Kendalikan Inflasi, Pemerintah Intensifkan Jaring Pengaman Sosial

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Senin, 05 September 2022

Kendalikan Inflasi, Pemerintah Intensifkan Jaring Pengaman Sosial

Ikuti kami:
Google Google
Menteri Dalam Negeri Indonesia, Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang diikuti secara virtual beberapa Menteri terkait beserta seluruh Kepala Daerah di Indonesia, Senin (5/9/2022).
H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Gubernur Kalimantan Barat. (BorneoTribun/Adpim Pemprov Kalbar)
BorneoTribun Pontianak - Menteri Dalam Negeri Indonesia, Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang diikuti secara virtual beberapa Menteri terkait beserta seluruh Kepala Daerah di Indonesia, Senin (5/9/2022).

H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Gubernur Kalimantan Barat, bersama jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, mengikuti Rakor yang diselenggarakan dalam rangka pengendalian inflasi, khususnya sosialisasi kebijakan Menteri Keuangan RI terkait kebijakan refocusing 2% Dana Transfer Umum (DTU) dan kebijakan penggunaan dana bantuan sosial, di Ruang  Analisis Data Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Dalam arahan yang diberikan, Mendagri meminta seluruh Kepala Daerah beserta jajaran Forkopimda untuk menjadikan pengendalian inflasi sebagai isu prioritas dan sinergi seperti saat penanganan pandemi COVID-19. 

Komunikasi publik harus terus digencar agar tidak terjadi kepanikan pada masyarakat serta mengupayakan masyarakat tetap tenang meskipun terdapat angka inflasi.

H. Tito Karnavian juga menegaskan untuk mengaktifkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tingkat provinsi dan kab/kota agar sinergi dan konsisten dalam melaksanakan fungsi dan tugas. 

Terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Mendagri minta kepala daerah memperhatikan penyalurannya agar tepat sasaran, yakni masyarakat tidak mampu. 
“Ini perlu diawasi oleh pemerintah daerah dan bantuan pengawasan dari penegak hukum,”.

Tidak hanya Gubernur Kalbar dan jajaran Forkopimda Prov Kalbar, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson,M.Kes., serta beberapa Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, turut hadir mengikuti Rakor ini.

(Yk/wnd)
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Redaksi
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.