Iklan Tutup X

Senin, 14 Desember 2020

Setelah Kebakaran, Australia Bersiap Hadapi Banjir

Ikuti kami:
Google
lLdang yang tergenang air setelah hujan lebat di kota Wagga Wagga di selatan New South Wales, Australia, 2 Oktober 2016. (Foto: REUTERS/Jason Reed)

BorneoTribun | Internasional - Hanya beberapa hari setelah kebakaran hutan mengancam situs Warisan Dunia Australia, Pulau Fraser, ribuan orang bersiap menghadapi banjir di pantai timur pada hari Minggu (13/12). 

Reuters, MInggu (13/12), melaporkan Biro Meteorologi mengeluarkan "peringatan cuaca buruk" untuk daerah perbatasan antara negara bagian New South Wales dan negara bagian Queensland, daerah berpenduduk padat yang mencakup negara bagian Queensland ibu kota Brisbane. Peringatan itu diberikan menyusul terjadinya curah hujan sebanyak 475 milimeter dalam 24 jam sebelumnya.

Seminggu sebelumnya, warga di Pulau Fraser yang berlokasi di dekatnya, dievakuasi akibat kebakaran hutan. Para ilmuwan menghubungkan cuaca yang tidak menentu di awal musim panas Australia dengan pola La Nina - yang biasanya menampilkan hujan lebat - dikombinasikan dengan perubahan iklim.

Pulau Fraser, pulau pasir terbesar di dunia, kini berada dalam bahaya bencana banjir. [ah]

Oleh: VOA Indonesia
Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.