Berita BorneoTribun hari ini

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

BANNER - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Rabu, 06 Mei 2026

Jika Tak Ada Kesepakatan AS Siap Lanjutkan Operasi Militer Ke Iran

Ancaman operasi militer AS ke Iran kembali mencuat jika kesepakatan gagal. Ketegangan geopolitik meningkat dan berpotensi memicu konflik besar di Timur Tengah.
Ancaman operasi militer AS ke Iran kembali mencuat jika kesepakatan gagal. Ketegangan geopolitik meningkat dan berpotensi memicu konflik besar di Timur Tengah.

Amerika Serikat - Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dari pejabat tinggi Amerika Serikat terkait kemungkinan operasi militer terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai. Situasi ini langsung menjadi sorotan global karena berpotensi memicu konflik besar di kawasan Timur Tengah, yang selama ini dikenal sebagai wilayah sensitif dengan dampak luas terhadap ekonomi dan keamanan dunia. Rabu, (6/5/2026)

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa opsi militer masih menjadi bagian dari strategi Amerika Serikat apabila jalur diplomasi mengalami kebuntuan. Hal ini memperlihatkan bahwa negosiasi yang sedang berlangsung tidak berjalan mulus dan masih menyisakan banyak perbedaan tajam antara kedua pihak.

Sejumlah analis menilai bahwa langkah ini bukan sekadar tekanan politik biasa, melainkan sinyal kuat bahwa pemerintah Amerika Serikat ingin mempercepat proses kesepakatan. Dengan mengangkat kembali kemungkinan operasi tempur besar, pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa waktu untuk kompromi semakin terbatas.

Di sisi lain, Iran diperkirakan tidak akan tinggal diam. Negara tersebut selama ini dikenal memiliki posisi tegas dalam mempertahankan kepentingan nasionalnya, terutama terkait program strategis yang menjadi sumber ketegangan. Jika ancaman militer benar-benar direalisasikan, risiko eskalasi konflik terbuka sangat tinggi.

Kondisi ini juga memicu kekhawatiran di pasar global. Investor mulai bersikap hati-hati karena potensi konflik di Timur Tengah dapat berdampak langsung pada harga minyak dunia, stabilitas ekonomi, hingga rantai pasok internasional. Bahkan, negara-negara sekutu di kawasan juga diprediksi akan ikut terseret dalam dinamika konflik jika situasi semakin memburuk.

Meski demikian, masih ada harapan bahwa jalur diplomasi dapat menjadi solusi utama. Banyak pihak internasional mendorong kedua negara untuk menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai jalan keluar terbaik. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya konflik berskala besar yang bisa merugikan banyak pihak.

Perkembangan situasi ini akan sangat bergantung pada hasil negosiasi dalam waktu dekat. Dunia kini menunggu apakah ketegangan ini akan berujung pada kesepakatan damai atau justru membuka babak baru konflik militer yang lebih besar.

Selasa, 05 Mei 2026

Bandara Supadio Siap Berangkatkan 1.861 Jemaah Haji Kalbar ke Embarkasi Batam

Foto: PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Siapkan Keberangkatan Jemaah Haji Ke Embarkasi Batam

KUBU RAYA - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio memastikan kesiapan fasilitas dan layanan untuk mendukung keberangkatan 1.861 jemaah haji asal Kalimantan Barat. Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 14 hingga Kloter 18 akan diberangkatkan menuju Embarkasi Batam (BTH) mulai 5 hingga 9 Mei 2026.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalbar, jemaah haji yang diberangkatkan melalui Bandara Supadio berasal dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Tiga daerah dengan jumlah jemaah terbanyak adalah Kota Pontianak 1.508 orang, Kota Singkawang 157 orang, dan Kabupaten Kubu Raya 35 orang. Rincian lengkapnya: Kabupaten Sintang 32 orang, Sambas 19 orang, Sanggau 16 orang, Kayong Utara, Ketapang, dan Mempawah masing-masing 12 orang, Bengkayang 10 orang, Melawi 8 orang, Sekadau dan Landak masing-masing 3 orang, serta Kapuas Hulu 2 orang. Keberangkatan juga didampingi oleh unsur Petugas Haji Daerah (PHD) dan KBIHU.

