Iklan Tutup X

Kamis, 17 April 2025

Rapat Lanjutan Bahas Penyelesaian Lahan Bersama Antara Perusahaan Sawit dan Tambang

Ikuti kami:
Google
Rapat Lanjutan Bahas Penyelesaian Lahan Bersama Antara Perusahaan Sawit dan Tambang
Rapat Lanjutan Bahas Penyelesaian Lahan Bersama Antara Perusahaan Sawit dan Tambang.

Ketapang – Pemerintah daerah bersama pihak korporasi menggelar pertemuan lanjutan dalam upaya menyelesaikan permasalahan lahan bersama antara perusahaan kelapa sawit dan tambang. Rapat tersebut berlangsung pada hari Kamis (17 April 2025) di ruang rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak.

Rapat dipimpin oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Ketapang, Syamsul Islami, yang didampingi oleh Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPSTP) Ketapang dan Kabag Perekonomian & Pembangunan Setda Ketapang. Hadir juga dalam forum tersebut perwakilan provinsi Kalimantan Barat, ATR/BPN Kalbar, serta direksi PT Lingga Teja Wana dan PT Cakra Internusa perusahaan sawit dan tambang yang tengah memperjuangkan Perjanjian Pemanfaatan Lahan Bersama (PPLB).

Menurut perwakilan instansi provinsi, rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa pihak perusahaan memiliki waktu tiga minggu ke depan untuk menyelesaikan koordinasi dan sinkronisasi terkait PPLB. Jika dalam jangka waktu itu belum ada kesepakatan final, maka persoalan akan diserahkan ke tingkat pusat sebagai bentuk penyelesaian akhir.

Ditekankan pula bahwa penyelesaian diharapkan dapat dilakukan secara damai, cepat, dan adil, agar konflik di antara pihak-pihak yang terlibat dapat dihindari. Pemerintah daerah juga berharap agar penanganan masalah ini dilakukan dengan transparan dan tanpa menimbulkan ketegangan baru.

Google Logo Follow
Jerry
Jerry
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.