta 30 relawan yang membantu operasional harian.

Distribusi makanan dilakukan menggunakan kendaraan operasional SPPG Polda Kaltara untuk memastikan penyaluran berjalan aman dan terorganisir.

“SPPG Polda Kaltara merupakan upaya kami dan komitmen kami untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dan mendukung terwujudnya generasi sehat serta unggul di Kaltara,” kata Djati.

Sebelumnya, Polda Kaltara juga membangun fasilitas SPPG di markas Polresta Bulungan pada 14 Mei 2025 guna mendukung implementasi Program MBG di daerah tersebut.

Fasilitas itu dibangun di atas lahan seluas 600 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 400 meter persegi. SPPG tersebut ditargetkan mampu melayani kebutuhan MBG bagi 3.500 siswa dan dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kaltara.

Peletakan batu pertama pembangunan SPPG turut dihadiri Kajati Kaltara Amiel Mulandari, perwakilan Danrem 092/Maharajalila, Sekprov Kaltara Bustan, jajaran Bhayangkari, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara.

Minggu, 19 April 2026

Lebih Dari 300 Pelajar Ikut PKD Bulungan 2026 Lestarikan Budaya Lokal

PKD Bulungan 2026 di Kebun Raya Bundayati diikuti lebih dari 300 pelajar. Bupati Syarwani dorong pelestarian olahraga tradisional sebagai warisan leluhur.
PKD Bulungan 2026 di Kebun Raya Bundayati diikuti lebih dari 300 pelajar. Bupati Syarwani dorong pelestarian olahraga tradisional sebagai warisan leluhur.

Tanjung Selor, Kaltara - Pemerintah Kabupaten Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya daerah. Salah satunya lewat ajang Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Bulungan 2026 yang digelar di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu.

Kegiatan tahunan ini menjadi ruang penting untuk melestarikan berbagai olahraga dan permainan tradisional yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak boleh berhenti dan harus terus dihidupkan setiap tahun.

“Tentu ini adalah agenda rutin tahunan yang harus kita laksanakan dan terus kita hidupkan di Kabupaten Bulungan untuk memastikan pelestarian berbagai macam cabang olahraga yang sudah pernah dilaksanakan ataupun yang menjadi warisan dari para leluhur, orang-orang tua dan nenek moyang kita,” kata Syarwani saat menghadiri kegiatan tersebut.

Lebih Dari 300 Pelajar Ikut Meramaikan PKD 2026

Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam gelaran PKD tahun ini. Lebih dari 300 peserta dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) ikut ambil bagian.

Para peserta berasal dari 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan. Kehadiran mereka dinilai sebagai bukti kuat bahwa generasi muda masih memiliki semangat untuk mengenal dan mencintai budaya daerah.

Menariknya, sebagian peserta harus menghadapi tantangan transportasi dan kondisi geografis yang tidak mudah demi bisa hadir di lokasi kegiatan.

Hal tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Syarwani yang menilai semangat pelajar sangat penting dalam menjaga kelangsungan budaya tradisional.

Selain menjadi ajang lomba, PKD Bulungan 2026 juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antar pelajar, guru, dan kepala sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan.

Menurut Syarwani, kegiatan ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang membangun kebersamaan serta membuka ruang bagi pelajar yang memiliki bakat dan potensi.

“Mereka yang memiliki bakat dan potensi tentu harus diasah dan dipertahankan yang nanti kita harapkan mampu membawa nama baik dan harum Kabupaten Bulungan baik pada tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Lomba Menyumpit Dan Gasing Akan Libatkan Pelajar

Sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian budaya, Pemerintah Kabupaten Bulungan berencana mengembangkan kegiatan serupa pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September 2026.

Kegiatan tersebut nantinya akan dirangkaikan dengan Hari Jadi Kabupaten Bulungan Tahun 2026 serta Festival Sungai Kayan 2026.

Syarwani juga menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam lomba tradisional, termasuk menyumpit dan gasing yang selama ini lebih banyak diikuti oleh peserta dewasa.

