BPBD Kubu Raya siagakan personel di empat kecamatan rawan karhutla

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Senin, 28 Oktober 2024

BPBD Kubu Raya siagakan personel di empat kecamatan rawan karhutla

Ikuti kami:
Google Google
BPBD Kubu Raya siagakan personel di empat kecamatan rawan karhutla
BPBD Kubu Raya siagakan personel di empat kecamatan rawan karhutla. (ANTARA)
Kalbar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat menyiagakan seluruh personel lapangan untuk mengantisipasi dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai melanda empat kecamatan di wilayah tersebut.

"Kami sudah melakukan beberapa upaya dan pemadaman di beberapa titik, mulai dari pemblokiran jalur api dan pembasahan supaya tidak masuk ke wilayah rumah," kata Kepala BPBD Kubu Raya Herry Purwoko di Kubu Raya, Senin.

Pemadaman itu dilakukan dengan pompa air dan selang panjang langsung ke titik api yang memanfaatkan parit kecil atau sumber air terdekat dan dilakukan upaya sekat bakar atau memukul api agar tidak melebar luas.

Adapun empat daerah atau kecamatan yang menjadi titik perhatian adalah Kecamatan Sungai Raya, Kecamatan Rasau Jaya, Kecamatan Ambawang dan Kecamatan Sungap Kakap. Sehingga seluruh personel lapangan disiagakan pada wilayah tersebut.

Berdasarkan data Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat pada Senin (28/10) ada 31 titik panas yang tercatat.

Lima di antaranya di Kabupaten Kubu Raya, 19 titik di Sambas, dua di Sintang, satu di Sekadau dan tiga di Singkawang. Deteksi titik panas itu menggunakan sensor VIRS dan MODIS pada satelit polar (NOAA20, S-NPP, TERRA dan AQUA).

"Untuk di Ambawang ada satu titik, Sungai Raya tujuh titik, Sungai Kakap enam titik dan Rasau Jaya tiga titik yang kita lakukan pemadaman," katanya.

Selain bekerja sebagai kelembagaan, Herry mengungkapkan pihaknya juga menggaet berbagai pemangku kebijakan atau stakeholder lain seperti TNI/Polri, Manggala Agni dan pemadam kebakaran swasta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya Yusran Anizam kembali mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan membakar. Hal ini mengingat cuaca panas yang diprediksi berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

"Teman-teman di BPBD, aparat TNI/Polri, damkar swasta sudah berjibaku siang malam memadamkan api, kita harap timbul kesadaran masyarakat untuk saling mengingatkan. Lihat lingkungan sekitar jika ada orang mencoba membakar lahan harus ditegur," kata dia.

Oleh : Ridho Panji Pradana/ANTARA
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Ariffannur Romadon
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.