Ilmuwan akan Mengebor Sumur ke Pusat Bumi untuk mencari asal usul kehidupan

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Selasa, 21 Februari 2023

Ilmuwan akan Mengebor Sumur ke Pusat Bumi untuk mencari asal usul kehidupan

Ikuti kami:
Google Google
Ilmuwan akan Mengebor Sumur ke Pusat Bumi untuk mencari asal usul kehidupan
Sampul: helsinkitimes.fi. Ilmuwan akan mengebor sumur ke pusat bumi untuk mencari asal usul kehidupan.
JAKARTA - Sekitar 20 tahun yang lalu, di dasar Samudra Atlantik, sebuah sumur dibor hingga ke pusat bumi. Pada bulan April tahun ini, para ilmuwan berencana memperdalamnya lebih dari 600 meter. 

Kepala ekspedisi baru, ahli geologi Peter Blum, mengatakan kepada The Wall Street Journal tentang hal ini .

Dia mencatat bahwa pada musim semi direncanakan untuk memperdalam lubang di massif di Samudra Atlantik Utara, yang menjulang sekitar 4,3 ribu meter di atas permukaan bawah. Untuk itu, alat-alat pengeboran akan dibenamkan hingga kedalaman sekitar 1.645 meter.

Array tidak dipilih secara kebetulan. Ini adalah jendela tektonik di mana lempeng-lempeng yang meluncur membuka lapisan kerak bumi yang lebih dalam. 

Dengan mengebor batuan seperti itu, para ilmuwan dapat mempelajari bagian-bagian struktur internal Bumi yang sulit diakses.

Kali ini direncanakan untuk menembus ke kedalaman di mana diyakini terjadi pencampuran air laut dan mineral, dan untuk mengetahui apakah hubungan ini bisa menjadi sumber asal usul kehidupan di Bumi dan planet lain.

Jika molekul organik ditemukan pada kedalaman seperti itu, maka ini akan mengkonfirmasi teori bahwa reaksi semacam itu berkontribusi pada munculnya organisme hidup, meskipun suhunya sangat tinggi. Dan bisa lebih dari 200 derajat Celcius di titik terdalam sumur yang baru.

Memperdalam sumur akan sulit. Insinyur harus menurunkan rig pengeboran berat ke kedalaman yang luar biasa dan menemukan lubang selebar 38 sentimeter di dasar laut.

Insinyur Joides menyamakan proses tersebut dengan mencoba menurunkan pensil yang diikat ke ujung tali di leher botol soda dengan kipas sambil berdiri di atas kursi.

Sekarang kedalaman sumur itu 1.400 meter. Kedalaman targetnya adalah 2.057 meter.

Untuk melakukan ini, rig pengeboran harus mendekati pusat bumi lebih dari setengah kilometer.

Editor: Er
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Redaksi
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.