China Serukan Agar Malaysia Selidiki Secara Adil Kasus Nelayan-Nelayan Tertangkap

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Senin, 12 Oktober 2020

China Serukan Agar Malaysia Selidiki Secara Adil Kasus Nelayan-Nelayan Tertangkap

Ikuti kami:
Google Google
China Serukan Agar Malaysia Selidiki Secara Adil Kasus Nelayan-Nelayan China yang Ditangkap
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam briefing harian di kantor Kementerian Luar Negeri di Beijing, 24 Februari 2020. (Foto: dok).


BorneoTribun | Internasional - China, Senin (12/10/2020), menyerukan agar Malaysia secara adil menyelidiki kasus nelayan-nelayan China yang ditangkap karena diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Malaysia.


Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan kepada wartawan, pemerintah China telah mengirim personelnya untuk menjenguk para nelayan yang ditahan dari enam kapal yang disita Jumat pekan lalu, sekaligus memberikan bantuan.


“Kami meminta Malaysia untuk menyelidiki kasus ini secara adil sesuai hukum, melindungi hak dan kepentingan warga China yang terlibat, dan melaporkan perkembangan penyelidikan secara tepat waktu,” kata Zhao.

China Serukan Agar Malaysia Selidiki Secara Adil Kasus Nelayan-Nelayan China yang Ditangkap
Kapal-kapal ikan China di pelabuhan Dongfang, di Provinsi Hainan, 18 Juni 2014. (Foto: Reuters)


Malaysia termasuk salah satu negara yang mempersoalkan klaim wilayah yang tumpang tindih di Laut China Selatan, dan berusaha menghentikan penangkapan ikan secara ilegal yang dilakukan para nelayan China. China mengklaim seluruh perairan strategis yang kaya ikan dan sumber daya mineral itu sebagai miliknya.


Sejumlah pejabat Malaysia mengatakan, 60 awak kapal China ditangkap pekan lalu karena tidak memiliki dokumen resmi yang memungkinkan mereka menangkap ikan di sana dan melabuhkan jangkar kapal mereka di dua lokasi terpisah pada Jumat pagi. Mereka kemungkinan akan didenda dan dijatuhi hukuman penjara. (VOA)

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Heri Yakop
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.