Iklan Tutup X

Jumat, 05 September 2025

Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Kemendikbudristek

Ikuti kami:
Google

JAKARTA - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis, 4 September 2025. 

Penetapan ini terkait dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp 9,9 triliun di Kemendikbudristek, yang dimulai sejak 2020 untuk bantuan peralatan TIK bagi sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, kasus ini bermula dari pengadaan laptop berbasis Windows yang direkomendasikan tim pengadaan. 

Namun, Kemendikbudristek kemudian mengganti spesifikasi menjadi Chromebook, diduga tanpa kajian kebutuhan yang tepat. 

Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Kemendikbudristek
Nadiem Makarim Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Kemendikbudristek.

Kejagung menduga ada persekongkolan yang merugikan negara terkait perubahan spesifikasi tersebut.

Nadiem sebelumnya sudah menjalani tiga kali pemeriksaan sebagai saksi, pertama kali pada Senin, 23 Juni 2025, selama hampir 12 jam. 

Setelah rangkaian pemeriksaan itu, statusnya kini naik menjadi tersangka.

Eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyinggung soal status jabatan Nadiem saat pengadaan. 

Melalui akun Twitter resminya, Mahfud mengingatkan bahwa pada Februari 2020, Nadiem menjabat sebagai Mendikbud, belum Mendikbudristek. 

“Harus cermat dalam dakwaan nanti, subjectum litis bisa dieksepsi,” tulisnya, mengindikasikan potensi keberatan hukum terkait jabatan resmi saat proyek berjalan.

Penetapan Nadiem sebagai tersangka menambah panjang daftar tokoh publik yang terjerat kasus korupsi proyek pengadaan di pemerintah. 

Kejagung menyatakan proses penyidikan akan terus berlanjut dan pihaknya akan segera mengumumkan perkembangan terbaru, termasuk kemungkinan pemanggilan pihak terkait lainnya. 

Kasus ini diperkirakan akan menjadi sorotan publik dan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap proyek-proyek TIK di sekolah.

Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.