Berita BorneoTribun: Kalbar hari ini

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

BANNER - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2026

Breaking News: Ancam Mantan Istri Pakai Airgun, Pria di Pontianak Dibekuk Satgas Pekat Polda Kalbar

Foto: Satgas Operasi Pekat 2026 Resmob Polda Kalbar Bekuk Terduga Pengancaman Dengan Senjata Airgun Jenis Pistol 

PONTIANAK - Satgas Operasi Pekat 2026 Resmob Polda Kalimantan Barat membekuk seorang pria berinisial RBS setelah diduga melakukan pengancaman terhadap mantan istrinya dengan menggunakan senjata airgun jenis pistol.

RBS diamankan di salah satu kamar hotel di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Rabu (6/5/2026) malam.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan beberapa barang bukti terkait tindak pidana pengancaman. 

Selanjutnya, RBS dibawa ke Mako Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Operasi Pekat 2026 digelar Polda Kalbar untuk memberantas penyakit masyarakat, termasuk kasus pengancaman dan kepemilikan senjata tanpa izin. (Red)

Rabu, 06 Mei 2026

BPJN Kalbar Segera Perbaiki Jalan Depan Kantor Bupati Landak

Foto Alat Berat Yang Akan Mengerjakan Box Culvert di Depan Kantor Bupati Landak.(6/5)
LANDAK -  Kerusakan parah Jalan Nasional di depan Kantor Bupati Landak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, akan segera di perbaiki. Terlihat adanya alat berat yang sedang bersandar dan rambu informasi adanya pengerjaan Box culvert yang akan di mulai.

Menangapi hal tersebut Kepala Dinas PUPRPERA, Jamelius membenarkan, bahwa jalan yang berstatus nasional di depan kantor Bupati Landak tersebut saat ini benar telah dilakukan tahapan proses perbaikan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalbar.

"Iya bang dari pihak BPJN Kalbar sekarang lagi proses pembesian di jelimpo, semoga segera selesai dan di pasang untuk pembuatan box culvertnya," ujar Kadis PUPRPERA, Jamelius, saat di hubungi media ini. Rabu, 6 Mei 2026.

Pengerjaan Box Culvert tersebut akan di lakukan di dua titik berbeda, yakni di jalan nasional depan Citra Swalayan (Cs) dan depan kantor Bupati Landak.

"Kita juga berterima kasih kepada BPJN Kalbar yang telah mengakomodir permintaan kita dan masyarakat kabupaten Landak khususnya untuk perbaiknya, kita doakan saja semoga kegiatan pekerjaan ini berjalan dengan baik dan lancar," tutup Jamelius.

Sebelumnya, Warga Minta Jalan Nasional Depan Kantor Bupati Landak Segera di Perbaiki Sebelum  Ambruk Total

Kondisi ruas jalan nasional yang berada di depan kantor Bupati Landak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat kini menjadi sorotan serius oleh masyarakat. Kerusakan jalan tersebut, dinilai semakin hari semakin parah bahkan disebut akan membahayakan keselamatan penguna jalan. Selasa, 21 April 2026.

Melki (28) salah satu warga pengguna jalan mengatakan, kerusakan jalan di depan kantor Bupati Landak tersebut harus segara di perbaiki, karena merupakan akses vital yang setiap hari di lalui berbagi jenis kendaraan.

"Saya takutnya bukan hanya di samping ini yang ambruk, sebab di tengah ini sudah ada keretakan dan untuk bandan jalan juga terlihat sudah turun pondasinya. Sewaktu waktu mobil muatan besar lewat atau mobil dump truck bawa sawit lewat saya yakin lama lama ambruk jalan ini," ungkapnya kepada Borneotribun.com. Selasa, 21 April 2026.

Melki juga mengingatkan, jika tidak segera ditangani, retakan berpotensi membesar dan memicu kerusakan lebih serius, terutama saat curah hujan tinggi yang dapat meningkatkan risiko longsor di sekitar badan jalan dan dapar membuat jalan tersebut ambruk.

"Tolonglah kepada Dinas PUPR Kabupaten, Provinsi maupun Pusat untuk memperhatikan jalan yang menjadi akses vital ini. Karna jalur ini ramai setiap hari digunakan untuk berbagai aktivitas, kalau nasib tidak baik ada yang lewat lalu ambruk kan jadi cerita nantinya," ujar Melki.

(RED)

Curi RX-King, Residivis Sanggau Dibekuk Warga Saat Motor Mogok di Sekadau

Foto: Tersangka Residivis Pencurian Sepeda Motor RX-King Diamankan Beserta Barang Bukti 

SEKADAU - Aksi pencurian sepeda motor di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, berhasil diungkap dalam waktu singkat. Pelaku berinisial LD (28), warga Kabupaten Sanggau, diamankan warga saat mengendarai motor hasil curian yang mogok di depan bengkel tambal ban, Selasa (5/5/2026).

Peristiwa dialami Hariyani (35), warga Jalan Merdeka Barat Gang Barage, Desa Sungai Ringin. Korban baru menyadari sepeda motor Yamaha RX-King warna biru miliknya hilang saat bangun sekitar pukul 06.25 WIB. Kendaraan sebelumnya diparkir di samping rumah.

“Sekitar pukul 03.30 WIB saya sempat mendengar anjing menggonggong dan suara kendaraan, namun tidak saya hiraukan karena masih tidur,” ujar Hariyani.

Setelah menanyakan kepada warga sekitar, korban menghubungi adik iparnya, Nanang (36), yang saat itu dalam perjalanan pulang dari Sanggau menuju Sekadau usai berjualan sayur.

Sekira pukul 07.00 WIB, Nanang menemukan sepeda motor milik korban bersama pelaku dalam kondisi mogok di depan bengkel tambal ban di Jalan Sekadau-Sanggau Km 6, Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin.

“Saya curiga karena motornya sama persis. Saat ditanya, orang itu mengaku motor miliknya, tetapi tidak dapat menunjukkan surat-surat,” kata Nanang.

Saat diminta menunjukkan identitas, pelaku sempat berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Namun, dengan bantuan warga sekitar, pelaku berhasil diamankan tanpa aksi main hakim sendiri. Nanang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tidak lama kemudian, petugas dari Samapta Polres Sekadau bersama piket fungsi dan personel Polsek Sekadau Hilir tiba di lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Residivis Baru Bebas April 2026

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono membenarkan pengungkapan kasus tersebut. “Kasus ini telah dilakukan gelar perkara oleh Satreskrim Polres Sekadau dan memenuhi unsur tindak pidana pencurian. Saat ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan tersangka sudah diamankan,” ujar AKP Triyono, Rabu (6/5/2026).

AKP Triyono mengapresiasi peran aktif masyarakat yang tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan kepada polisi. “Partisipasi masyarakat sangat membantu kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, pelaku LD merupakan residivis kasus pencurian dan penggelapan di wilayah Kabupaten Sanggau dan baru selesai menjalani hukuman di Rutan Sanggau pada April 2026.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Saat ini, tersangka telah ditahan di Rutan Polres Sekadau dan dijerat Pasal 477 Ayat (1) huruf f sub Pasal 476 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” ungkapnya.