Operasi angkutan haji tahun 2026 ini dilayani oleh maskapai Lion Air dengan armada Boeing 737-800 (B738). Seluruh penerbangan melayani rute langsung Pontianak (PNK) menuju Batam (BTH) yang terbagi dalam lima kelompok terbang.

Fasilitas dan Layanan Khusus Haji

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, menegaskan komitmen bandara sebagai gerbang keberangkatan untuk memberikan pelayanan terbaik, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh calon jemaah haji.

“Pihak bandara bersama seluruh stakeholder berkoordinasi intensif dan berupaya maksimal memastikan kelancaran proses keberangkatan, mulai dari pemeriksaan keamanan, pelayanan bagasi, hingga proses boarding dan keberangkatan pesawat,” ujar Maya.

Adapun persiapan khusus yang telah dilakukan meliputi: penyiapan apron khusus untuk parkir pesawat haji, fasilitas keamanan berupa X-Ray dan walkthrough di Asrama Haji, pengawalan oleh petugas Aviation Security, petugas Apron Movement Control, serta prosedur pelayanan khusus penerbangan haji.

“Prioritas kami adalah memastikan jemaah haji mendapatkan pelayanan yang nyaman, aman, cepat, dan lancar selama berada di Bandara Supadio sampai pesawat mengudara,” tambahnya.

Jadwal Penerbangan

Maya menjelaskan rincian jadwal keberangkatan 13 penerbangan haji tersebut:  

- 5–6 Mei 2026: Kloter 14 dengan 3 penerbangan pukul 19.00, 23.00, dan 03.00 WIB.  

- 6–8 Mei 2026: Kloter 15, 16, dan 17 masing-masing 3 penerbangan per hari pukul 09.00, 13.00, dan 17.00 WIB.  

- 9 Mei 2026: Kloter 18 dengan 1 penerbangan pukul 09.00 WIB sebagai penutup rangkaian keberangkatan.

Maya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar proses keberangkatan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Manajemen Bandara Supadio juga mengimbau seluruh jemaah haji untuk menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas dengan tertib selama menjalankan ibadah haji, dengan harapan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Program Cetak Sawah 1.067 Hektare Di Kotim Dikebut Selesai Tahun 2026

Program cetak sawah 1.067 hektare di Kotawaringin Timur dikebut Kementan pada 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. (Foto ilustrasi)
Program cetak sawah 1.067 hektare di Kotawaringin Timur dikebut Kementan pada 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. (Foto ilustrasi)

SAMPIT — Kementerian Pertanian mempercepat perluasan lahan pangan di Kalimantan Tengah melalui Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026. Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi salah satu wilayah prioritas dengan alokasi lahan baru mencapai 1.067 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotawaringin Timur, Yephi Hartady Periyanto, memastikan seluruh tahapan program ditargetkan selesai dalam tahun berjalan.

“Alokasi untuk Kotawaringin Timur tahun ini sebesar 1.067 hektare. Seluruh kegiatan direncanakan tuntas pada 2026,” ujar Yephi Hartady Periyanto di Sampit.

Program ini sepenuhnya difasilitasi oleh Kementerian Pertanian, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Pemerintah daerah sebelumnya telah mengajukan data Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) sebagai dasar penerima manfaat.

Sebagai bagian dari tahapan teknis, penyusunan Survei Investigasi Desain (SID) telah dilakukan dengan melibatkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Tim SID bahkan telah turun langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan kesiapan lahan.

Pendekatan berbasis data sejak awal dinilai menjadi kunci agar program berjalan lebih efektif dan meminimalkan potensi kegagalan.

