Iklan Tutup X

Rabu, 05 Agustus 2020

Sutarmidji Minta Pengasuh Ponpes Berinovasi Hadapi Kebiasaan Baru

Ikuti kami:
Google

BORNEOTRIBUN I PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH, M.Hum, meminta Pondok Pesantren dorong para santri untuk berinovasi dalam menyikapi adaptasi kebiasaan baru di masa Normal Baru. 

Pesantren adalah lembaga yang melaksanakan pendidikan. Untuk itu, pesantren harus melahirkan santri-santri dengan kualitas sumber daya manusia yang baik dan bisa memasuki pasaran kerja. 

"Jika di pesantren ada asramanya dan berinovasi serta mengajarkan santri membuat masker, belajar buat desinfektan sehingga ruang tempat mereka belajar dan tidur bisa mensterilkan sendiri ". Ujar Sutarmidji saat memberikan materi di acara Webinar Ikatan Pesantren Indonesia di Data Analytic Room. Rabu, 5/08/20.
Selain itu, pesantren juga bisa mempunyai usaha dan santri pun bisa berniaga. Karena bila pendidikan dikombinasikan dengan pendidikan formal akan menghasilakan kualitas sumber daya manusia yang baik dan bisa memasuki pasaran kerja.

" target kita 5 tahun kedepan memiliki 5000 hafiz Qur'an. Saat ini kita punya 3000 yang sedang menempuh pendidikan menghafal Al Qur'an ". Beber Midji.

Mengenai imunitas, Gubernur kalbar juga mengingatkan para pengasuh pondok pesantren untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Penulis : Tim Liputan
Editor    : Herman






Google Logo Follow
Kapuasnews
Kapuasnews
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.