AKP Triyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memarkir kendaraan pada malam hari, serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah tindak pidana pencurian. (Red)

Selasa, 05 Mei 2026

Bandara Supadio Siap Berangkatkan 1.861 Jemaah Haji Kalbar ke Embarkasi Batam

Foto: PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio Siapkan Keberangkatan Jemaah Haji Ke Embarkasi Batam

KUBU RAYA - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio memastikan kesiapan fasilitas dan layanan untuk mendukung keberangkatan 1.861 jemaah haji asal Kalimantan Barat. Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 14 hingga Kloter 18 akan diberangkatkan menuju Embarkasi Batam (BTH) mulai 5 hingga 9 Mei 2026.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalbar, jemaah haji yang diberangkatkan melalui Bandara Supadio berasal dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Tiga daerah dengan jumlah jemaah terbanyak adalah Kota Pontianak 1.508 orang, Kota Singkawang 157 orang, dan Kabupaten Kubu Raya 35 orang. Rincian lengkapnya: Kabupaten Sintang 32 orang, Sambas 19 orang, Sanggau 16 orang, Kayong Utara, Ketapang, dan Mempawah masing-masing 12 orang, Bengkayang 10 orang, Melawi 8 orang, Sekadau dan Landak masing-masing 3 orang, serta Kapuas Hulu 2 orang. Keberangkatan juga didampingi oleh unsur Petugas Haji Daerah (PHD) dan KBIHU.

Operasi angkutan haji tahun 2026 ini dilayani oleh maskapai Lion Air dengan armada Boeing 737-800 (B738). Seluruh penerbangan melayani rute langsung Pontianak (PNK) menuju Batam (BTH) yang terbagi dalam lima kelompok terbang.

Fasilitas dan Layanan Khusus Haji

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, menegaskan komitmen bandara sebagai gerbang keberangkatan untuk memberikan pelayanan terbaik, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh calon jemaah haji.

“Pihak bandara bersama seluruh stakeholder berkoordinasi intensif dan berupaya maksimal memastikan kelancaran proses keberangkatan, mulai dari pemeriksaan keamanan, pelayanan bagasi, hingga proses boarding dan keberangkatan pesawat,” ujar Maya.

Adapun persiapan khusus yang telah dilakukan meliputi: penyiapan apron khusus untuk parkir pesawat haji, fasilitas keamanan berupa X-Ray dan walkthrough di Asrama Haji, pengawalan oleh petugas Aviation Security, petugas Apron Movement Control, serta prosedur pelayanan khusus penerbangan haji.

“Prioritas kami adalah memastikan jemaah haji mendapatkan pelayanan yang nyaman, aman, cepat, dan lancar selama berada di Bandara Supadio sampai pesawat mengudara,” tambahnya.

Jadwal Penerbangan

Maya menjelaskan rincian jadwal keberangkatan 13 penerbangan haji tersebut:  

- 5–6 Mei 2026: Kloter 14 dengan 3 penerbangan pukul 19.00, 23.00, dan 03.00 WIB.  

- 6–8 Mei 2026: Kloter 15, 16, dan 17 masing-masing 3 penerbangan per hari pukul 09.00, 13.00, dan 17.00 WIB.  

- 9 Mei 2026: Kloter 18 dengan 1 penerbangan pukul 09.00 WIB sebagai penutup rangkaian keberangkatan.

Maya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar proses keberangkatan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Manajemen Bandara Supadio juga mengimbau seluruh jemaah haji untuk menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas dengan tertib selama menjalankan ibadah haji, dengan harapan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jemaah kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Senin, 04 Mei 2026

Pemprov Kalbar Kebut Perbaikan Jalan Sukadana–Teluk Batang, Target Selesai Agustus 2026

Pemprov Kalbar Kebut Perbaikan Jalan Sukadana–Teluk Batang, Target Selesai Agustus 2026
Ilustrasi Gubernur Ria Norsan meninjau jalan.
Pontianak - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mempercepat perbaikan ruas Jalan Sukadana–Teluk Batang di Kabupaten Kayong Utara dengan target penyelesaian pada Agustus 2026. Proyek bernilai sekitar Rp23 miliar tersebut kini telah memasuki fase awal konstruksi.

Perbaikan infrastruktur ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan transportasi masyarakat, sekaligus menunjang kesiapan daerah dalam menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, mengatakan progres pekerjaan saat ini difokuskan pada mobilisasi alat berat dan material ke lokasi proyek.

“Saat ini pekerjaan sudah masuk tahap konstruksi. Tim di lapangan tengah melakukan mobilisasi peralatan dan material untuk mendukung percepatan pekerjaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya juga memastikan pengaturan lalu lintas tetap berjalan selama proyek berlangsung agar tidak mengganggu aktivitas warga. Selain itu, penerapan standar keselamatan kerja menjadi perhatian utama di lapangan.

“Kami memastikan manajemen lalu lintas tetap berjalan dengan baik, serta penerapan K3 bagi para pekerja agar proyek ini berjalan aman dan lancar,” tambahnya.

Perbaikan difokuskan pada segmen sepanjang sekitar 2,5 kilometer yang mengalami kerusakan paling berat, seperti jalan berlubang dan permukaan yang tidak layak dilalui. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pemprov Kalbar Kebut Perbaikan Jalan Sukadana–Teluk Batang, Target Selesai Agustus 2026
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalbar.
Lingkup pekerjaan mencakup penguatan struktur perkerasan jalan, perbaikan badan dan bahu jalan, penataan drainase, serta pekerjaan penunjang lainnya guna meningkatkan kualitas jalan secara menyeluruh.

Data menunjukkan total panjang ruas Jalan Sukadana–Teluk Batang mencapai 49,5 kilometer, dengan sekitar 88,6 persen dalam kondisi mantap dan 11,4 persen masih perlu perbaikan.

Dengan percepatan pembangunan ini, Pemprov Kalbar optimistis konektivitas wilayah di Kayong Utara akan semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta mobilitas masyarakat secara lebih optimal.

Puluhan Pengedar Narkoba Disikat Polres Ketapang, Kerugian Capai Setengah Milyar

foto pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolres Ketapang, Senin 4 Mei 2026 (muzahidin)
Ketapang, BORNEO TRIBUN - Satnarkoba Polres Ketapang dan Polsek mengungkap 32 kasus peredaran Narkoba dengan nilai kerugian materi setengah milyar lebih. Tersangka yang ditangkap sebanyak 53 orang. 

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Haris mengungkapkan, dari jumlah kasus itu, narkoba jenis sabu sebanyak 763,97 gram dan narkoba jenis ekstasi sebanyak 11 butir. 

Para pelaku narkoba ini diungkap pihaknya sepanjang bulan Januari hingga April 2026. Dia bilang, untuk wilayah peredaran narkoba paling tinggi berada di wilayah kecamatan Air Upas sebanyak 8 kasus.

"Wilayah kecamatan Air Upas masih daerah tertinggi peredaran narkoba. Dari 32 kasus yang kita ungkap, 8 kasusnya pelakunya berasal dari wilayah tersebut," ujar AKBP Muhammad Haris, Senin (4/5/26) di aula Mapolres Ketapang. 

Dari sederet pelaku yang diamankan tersebut, 41 orang laki-laki,  41 orang perempuan dan 8 orang diantaranya anak dibawah umur. 

baju oranye, seorang pelaku pengedar narkoba yang ditangkap

Kapolres Haris mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan ini kalau beredar di masyarakat, korban yang berpotensi terpapar sebanyak 3.819 orang. 

"Keberhasilan ini sangat bearti menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Setiap gram sabu dapat digunakan 5 orang, bearti kalau dikalkulasikan, kita bisa menyelamatkan 3.819 orang," tandasnya.

Blusukan Naik Sepeda, Bupati Kubu Raya Serap Aspirasi Warga Hingga Bikin Haru

Foto: Bupati Kubu Raya, Sujiwo Blusukan Dengan Sepeda Ke Pemukiman Warga 

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo melakukan blusukan dengan bersepeda pada Minggu (3/5/2026) untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga di lapangan.

