Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juni 2026

Saat Keluarga Berduka, Dandim 1204/Sanggau Turut Antar Pelda Purnawirawan M. Dahlan ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya menghadiri pemakaman Pelda Purnawirawan M. Dahlan di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin 22 Juni 2026.
Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya menghadiri pemakaman Pelda Purnawirawan M. Dahlan di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin 22 Juni 2026.

Dandim 1204/Sanggau Hadiri Pemakaman Purnawirawan TNI di Kelurahan Bunut

SANGGAU – Komandan Kodim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya menghadiri prosesi pemakaman Pelda Purnawirawan M. Dahlan bin Ajung pada Senin (22/6/2026) di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Almarhum merupakan ayah dari Sertu Syahrul.

Kegiatan diawali dengan prosesi penghormatan di rumah duka di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, sekitar pukul 08.00 WIB. 

Suasana duka menyelimuti keluarga, kerabat, serta warga yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Prosesi pemakaman kemudian dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Muslim Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan khidmat.

Sejumlah pejabat dan personel Kodim 1204/Sanggau turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Dulloh, Pasi Pers Kapten Inf Yudi Santoso, Pasiter Kapten Inf Demianus, Danramil Entikong Kapten Inf Warsidi, Danramil Kapuas Kapten Inf Eko Prasetyo, Danramil Nanga Taman Peltu Daryanto, Plh Danramil Mukok Pelda Arifin, Bati Log Kodim 1204/Sanggau Pelda Samsuhadi, anggota Kodim dan Koramil 1204-01/Kapuas, Ketua RT 16 Sukiman, serta masyarakat sekitar.

Menurut Pendim 1204/Sanggau, kehadiran pimpinan dan personel Kodim dalam prosesi tersebut merupakan bentuk empati, kebersamaan, serta penghormatan kepada keluarga besar TNI AD yang tengah berduka.

Momentum itu juga mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan dan solidaritas di lingkungan satuan.

Hingga seluruh rangkaian pemakaman selesai dilaksanakan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Sumber: Pendim 1204/Sanggau.

Ngobrol Bareng Bawaslu, Sambangi Petugas Parkir

Ngobrol Bareng Bawaslu, Sambangi Petugas Parkir
Ngobrol Bareng Bawaslu, Sambangi Petugas Parkir.

Sekadau – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sekadau saat ini gencar bergerak mensosialisasi tugas dan fungsinya sebagai upaya awal pencegahan terjadinya pelanggaran pemilu tahun 2029 mendatang.

Sosialisasi dilakukan dengan ngobrol santai seputar pemilu bersama warga masyarakat yang ditemui di tempat manapun dan akan disapa oleh petugas pengawas pemilu ini dengan santun. Seperti yang dilakukan oleh Muhammad Sandi, salah satu anggota Bawaslu yang kerap mensosialisasikan tugas dan fungsi pengawasan pemilu kepada petugas parkir di kompleks Terminal Lawang Kuari Sekadau (Minggu, 21/6).

Ia mengatakan kepada media ini bahwa tujuan ngobrol santai bersama petugas parkir seputar pengawasan pemilu adalah sekadar untuk mengingatkan para pemilih agar tidak melakukan pelanggaran pemilu, seperti contohnya mencela dan menghalangi orang lain untuk memilih calon perwakilan peserta pemilu, baik itu calon legislatif (caleg) maupun Pasangan Calon (Paslon) kepala pemerintahan, baik tingkat nasional maupun lokal, yang beda pilihan dengannya.

"Itu pelanggaran dan bisa masuk ke ranah pidana pemilu," ucapnya.

Oleh karena itu, beliau mengimbau agar warga masyarakat tidak menjadi pelaku pelanggaran pemilu. Untuk itu, kepada peserta, pemilih, dan bahkan penyelenggara pemilu, ia berpesan agar taat terhadap aturan yang mengaturnya demi tertib, nyaman, aman, dan lancarnya pemilu.

"Kami mengimbau kepada pemilih, peserta pemilu, dan bahkan juga kepada penyelenggara pemilu yaitu petugas KPU dan Bawaslu bersama jajaran yang ada untuk mentaati semua regulasi yang ada. Tertib serta laksanakan sesuai aturan. Jika melanggar, akan ada konsekuensinya," ujarnya mengingatkan.

Dijelaskan pula konsekuensi bagi peserta pemilu yang melakukan pelanggaran pemilu seperti diatur dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 dapat berupa seperti teguran tertulis, perbaikan, pidana penjara atau bisa juga di coret keikutsertaannya sebagai peserta pemilu.

"Untuk pemilih juga demikian, apalagi jika terkait jual beli suara atau politik uang, itu melanggar undang-undang pemilu dan ancamannya bisa kena pidana pemilu," jelasnya menutup pembicaraan dengan wartawan media ini karena hari sudah mulai larut malam.*

Wali Kota Pontianak Minta Warga Jujur Beri Data untuk Sensus Ekonomi 2026

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ajak warga berikan data jujur Sensus Ekonomi 2026 untuk mendukung pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ajak warga berikan data jujur Sensus Ekonomi 2026 untuk mendukung pembangunan dan kebijakan ekonomi daerah.

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat dan pelaku usaha memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Car Free Day Ayani Megamall Pontianak, Minggu (21/6/2026).

Ajakan itu disampaikan saat kegiatan zumba massal yang menjadi bagian dari pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik. Menurut Edi, sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali ini sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan, sebagai kota perdagangan dan jasa, Pontianak membutuhkan data yang tepat untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan, mulai dari penguatan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bagi Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, data ekonomi yang akurat sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Edi juga menjelaskan, petugas sensus akan turun langsung ke lapangan secara door-to-door pada Juni hingga Agustus 2026 dengan identitas resmi BPS berupa rompi dan kartu tanda pengenal. Ia meminta masyarakat untuk menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi secara jujur dan lengkap.

“Sensus Ekonomi 2026 ini banyak manfaatnya untuk kita mendapatkan data yang paling akurat, untuk mendukung pembangunan,” kata Edi.

