Iklan Tutup X

Rabu, 22 Juli 2026

Stok Obat Aman, Keluarga Pasien Bilang Layanan Kesehatan Jalan Normal di RSUD Agoesdjam Ketapang

Ikuti kami:
Google

Perawat RSUD sedang memeriksa seorang pasien. Isu kekosongan stok obat ditepis keluarga pasien, perawatan dokter berjalan normal 
Ketapang - Pelayanan rawat inap dan rawat jalan di RSUD dr Agoesdjam Ketapang tetap normal pasca isu beredar stok beberapa jenis obat kosong. 

Firman, Keluarga pasien yang sedang menjaga kerabatnya akui tidak alami masalah bagi orang tuanya yang sedang dirawat di poli dalam. Pemeriksaan dokter maupun obat tetap normal dan mudah diperoleh di apotek rumah sakit. 

"Lancar jak bang, udah seminggu ni kami disini, obat, kunjungan dokter rutin, macam biase jak," ujarnya, ditemui di depan UGD Agoesdjam, Rabu malam (22/07/2026).

Lelaki asal Kayong Utara ini mengatakan, sudah hampir seminggu Ia menjaga orang tuanya yang saat ini masih dirawat pada salah satu ruangan. Kondisinya pun udah mulai berangsur membaik. 

"Sudah mulai membaik, tergantung dokter am sembile keluar. Kami terima kasih lah layanan rumah sakit ini bagus, dak ade masalah mah," katanya. 

Hal serupa juga diakui keluarga pasien lainya bernama Surya. Dia mengucapkan kalau obat dan perawatan buat anaknya yang sedang opname mudah diperoleh.

"Endak ade masalah mah, obat kalau dak ade dalam rumah sakit, kite cari tempat laen, dak ade hal," kata Surya. 

Sementara itu, kepala bidang layanan Medik dan Kebidanan RSUD, Yulia Ningsih menjelaskan, stok obat tetap ada. Dia menyebut, jika beberapa memang kosong, manajemen mengupayakan menemukan pada fasilitas rumah sakit lain di Ketapang.

"Isu kosong itu hanya sementara, kita prioritaskan obat tersedia. Jika di kita tidak ada, kan bisa dicari di tempat lain yang kerjasama dengan kita," ujar Yulia. 

Yulia mengatakan, dalam proses pengadaan obat maupun barang habis pakai (BHP) rumah sakit menggandeng mitra sebagai suplier. 

Dalam proses oenyediaanya, Yulia menjelaskan bahwa terkadang vendor obat dan BHP sering terlambat lakukan pengiriman kepihaknya. Tetapi manajemen punya siasat mengatasinya seperti kerjasama dengan fasilitas apotek dan rumah sakit di Ketapang.

"Kondisi yang sering terjadi itu biasanya terlambat kami terima dari distributor. Tapi kami punya cara atasinya. Kan ada fasilitas rumah sakit di Ketapang ini bisa kerjasama dengan kita. Jadi sebenarnya tidak ada masalah," tandasnya.


Muzahidin.

Google Logo Follow
Muzahidin
Muzahidin
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.