Rute gowes dimulai dari Jalan Arteri Supadio, kemudian melintasi kawasan Sungai Raya, Parit Baru, hingga Kuala Dua. Di sepanjang perjalanan, Bupati Sujiwo beberapa kali berhenti untuk berdialog dengan warga.

Warga tampak antusias menyambut kedatangan Bupati. Sejumlah aspirasi disampaikan langsung, mulai dari persoalan infrastruktur, lingkungan, hingga kebutuhan dasar masyarakat.

“Dengan turun langsung seperti ini, kita bisa melihat kondisi riil di lapangan dan mendengar langsung keluhan masyarakat,” ujar Sujiwo.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan ini juga menjadi ajang kampanye hidup sehat serta ajakan menjaga kebersihan lingkungan.

Bupati menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

Sentuh Hati Warga: Rumah Ibu Maria Didatangi Langsung


Ibu Maria

Blusukan tersebut menyentuh hati warga, salah satunya Ibu Maria yang tak kuasa menahan haru saat rumahnya didatangi langsung oleh orang nomor satu di Kubu Raya.

Dalam kunjungan sederhana itu, Bupati turun langsung melihat kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan sembako. Kehadiran Bupati di tengah masyarakat kecil menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah.

Ibu Maria dengan mata berkaca-kaca mengaku tidak pernah menyangka rumahnya akan didatangi langsung oleh seorang bupati.

“Ini seperti mimpi dalam hidup saya,” ucapnya lirih.

Bagi Ibu Maria, momen tersebut bukan sekadar menerima bantuan, tetapi menjadi sejarah baru dalam hidupnya. Perhatian dan kehadiran langsung dari pemimpin daerah itu akan selalu ia kenang sepanjang masa. (Jm)

Minggu, 03 Mei 2026

Satresnarkoba Polres Landak Tangkap Pengedar Sabu Di Menyuke, 4,55 Gram Diamankan

Foto: Tersangka Pengedar Sabu Beserta Barang Bukti 

LANDAK - Satuan Reserse Narkoba Polres Landak menangkap pengedar narkotika jenis sabu di Jalan Gang Goang, Dusun Benteng, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang diterima Satresnarkoba Polres Landak terkait dugaan penjualan sabu di Dusun Benteng, Desa Darit. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti.

Setelah melakukan penyelidikan dan memastikan keberadaan pelaku, petugas bergerak melakukan penindakan.

Saat penindakan, terduga pelaku berinisial A sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Gang Goang. Ketika motor berhenti di tepi jalan, pelaku langsung diamankan. 

Petugas kemudian menghubungi aparat desa dan kecamatan untuk menyaksikan penggeledahan badan dan pakaian. Dari saku celana kanan ditemukan 1 plastik klip transparan berisi 4 plastik berisi kristal diduga sabu, dan 1 plastik klip transparan berisi 2 plastik berisi kristal diduga sabu. Dari saku celana kiri ditemukan 2 plastik klip transparan berisi kristal diduga sabu di dalam lipatan uang Rp2.000.

Selanjutnya, rumah milik pelaku juga digeledah. Di dalam kamar, tepatnya dalam kotak senter warna putih, ditemukan 1 plastik kosong berisi 2 plastik klip transparan berisi kristal diduga sabu, 1 alat hisap dari botol kaca, 1 unit timbangan warna hitam, dan 3 sendok dari potongan pipet warna putih.

Terduga pelaku A beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polres Landak untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba Polres Landak Iptu Yulianus Van Chanel. TK, S.I.P., membenarkan penangkapan tersebut.

"Penangkapan ini terhadap terduga pelaku berinisial A, pengedar narkotika jenis sabu di Jalan Gang Goang, Dusun Benteng, Desa Darit. Total barang bukti diduga sabu yang ditemukan saat penggeledahan badan, pakaian, dan rumah pelaku seberat bruto 4,55 gram," ujar Iptu Yulianus.

Ia menegaskan, penangkapan ini merupakan hasil kerja sama kepolisian dengan masyarakat yang aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas peran masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, pengungkapan kasus seperti ini tentu lebih sulit. Polres Landak berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya demi menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kasat Resnarkoba menyampaikan terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Landak untuk proses hukum. Satresnarkoba masih melakukan pendalaman dan pengembangan guna mengungkap kemungkinan jaringan lain.

Polres Landak juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan sekitar, terutama meminta aparat desa tidak sungkan mendampingi saat penggeledahan karena hal itu diamanahkan undang-undang. Dukungan masyarakat dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba. (Tim)

Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan

Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan.
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan.
Bengkayang, Kalbar - Seorang pria berinisial PP alias Andi (28) ditahan oleh Polres Bengkayang, Kalimantan Barat, terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Penahanan dilakukan setelah tersangka diserahkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bengkayang pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Tersangka kemudian dibawa ke Polres Bengkayang dan ditahan di rumah tahanan pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan sehat. Situasi selama proses penahanan berlangsung aman dan terkendali,” ujar Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., melalui Kasatreskrim AKP Anuar Syarifudin, S.H., M.H.
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan.
AKP Anuar menjelaskan, sebelum diamankan, tersangka sempat melarikan diri ke Pontianak. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan oleh Polres Bengkayang bersama tim Resmob Polda Kalbar, diperoleh informasi bahwa tersangka berada di wilayah Pontianak.

“Informasi tersebut kemudian didalami hingga dipastikan keberadaan tersangka. Setelah itu, tim gabungan langsung bergerak dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka di Pontianak,” jelasnya.

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik, khususnya di Kabupaten Bengkayang, mengingat korban merupakan anak di bawah umur.

Kasus ini melibatkan korban seorang remaja perempuan berusia 16 tahun. Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tersebut diduga terjadi pada pertengahan Januari 2026 di wilayah Bengkayang.

Menurut keterangan keluarga korban, korban sempat dijemput oleh tersangka pada malam hari dan diajak berkeliling sebelum akhirnya dibawa ke tempat tinggal tersangka. Di lokasi tersebut, tersangka diduga melakukan perbuatan persetubuhan dengan korban.
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan
Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Bengkayang Terungkap, Tersangka Pria Usia 28 Tahun Ditahan.
Keesokan harinya, keluarga korban mengetahui kejadian tersebut setelah melakukan komunikasi secara intensif dengan korban. Pihak keluarga kemudian mengumpulkan informasi tambahan, termasuk bukti percakapan, sebelum akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bengkayang setelah kondisi psikologis korban dinilai siap.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, serta sejumlah pasal lain yang berkaitan dengan tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman guna melengkapi berkas perkara, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti lainnya.

Polres Bengkayang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

(Hms)

Bupati Sintang Resmikan Agrowisata Persada Nusantara, Dorong Jadi Destinasi Wisata Edukasi

Foto: Persemian Agrowisata Persada Nusantara oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala didampingi Ketua Komisi V DPR RI Lasarus

SINTANG - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meresmikan Agrowisata Persada Nusantara di Desa Pandan, Kecamatan Sungai Tebelian, Sabtu (2/5/2026).

Agrowisata seluas 14 hektare ini dikelola Perkumpulan Karya Bangsa Sintang dan fokus pada pengembangan wisata sekaligus edukasi. 

Peresmian turut dihadiri Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Wakil Ketua DPRD Sintang Yohanes Rumpak, Ketua Perkumpulan Karya Bangsa YAT Lukman Riberu, anggota Forkopimda, Forkopimcam, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tamu undangan.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menilai pembangunan agrowisata merupakan ide cerdas, namun harus dibangun dengan konsep inovatif dan kekinian.