Ia juga menegaskan, seluruh data masyarakat akan dijaga kerahasiaannya. “Perlu saya tegaskan bahwa seluruh data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya. Jadi masyarakat tidak perlu takut. Data ini hanya untuk kepentingan statistik,” ujarnya.

Edi menilai kualitas data akan sangat menentukan arah kebijakan pembangunan. Data yang tidak akurat berisiko membuat program tidak tepat sasaran, sementara data yang valid akan membantu pemerintah memahami kondisi ekonomi secara menyeluruh.

Ia berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan masyarakat. Pemkot Pontianak juga menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan prioritas seperti trotoar, waterfront, drainase, ruang terbuka hijau, serta penguatan ruang usaha UMKM.

“Marilah bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi membangun kota ini,” ujarnya.

Oleh: Slamet Ardiansyah

Pontianak Kirim Atlet Pelajar ke POPDA 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

Wakil Wali Kota Pontianak lepas kontingen POPDA 2026. Targetnya mempertahankan juara umum Kalbar dengan mengandalkan atlet pelajar terbaik.
Wakil Wali Kota Pontianak lepas kontingen POPDA 2026. Targetnya mempertahankan juara umum Kalbar dengan mengandalkan atlet pelajar terbaik.

PONTIANAK — Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan secara resmi melepas Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Pontianak Tahun 2026 untuk berlaga di tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Pelepasan berlangsung di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Minggu (21/6/2026).

Dalam sambutannya, Bahasan menegaskan POPDA bukan sekadar agenda kompetisi tahunan, melainkan ajang pembuktian hasil kerja keras, disiplin, dan latihan intensif para atlet pelajar Kota Pontianak.

Ia menyebut para atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik daerah yang diharapkan tampil dengan fokus, semangat juang tinggi, dan mental pemenang.

Bahasan juga menyoroti tradisi kuat Kota Pontianak dalam dunia olahraga di Kalimantan Barat. Pada POPDA 2026, ia menargetkan kontingen dapat kembali mempertahankan gelar juara umum.

Selain prestasi, ia mengingatkan pentingnya sportivitas, kejujuran, dan etika bertanding. Para atlet diminta menjaga nama baik daerah dengan disiplin dan integritas selama kompetisi berlangsung.

Untuk tim pelatih dan official, ia menekankan tanggung jawab menjaga kondisi fisik serta psikologis atlet, termasuk pemenuhan nutrisi, istirahat, dan layanan medis.

“Momentum POPDA Tingkat Provinsi ini bukan sekadar ajang rutinitas kompetisi tahunan semata. Lebih dari itu, ini adalah panggung pembuktian atas hasil kerja keras, disiplin, tetesan keringat, dan latihan intensif yang telah kalian lalui selama ini di tingkat kota,” ujar Bahasan.

Ia juga menegaskan target mempertahankan prestasi.
“Kota Pontianak memiliki tradisi juara yang kuat dalam bidang olahraga di Kalbar. Oleh karena itu, target kita pada POPDA Provinsi tahun 2026 ini tidaklah berlebihan, yaitu mempertahankan gelar juara umum,” tegasnya.

Kontingen POPDA Kota Pontianak diharapkan mampu bersaing ketat di tingkat provinsi dan kembali membawa pulang gelar juara umum, sekaligus memperkuat prestasi olahraga pelajar daerah di Kalimantan Barat.

Oleh: Slamet Ardiansyah

Pria 38 Tahun Diciduk Polisi di Kembayan Terkait Narkotika Jenis Sabu

Polsek Kembayan tangkap pria diduga pengedar sabu di Sanggau. Polisi sita 1,36 gram sabu, ponsel, motor, dan uang tunai dari lokasi kejadian.
Polsek Kembayan tangkap pria diduga pengedar sabu di Sanggau. Polisi sita 1,36 gram sabu, ponsel, motor, dan uang tunai dari lokasi kejadian.

SANGGAU - Polsek Kembayan mengamankan seorang pria berinisial AS (38) yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Jumat (19/6/2026) malam sekitar pukul 20.15 WIB.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Dusun Purwodadi, Desa Tunggal Bhakti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Tindak Polsek Kembayan melakukan penyelidikan dan langsung menuju lokasi sekitar pukul 20.00 WIB.

Operasi dipimpin Kapolsek Kembayan IPTU Hudson Siahaan bersama Kanit Reskrim dan personel lainnya. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan dan mengamankan AS yang merupakan warga Dusun Beringin, Desa Bereng Bekawat.

Saat penggeledahan sekitar pukul 20.20 WIB, petugas menemukan sebuah kotak permen bertuliskan “Eclipse” yang sempat dibuang tersangka ke bawah kursi. Di dalamnya terdapat dua paket sabu dalam plastik klip, masing-masing berukuran kecil dan sedang, dibungkus tisu putih, serta satu bundel plastik klip.

Selain itu, polisi juga menyita uang tunai Rp100 ribu, satu ponsel Xiaomi Redmi Note 14 5G, satu sepeda motor Yamaha Mio M3, serta STNK kendaraan. Total berat bruto barang bukti sabu tercatat 1,36 gram.

Kapolsek Kembayan IPTU Hudson Siahaan menyebut pengungkapan ini merupakan hasil respons cepat atas informasi masyarakat.

“Kami mengapresiasi informasi yang diberikan masyarakat. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional dan sesuai prosedur hukum,” ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

Saat ini AS beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kembayan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Selama proses penindakan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Selesai Jalani Pelatihan KKRI, Peserta di Sanggau Pulang dengan Semangat Baru untuk Masa Depan Indonesia

Kodim 1204/Sanggau resmi menutup Pelatihan KKRI Gelombang V Semester I TA 2026 bagi siswa SMA, SMK, dan MAN dengan fokus pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan.
Kodim 1204/Sanggau resmi menutup Pelatihan KKRI Gelombang V Semester I TA 2026 bagi siswa SMA, SMK, dan MAN dengan fokus pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan.

