Sempat Senang, Nelayan asal Sukadana ini Kena Kerampotkan, DKP Bilang Tim Survei yang Bagikan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Kamis, 01 Desember 2022

Sempat Senang, Nelayan asal Sukadana ini Kena Kerampotkan, DKP Bilang Tim Survei yang Bagikan

Ikuti kami:
Google
Sempat Senang, Nelayan asal Sukadana ini Kena Kerampotkan, DKP Bilang Tim Survei yang Bagikan
Tangkapan layar dari video nelayan asal Sukadana Kayong Utara.
Kayong Utara - Seorang nelayan asal kecamatan Sukadana Kayong Utara bernama Uteh Sidik (62) merasa jadi korban dikerampotkan alias dibohongi petugas pendataan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemda Kayong Utara karena bantuan mesin kato.

Keluhan itu diterima Borneotribun pada Rabu, 30 November 2022 lewat kiriman video. Dalam video pendek tersebut, lelaki renta itu megeluarkan ceritanya.

"Sempat kenak foto sampan saye ini. Katenye didata lok buat dibantu. Tapi saat bantuan ade, saye tak dapat," ujar dia dengan logat bahasa melayu Sukadana dalam video yang diterima tersebut, Rabu (30/11/22).

Dia mengaku sempat merasa senang jika pemda memberikan dia bantuan mesin tersebut karena memang sesuai harapannya.  

Dikatakan dia, waktu mencari ikan, dia menggunakan sampan dengan berkayuh karena sampanya tidak punya mesin. 

Sedangkan orang yang dapat bantuan tersebut dibandingkan dirinya jauh lebih layak. Misalnya sudah ada mesin, sampan dan alat tangkap yang layak.  

Ada juga orang yang tidak ada sampan atau alat tangkap ikan tapi dapat mesin bantuan itu.  

"Ade yang endak punye sampan dan jaring dapat (mesin kato). Saye yang udah di foto endak (dapat)," ungkapnya kecewa. 

Diketahui, kementerian ESDM menyalurkan bantuan alat pendukung bagi nelayan kecil.  

Bantuan tersebut berbentuk mesin kecil atau dikenal dengan sebutan mesin kato yang diperuntukkan bagi sampan-sampan nelayan ukuran kecil.  

Dari petunjuk tekhnis (juknis), bantuan tersebut diperuntukan pada nelayan yang sifatnya sebagai pendukung.  

Pendistribusianya menggunakan data yang telah di sampaikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan. 

"Kami hanya memfasilitasi. Soal pembagian, itu ditangani langsung oleh tim survei dari kementrian ESDM," kilah Susianto, Kadis DKP Kayong Utara, saat ditanya wartawan di Sukadana, Rabu (30/11/22).

Oleh: Muzahidin
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.