“Saya mendukung lokasi ini. Saya mendorong agar tenaga kerja diambil dari warga sekitar supaya ada rasa memiliki. Pembangunan agrowisata harus memberi dampak bagi masyarakat. Jaga lokasi ini agar tetap ramah dan bebas dari aktivitas negatif. Silakan belajar pengelolaan agrowisata dari Pulau Jawa yang sudah maju,” tegasnya.

Lasarus juga berjanji membantu peningkatan jalan masuk agar akses lebih baik dan pengunjung makin ramai. Ia menitipkan pesan agar pengelola kelak membantu penambahan lahan makam Katolik yang berada di sebelah agrowisata.

“Saya tahu lokasi pemakaman ini ke depan semakin sulit. Kalau keuntungan sudah banyak, bantu penambahan tanah makam. Dan jangan ada toleransi terhadap kegiatan negatif, apalagi akan dibangun kapel di tempat ini. Jaga nama baik, karena ke depan banyak anak-anak akan berkunjung,” ucapnya.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan Agrowisata Persada Nusantara sebagai tempat wisata dan edukasi.

“Ke depan, Pemkab Sintang bisa melaksanakan kegiatan di tempat ini. Saya bangga Perkumpulan Karya Bangsa berani membangun lokasi wisata ini. Ini langkah berani,” ujarnya.

Bupati berpesan agar pengelola tetap kompak dan terus berinovasi. “Keberadaan agrowisata ini bisa menjadi penambah nilai tawar daerah. Terus bangun citra positif, perbarui fasilitas yang ada,” harapnya.

Ketua Perkumpulan Karya Bangsa Sintang YAT Lukman Riberu menyampaikan, alumni STKIP Persada Nusantara sudah mencapai 4.000 orang dan Persekolahan Nusantara Indah 11.000 orang. Hal itu menjadi modal besar pengembangan ke depan.

“Kami ke depan akan membangun kapel tempat berdoa dan _flying fox_, serta melaksanakan kegiatan rutin dua mingguan. Ke depan, kalau capek, bisa istirahat dan santai di sini. Dukungan masyarakat juga luar biasa. Kami sebenarnya sudah tanam 2.500 gaharu, sekarang tersisa seribuan batang,” ungkapnya.

Ketua Panitia Peresmian Leonardo Hendri Riberu menjelaskan, lokasi seluas 14 hektare ini dulunya tempat praktik mahasiswa pertanian dan ditanami karet.

“Pembangunan fasilitas sudah berjalan 11 bulan. Saat ini ada _coffee shop_, panggung hiburan, area terbuka hijau dan _camping ground_ berbasis alam, toko sembako, kolam pemancingan dan sarana edukatif perikanan,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya akan membangun _green house_ untuk kebun hidroponik dan pertanian modern, kolam renang dewasa dan anak, aula utama, serta _mini zoo_. “Kami juga akan kembangkan 1.000 pohon gaharu yang sudah ada,” tambah Leonardo. (Red)

Sabtu, 02 Mei 2026

Parah !!! Lagi lagi Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Kecamatan Menyuke

Terduga Pelaku Pengedar Narkoba
 di Menyuke Berinisial A
LANDAK - Satuan Reserse Narkoba Polres Landak berhasil menangkap pengedar  narkotika jenis shabu di jalan Gang Goang, Dusun Benteng, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, pada hari Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Bermula dari adanya informasi masyarakat yang diterima oleh Satresnarkoba Polres Landak, terkait adanya orang yang diduga  menjual narkotika jenis shabu di Dusun Benteng, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak.

Kemudian informasi tersebut langsung di tindaklanjuti oleh Satresnarkoba Polres Landak. Setelah penyelidikan maksimal dan memastikan keberadaan terduga pelaku, petugas kemudian bergerak melakukan penindakan.

Terduga pelaku berinisial A sedang mengendarai sepeda Motor di jalan Gang Goang, Dusun Benteng, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, dan di hentikan di tepi jalan oleh petugas kemudian terduga pelaku langsung ditangkap.

Selanjutnya, petugas menghubungi aparat desa dan kecamatan untuk menyaksikan pengeledahan Badan dan pakaian, terhadap terduga pelaku di temukan Barang bukti disaku celana sebelah kanan 1 (satu) buah plastik klip transparan berisikan 4 (empat) buah plastik tranparan berisi Kristal diduga Narkotika jenis shabu.

Kemudian, 1 (satu) buah plastik klip transparan berisikan 2 (dua) buah plastik tranparan berisi Kristal diduga Narkotika jenis shabu. Selanjutnya disaku celana sebelah kiri ditemukan 2 (dua) buah plastik klip transparan  berisi Kristal diduga Narkotika jenis shabu di dalam lipatan uang Rp.2.000.-

Rumah milik terduga pelaku juga dilakukan pengeledahan, dan ditemukan di dalam kamar terduga pelaku  tepatnya dalam kotak Senter warna putih 1 (satu) buah plastik kosong berisikan 2 (dua) buah plastik klip transparan berisi Kristal diduga Narkotika jenis shabu.

Satu buah alat hisap yang terbuat dari botol kaca, 1 (satu) unit timbangan warna hitam  dan 3 (tiga) sendok  warna putih yang terbuat dari potongan pipet. Setelah itu terduga pelaku A serta  Barang Bukti dibawa ke Polres Landak untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba Polres Landak IPTU Yulianus Van Chanel. TK, S.I.P, membenarkan  telah melakukan penangkapan terhadap  terduga pelaku berinisial A pengedar Narkotika jenis Shabu di jalan Gang Goang Dusun Benteng Desa Darit Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak.

dengan barang bukti diduga narkotika jenis shabu yang di temukan saat pengeledahan badan dan pakaian serta pengeledahan rumah terduga pelaku total berat bruto sebanyak 4,55 (empat koma lima lima) gram.

Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama antara pihak kepolisian dengan masyarakat yang aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika di wilayahnya.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas peran masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Tanpa dukungan masyarakat, pengungkapan kasus seperti ini tentu akan lebih sulit dilakukan. Kami juga menegaskan bahwa Polres Landak akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya demi menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” ujar Kasat Resnarkoba

Lebih lanjut, Kasat Resnarkoba Polres Landak menyampaikan bahwa saat ini terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Landak untuk kepentingan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sat Resnarkoba juga masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

(RED)

Kapolresta Pontianak Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa SPARKA di Kantor Gubernur

Kapolresta Pontianak Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa SPARKA di Kantor Gubernur
Kapolresta Pontianak Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa SPARKA di Kantor Gubernur.
Polresta Pontianak — Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K. M.Si. memimpin langsung apel kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh elemen SPARKA di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (1/5).

Apel pengamanan yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam rangka mengamankan jalannya aksi agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan apel turut dihadiri oleh Kabagops Polresta Pontianak Kompol Joko Sutriyatno, S.H. Kapolsek Pontianak Selatan, akp Inayatun Nurhasanaj S.H
 serta seluruh personel yang telah tersprint dalam tugas pengamanan aksi. Dalam arahannya, Kapolresta menekankan pentingnya profesionalisme, humanisme, serta pendekatan persuasif kepada massa aksi.

“Kita hadir untuk memberikan pengamanan dan menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, namun tetap dengan mengedepankan ketertiban umum,” tegas Kapolresta

Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, serta selalu menjaga komunikasi yang baik dengan koordinator lapangan dari pihak massa aksi.

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh SPARKA tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Buruh Internasional atau Hari Buruh Internasional, dengan membawa sejumlah tuntutan terkait kesejahteraan pekerja dan isu sosial lainnya di Kalimantan Barat.

Dengan pengamanan yang terkoordinasi, diharapkan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar maupun stabilitas keamanan di Kota Pontianak. (Sumber: Humas Polresta Pontianak)

Hardiknas 2026, Pendidikan Kalbar Tunjukkan Kemajuan Nyata

Hardiknas 2026, Pendidikan Kalbar Tunjukkan Kemajuan Nyata
Hardiknas 2026, Pendidikan Kalbar Tunjukkan Kemajuan Nyata. 
Pontianak – Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi ajang refleksi atas perkembangan sektor pendidikan di Kalimantan Barat. Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mencatat sejumlah indikator yang menunjukkan tren peningkatan positif dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data tahun 2025, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Kalbar mencapai 8,07 tahun, meningkat dari 7,78 tahun pada 2024. Sementara itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) juga mengalami kenaikan menjadi 12,69 tahun. Peningkatan ini menjadi sinyal bahwa semakin banyak masyarakat yang mampu mengakses pendidikan hingga jenjang menengah.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, menyebut bahwa capaian ini tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan di berbagai wilayah.

“Untuk mencapai itu tentu kita perlu akses, kita perlu guru, kita perlu sekolah-sekolah yang dibangun, kita perlu buku-buku yang dibelanjakan, dan masih banyak lainnya, nah itu juga yang berusaha kita bangun,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, perbaikan sarana pendidikan terus dilakukan. Sepanjang 2025, sebanyak 26 SMA telah direvitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp36,16 miliar.

Selain peningkatan infrastruktur, Pemprov Kalbar juga berfokus pada penanganan angka putus sekolah melalui program Retrieval yang mengacu pada Peraturan Gubernur Kalbar Nomor 88 Tahun 2021. Program ini memberikan bantuan hingga Rp2 juta per bulan bagi siswa yang kembali melanjutkan pendidikan.

Menurut Syarif Faisal, data penerima bantuan diperoleh dari sekolah dan diverifikasi secara ketat agar tepat sasaran. “Agar stimulus ini tepat sasaran kita dari Disdikbud meminta data ini dari satuan pendidikan yang nantinya juga akan di verifikasi oleh bidang PSMK maupun pengawas sekolah,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan tidak hanya mencakup biaya sekolah, tetapi juga kebutuhan penunjang seperti perlengkapan belajar, transportasi, hingga kebutuhan harian siswa. Langkah ini diharapkan mampu mengatasi hambatan ekonomi yang sering menjadi penyebab utama anak putus sekolah.

“Tentu kita berharap dengan adanya program ini dapat mengurangi angka putus sekolah di Kalbar,” tambahnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah optimistis kualitas sumber daya manusia di Kalbar akan terus meningkat. Momentum Hardiknas pun menjadi pengingat penting bahwa pemerataan akses dan keberlanjutan pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah.

Endang Tri Purwanto Gandeng Pemuda Pancasila Jaga Stabilitas Pontianak

Kapolresta Pontianak Endang Tri Purwanto perkuat sinergi dengan Pemuda Pancasila untuk menjaga keamanan dan mendukung AVC 2026 di Pontianak.
Kapolresta Pontianak Endang Tri Purwanto perkuat sinergi dengan Pemuda Pancasila untuk menjaga keamanan dan mendukung AVC 2026 di Pontianak.

PONTIANAK - Upaya menjaga stabilitas keamanan di Pontianak terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif. Endang Tri Purwanto memimpin audiensi bersama jajaran Pemuda Pancasila tingkat kota sebagai langkah strategis mempererat sinergi antara aparat dan organisasi masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di sebuah rumah makan di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Pontianak Selatan, Rabu (29/4/2026), dihadiri unsur kepolisian serta pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pontianak.

Dalam forum tersebut, Endang Tri Purwanto menegaskan bahwa peran organisasi kemasyarakatan sangat krusial dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai mampu memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Selain membahas penguatan sinergi, agenda juga menyoroti dukungan terhadap pelaksanaan Asian Volleyball Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–18 Mei 2026. Dalam konteks tersebut, aparat kepolisian menekankan pentingnya sterilisasi sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan berskala internasional tersebut.

Dari pihak organisasi, M. Firdaus menyampaikan komitmen untuk mendukung langkah pemerintah dan aparat keamanan. Dukungan tersebut mencakup partisipasi dalam kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, serta keterlibatan dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Audiensi ini menjadi momentum konsolidasi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam membangun komunikasi yang lebih intensif. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta menciptakan suasana aman dan harmonis di Kota Pontianak.

FAQ

1. Apa tujuan audiensi antara Polresta Pontianak dan Pemuda Pancasila?
Untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

2. Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ini?
Jajaran Polresta Pontianak dan pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak.

3. Apa kaitannya dengan AVC 2026?
Audiensi membahas dukungan pengamanan menjelang Asian Volleyball Championship 2026.

4. Mengapa peran ormas dianggap penting?
Karena ormas memiliki jaringan sosial yang luas untuk membantu menjaga stabilitas lingkungan.

5. Apa hasil yang diharapkan dari pertemuan ini?
Terbangunnya komunikasi yang kuat dan kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga keamanan kota.

Gegana Brimob Kalbar Ledakkan Granat Tua Di Landak

Polisi memusnahkan granat tangan peninggalan lama di Landak, Kalbar. Disposal berjalan aman dengan pengamanan ketat oleh tim Gegana Brimob.
Polisi memusnahkan granat tangan peninggalan lama di Landak, Kalbar. Disposal berjalan aman dengan pengamanan ketat oleh tim Gegana Brimob.

NGABANG - Tim Gegana Jibom Brimob Polda Kalimantan Barat melakukan pemusnahan granat tangan di area kebun sawit milik warga bernama Eko, yang berada di Dusun Pemantas, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Proses disposal berlangsung dengan pengamanan ketat guna menghindari risiko bagi masyarakat sekitar.

Granat tersebut sebelumnya ditemukan warga pada 15 Januari 2026 di Dusun Jatak, Desa Bagak. Penemuan itu langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Kegiatan pemusnahan dipimpin oleh AKP Sri Rubianto bersama dua personel Gegana Jibom Brimob Polda Kalbar. Proses tersebut turut disaksikan Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika beserta jajaran kepolisian setempat.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika menjelaskan bahwa granat tangan tersebut diduga merupakan peninggalan masa penjajahan yang masih aktif dan berpotensi membahayakan.

Sebelum pelaksanaan disposal, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan perangkat dusun setempat. Langkah pengamanan area juga dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keselamatan warga selama proses berlangsung.

Iptu I Nyoman Astika juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Peran aktif warga dinilai penting untuk mencegah potensi bahaya yang tidak diinginkan.

Proses pemusnahan granat berjalan lancar tanpa kendala. Situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif hingga kegiatan selesai.

FAQ

Apa itu disposal granat?
Disposal granat adalah proses pemusnahan bahan peledak oleh tim khusus agar tidak membahayakan masyarakat.

Dari mana asal granat tersebut?
Granat diduga merupakan peninggalan masa penjajahan yang masih aktif hingga ditemukan warga.

Apakah lokasi kejadian aman?
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dan proses disposal berjalan aman tanpa insiden.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan benda mencurigakan?
Masyarakat diminta segera melapor ke kepolisian terdekat dan tidak menyentuh benda tersebut.

Siapa yang menangani pemusnahan granat?
Tim Gegana Jibom Brimob Polda Kalimantan Barat dipimpin AKP Sri Rubianto.