Kodim 1204/Sanggau Resmi Tutup Pelatihan KKRI Gelombang V Semester I TA 2026

SANGGAU – Kodim 1204/Sanggau menutup Pelatihan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Semester I Tahun Anggaran 2026 bagi siswa SMA, SMK, dan MAN di Sanggau. 

Penutupan dilakukan melalui upacara yang berlangsung khidmat sebagai penanda berakhirnya rangkaian pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan yang telah diikuti para peserta.

Pelatihan tersebut mengusung tema "KKRI sebagai Wadah Pembentukan Generasi Muda Tangguh, Disiplin, dan Berkarakter Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045". 

Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda yang terus dilakukan Kodim 1204/Sanggau.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi yang mencakup kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme, wawasan kebangsaan, serta pembentukan karakter sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam amanat Inspektur Upacara yang dibacakan Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh, disampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

"Pelatihan ini bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang telah diperoleh selama mengikuti kegiatan KKRI. 

Jadilah generasi muda yang mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," ujar Inspektur Upacara dalam amanatnya.

Selesai Jalani Pelatihan KKRI, Peserta di Sanggau Pulang dengan Semangat Baru untuk Masa Depan Indonesia
Kodim 1204/Sanggau resmi menutup Pelatihan KKRI Gelombang V Semester I TA 2026 bagi siswa SMA, SMK, dan MAN dengan fokus pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan.

Kodim 1204/Sanggau berharap para peserta mampu menjadi generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman, memiliki semangat bela negara dan rasa cinta tanah air, serta berkontribusi positif dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Penutupan pelatihan ditandai dengan penyematan penghargaan kepada peserta berprestasi, pelepasan tanda peserta secara simbolis, serta sesi foto bersama yang diikuti peserta, pembina, pelatih, dan para undangan.

Dengan berakhirnya Pelatihan KKRI Gelombang V Semester I Tahun Anggaran 2026, para peserta diharapkan terus mengembangkan potensi diri dan menerapkan nilai-nilai disiplin serta kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Minggu, 21 Juni 2026

Gubernur Kalbar H. Ria Norsan Apresiasi Pondok Tahfidz Milenial Cetak Generasi Qur’an

Foto: Tabligh Akbar spesial Wisuda Surat Yasin yang digelar Pondok Tahfidz Milenial Askop dan Maryam bersama Majelis Taklim Nurul Jannah di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan menghadiri kegiatan Tabligh Akbar spesial Wisuda Surat Yasin yang digelar Pondok Tahfidz Milenial Askop dan Maryam bersama Majelis Taklim Nurul Jannah di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Pontianak.

Kegiatan bertema “Gema Muharram, Cahaya Qur’an untuk Membangun Peradaban Generasi Qur’ani” tersebut dihadiri para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, wali santri, serta jamaah Majelis Taklim Nurul Jannah.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Ria Norsan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan keagamaan yang konsisten membina masyarakat untuk dekat dengan Al-Qur’an. Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an merupakan ilmu yang paling utama dan harus terus dikembangkan.

“Orang yang belajar Al-Qur’an adalah orang yang mempelajari ilmu yang paling utama. Teruslah menuntut ilmu karena ilmu tidak ada batasnya. Jangan lupa menghormati guru, karena guru mendidik kita dari tidak tahu menjadi tahu agar ilmu yang kita dapat menjadi berkah,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pondok pesantren maupun majelis taklim sebagai upaya membangun generasi yang berilmu dan berakhlak.

Pengasuh Pondok Tahfidz Milenial Askop dan Maryam, KH. Luthfan Khibar A’lam, PhD., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil pembinaan Al-Qur’an selama 11 tahun. 

“Alhamdulillah hari ini kita berhasil melaksanakan Tabligh Akbar spesial Wisuda Surat Yasin. Yang diwisuda bukan hanya santri muda, tetapi juga Pakde dan Bude, para orang tua yang istiqomah mengaji,” katanya.

Kegiatan pengajian berawal dari Surau Nurul Jannah di Komplek Tanjungpura Permai sejak 2015. Kini berkembang menjadi Masjid Nurul Jannah dan melahirkan Pondok Tahfidz Milenial yang mencetak kader untuk disebarkan ke daerah pedalaman Kalbar.

Sebanyak 28 orang mengikuti Wisuda Surat Yasin, terdiri dari santri dan orang tua yang istiqomah mengikuti pembelajaran Al-Qur’an selama bertahun-tahun. (Tim/Jm)

Cuaca Kalbar 21 Juni 2026: Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Melanda Sejumlah Daerah

Cuaca Kalbar 21 Juni 2026: Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Melanda Sejumlah Daerah
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Kalbar 21 Juni 2026. Hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi meluas ke sejumlah kabupaten hingga pukul 06.30 WIB.

PONTIANAK – BMKG Kalimantan Barat memperbarui peringatan dini cuaca pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 03.30 WIB. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat mulai pukul 03.50 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak pada periode awal meliputi Kecamatan Siantan di Kabupaten Mempawah, Kecamatan Dedai, Kayan Hulu, dan Kelam Permai di Kabupaten Sintang, serta Kecamatan Silat Hilir di Kabupaten Kapuas Hulu.

BMKG menyebut kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke berbagai daerah lain di Kalimantan Barat.

Beberapa wilayah yang diprakirakan terdampak antara lain Kabupaten Kapuas Hulu, Sambas, Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sintang, Landak, Sekadau, Melawi, Kayong Utara, Kubu Raya, Kota Pontianak, hingga Kota Singkawang.

Di Kabupaten Sekadau, potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Nanga Taman, Nanga Mahap, Belitang Hilir, Belitang Hulu, dan Belitang.

Sementara di Kabupaten Melawi, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Belimbing, Nanga Pinoh, Ella Hilir, Menukung, Sayan, Tanah Pinoh, Sokan, Pinoh Utara, Pinoh Selatan, Belimbing Hulu, serta Tanah Pinoh Barat.