“Saya sudah titip kepada panitia bahwa lomba menyumpit dan gasing tidak hanya nanti dilombakan oleh orang-orang tua, tapi saya tentu berharap ada kelas khusus untuk pelajar antar siswa se-Kabupaten Bulungan,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan minat generasi muda untuk mempelajari dan melestarikan permainan tradisional yang menjadi identitas budaya daerah.

Pelaksanaan PKD Bulungan 2026 menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang bagi daerah.

Dengan melibatkan pelajar sejak dini, pemerintah berharap olahraga dan permainan tradisional tidak hanya dikenang sebagai sejarah, tetapi tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat modern.

Upaya ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menjaga identitas budaya lokal sekaligus meningkatkan kebanggaan generasi muda terhadap warisan leluhur.

FAQ

Apa itu PKD Bulungan 2026?
PKD Bulungan 2026 adalah Pekan Kebudayaan Daerah yang menjadi ajang pelestarian olahraga dan permainan tradisional di Kabupaten Bulungan.

Di mana lokasi PKD Bulungan 2026 diselenggarakan?
Kegiatan berlangsung di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Siapa saja peserta PKD Bulungan 2026?
Lebih dari 300 pelajar tingkat SD dan SMP dari 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan.

Apa tujuan utama kegiatan PKD Bulungan?
Untuk melestarikan olahraga dan permainan tradisional serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

Apakah lomba tradisional akan terus diadakan?
Ya, pemerintah daerah berencana menggelar lomba tradisional kembali pada peringatan Haornas 2026 yang dirangkaikan dengan Festival Sungai Kayan.

Pemkab Bulungan Pastikan Sembako Aman, Syarwani Siap Coffee Morning Forkopimda

Bupati Bulungan Syarwani memperkuat sinergi Forkopimda untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan sembako di Tanjung Selor, termasuk mendorong produksi cabai lokal. (Ilustrasi)
Bupati Bulungan Syarwani memperkuat sinergi Forkopimda untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan sembako di Tanjung Selor, termasuk mendorong produksi cabai lokal. (Ilustrasi)

TANJUNG SELOR — Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan komitmennya untuk menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam upaya pengendalian harga pangan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait stabilitas harga dan ketahanan pangan daerah.

“Tentu nanti saya akan follow up arahan tersebut, terutama mungkin langkah yang kita lakukan akan mengundang Forkopimda entah itu dalam konsep coffee morning,” ujar Syarwani di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu.

Menurut Syarwani, pertemuan bersama Forkopimda bertujuan menyamakan langkah dalam memantau harga serta memastikan ketersediaan komoditas penting, khususnya sembilan bahan pokok (sembako).

Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasar sekaligus mencegah terjadinya kelangkaan bahan pangan.

“Nanti mungkin kita akan berbicara dengan para distributor, khususnya terkait sembako. Bersama Forkopimda kita akan memastikan dan memantau kondisi harga, sekaligus juga memastikan tidak ada terjadinya kelangkaan,” katanya.

Pendekatan ini dinilai penting karena distribusi barang dari distributor hingga pedagang memiliki pengaruh besar terhadap kestabilan harga di tingkat konsumen.

Pemkab Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Sembako

Bupati Syarwani memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kelangkaan komoditas di wilayah Kabupaten Bulungan. Kepastian tersebut didapat setelah pihaknya berkoordinasi langsung dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Bulungan.

“Insya-Allah kondisi hari ini kami memastikan tidak terjadinya kelangkaan ya. Nah terutama sembilan bahan pokok yang ada di wilayah Kabupaten Bulungan, terutama di wilayah Kota Tanjung Selor di Pasar Induk,” jelasnya.

Pemantauan rutin di pasar induk menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan pasokan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Harga Cabai Jadi Perhatian Serius

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian khusus adalah cabai, yang di sejumlah daerah kerap memicu inflasi karena fluktuasi harga yang cukup tajam.

Syarwani menilai kondisi ini bisa menjadi momentum positif untuk mendorong peningkatan produksi lokal, terutama dari sektor pertanian dan masyarakat rumah tangga.

Ia mendorong petani serta warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber produksi cabai mandiri.

“Ini bisa jadi momentum untuk meningkatkan ekonomi petani dan juga masyarakat. Jadi kita ambil juga sisi positifnya,” ujarnya.

Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat dari sektor pertanian skala kecil.

Langkah Preventif Hadapi Potensi Inflasi

Penguatan sinergi dengan Forkopimda dinilai sebagai langkah preventif untuk menghadapi potensi inflasi daerah. Stabilitas harga pangan memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Selain pemantauan harga, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan produksi pangan lokal dan penguatan distribusi.

Dengan koordinasi yang solid antara pemerintah, distributor, dan petani, stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Bulungan diharapkan tetap terjaga dalam jangka panjang.

FAQ

1. Apa tujuan Bupati Bulungan menggandeng Forkopimda?
Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan sembako bagi masyarakat.

2. Apakah saat ini terjadi kelangkaan sembako di Bulungan?
Tidak. Pemerintah Kabupaten Bulungan memastikan hingga saat ini tidak terjadi kelangkaan bahan pokok.

3. Komoditas apa yang menjadi perhatian utama?
Cabai menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena sering memicu kenaikan inflasi.

4. Apa solusi yang disiapkan untuk menekan harga cabai?
Pemerintah mendorong petani dan masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk meningkatkan produksi cabai.

5. Mengapa sinergi Forkopimda penting dalam pengendalian harga?
Karena Forkopimda memiliki peran strategis dalam pengawasan distribusi, stabilitas keamanan, dan pengendalian ekonomi daerah.

Bupati Syarwani Pastikan 30 Produk UMKM Bulungan Tampil Di Sarinah

Pemkab Bulungan membuka gerai UMKM di Mal Sarinah Jakarta pada 30 April. Sebanyak 30 produk lokal siap dipasarkan secara nasional dan diresmikan Menteri UMKM.
Pemkab Bulungan membuka gerai UMKM di Mal Sarinah Jakarta pada 30 April. Sebanyak 30 produk lokal siap dipasarkan secara nasional dan diresmikan Menteri UMKM.

Bulungan, Kaltara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, Kalimantan Utara, bersiap membuka gerai khusus produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Mal Sarinah, Jakarta. Rencananya, gerai tersebut akan diresmikan pada Kamis, 30 April 2026 oleh Menteri UMKM, Maman Abdurahman.

Langkah ini menjadi tonggak penting bagi pelaku UMKM di Bulungan untuk memperluas pasar hingga tingkat nasional.

Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan optimisme bahwa proses pembukaan gerai berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.

“Mudah-mudahan, doakan tidak ada kendala dan tidak ada halangan. Saya sudah komunikasi dengan Pak Menteri UMKM, insya Allah beliau secara resmi nanti tanggal 30 April meresmikan dan me-launching keberadaan produk-produk UMKM Kabupaten Bulungan di Mal Sarinah Jakarta,” ujar Syarwani di Tanjung Selor, Sabtu.

Menurut Syarwani, keberhasilan produk UMKM Bulungan masuk ke pusat perbelanjaan nasional seperti Sarinah bukan proses instan. Dibutuhkan kerja keras, koordinasi lintas instansi, serta pembinaan berkelanjutan kepada pelaku usaha lokal.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa produk unggulan sudah mulai dipasarkan, bahkan mendapat respons positif dari konsumen.

Salah satu produk yang mencuri perhatian adalah cokelat hasil olahan kelompok tani dari Desa Antutan dan Desa Pejalin. Produk tersebut sudah tersedia di gerai Sarinah sebelum peresmian resmi.

Selain itu, berbagai camilan khas daerah yang diproduksi oleh pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu dari Desa Mangkupadi, juga mulai terpajang dan telah dibeli oleh pengunjung.

“Alhamdulillah memang sudah ada konsumsi yang dilakukan dan bukan hanya dari kita masyarakat di Kabupaten Bulungan. Dengan kehadiran produk-produk UMKM di Mal Sarinah itu juga bisa dikenal luas oleh masyarakat lain yang ada di Indonesia,” jelasnya.

30 Produk UMKM Lolos Kurasi Ketat

Dari total 70 produk UMKM yang diajukan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Bulungan, sebanyak 30 produk dinyatakan lolos proses kurasi.

Proses kurasi ini dilakukan untuk memastikan kualitas produk sesuai standar pasar nasional, baik dari sisi kemasan, kualitas bahan, hingga konsistensi produksi.

