Iklan Tutup X

Minggu, 05 Januari 2025

Media Belanda sebut PSSI sedang dekati pemain Lille Mitchel Bakker

Ikuti kami:
Google
Media Belanda sebut PSSI sedang dekati pemain Lille Mitchel Bakker
Media Belanda sebut PSSI sedang dekati pemain Lille Mitchel Bakker. (ANTARA)
Jakarta - Media Belanda, AD, menyebut PSSI sedang berusaha mendekati pemain Lille yang dipinjam dari Atalanta, Mitchel Bakker.

Mengutip AD, Bakker sudah mengetahui bahwa dirinya diminati oleh PSSI tetapi belum jelas apakah pemain yang memiliki darah Indonesia dari kakeknya itu akan merespon minat dari kubu Indonesia.

Mantan pemain Ajax Amsterdam itu telah memainkan 21 pertandingan untuk timnas kelompok umur Belanda, tetapi ia belum pernah melakukan debut untuk timnas senior.

Jika setuju untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), maka Bakker dapat bergabung dengan para pendahulunya yang juga sebelumnya memiliki kewarganegaraan Belanda seperti Thon Haye, Jay Idzes, Ivar Jenner, Rafael Struick, Shayne Pattynama, dan Justin Hubner.

Karena memiliki darah Indonesia, maka Bakker dapat dikategorikan sebagai pemain diaspora yang dinaturalisasi. Upaya PSSI untuk memperkuat timnas dengan menghadirkan pemain-pemain diaspora terbukti telah mendongkrak kualitas timnas, dengan contoh terkini adalah penampilan Tim Garuda yang mencapai putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Bakker yang baru berusia 24 tahun, berposisi sebagai bek kiri. Pada musim ini, Bakker mencatatkan sepuluh penampilan dengan koleksi dua gol untuk Lille di Liga Prancis.

Sang pemain pun turut memperkuat Lille di Liga Champions musim ini dengan catatan lima penampilan dan satu gol.

Pewarta : A Rauf Andar Adipati/ANTARA
Google Logo Follow
Ariffannur Romadon
Ariffannur Romadon
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.