Untuk Kota Pontianak, potensi hujan diprakirakan mencakup Pontianak Selatan, Pontianak Timur, Pontianak Barat, Pontianak Utara, Pontianak Kota, dan Pontianak Tenggara.

Prakirawan BMKG Kalimantan Barat menyampaikan kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 06.30 WIB.

Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas maupun perjalanan pada pagi hari.

Sabtu, 20 Juni 2026

Warga Tigur Jaya Mulai Bergerak, UPZ Masjid Resmi Dibentuk oleh BAZNAS Sekadau

BAZNAS Sekadau menggelar sosialisasi ZIS dan membentuk UPZ Masjid Nurul Huda Tigur Jaya untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di masyarakat.
BAZNAS Sekadau menggelar sosialisasi ZIS dan membentuk UPZ Masjid Nurul Huda Tigur Jaya untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di masyarakat.

SEKADAU – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten Sekadau menggelar sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Nurul Huda, Desa Tigur Jaya, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat di tingkat masjid serta mendorong optimalisasi pengumpulan dan penyaluran dana umat secara lebih terstruktur dan tepat sasaran.

Penguatan Peran UPZ Masjid untuk Optimalisasi Zakat

Ketua BAZNAS Kabupaten Sekadau, Rusmin Nuryadin, menegaskan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid memiliki peran vital karena menjadi garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan UPZ dapat memperkuat penghimpunan ZIS sekaligus mempercepat penyaluran kepada mustahik di lingkungan sekitar.

“UPZ masjid memiliki posisi strategis karena langsung bersentuhan dengan umat. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman pengurus masjid terkait tata kelola zakat yang sesuai regulasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara UPZ dan BAZNAS Kabupaten Sekadau menjadi kunci dalam memperluas dampak sosial zakat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Kemenag Sekadau Tekankan Zakat Sebagai Instrumen Sosial

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Sekadau H. Damsir menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut potensi zakat di Kabupaten Sekadau sangat besar apabila dikelola secara profesional dan terorganisir.

“UPZ masjid dapat menjadi ujung tombak dalam mengedukasi dan memfasilitasi umat Islam untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya,” katanya.

Damsir juga menegaskan pentingnya integritas pengurus UPZ dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi faktor utama dalam keberhasilan pengelolaan zakat yang berkelanjutan.

Dukungan Lintas Lembaga untuk Penguatan UPZ

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur, termasuk Ketua Dewan Masjid Indonesia Dewan Masjid Indonesia Sekadau Ahmad Urabi, Penjabat Kepala Desa Tigur Jaya Ari Suhana, Ketua Masjid Nurul Huda Badri, serta para tokoh agama dan pengurus UPZ setempat.

Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya dukungan lintas lembaga dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat yang lebih efektif.

Dengan terbentuknya UPZ di Masjid Nurul Huda Tigur Jaya, diharapkan sistem penghimpunan dan distribusi zakat di tingkat desa semakin terarah dan transparan.

Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS, sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Sekadau, Kementerian Agama, dan pengurus masjid menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem zakat di Kabupaten Sekadau.

“Perut Kenyang, Sekolah Tenang”, Pesan dari Aksi Damai Warga Kalbar untuk Program MBG

Aliansi Masyarakat Kalbar bersama Ormas di Kalbar menggelar aksi damai dukungan penuh MBG. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026. Foto:ist
Aliansi Masyarakat Kalbar bersama Ormas di Kalbar menggelar aksi damai dukungan penuh MBG. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026. Foto:ist

Aliansi Masyarakat Kalbar Aksi Damai, Nyatakan Dukungan Penuh Program MBG

PONTIANAK -Aliansi Masyarakat Kalbar bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kalimantan Barat menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026.

Koordinator Aliansi Masyarakat Kalbar, Hidayat, menyatakan pihaknya mendukung pelaksanaan Program MBG karena dinilai menjadi langkah konkret negara dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Perut Kenyang, Sekolah Tenang”, Pesan dari Aksi Damai Warga Kalbar untuk Program MBG
Aliansi Masyarakat Kalbar bersama Ormas di Kalbar menggelar aksi damai dukungan penuh MBG. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026. Foto:ist
"Bagi kami, MBG bukan sekadar program bagi-bagi makanan. Ini adalah langkah konkret negara hadir memastikan tidak ada anak Indonesia yang belajar dalam keadaan lapar. Ini adalah investasi paling dasar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," katanya.

Menurut Hidayat, salah satu alasan utama mendukung MBG adalah untuk memutus rantai stunting di Kalimantan Barat. 

Ia menyebut berdasarkan data SSGI 2024, prevalensi stunting di Kalbar masih mencapai 22,1 persen atau sekitar satu dari lima anak berisiko mengalami gagal tumbuh.

Ia mengatakan program tersebut menyasar langsung sekolah dan posyandu sehingga intervensi gizi dapat diberikan kepada anak pada usia emas.

Selain itu, Hidayat menilai MBG dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. 

Menurutnya, orang tua berpotensi menghemat pengeluaran sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per anak setiap bulan sehingga dana tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lain seperti pembelian buku, seragam sekolah, maupun modal usaha.

"Di tengah harga bahan pokok yang fluktuatif, MBG adalah jaring pengaman sosial yang nyata," ujarnya.

Hidayat juga menilai program tersebut berpotensi menggerakkan perekonomian lokal apabila pelaksanaannya mengutamakan produk hasil pertanian, peternakan, dan perikanan dari Kalimantan Barat.

Ia menyebut kebutuhan bahan pangan MBG dapat dipenuhi dari berbagai daerah di Kalbar, seperti beras dari Sambas, telur dari Kubu Raya, sayuran dari Bengkayang, serta ikan dari Kapuas.

"MBG harus jadi ekosistem, bukan proyek impor," katanya.

Di sektor pendidikan, Hidayat menyebut anak yang memperoleh asupan makanan bergizi akan lebih fokus mengikuti proses belajar. 

Ia mengatakan laporan guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menyebut tingkat kehadiran siswa meningkat sejak pelaksanaan uji coba MBG.