Syarwani menegaskan bahwa tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan produksi agar pasokan produk tetap stabil.

“Yang pasti sudah disetujui ada 30 produk. Nah tinggal tugas kita hari ini di Kabupaten Bulungan untuk memastikan serta menjamin jangan sampai ada yang putus produk-produk ini. Jadi keberlanjutan produk itu yang penting,” tegasnya.

Pembukaan gerai UMKM di Mal Sarinah diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bulungan.

Selain membuka peluang pasar lebih luas, langkah ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Syarwani berharap masyarakat turut mendoakan agar peluncuran gerai berjalan lancar dan membawa manfaat jangka panjang.

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal kita mengenalkan produk-produk UMKM Kabupaten Bulungan menasional dan akan meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bulungan,” harapnya.

FAQ

Kapan gerai UMKM Bulungan di Sarinah diresmikan?
Gerai direncanakan diresmikan pada Kamis, 30 April 2026.

Siapa yang akan meresmikan gerai UMKM Bulungan?
Peresmian dijadwalkan dilakukan oleh Menteri UMKM, Maman Abdurahman.

Berapa jumlah produk UMKM Bulungan yang lolos kurasi?
Sebanyak 30 produk UMKM dinyatakan lolos dari total 70 produk yang diajukan.

Produk apa saja yang dipasarkan di Sarinah?
Beberapa di antaranya cokelat dari Desa Antutan dan Pejalin serta berbagai camilan khas dari Desa Mangkupadi.

Apa tujuan utama pembukaan gerai UMKM di Sarinah?
Untuk memperkenalkan produk lokal Bulungan secara nasional dan meningkatkan perekonomian masyarakat daerah.

Kamis, 12 Maret 2026

Pertamina Patra Niaga Siaga Ramadan Idul Fitri

Pertamina membentuk Satgas Ramadan Idul Fitri 2026 untuk memastikan pasokan energi Ramadan tetap aman di Kalimantan serta mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat. (Gambar ilustrasi)
Pertamina membentuk Satgas Ramadan Idul Fitri 2026 untuk memastikan pasokan energi Ramadan tetap aman di Kalimantan serta mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat. (Gambar ilustrasi)

TANJUNG SELOR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan pasokan energi selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 dengan membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2026 yang mulai bertugas sejak Senin (9/3). Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG selama periode peningkatan mobilitas masyarakat.

Pembentukan Satgas Ramadan Idul Fitri Pertamina ini bertujuan mendukung kelancaran ibadah, perjalanan mudik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap potensi peningkatan kebutuhan energi selama periode tersebut.

“Kami telah memetakan potensi peningkatan kebutuhan energi. Seluruh aspek operasional, mulai dari stok hingga distribusi telah kami siapkan agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Isfahani dalam keterangan tertulis yang diterima di Tanjung Selor, Rabu.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Pengalaman dari pelaksanaan Satgas pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi gasoline dan LPG biasanya meningkat selama Ramadan dan Idul Fitri. Sebaliknya, konsumsi gasoil dan kerosene cenderung mengalami penyesuaian.

Proyeksi tersebut menjadi dasar bagi Pertamina untuk memperkuat strategi suplai energi agar distribusi di seluruh wilayah Kalimantan tetap aman dan terkendali selama masa libur panjang tersebut.

Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiagakan berbagai fasilitas pendukung distribusi energi. Di antaranya 16 Terminal BBM, tiga Terminal LPG, 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 786 SPBU, serta 558 unit Pertashop.

Selain itu, terdapat pula 527 agen LPG, 52 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dan 13 agen minyak tanah yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Distribusi energi juga diperkuat dengan dukungan armada logistik yang terdiri dari 762 unit mobil tangki serta 99 unit skidtank guna menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menambahkan pihaknya juga menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur potensial seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.

“Kami menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 Jam, 326 Agen LPG Siaga, layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, Motorist/PDS BBM serta mobil tangki standby,” kata Edi.

Selain itu, Pertamina juga menghadirkan empat unit Serambi MyPertamina yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama perjalanan mudik.

Menurut Edi, fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri.