Iklan Tutup X

Senin, 01 Februari 2021

RSUD Asy-Syifa Lakukan Screening Pejabat Sebelum Vaksin Covid-19

Ikuti kami:
Google
RSUD Asy-Syifa Lakukan Screening Pejabat Sebelum Vaksin Covid-19.

Sumbawa Barat, BorneoTribun.com - Sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mengikuti screening yang diadakan oleh RSUD Asy-Syifa, Senin (1/2/2021) sekitar pukul 09.15 WITA. 

Screening dilaksanakan untuk mengetahui apakah peserta calon penerima vaksin Covid-19 atau vaksin coronavak memiliki riwayat penyakit sebelumnya.

"Kita harus melakukan screening dulu untuk mengetahui apakah ada riwayat penyakit pada calon peserta vaksin karena ada beberapa jenis penyakit yang tidak diperbolehkan divaksin," ungkap Direktur RSUD Asy-Syifa dr Carlof dalam kegiatan tersebut. 

Dalam kegiatan itu Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin discreening pertama diikuti Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol CZI Sunardi ST MIP dan Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SIK serta diikuti sejumlah peserta lainnya. 

"Peserta yang lolos creening dan tidak memiliki penyakit berat akan divaksin pada Rabu tanggal 3 Februari 2021," ujar Carlof.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin mengatakan, proses vaksin di Sumbawa Barat akan dimulai pada Rabu di Graha Fitrah.

Fud Syaifuddin meminta kepada para peserta screeening agar jujur dan tidak menyembunyikan penyakitnya sehingga suatu saat nanti.

"Vaksin adalah satu upaya untuk mencegah penularan covid19 yang semakin hari semakin merebak," ujarnya.

Di lokasi berbeda, Paur Humas Polres Kabupaten Sumbawa Barat meminta masyarakat agar tidak menyebarkan berita bohong atau hoax. Ia juga meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19.

(Yk/Adibravo).
Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.