"Perut kenyang, sekolah tenang, prestasi naik," ujarnya.
“Perut Kenyang, Sekolah Tenang”, Pesan dari Aksi Damai Warga Kalbar untuk Program MBG
Aliansi Masyarakat Kalbar bersama Ormas di Kalbar menggelar aksi damai dukungan penuh MBG. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026. Foto:ist
Ia juga menilai Program MBG merupakan bentuk keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat, khususnya dalam menjadikan pemenuhan gizi anak sebagai agenda utama negara.

Hidayat menyampaikan sasaran Program MBG di Kalimantan Barat diperkirakan mencakup sekitar 800 ribu siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan balita. 

Menurutnya, apabila satu porsi makanan bernilai Rp15 ribu, maka perputaran ekonomi dari program tersebut dapat mencapai sekitar Rp12 miliar per hari bagi pelaku UMKM lokal.

Meski menyatakan dukungan, Hidayat menegaskan pihaknya tetap mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai sasaran. 

Ia meminta data penerima manfaat dibuka dan diverifikasi sehingga bantuan diterima oleh kelompok yang berhak.

Selain itu, ia meminta penyusunan menu melibatkan ahli gizi dan BPOM dengan mengacu pada prinsip B2SA, yakni Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman.

Hidayat juga mendorong transparansi anggaran, termasuk keterbukaan mengenai pemasok, harga, dan jumlah porsi makanan, serta menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik korupsi dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia turut meminta sedikitnya 70 persen bahan baku MBG berasal dari Kalimantan Barat.

"Kami akan bentuk tim relawan pantau MBG Kalbar untuk cek dapur, cek menu, cek distribusi," katanya.

Hidayat mengatakan dukungan terhadap MBG tidak berarti mengabaikan fungsi pengawasan. Menurutnya, polemik tidak boleh mengorbankan hak anak untuk memperoleh makanan bergizi.

"Kepada Presiden Prabowo, MBG jalan terus, rakyat Kalbar mendukung dan juga mengawasi," ujarnya. ***

Upaya Penyelamatan Gagal, Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Biru Sintang

Remaja 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan terlepas dari pegangan warga yang berusaha menyelamatkannya. (Foto ilustrasi)
Remaja 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan terlepas dari pegangan warga yang berusaha menyelamatkannya. (Foto ilustrasi)

SINTANG - Seorang remaja berusia 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilaporkan tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan berusaha diselamatkan warga yang berada di sekitar lokasi.

Korban sebelumnya terlihat dalam kondisi membutuhkan bantuan. Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan.

Upaya Penyelamatan Gagal, Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Biru Sintang
Remaja 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan terlepas dari pegangan warga yang berusaha menyelamatkannya.

Salah seorang warga bahkan berhasil menjangkau korban dan sempat memegang tubuhnya. Namun nahas, korban terlepas dari pegangan saat proses penyelamatan berlangsung.

Korban kemudian tenggelam dan menghilang di perairan Danau Biru Sintang.

Informasi yang diperoleh menyebutkan korban merupakan warga Baning, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Sebelum tenggelam, korban sempat meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

Upaya Penyelamatan Gagal, Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Biru Sintang
Remaja 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan terlepas dari pegangan warga yang berusaha menyelamatkannya.

Meski warga telah berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, korban tidak berhasil dipertahankan dan akhirnya hilang di dalam danau.

Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Foto: Lokasi Penemuan Mayat Seorang Pria di Rumah Kosong 

SUNGAI RAYA - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di teras rumah kosong di Jalan Parit Nomor 2, Gang Flamboyan 2, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat 19 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Penemuan bermula dari laporan sekelompok anak yang mencium aroma tidak sedap saat bermain di sekitar lokasi. Mereka kemudian mendapati sesosok pria terbujur kaku di teras rumah kosong dan langsung melapor ke warga sekitar.

Warga yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan menghubungi Polsek Sungai Raya. Tim Identifikasi Polres Kubu Raya bersama personel Polsek Sungai Raya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasubsie Penamas Polres Kubu Raya Aiptu Ade membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui berinisial WH, 31 tahun, warga setempat.

“Saat ditemukan, jenazah WH berada dalam posisi telentang di teras rumah dengan mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana pendek abu-abu. Di sekitar lokasi dipenuhi tumpukan sampah plastik,” ujar Ade, Sabtu 19 Juni 2026.

Hasil pemeriksaan luar Tim Identifikasi tidak menemukan luka menganga atau tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh maupun kepala korban. Dari keterangan saksi dan keluarga, diketahui korban mengalami gangguan jiwa semasa hidupnya.

Pihak keluarga telah menyatakan ikhlas dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan pengurus Yayasan Budi Bhakti Marga Chai untuk dimakamkan. Situasi di lokasi saat ini sudah kondusif. (Tim)


Saya Tak Menyangka Punya Rumah Baru, Marsiti Menangis Saat Terima Bantuan BAZNAS Sekadau

BAZNAS Sekadau meresmikan bantuan bedah rumah untuk Marsiti di Desa Tigur Jaya. Program RTLH senilai Rp25 juta membantu mewujudkan hunian yang lebih layak dan sehat.
BAZNAS Sekadau meresmikan bantuan bedah rumah untuk Marsiti di Desa Tigur Jaya. Program RTLH senilai Rp25 juta membantu mewujudkan hunian yang lebih layak dan sehat.

SEKADAU — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sekadau meresmikan bantuan program bedah rumah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi Marsiti, warga Desa Tigur Jaya, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (19/6/2026).

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng, penyerahan kunci, serta peninjauan langsung ke rumah Marsiti yang telah selesai dibangun dan kini menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan sehat.

Marsiti tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menerima bantuan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena akhirnya dapat menempati rumah yang lebih baik setelah selama ini tinggal seorang diri.

"Saya terharu tidak menyangka bisa dapat bantuan rumah baru. Saya selama ini tinggal sendiri di sini," ujar Marsiti sambil menghapus air mata.