Untuk tahun ini, lokasi pengembangan sawah tersebar di empat desa, yakni Desa Sei Ijum di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Desa Basawang dan Lampuyang di Kecamatan Teluk Sampit, serta Desa Bapinang Hilir Laut di Kecamatan Pulau Hanaut.

Selain pembukaan lahan baru, pemerintah juga mulai mendorong percepatan tanam. Sebelumnya, gerakan tanam padi serentak telah dilakukan di lahan CSR dengan target 284 hektare.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dipusatkan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Untuk wilayah Kalimantan Tengah, total target tanam mencapai 5.000 hektare, dengan Kotawaringin Timur sebagai salah satu daerah perwakilan pelaksanaan.

Di tingkat lokal, penanaman dilakukan di Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang. Lahan yang dikelola Kelompok Tani Mandiri Makmur memiliki luas 35 hektare, dengan 5 hektare di antaranya telah lebih dulu ditanami.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

FAQ

1. Apa itu Program Cetak Sawah Rakyat (CSR)?
Program pemerintah untuk membuka lahan sawah baru guna meningkatkan produksi pangan nasional.

2. Berapa luas lahan yang dialokasikan di Kotawaringin Timur?
Sebesar 1.067 hektare pada tahun 2026.

3. Di mana saja lokasi program ini dilaksanakan?
Tersebar di empat desa: Sei Ijum, Basawang, Lampuyang, dan Bapinang Hilir Laut.

4. Siapa yang menyusun perencanaan teknis program?
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui penyusunan SID.

5. Apa tujuan utama program ini?
Meningkatkan ketahanan pangan dan memperluas area produksi padi nasional.

Perjalanan Haji 2026 Gratis Dari Malinau, Pemkab Tanggung Semua Biaya

Pemkab Malinau menanggung penuh biaya perjalanan haji 2026 dari keberangkatan hingga penjemputan, memberikan kemudahan bagi jamaah asal daerah.
Pemkab Malinau menanggung penuh biaya perjalanan haji 2026 dari keberangkatan hingga penjemputan, memberikan kemudahan bagi jamaah asal daerah.

Malinau, Kaltara - Pemerintah Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, mengambil langkah konkret dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dengan menanggung seluruh biaya perjalanan jamaah calon haji dari daerah menuju embarkasi hingga kembali ke tanah air.

Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menyampaikan bahwa kebijakan ini mencakup pembiayaan transportasi, pendampingan, serta proses penjemputan jamaah setelah menyelesaikan ibadah di Tanah Suci. Pernyataan tersebut disampaikan Jakaria di Masjid An Nur, Malinau.

Jakaria menjelaskan bahwa dukungan pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada keberangkatan, tetapi juga mencakup kepulangan jamaah hingga tiba kembali di Kabupaten Malinau.

Untuk musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, jumlah jamaah asal Malinau tergolong sangat terbatas. Hanya dua orang yang berangkat, yakni Aries dari Desa Malinau Hulu dan Hasmiah Amiruddin Kile dari Desa Malinau Kota.

Kedua calon haji tersebut telah mendaftar sejak 2014 dan baru menyelesaikan seluruh proses administrasi pada 2025. Perjalanan dimulai melalui Pelabuhan Speedboat Malinau menuju Tarakan, dengan agenda transit dan menginap satu malam sebelum melanjutkan perjalanan ke Embarkasi Balikpapan.

Rangkaian perjalanan selanjutnya membawa jamaah bergabung dalam Kloter 7 bersama calon haji dari Kabupaten Bulungan dan wilayah lain di Kalimantan Utara. Jadwal penerimaan di embarkasi diperkirakan berlangsung pada 5 Mei 2026, sebelum keberangkatan ke Jeddah sehari setelahnya.

Hasmiah Amiruddin Kile menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Bantuan tersebut dinilai sangat meringankan beban perjalanan ibadah.

Aries juga menyampaikan harapan agar program dukungan seperti ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan pada masa mendatang.

