Iklan Tutup X

Senin, 21 Desember 2020

Gereja di Surabaya Hias Pohon Natal dengan Masker, Dibantu Komunitas Muslim

Ikuti kami:
Google
Hias Pohon Natal dengan Masker, Dibantu Komunitas Muslim
Sejumlah pria mendekorasi pohon Natal dengan masker dan penyanitasi tangan di sebuah gereja di Surabaya, Jawa Timur, 16 Desember 2020. (Foto: Antara Foto/Didik Suhartono via Reuters)

BorneoTribun | Jakarta - Gereja Katolik Kristus Raja di Surabaya, Jawa Timur menghias pohon Natal dengan masker dan penyanitasi tangan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Covid-19. Pada Minggu (20/12), jumlah korban meninggal akibat virus corona di Indonesia mencapai angka tertinggi.

"Pohon ini dibuat dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan," kata Markus Marcelinus Hardo Iswanto dari Gereka Katolik Raja Kristus kepada Reuters.

Dimulai dengan kerangka bambu, umat gereja dan komunitas Muslim setempat menghias pohon itu dengan ratusan masker sumbangan berwarna-warni dan penyanitasi tangan. Markut mengatakan perlu waktu seminggu untuk menyelesaikan pohon setinggi tiga meter itu.

Natal dirayakan oleh sekitar 10 persen dari 270 juta penduduk Indonesia yang mayoritas Muslim.

Pemerintah telah menyerukan masyarakat untuk tidak merayakan Natal dan Tahun Baru di tempat-tempat umum karena lonjakan kasus Covid-19.

Indonesia mencatat jumlah korban meninggal dunia harian tertinggi pada Minggu (20/12), yaitu 221 orang. Dengan demikian, menurut data Satgas Covid-19 nasional, jumlah korban tewas di Indonesia mencapai 19.880.

Indonesia memiliki jumlah kasus virus corona terbanyak di Asia Tenggara, yaitu 664.930 serta jumlah kematian terbanyak di kawasan itu. [vm/pp]

Oleh: VOA Indonesia
Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.