Ketua BAZNAS Sekadau, Rusmin Nuryadin, mengatakan program bedah rumah merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat dan para muzaki.

Menurutnya, program tersebut bertujuan membantu masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan kualitas hidup melalui hunian yang lebih aman dan nyaman.

Rusmin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program, khususnya Pemerintah Desa Tigur Jaya yang turut berperan dalam proses pembangunan rumah penerima manfaat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau, H. Damsir, menilai kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program sosial yang berdampak langsung bagi warga.

"Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang manfaatnya dirasakan banyak orang. Kepada para muzaki, mari terus berbagi dan menyisihkan sebagian harta yang dimiliki untuk kepentingan sosial," katanya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Kecamatan Sekadau Hilir, Yustinus, yang mewakili camat. Ia menyebut program bedah rumah menjadi salah satu upaya mendukung pembangunan desa menuju lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Tigur Jaya, Ari Suhanda, mengungkapkan BAZNAS Sekadau menyalurkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk pembangunan rumah Marsiti.

Pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh perangkat desa bersama masyarakat setempat. Menurut Ari, rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah berdiri dengan baik berkat kerja sama seluruh pihak.

"Kami bersama perangkat desa dan masyarakat bergotong royong mengerjakan rumah milik Ibu Marsiti yang sebelumnya sudah tidak layak huni. Alhamdulillah, sekarang rumah tersebut sudah berdiri dengan baik berkat bantuan program bedah rumah BAZNAS," ujarnya.

Ia menambahkan proses pembangunan sempat menghadapi kendala dalam mencari tenaga tukang. Namun, pekerjaan tetap dapat diselesaikan sesuai target berkat semangat kebersamaan warga.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sekadau, Ahmad Urabi, mengapresiasi kontribusi BAZNAS dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Urabi menjelaskan program rehabilitasi RTLH di Kabupaten Sekadau dijalankan secara sinergis oleh pemerintah daerah, provinsi, dan pusat. Namun pada 2026, jumlah bantuan yang tersedia terbatas akibat efisiensi anggaran.

"Tahun ini karena adanya efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Sekadau hanya memiliki dua unit program RTLH. Dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ada delapan unit, kemudian dari pemerintah pusat melalui kementerian juga tersedia bantuan RTLH," jelasnya.

Menurutnya, kehadiran program bedah rumah BAZNAS menjadi dukungan penting untuk memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Program tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan dana zakat dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jumat, 19 Juni 2026

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Pemkab Kubu Raya Tahun 2027

Foto: Bupati Sujiwo Usai Mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuburaya 

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berencana meningkatkan alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan pada Tahun Anggaran 2027.

Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, mengatakan kedua sektor tersebut menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena masih banyak fasilitas yang memerlukan perbaikan dan peningkatan pelayanan.

Menurutnya, hampir 60 persen sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten masih mengalami kerusakan dengan kategori sedang hingga berat. Kondisi serupa juga terjadi pada sejumlah fasilitas kesehatan yang membutuhkan pembaruan sarana dan peralatan medis.

“Pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas. Karena itu kami akan berupaya meningkatkan alokasi anggaran pada sektor tersebut,” kata Sujiwo.

Meski menghadapi keterbatasan fiskal daerah, pemerintah tetap berupaya mencari dukungan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan. (Jm)

Polres Kubu Raya Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Foto: Polres Kubu Raya Gelar Donor Darah 

KUBU RAYA – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kubu Raya menggelar aksi kemanusiaan donor darah di Aula Mapolres Kubu Raya, Kamis 18 Juni 2026 pagi.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, serta Ketua Bhayangkari Cabang Kubu Raya Ny. Ni Made Widyastini Mahardika.

Ratusan personel Polres Kubu Raya bersama anggota Bhayangkari dan elemen masyarakat tampak antusias mengikuti donor darah sejak pagi. Petugas medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak turut membantu jalannya kegiatan.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menegaskan, agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan. Kegiatan ini merupakan gerakan moral untuk membantu pasien yang sedang berjuang di rumah sakit.

"Donor darah ini bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin menegaskan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Setetes darah yang Anda berikan hari ini sangat berarti bagi kelangsungan hidup dan kemanusiaan besok," ujar Ade.

Ade menambahkan, pasokan darah di fasilitas kesehatan sering mengalami defisit. Oleh karena itu, Polres Kubu Raya berinisiatif membantu PMI menjaga stabilitas stok darah.

Meski 72 orang mendaftar, tim medis menerapkan skrining kesehatan ketat. Dari proses seleksi tersebut, terkumpul 34 kantong darah siap pakai. Polres Kubu Raya berharap darah tersebut dapat membantu pasien di wilayah Kubu Raya, Pontianak, dan sekitarnya. (Tim)

Empat DPC dan 17 DPAC Kabupaten Bengkayang Ormas Mangkok Merah Borneo Bersatu Dilantik dan Dikukuhkan

Foto : Pelantikan dan Pengukuhan Ormas MMBB di Kebupaten Bengkayang

BENGKAYANG (BORNEOTRIBUN.COM), - Organisasi Masyarakat Mangkok Merah Borneo Bersatu (MMBB) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Ketapang dan Kota Singkawang. Resmi dikukuhkan dan dilantik besama 17 anak cabang atau DPAC MMBB Kabupaten Bengkayang, DPAC Kecamatan Subah Kabupaten Sambas, DPAC Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak, dan DPAC Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak, yang Bertempat di Ramin Betang Bengkayang. Kamis, 18 Juni 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai dari hari Rabu, 17 Juni 2026 sampai 18 Juni 2026. Acara yang diisi dengan bermacam acara tersebut seperti, pertunjukan budaya Dayak, seminar tentang organisasi, AD/ART Ormas dan lain sebagainya terlihat berjalan dengan baik dan diikuti anggota dari awal sampai akhir oleh anggota Ormas MMBB.