Sementara itu, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, turut memberikan doa dan pesan kepada jamaah saat melepas keberangkatan di Pelabuhan Speedboat Malinau. Wempi W. Mawa menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah agar seluruh proses dapat dijalani dengan lancar hingga kembali ke daerah dalam kondisi sehat.

Kebijakan pembiayaan penuh ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan ibadah haji yang menjadi momen penting bagi umat Muslim.

FAQ

1. Siapa yang membiayai perjalanan haji dari Malinau tahun 2026?
Pemerintah Kabupaten Malinau menanggung seluruh biaya perjalanan jamaah.

2. Apa saja yang ditanggung oleh Pemkab Malinau?
Biaya keberangkatan ke embarkasi, pendampingan, serta penjemputan saat kembali ke daerah.

3. Berapa jumlah jamaah haji asal Malinau tahun 2026?
Hanya dua orang jamaah yang berangkat.

4. Dari mana saja asal jamaah tersebut?
Aries dari Desa Malinau Hulu dan Hasmiah Amiruddin Kile dari Desa Malinau Kota.

5. Kapan jamaah berangkat ke Tanah Suci?
Dijadwalkan berangkat ke Jeddah pada 6 Mei 2026.

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Memuncak Juli–Agustus, Warga Diminta Siaga

BMKG memprediksi puncak musim kemarau Kaltara terjadi Juli–Agustus 2026. Suhu meningkat dan risiko karhutla tinggi, masyarakat diminta waspada. (foto ilustrasi)
BMKG memprediksi puncak musim kemarau Kaltara terjadi Juli–Agustus 2026. Suhu meningkat dan risiko karhutla tinggi, masyarakat diminta waspada. (foto ilustrasi)

Tanjung Selor — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Provinsi Kalimantan Utara akan menghadapi puncak musim kemarau pada pertengahan tahun 2026. Kondisi ini diprediksi berlangsung pada periode Juli hingga Agustus, dengan peningkatan suhu udara yang signifikan.

Prakirawan BMKG Tanjung Harapan, Sylvi Yulianti, menyampaikan bahwa fase peralihan menuju musim kering sudah mulai terasa sejak Mei. Meski cuaca didominasi cerah, potensi hujan masih terjadi secara lokal.

Sylvi Yulianti menjelaskan, cuaca panas pada siang hari saat ini belum sepenuhnya menandakan kemarau kering total. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang turun pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara.

Data BMKG pada awal Mei 2026 menunjukkan suhu udara cukup tinggi telah terjadi di beberapa daerah. Kabupaten Bulungan tercatat sebagai wilayah dengan suhu maksimum tertinggi, mencapai 35,9 derajat Celsius pada 2–3 Mei 2026.

Kondisi tersebut menjadi sinyal awal meningkatnya risiko kekeringan dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menanggapi hal ini, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman karhutla, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut dan kawasan hutan.

Zainal A. Paliwang menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk menghindari aktivitas pembakaran sampah maupun lahan yang berpotensi memicu kebakaran besar.

Zainal A. Paliwang juga mendorong masyarakat untuk saling mengingatkan jika menemukan aktivitas berisiko, guna mencegah meluasnya kebakaran di tengah cuaca yang semakin panas.

Pemerintah daerah bersama BMKG terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau 2026.

FAQ

1. Kapan puncak musim kemarau di Kalimantan Utara 2026?
Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Juli hingga Agustus 2026.

2. Apakah Mei sudah masuk musim kemarau?
Belum sepenuhnya. Mei masih merupakan masa peralihan dengan cuaca panas dan potensi hujan lokal.

3. Wilayah mana yang mengalami suhu tertinggi?
Kabupaten Bulungan mencatat suhu tertinggi mencapai 35,9 derajat Celsius.

4. Apa risiko utama saat musim kemarau?
Risiko utama adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

5. Apa imbauan pemerintah kepada masyarakat?
Masyarakat diminta tidak membakar lahan atau sampah serta menjaga lingkungan sekitar.