Jumat, 01 Mei 2026

May Day di Ketapang Terbelah Dua, Ada yang Demo di DPRD, Ada yang Senam di Kantor Bupati


Massa buruh dari SBSP Ketapang beristirahat di halaman gedung DPRD Ketapang menunggu sebagian rekanya berdialog dengan anggota dewan dalam menyampaikan tuntutan di momen hari May Day tahun 2026. (Muzahidin)

Ketapang BORNEO TRIBUN - Peringatan hari buruh atau May Day di kabupaten Ketapang tahun 2026 terbelah dua, ada yang di kantor Bupati dan gedung DPRD Ketapang.

Kedua kelompok massa buruh ini dalam merayakan hari May Day dengan cara berbeda.

Di kantor bupati, perayaan hari buruh di koordinir oleh gabungan organisasi buruh di Ketapang yang tergabung dalam Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Buruh Ketapang provinsi Kalimantan Barat.

Aliansi buruh ini tidak mendemo, tetapi merayakanya dengan cara seremonial berupa senam massal dari komponen buruh, masyarakat, PNS di lingkungan Pemda Ketapang dan anggota DPRD.

Selain senam, kegiatan juga di rangkai dengan acara bagi-bagi sembako.

Sedangkan May Day di gedung DPRD Ketapang, kegiatan berbeda. Ratusan orang massa buruh melakukan orasi menyampaikan persoalan yang sedang mereka rasakan.

Mereka membawa spanduk bertuliskan tuntutan mereka ke gedung dewan kabupaten.

Isi tuntutan itu adalah, pertama, meminta evaluasi kinerja dinas tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten Ketapang, kedua, tambah pejabat mediator, ketiga, tetapkan upah layak sesuai kebutuhan hidup layak dan keempat meminta bupati bersikap tegas dan tidak tunduk pada perusahaan nakal di Ketapang.

Dalam menyampaikan aspirasi ini, orasi kelompok buruh dari pekerja perusahaan perkebunan ini di koordinir oleh Serikat Buruh Solidaritas Perjuangan (SBSP).

Buruh ini adalah pekerja dari tiga perusahaan di Ketapang yakni PT Kalimantan Agro Lestari (KAL), PT Hunggarindo Persada dan PT Hutan Ketapang Industri (HKI).

Koordinator aksi SBSP, Edi Sitepu mengatakan, aksi mereka adalah mendesak pemberlakuan peraturan pemerintah nomor 35 tahun 2021 tentang pemberian hak-hak pekerja apabila terjadi Pumutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Aturan perubahan syarat kerja yang dibuat oleh perusahaan secara sepihak dinilai semena-mena, melanggar prinsip kesetaraan dan keadilan. Maka, saya tegaskan, sesuai PP 35/2021, pekerja berhak menolak perubahan aturan sepihak itu," katanya.

Aspirasi buruh SBSP ini ditampung oleh DPRD Ketapang. Perwakilan buruh yang sebelumnya berorasi di luar gedung DPRD, diterima masuk ke dalam ruang rapat paripurna.

Dialog buruh dengan perwakilan DPRD dipimpin oleh wakil-wakil ketua DPRD yakni Mateus Yudi dan Mathoji dihadiri juga oleh anggota DPRD seperti Nasdiansyah, Marjuki dan Nursiri.

"Kami respon tuntutan ini, nanti dalam pertengahan bulan ini, kita akan agendakan rapat bersama lagi dengan Pemerintah Daerah," ujar Mateus Yudi. (dins). 

Lantik Pejabat Eselon, Bupati Landak Ingatkan ASN Terkait Ngonten Pake Seragam Dinas

Bupati Landak Lantik Pejabat Eselon II dan III
Lingkungan Pemkab Landak

LANDAK -  Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, secara resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Pejabat Administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak pada Kamis (30/4/2026). Pengangkatan ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Landak tertanggal 29 April 2026.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Landak ini dihadiri oleh Wakil Bupati Landak, jajaran Anggota DPRD Landak, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat.

Dalam sambutannya, Karolin menekankan bahwa menjadi aparatur negara merupakan sebuah pilihan sadar yang harus dijalani dengan tanggung jawab penuh. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk menjunjung tinggi tiga prinsip utama dalam bekerja.

"Kami berharap agar saudara-saudari sekalian menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Karena ini pilihan sendiri, maka ikutilah ketentuan yang berlaku dengan penuh semangat dan dedikasi," ujar Karolin.

Lebih lanjut, Karolin juga memaparkan kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami keterbatasan. Ia menyebut para pejabat yang dilantik kali ini sebagai "angkatan efisiensi", mengingat jumlah penerimaan dan rotasi ke depan kemungkinan akan sangat terbatas akibat penyesuaian anggaran yang lebih ketat dibanding masa pandemi Covid-19.

"Nikmati saja, tidak perlu mengeluh. Kita sedang dalam kondisi efisiensi yang luar biasa. Jika kita mampu melewati masa sulit ini, saya yakin Indonesia akan menjadi lebih besar di masa depan," tambahnya.

Peringatan Soal Konten Medsos Menggunakan Seragam ASN

Dalam pelantikan para pejabat eselon tersebut, satu hal yang menjadi sorotan tajam dalam arahan Bupati adalah perilaku ASN di media sosial. Karolin melarang keras para aparatur negara menggunakan seragam dinas untuk membuat konten yang tidak pantas, seperti berjoget atau pamer secara berlebihan di ruang digital.

"Seragam yang Anda pakai adalah kehormatan. Tidak semua orang bisa memakainya. Jangan banyak gaya, apalagi bikin konten joget-joget pakai seragam. Saya punya tim yang memonitor media sosial kalian," tegasnya.

Di sisi lain, Karolin tetap mendorong jajarannya untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) guna mempermudah pekerjaan administrasi. Namun, ia mengingatkan agar output dari teknologi tersebut tetap dikurasi dan disesuaikan dengan tata naskah dinas yang berlaku.

"Boleh pakai AI untuk bikin surat, bagus itu. Tapi cek lagi, sesuaikan dengan standar tata naskah kita. Teknologi membantu, tapi manusianya yang memegang kendali," pungkas Karolin. 

Berikut adalah rincian pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Landak yang baru saja diangkat dan dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Landak Nomor 800.1.3.3/88/BKPSDM-A Tahun 2026 dan Nomor 800.1.3.3/89/BKPSDM-A Tahun 2026:

1. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II):

 - Cisilia Vianny, S.H., M.M. sebagai Inspektur Kabupaten Landak.

 - Yuliana Titiari, S.Kom. sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Landak.

 - Almantoni, S.E., M.M. sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Landak.

2. Pejabat Administrator (Eselon III):

- Ir. Katharina, S.T., M.T. sebagai Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat.

 - Oktofirayadi, S.T., M.T. sebagai Kepala Bidang Penataan Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat.

 - Katarina Trini Marganingsih, S.Psi. sebagai Inspektur Pembantu Wilayah II pada Inspektorat Kabupaten Landak.

 - Yulita, S.E. sebagai Kepala Bidang Perpustakaan dan Kegemaran pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

 - Rumolda Reno, SKM sebagai Camat pada Kantor Kecamatan Mandor.

 - Yovinus Sandro, S.Kom. sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah.

 - Ady Wintoro, S.Kom., M.A.P. sebagai Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan dan Kegemaran pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

 - Petrus Andy, S.E., M.M. sebagai Sekretaris pada Badan Keuangan dan Aset Daerah.

 - Elia Susanti, S.E. sebagai Kepala Bidang Perencanaan, Pelatihan dan Penempatan Kerja pada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

- Bayu Supianto, S.IP., M.H. sebagai Kepala Bidang Pembinaan Usaha Perkebunan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan.

 - drh. Intan Aryani sebagai Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan.

 - Pinus, S.E. sebagai Sekretaris pada Dinas Perkebunan dan Peternakan.