Ketua Umum Ormas Mangkok Merah Borneo Bersatu, Diseniman, SH saat memberikan arahan kepada anggota yang hendak di lantik mengatakan menegaskan pentingnya memegang teguh aturan dan menjaga nama baik Organisasi, ia berharap agar anggota Mangkok Merah Borneo Bersatu yang dikukuhkan dan dilantik tersebut hadir ditengah-tengah masyarakat adat untuk melestarikan adat dan budaya suku Dayak serta membantu membela hak hak masyarakat adat yang tidak mendaptkan keadilan.

"Saya ucapkan selamat kepada anggota yang telah dilantik, setelah di lantik dan dikukuhkan ini saya harap semuanya menjalankan tupoksi masing-masing bertindak sesuai kebenaran dan selaras dengan visi dan misi Ormas Mangkok Merah Borneo Bersatu," ucap Ketua Umum MMBB.

Kemudian, dalam acara tersebut Panglima Tertinggi Mangkok Merah Borneo Bersatu yakni Marselinus Mian, SE.,MM juga ikut menekankan dalam sambutanya kepada anggota bahwa dalam organisasi Mangkok Merah Borneo Bersatu tersebut ibarat pepatah duduk sama rendah berdiri sama tinggi yang artinya tidak ada perbedaan semuanya sama berjuang untuk satu tujuan.

"Singsingkan lengan baju mu kita di MMBB ini semuanya memiliki kewajiban dan hak yang sama dalam mendukung dan melestarikan adat dan budaya, jangan pernah takut dengan tantangan, sebab dengan tantangan dan rintangan jika kita mampu menghadapinya maka itu akan menjadikan kita dewasa dalam beroganisasi. Kita jadikan ormas MMBB ini cerdas dalam segala hal," kata Panglima Tertinggi MMBB, Marselinus Mian, SE.,MM.

Turut hadir dalam kegiatan Pelantiakan dan Pengukuhan Ormas Mangkok Merah Borneo Bersatu ( MMBB) di Kabupaten Bengkayang, Dewan Penasehat DPP MMBB Limen AK Lingai dan Martinus Kajot, MMBB Perwakilan Serawak Malaysia, Perwakilan Ormas Melayu, Bupati Bengkayang diwakilkan Staf Ahli Dr. Yan, Kapolres Bengkayang diwakilkan Kapolsek Bengkayang AKP Slamet Widodo, Kepala Pengadilan Bengkayang Anggalanton Boang Manulu, SH.,MH, Tokoh Masyarakat Bengkayang Suryatman Gidot, Jajaran Forkopimda, dan Pengurus DPD,DPC,DPAC dan anggota MMBB.

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Ajak Petani Peduli Awasi Pemilu

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Ajak Petani Peduli Awasi Pemilu
Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Ajak Petani Peduli Awasi Pemilu. 

SEKADAU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sekadau terus berupaya mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu mendatang dengan melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat pemilih yang ada agar masyarakat menjadi tau dan faham akan resiko jika melakukan pelanggaran Pemilu. 

Seperti yang dilakukan oleh Muhammad Sandi selaku anggota Bawaslu yang melakukan Konsolidasi Demokrasi langsung dengan petani sayur setempat (Kamis, 18/6). Dikatakan olehnya bahwa dalam kunjungan itu memang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran terhadap undang-undang pemilu dan peraturan-peraturan yang mengaturnya dengan cara gencar mensosialisasikan tugas dan wewenang Bawaslu serta regulasi terkait pemilu yang masih berlaku kepada para pemilih setempat. 

"Memang pemilu tahun 2029 masih jauh, tapi dalam rangka menuju ke pemilu mendatang agar bermartabat kami lakukan langkah-langkah pencegahan dengan mensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat apa-apa saja pelanggaran pemilu dan yang paling penting adalah taat aturan baik oleh peserta pemilu, pemilih dan penyelenggara pemilu, " jelasnya.

Ia menambahkan bahwa taat aturan itu sederhana sekali, aman dan nyaman untuk semua namun harus disertai pula dengan pengawasan bersama. Hal ini dimaksud untuk memastikan bahwa hasil perolehan suara itu murni adanya bukan hasil rekayasa, mengubah dan memanipulasi data awal hasil perolehan suara tersebut.

"Dalam rangka menjunjung tinggi pemilu yang jujur, adil, langsung, umum bebas dan rahasia itu tentu perlu adanya pengawasan bersama, bukan hanya dilakukan oleh Bawaslu saja. Peran aktif masyarakat dalam mengawasi pemilu juga perlu karena untuk sama-sama memastikan pemilu itu berjalan sesuai regulasi yang mengaturnya atau tidak. Masyarakat punya hak untuk mengawasinya dan wajib pula tau hasilnya, " ujarnya. 

Disampaikan pula pada kunjungan langsung ke petani sayur itu dilakukan agar masyarakat menjadi semakin peduli untuk mengawasi pemilu secara aktif dan mandiri serta tidak tergiur oleh provokasi seperti dengan sogokan sejumlah uang dan barang serta intimidasi.

Lantik 12 Kepala Dinas dan SAHLI, Bupati Ketapang Tekankan ASN Pelayanan Masyarakat, Mesin Pemerintahan

Bupati dan wakil menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada pejabat Eselon dua Pemkab Ketapang, (muz/Borneotribun)

Ketapang - Bupati Ketapang melantik 12 orang pejabat eselon dua lingkungan Pemda Ketapang pada Jumat pagi (19/06/2025) di aula kantor Bupati Ketapang. 

Pejabat yang dilantik ini adalah mereka yang dipilih berdasarkan hasil evaluasi lelang jabatan terbuka atau open bidding (OB) Pemda Ketapang awal tahun lalu. 

Selain eselon dua, ada juga pejabat setara eselon tiga yang dilantik berdasarkan hasil penambahan organisasi perangkat daerah (OPD) baru yakni rumah sakit umum daerah Pratama (RSUD) Pangeran Kusuma Anom kecamatan Sandai Ketapang. 