Kutim Beralih Ke Bus Listrik Pelajar, Tantangan Infrastruktur Jadi Sorotan

Pemkab Kutai Timur uji coba bus listrik sekolah di Sangatta untuk kurangi emisi, kemacetan, dan biaya transportasi pelajar.
Pemkab Kutai Timur uji coba bus listrik sekolah di Sangatta untuk kurangi emisi, kemacetan, dan biaya transportasi pelajar.

Kutim, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai menguji penggunaan bus listrik sebagai angkutan pelajar di wilayah Sangatta. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendorong transportasi ramah lingkungan sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas siswa.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa kehadiran bus listrik tidak hanya berorientasi pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelajar dalam perjalanan ke sekolah.

Menurut Ardiansyah Sulaiman, program ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan siang hari.

Selain aspek lingkungan, keberadaan bus listrik juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga. Orang tua tidak lagi harus mengeluarkan biaya tambahan untuk antar-jemput anak setiap hari.

Uji coba tahap awal menghadirkan satu unit bus dengan kapasitas sekitar 30 penumpang. Meski jumlahnya masih terbatas, pemerintah daerah berencana menambah armada secara bertahap, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Antusiasme terlihat dari siswa, orang tua, dan pihak sekolah yang menyambut positif kehadiran moda transportasi baru ini.

Penggunaan bus listrik saat ini difokuskan untuk kawasan perkotaan seperti Sangatta. Ardiansyah Sulaiman menilai kondisi geografis Kutai Timur yang berbukit dan tersebar menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan.

Untuk wilayah dengan akses yang lebih sulit, pemerintah mempertimbangkan penggunaan bus berbahan bakar minyak sebagai solusi sementara agar seluruh pelajar tetap mendapatkan layanan transportasi yang layak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur Mulyono menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan daerah.

Mulyono menyebut Dinas Pendidikan berperan sebagai penyedia manfaat program, sementara operasional teknis dijalankan oleh Dinas Perhubungan. Perencanaan program ini telah dimulai sejak 2024 dan baru dapat direalisasikan pada tahun ini.

Pada tahap awal, bus listrik akan melayani pelajar SMA Negeri 2 Sangatta Utara yang selama ini belum terjangkau angkutan umum.

Rute perjalanan dimulai dari kawasan Hotel Pinang menuju sekolah. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas layanan tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa.

FAQ

1. Apa tujuan utama bus listrik di Kutai Timur?
Mengurangi emisi karbon, kemacetan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelajar.

2. Berapa jumlah bus yang tersedia saat ini?
Saat ini baru tersedia satu unit untuk tahap uji coba.

3. Siapa yang mengelola program ini?
Program dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan Kutai Timur.

4. Apakah semua wilayah akan menggunakan bus listrik?
Tidak, penggunaan bus listrik difokuskan di wilayah perkotaan, sementara daerah lain menggunakan bus berbahan bakar minyak.

5. Siapa yang menjadi prioritas pengguna bus ini?
Pelajar, khususnya yang belum terlayani angkutan umum seperti di SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

Kasus Siswa Meninggal Karena Sepatu Sempit, DPRD Soroti Data Bansos

Kasus siswa meninggal akibat sepatu sempit di Samarinda memicu DPRD menyoroti lemahnya pendataan bansos dan mendesak validasi data penerima bantuan.
Kasus siswa meninggal akibat sepatu sempit di Samarinda memicu DPRD menyoroti lemahnya pendataan bansos dan mendesak validasi data penerima bantuan.

Samarinda – Kasus meninggalnya seorang pelajar SMK di Samarinda membuka sorotan serius terhadap sistem pendataan bantuan sosial di daerah tersebut. DPRD Kota Samarinda menilai peristiwa ini bukan sekadar kejadian tragis, tetapi cerminan lemahnya akurasi data penerima bansos.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh lagi kecolongan dalam memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ismail Latisi meminta Dinas Sosial segera melakukan pembaruan dan validasi data secara menyeluruh. Menurut Ismail Latisi, ketepatan data menjadi kunci agar distribusi bantuan tidak meleset dari sasaran.