 - Nursiana, S.E. sebagai Kepala Bidang Perikanan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

 - Oktavianus Abridinata Jering, S.E., M.Ak. sebagai Sekretaris pada Inspektorat Kabupaten Landak.

 - Florentina Merry, S.Farm.Apt., M.H. sebagai Direktur Rumah Sakit pada Rumah Sakit Pratama Kabupaten Landak.

 - Kaslem, S.T. sebagai Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satuan Polisi Pamong Praja.

 - Stepanus Maranata, SKM sebagai Sekretaris pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

 - Ferry Christiannus, S.E. sebagai Kepala Bidang Penanganan Bencana dan Kepahlawanan pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

 - Andrew Gormico, S.IP., M.Si. sebagai Sekretaris pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

 - Leo Agung Prabowo, S.T. sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Sekretariat Daerah.

 - Abdul Razaq, S.T. sebagai Inspektur Pembantu Wilayah I pada Inspektorat Kabupaten Landak.

 - Marsela Hernikola, S.K.M., M.M. sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Primer dan Lanjutan pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

 - Rini Suprapti, S.Si., Apt. sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

- Bonifasius Prihartin, S.A.P. sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

 - Albertus Sumadi Brata Yudha, S.P., M.A.P. sebagai Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan.

 - Antonius Dede Riyanto, S.STP sebagai Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

- Elizabeth Henny, S.Psi. sebagai Sekretaris pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

- Thomas Aquinas, S.Sos. sebagai Sekretaris pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.

- Mohammad Ivan Zulfisani, S.STP sebagai Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam pada Sekretariat Daerah.

- Chairil Anwar, S.STP sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah.

 - Yance, S.T., M.T. sebagai Sekretaris pada Kantor Kecamatan Sengah Temila.

 - Yopita, S.H. sebagai Camat pada Kantor Kecamatan Sebangki.

 - Yulianus Dedi, S.H. sebagai Camat pada Kantor Kecamatan Air Besar.

- Sebastianus Hengky, S.T. sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

- Simon Mamuraja, S.E. sebagai Camat pada Kantor Kecamatan Sengah Temila.

- Sri Wahyuni, S.K.M. sebagai Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

- Paulus, S.Hut. sebagai Sekretaris pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

- Albertus Eko Widi Putranto Suma, S.P., MMA, sebagai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

- Yohanes Rahmad, S.T. sebagai Sekretaris pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

 - Agustina, S.Kom. sebagai Kepala Bidang Statistik dan Persandian pada Dinas Komunikasi dan Informatika.

- Damianus. S, S.T. sebagai Kepala Bidang Pembinaan, Pengawasan dan Sistem Informasi Kearsipan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

- Supermin, S.T. sebagai Sekretaris pada Dinas Perhubungan.

- Radius, S.Pd.Ind, sebagai Sekretaris pada Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata.

 - Aslunita, S.E. sebagai Kepala Bidang Penataan dan Kerjasama Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

- Wilhelmus Januar, S.Si. sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup.

 - Ericanes Panjuga, S.H. sebagai Sekretaris pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

- Lusia Elistiawati, S.T., M.T. sebagai Kepala Bidang Aplikasi Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika.

- Eli S, S.P., MMA, sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Masyarakat Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

(RED)

Kamis, 30 April 2026

Wakil Ketua DPRD Kubu Raya Dorong Anggaran Pembinaan Olahraga Pelajar Ditingkatkan

Foto: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Zulkarnaen, S.P., yang juga Ketua KONI Kubu Raya

SUNGAI KAKAP - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Zulkarnaen, S.P., yang juga Ketua KONI Kubu Raya, mendorong dukungan anggaran lebih maksimal untuk pembinaan olahraga pelajar di daerah.

Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) SD se-Kecamatan Sungai Kakap, Kamis (30/4/2026), di SD Negeri 6 Sungai Kakap.

Menurutnya, potensi atlet pelajar di Kubu Raya cukup besar, namun perlu didukung pembinaan berkelanjutan, termasuk melalui alokasi anggaran yang memadai.

“Pembinaan atlet usia dini ini penting. Kita berharap ke depan ada dukungan anggaran, minimal bisa dialokasikan untuk memotivasi dan mengembangkan potensi anak-anak kita,” ujarnya.

Ia menegaskan, Porseni menjadi bagian penting dalam menjaring bibit unggul di bidang olahraga. Namun, proses seleksi harus dilakukan secara objektif dan profesional.

“Sportivitas harus dijunjung tinggi. Jangan sampai ada penilaian yang tidak adil, karena itu bisa menghambat lahirnya atlet potensial,” tegasnya.

Zulkarnaen mencontohkan pentingnya seleksi yang bebas intervensi agar menghasilkan atlet berkualitas dan mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. (Jm)


Hadiri Naik Dango Ke-41, Tokoh Adat Dayak Yulius Aho: Adat Adalah Pedoman Hidup

Foto: Yulius Aho, tengah mengenakan baju merah marun dan topi adat Dayak, hadir dalam perayaan Naik Dango ke-41 di Rumah Betang Desa Lingga, Kubu Raya

KUBU RAYA - Tokoh Masyarakat Adat Dayak Kalimantan Barat, Yulius Aho, menghadiri seluruh rangkaian perayaan budaya tahunan Naik Dango ke-41 yang digelar di Rumah Betang Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Perayaan berlangsung selama empat hari, 25–28 April 2026, dan secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan. Kegiatan ini turut dihadiri tokoh adat, masyarakat, serta perwakilan dari Kabupaten Kubu Raya, Landak, dan Mempawah.

Seluruh rangkaian kegiatan tahun ini dipusatkan di Rumah Betang Adat Desa Lingga sebagai simbol kehidupan komunal masyarakat Dayak. Berbagai agenda digelar meriah, mulai dari ritual adat, pertunjukan seni budaya, hingga prosesi tradisional yang sarat makna filosofis.

Yulius Aho menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengaku mengikuti acara sejak pembukaan hingga penutupan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Dayak.

“Saya sebagai bagian dari masyarakat Dayak sekaligus Penasihat Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Barat dan Bendahara Umum Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional, tentu mendukung penuh pelaksanaan Naik Dango di Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada panitia, khususnya Dewan Adat Dayak Kabupaten Kubu Raya yang bekerja sama dengan Dewan Adat Dayak Kabupaten Landak dan perwakilan dari Mempawah dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurut Yulius, Naik Dango merupakan warisan leluhur bernilai seni dan budaya tinggi yang terus diwariskan turun-temurun. Tradisi ini menjadi bentuk ungkapan syukur atas hasil panen selama satu tahun.

“Naik Dango bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengingat bahwa masyarakat Dayak hidup dan tumbuh berdasarkan adat istiadat yang kuat. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Dayak, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya meramaikan kegiatan adat secara seremonial, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya.

“Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi, kita tidak boleh meninggalkan adat. Bagi masyarakat Dayak, adat adalah pedoman hidup dalam bermasyarakat,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat Kalimantan untuk terus menjaga dan melestarikan adat serta seni budaya Dayak sebagai identitas di tengah kehidupan yang multietnis dan multiagama.

Perayaan Naik Dango merupakan tradisi tahunan masyarakat Dayak sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atau _Jubata_ atas hasil panen yang melimpah, sekaligus momentum mempererat persatuan dan kebersamaan antar masyarakat adat. (Tim)

Rabu, 29 April 2026

Gejolak Global Tekan APBN, Pendidikan Jarak Jauh Kembali Jadi Opsi Efisiensi

Gejolak global dan lonjakan harga energi mendorong efisiensi anggaran negara, termasuk penerapan PJJ bagi mahasiswa sebagai strategi menjaga stabilitas fiskal. Foto Ketua PP Pergunu, Dr. Romi Siswanto, M.Si.
Gejolak global dan lonjakan harga energi mendorong efisiensi anggaran negara, termasuk penerapan PJJ bagi mahasiswa sebagai strategi menjaga stabilitas fiskal. Foto Ketua PP Pergunu, Dr. Romi Siswanto, M.Si.