Dalam arahanya, Bupati Alexander menekankan kepada ASN di Pemda Ketapang untuk mengedepankan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

"ASN Ketapang ini harus jadi pelayan masyarakat. Yang sulit dipermudah, gimana caranya, yang jauh kita dekatkan, itu tugas utama kita," kata bupati, Alexander Wilyo, Jumat pagi. 

Berikut nama-nama pejabat eselon dua yang dilantik hari ini :

  1. Nikodemus Erpan dilantik sebagai staf ahli bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik 
  2. Mintaria dilantik sebagai staf ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM 
  3. David dilantik sebagai kepala dinas Kominfo 
  4. Rio Marisa dilantik sebagai kepala dinas PTSP. 
  5. Yudi Agus Kurniawan menjadi kepala dinas Perkim 
  6. Eko Harfianto sebagai kepala dinas Lingkungan Hidup 
  7. Tarsius dilantik sebagai kepala dinas Perdagangan 
  8. Romanus Romawi dilantik sebagai kepala badan Kesbangpol 
  9. Antonius Bobi dilantik sebagai kepala BPKAD 
  10. Fitriadi sebagai kepala dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP).
  11. Wahyudin dilantik sebagai kepala dinas Arsip Daerah.
  12. Uti Royten dilantik sebagai kepala dinas Perhubungan. 

(jdn)

Guru SD di Mempawah Hulu Tersambar Petir Saat Perbaiki Saluran Air

Foto Ini Hanya Ilustrasi Kejadian

LANDAK (BORNEOTRIBUN.COM), – Seorang warga bernama Ferdinan Tolan, S.TH. (50), yang berprofesi sebagai guru SD dan merupakan warga Dusun Batu Catur, Desa Sabaka, Kecamatan Mempawah Hulu, meninggal dunia pada Kamis (18/06/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, diduga akibat tersambar petir.

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban pergi untuk memperbaiki saluran air bersih meskipun kondisi cuaca sedang hujan disertai petir. Setelah selesai memperbaiki saluran air, korban diduga berhenti di sekitar pohon durian yang berada tidak jauh dari lokasi.

Karena korban tidak kunjung pulang, pihak keluarga menyuruh anak bungsunya untuk menyusul. Setibanya di lokasi, korban ditemukan dalam keadaan tergeletak dan tidak sadarkan diri di bawah pohon durian. Korban kemudian dibawa pulang ke rumah oleh keluarga.

Bidan yang melakukan pemeriksaan awal menyatakan korban telah meninggal dunia. Pada tubuh korban ditemukan luka yang diduga akibat sambaran petir, berupa bekas luka bakar pada bagian belakang kepala serta luka melepuh pada bagian belakang pinggang.

Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Freddy Surya Purnama menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil pengecekan awal tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan visum maupun autopsi.

"Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka dan direncanakan akan dimakamkan pada Jumat (19/06/2026) besok."ujar Kapolsek.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem, khususnya menghindari aktivitas di area terbuka maupun berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir guna mencegah kejadian serupa.

"Intinya kita harus ekstra hati hati apalagi cuaca sedang tidak mendukung, kalau bisa jika cuaca ekstrem sebaiknya berada di rumah saja." tutup Kapolsek.

Kamis, 18 Juni 2026

Bandara Supadio Gelar Sosialisasi Bahaya Layang-Layang di Kawasan KKOP

Foto: Sosialisasi Bahaya Layang-Layang di Kawasan KKOP

PONTIANAK - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio bersama sejumlah instansi terkait menggelar sosialisasi bahaya permainan layang-layang di Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP), Kamis 18 Juni 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Angkasa Pura Indonesia ini dihadiri General Manager Bandara Supadio, unsur Lanud Supadio, AirNav Indonesia, BMKG, Polsek Kawasan Bandara, Dinas Perhubungan Kalbar, Satpol PP Provinsi dan Kabupaten Kubu Raya, serta camat, kepala desa, kepala sekolah, dan perwakilan maskapai.

General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, mengatakan aktivitas bermain layang-layang di sekitar jalur penerbangan merupakan ancaman serius yang dapat membahayakan keselamatan pesawat dan penumpang.

Berdasarkan data operasional Bandara Supadio, periode Januari hingga Mei 2026 tercatat lima laporan dari pilot kepada Air Traffic Control terkait keberadaan layang-layang di wilayah KKOP. Laporan tersebut telah ditindaklanjuti pihak bandara.

“Bermain layang-layang di ruang udara sekitar bandara menyembunyikan risiko fatal yang mengancam nyawa ratusan penumpang di udara. Keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat,” ujar Maya.

Pihak bandara terus melakukan langkah preventif melalui sosialisasi, pemasangan spanduk peringatan, penyebaran informasi melalui media digital, hingga razia edukatif di lapangan. Masyarakat diingatkan bahwa larangan bermain layang-layang di kawasan keselamatan penerbangan memiliki dasar hukum yang kuat, yakni UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Perda Kalbar Nomor 2 Tahun 2008, dan Perda Kubu Raya Nomor 17 Tahun 2023.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, Rasudi, S.Sos., M.Si

Kepala Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, Rasudi, S.Sos., M.Si., menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada masyarakat agar tidak menerbangkan layang-layang di wilayah operasi penerbangan. Pendekatan yang digunakan lebih mengedepankan persuasif dan edukatif, namun sanksi administratif hingga hukum dapat diterapkan untuk pelanggaran berulang.

Kepala Seksi Penegakan Satpol PP Provinsi Kalbar, Marbun, S.Sos., menambahkan penertiban tidak hanya menyasar masyarakat yang bermain layang-layang, tetapi juga pihak yang menyediakan sarana dan prasarana permainan tersebut. Pada 2025, Satpol PP pernah menindak aktivitas penyediaan sarana layang-layang di Sungai Kakap dengan mengamankan perlengkapan senilai sekitar Rp62 juta.

PT Angkasa Pura Indonesia berharap kesadaran masyarakat meningkat untuk tidak bermain layang-layang di kawasan KKOP, sehingga ruang udara di sekitar Bandara Supadio tetap aman dan mendukung kelancaran operasional penerbangan. (Tim)