Peristiwa ini berkaitan dengan meninggalnya Mandala Rizky Syahputra, pelajar berusia 16 tahun yang tercatat sebagai siswa kelas XI SMK Negeri 4 Samarinda. Mandala Rizky Syahputra meninggal dunia pada Jumat dini hari, 24 April 2026.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh infeksi serius pada kaki. Infeksi muncul akibat penggunaan sepatu sekolah yang sudah tidak sesuai ukuran. Mandala Rizky Syahputra tetap menggunakan sepatu ukuran 40 meski ukuran kaki mencapai 44 karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Kondisi semakin memburuk ketika Mandala Rizky Syahputra menjalani program magang sebagai pramuniaga di salah satu pusat perbelanjaan di Samarinda. Aktivitas tersebut menuntut berdiri dalam waktu lama dengan waktu istirahat yang terbatas.

Ismail Latisi menilai kasus ini menjadi bukti adanya celah dalam proses verifikasi data di lapangan. Menurut Ismail Latisi, kelemahan sistem pendataan berpotensi membuat warga yang berada di bawah garis kemiskinan justru tidak terjangkau program bantuan pemerintah.

Fakta lain yang memperkuat kritik tersebut adalah keluarga Mandala Rizky Syahputra tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial. Kondisi ini dinilai sebagai kegagalan sistem dalam mengidentifikasi warga rentan.

Ismail Latisi menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Meskipun pengelolaan pendidikan SMK berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Samarinda tetap memiliki tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ismail Latisi mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan bansos, termasuk peningkatan verifikasi langsung di lapangan agar kasus serupa tidak terulang.

FAQ

1. Apa penyebab utama meninggalnya Mandala Rizky Syahputra?
Infeksi serius pada kaki akibat penggunaan sepatu yang terlalu sempit dalam jangka waktu lama.

2. Mengapa Mandala tetap memakai sepatu sempit?
Keterbatasan ekonomi membuat Mandala Rizky Syahputra tidak memiliki alternatif sepatu yang sesuai ukuran.

3. Apa kaitannya dengan bantuan sosial?
Keluarga Mandala Rizky Syahputra tidak terdaftar sebagai penerima bansos, menunjukkan potensi kesalahan data.

4. Apa yang disoroti DPRD Samarinda?
DPRD menilai sistem pendataan bansos masih lemah dan perlu segera diperbaiki.

5. Apa langkah yang diminta DPRD?
Validasi ulang data penerima bansos serta peningkatan verifikasi lapangan.

Polres Sekadau Tangkap Pelaku Pencurian, Bobol Rumah Lewat Ventilasi Dapur

Foto: Pelaku Pencurian dan Pembobolan Rumah Walet di Sekadau Hilir 

SEKADAU -Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir. Seorang pria berinisial M (38) diamankan pada Senin (4/5/2026) setelah melalui serangkaian penyelidikan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan, pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait pencurian di Jalan Merdeka Selatan Gang Sentapang, Desa Sungai Ringin.

“Pelaku diamankan di salah satu penginapan di Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir,” ujar AKP Triyono, Selasa (5/5/2026).

AKP Triyono menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah personel Satreskrim memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku. Tim Unit Jatanras kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di tempat tinggal pelaku di sebuah rumah kost di Desa Mungguk. Penggeledahan disaksikan oleh pemilik kost dan warga setempat. 

“Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, antara lain tas, uang logam, perhiasan imitasi, serta kunci modifikasi berbentuk huruf T,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian di rumah korban pada Sabtu, 29 November 2025, sekitar pukul 16.00 WIB.

Foto: Tempat Kejadian Perkara 

Kejadian bermula saat korban sedang berada di luar kota dan mendapat informasi dari tetangga bahwa pintu rumahnya dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pengecekan, kondisi rumah dalam keadaan berantakan dan sejumlah barang hilang. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Sekadau.