PONTIANAK - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah tidak lagi dipandang sebagai konflik regional semata. Dampaknya menjalar hingga ke sektor energi, pangan, hingga kebijakan fiskal banyak negara, termasuk Indonesia. Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel memicu ketidakpastian global yang berimbas langsung pada harga energi dan stabilitas ekonomi dunia.

Sejumlah proyeksi ekonomi internasional memperkirakan lonjakan harga energi global pada 2026. Harga minyak mentah jenis Brent diprediksi berada di kisaran 86 dolar AS per barel atau sekitar Rp1,4 juta per barel (kurs asumsi Rp16.500 per dolar AS). Bahkan dalam skenario konflik yang berkepanjangan, harga dapat melonjak hingga 115 dolar AS per barel atau setara sekitar Rp1,9 juta per barel.

Tidak hanya energi, harga pupuk global diperkirakan meningkat hingga 31 persen. Kondisi tersebut berpotensi menekan sektor pertanian dan memperbesar risiko inflasi, terutama di negara berkembang yang masih bergantung pada impor bahan baku energi dan pangan.

Tekanan Global Dorong Lonjakan Beban Subsidi Energi

Indonesia turut merasakan tekanan akibat gejolak global tersebut. Ketergantungan terhadap energi impor membuat perubahan harga minyak dunia berdampak langsung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sekitar Rp381,3 triliun pada 2026. Anggaran tersebut disusun dengan asumsi harga minyak mentah Indonesia sekitar Rp1,15 juta per barel (setara 70 dolar AS).

Namun, jika konflik global terus berlanjut dan harga energi meningkat, kebutuhan subsidi energi berpotensi bertambah hingga sekitar Rp97,3 triliun (konversi dari 5,9 miliar dolar AS). Kondisi ini mempersempit ruang fiskal dan memaksa pemerintah melakukan langkah efisiensi pada berbagai sektor.

Selain subsidi energi, tekanan juga terlihat pada nilai tukar rupiah. Pada Maret 2026, rupiah tercatat berada di kisaran Rp16.958 per dolar AS, dipengaruhi sentimen global yang cenderung menghindari risiko akibat konflik geopolitik.

Efisiensi Anggaran Sentuh Dunia Pendidikan Tinggi

Situasi fiskal yang ketat mendorong pemerintah menyesuaikan kebijakan di sektor pendidikan tinggi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memberi ruang bagi perguruan tinggi untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara terbatas.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menerbitkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 yang membuka peluang pelaksanaan PJJ bagi mahasiswa semester lima ke atas serta mahasiswa pascasarjana.

Pendekatan ini dipandang rasional karena mahasiswa tingkat lanjut dinilai telah memiliki dasar akademik yang lebih kuat. Mata kuliah berbasis teori, seminar, dan diskusi dinilai lebih memungkinkan dilakukan secara daring.

Namun, kegiatan yang membutuhkan praktik langsung seperti laboratorium, bengkel, klinik, maupun studio tetap harus dilaksanakan secara tatap muka guna menjaga kualitas pembelajaran.

Belajar Dari Pengalaman Pandemi Covid-19

Penerapan pembelajaran jarak jauh bukan hal baru bagi Indonesia. Pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting tentang tantangan pendidikan daring.

Pada masa tersebut, banyak institusi pendidikan melakukan pembelajaran daring secara darurat tanpa perencanaan pedagogi yang matang. Proses belajar kerap berubah menjadi sekadar pemberian tugas tanpa interaksi bermakna antara dosen dan mahasiswa.

Sejumlah laporan internasional menunjukkan dampak serius terhadap capaian belajar. Indonesia tercatat mengalami penurunan kemampuan literasi hingga 40 persen dan numerasi hingga 56 persen selama masa pembelajaran jarak jauh darurat.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa PJJ membutuhkan sistem yang dirancang khusus, bukan sekadar memindahkan kelas tatap muka ke platform video daring.

Mutu Pendidikan Jadi Penentu Keberhasilan PJJ

Implementasi PJJ tidak dapat dilakukan secara instan. Perguruan tinggi harus memastikan kesiapan kurikulum, materi digital, metode evaluasi, serta interaksi pembelajaran yang efektif.

Setiap mata kuliah daring perlu dilengkapi dengan bahan ajar digital, forum diskusi, asesmen berbasis proyek, serta umpan balik yang terukur. Tanpa komponen tersebut, risiko penurunan kualitas pembelajaran menjadi sangat besar.

Regulasi nasional sebenarnya telah memberi dasar hukum bagi pelaksanaan PJJ. Aturan tersebut memungkinkan perguruan tinggi menyelenggarakan pembelajaran daring hingga 50 persen dari total beban studi tanpa izin khusus, selama mendapat persetujuan senat akademik.

Dengan kata lain, PJJ merupakan sistem pendidikan yang kompleks, bukan sekadar pilihan teknis untuk menghemat biaya operasional kampus.

Peran Pengalaman Nasional Dalam Pengembangan PJJ

Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam pendidikan jarak jauh melalui Universitas Terbuka. Model pembelajaran yang telah berjalan selama puluhan tahun menunjukkan bahwa PJJ dapat menjadi solusi perluasan akses pendidikan tinggi.

Keberhasilan tersebut menegaskan bahwa transformasi digital pendidikan membutuhkan sistem yang terintegrasi, mulai dari kurikulum hingga evaluasi pembelajaran.

Langkah efisiensi fiskal akibat tekanan global memang tidak dapat dihindari. Namun, kebijakan tersebut perlu dijalankan secara hati-hati agar tidak mengorbankan mutu pendidikan.

PJJ Dipandang Sebagai Strategi Jangka Panjang

Kondisi global yang tidak menentu mendorong banyak negara menata ulang prioritas belanja publik. Dalam konteks Indonesia, pendidikan tetap menjadi sektor strategis yang harus dijaga kualitasnya.

Pembelajaran jarak jauh dapat menjadi solusi jangka panjang jika dirancang sebagai bagian dari transformasi pendidikan, bukan sekadar kebijakan darurat.

Di tengah tekanan ekonomi global, menjaga mutu pendidikan tinggi menjadi investasi penting untuk mempertahankan daya saing nasional di masa depan.

FAQ

1. Mengapa konflik global memengaruhi pendidikan di Indonesia?
Konflik global memicu kenaikan harga energi dan subsidi, sehingga pemerintah perlu melakukan efisiensi anggaran termasuk di sektor pendidikan.

2. Siapa yang dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ)?
Mahasiswa semester lima ke atas dan mahasiswa pascasarjana berpotensi mengikuti PJJ, tergantung kebijakan perguruan tinggi.

3. Apakah semua mata kuliah bisa dilakukan secara daring?
Tidak. Mata kuliah praktik seperti laboratorium dan klinik tetap membutuhkan pembelajaran tatap muka.

4. Apa risiko terbesar dari PJJ yang tidak dirancang dengan baik?
Risiko utama adalah penurunan kualitas pembelajaran atau learning loss.

5. Apakah PJJ akan menjadi sistem pendidikan masa depan?
PJJ berpotensi menjadi bagian penting pendidikan masa depan jika didukung sistem dan teknologi yang memadai.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.