Pelaku menjalankan aksinya dengan merusak ventilasi pintu dapur menggunakan kayu, lalu masuk melalui celah tersebut. Di dalam rumah, pelaku mengambil dua buah celengan, membukanya dengan alat miliknya, dan mengambil uang tunai sekitar Rp600.000.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Sekadau untuk proses hukum lebih lanjut. 

“Pelaku dijerat Pasal 477 Ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” tegas AKP Triyono.

AKP Triyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. 

“Kami mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali Satkamling serta segera melaporkan apabila terjadi tindak pidana,” pungkasnya. (Tim/Red)



Pertamina Sanksi 6 SPBU Di Kalsel, Pasokan BBM Dihentikan

Pertamina menjatuhkan sanksi kepada 6 SPBU di Kalsel akibat pelangsiran BBM subsidi. Suplai dihentikan hingga 30 hari setelah investigasi internal. (Foto Ilustrasi AI)
Pertamina menjatuhkan sanksi kepada 6 SPBU di Kalsel akibat pelangsiran BBM subsidi. Suplai dihentikan hingga 30 hari setelah investigasi internal. (Foto Ilustrasi AI)

Banjarbaru — Praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali terungkap di Kalimantan Selatan. PT Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas terhadap enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terbukti terlibat dalam aktivitas pelangsiran ilegal.

Sales Brand Manager (SBM) Kalsel 1 Fuel Pertamina Patra Niaga, Wicaksono Ardi Nugraha, mengonfirmasi bahwa sanksi diberikan sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.

Wicaksono Ardi Nugraha menjelaskan, bentuk sanksi paling berat berupa penghentian pasokan BBM selama 14 hingga 30 hari kepada SPBU yang melanggar.

Temuan pelanggaran tersebut berasal dari investigasi internal Pertamina yang mengindikasikan adanya kerja sama antara pelaku pelangsir dan oknum operator SPBU.

Modus Jerigen Tanpa Rekomendasi

Praktik pelangsiran dilakukan dengan memanfaatkan celah distribusi BBM menggunakan jerigen yang seharusnya diperuntukkan bagi petani dan nelayan.

Namun dalam kasus ini, pembelian BBM dilakukan tanpa melampirkan surat rekomendasi resmi dari dinas terkait, sehingga melanggar ketentuan yang berlaku.

Wicaksono Ardi Nugraha menegaskan bahwa penggunaan jerigen memang diperbolehkan dalam kondisi tertentu, tetapi wajib disertai dokumen resmi sebagai bentuk pengawasan distribusi subsidi.

Aturan Ketat untuk Petani dan Nelayan

Distribusi BBM subsidi bagi petani hanya diperbolehkan untuk lahan maksimal dua hektare dan wajib dilengkapi surat rekomendasi resmi.

Sementara itu, nelayan dapat membeli BBM subsidi sesuai regulasi yang tertuang dalam Peraturan BPH Migas Nomor 17 Tahun 2019, dengan batasan kapal maksimal 30 Gross Tonnage (GT).

Pertamina memastikan pengawasan akan terus diperketat guna mencegah penyimpangan distribusi yang merugikan negara dan masyarakat yang berhak.

Kasus ini menjadi sinyal bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi masih menghadapi tantangan serius di lapangan.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk menindak tegas pelanggaran, sekaligus memperbaiki sistem distribusi agar lebih transparan dan tepat sasaran.

FAQ

1. Apa itu pelangsiran BBM?
Pelangsiran BBM adalah praktik membeli BBM bersubsidi secara berulang untuk dijual kembali secara ilegal.

2. Apa sanksi untuk SPBU yang melanggar?
Sanksi berupa penghentian pasokan BBM selama 14 hingga 30 hari.

3. Apakah pembelian BBM pakai jerigen diperbolehkan?
Diperbolehkan, tetapi wajib menggunakan surat rekomendasi resmi dari dinas terkait.

4. Siapa yang berhak menggunakan BBM subsidi?
Petani dengan lahan maksimal 2 hektare dan nelayan dengan kapal maksimal 30 GT.

5. Apa tujuan aturan ini?
Untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Gastin Gabriel Jangkang Tembus Program Riset Global, Wakili ULM Ke Tunisia

Gastin Gabriel Jangkang dari ULM terpilih mengikuti SCORE 2026 di Tunisia, program riset klinis internasional yang melibatkan mahasiswa kedokteran dari lebih 90 negara.
Gastin Gabriel Jangkang dari ULM terpilih mengikuti SCORE 2026 di Tunisia, program riset klinis internasional yang melibatkan mahasiswa kedokteran dari lebih 90 negara.

Banjarmasin — Prestasi akademik kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Gastin Gabriel Jangkang, peserta Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran ULM, terpilih mengikuti program pertukaran riset klinis internasional bertajuk Standing Committee on Research Exchange (SCORE) 2026 yang diselenggarakan oleh International Federation of Medical Students Associations (IFMSA).

Program ini akan berlangsung selama satu bulan penuh pada Oktober 2026 di Tunisia, dengan melibatkan jaringan mahasiswa kedokteran dari lebih dari 90 negara.

Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri, menyatakan bahwa keberangkatan Gastin Gabriel Jangkang mencerminkan kualitas dan daya saing mahasiswa ULM di tingkat global. Kampus, menurut Prof Ahmad Alim Bachri, terus mendorong pengembangan kapasitas akademik agar mahasiswa mampu berkontribusi di kancah internasional.

Dukungan terhadap mahasiswa berprestasi menjadi bagian dari strategi ULM dalam mencetak lulusan berwawasan global, berjiwa peneliti, dan memiliki komitmen terhadap pengabdian masyarakat.

Dalam program SCORE 2026, Gastin Gabriel Jangkang akan terlibat langsung dalam berbagai proyek riset klinis dan epidemiologis bersama peneliti internasional. Fokus penelitian meliputi perbandingan klinis kanker kulit, efektivitas metode skrining baru untuk Mycobacterium tuberculosis, serta studi prevalensi penyakit kardiovaskular.

Kegiatan riset akan dilakukan di institusi akademik yang berada di bawah naungan Associa-Med Tunisia, sebuah organisasi yang menjadi mitra dalam program pertukaran ilmiah tersebut.

Gastin Gabriel Jangkang menegaskan bahwa partisipasi dalam program ini bertujuan lebih dari sekadar pengembangan diri. Pengalaman riset, pengolahan data, hingga penyusunan laporan ilmiah bertaraf internasional akan dibawa pulang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya di Kalimantan Selatan.

Rekam jejak akademik Gastin Gabriel Jangkang turut memperkuat kepercayaan dalam program ini. Sebelumnya, Gastin Gabriel Jangkang telah mengantongi hak paten nasional untuk inovasi sabun pencegah infeksi serta meraih gelar Mahasiswa Berprestasi Nasional (Pilmapres) pada 2023.

Partisipasi ini menjadi representasi kontribusi generasi muda daerah dalam menjawab tantangan kesehatan global melalui pendekatan riset berbasis ilmu pengetahuan.

FAQ

Apa itu program SCORE 2026?
Program pertukaran riset klinis internasional bagi mahasiswa kedokteran yang diselenggarakan IFMSA.

Di mana lokasi program berlangsung?
Program dilaksanakan di Tunisia melalui institusi akademik mitra Associa-Med.

Berapa lama durasi program?
Selama satu bulan penuh pada Oktober 2026.

Apa fokus riset yang diikuti Gastin Gabriel Jangkang?
Kanker kulit, skrining tuberkulosis, dan penyakit kardiovaskular.

Apa tujuan utama mengikuti program ini?
Mengembangkan kapasitas riset internasional dan meningkatkan kualitas SDM kesehatan di Indonesia.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.