Iklan Tutup X

Rabu, 22 Oktober 2025

Internet cepat dibutuhkan untuk mendukung ekonomi kreatif di ASEAN

Ikuti kami:
Google
Jakarta - Survei yang diadakan British Council dan Kementerian Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia "Persepsi Regional ASEAN Pertama mengenai Ekonomi Kreatif" menunjukkan internet cepat menjadi salah satu hal yang dibutuhkan pelaku ekraf di kawasan tersebut.

Direktur Kesenian untuk Asia Timur British Council Manami Yuasa saat pertemuan di Jakarta, Rabu, mengatakan survei yang melibatkan 4.000 responden di 10 negara ASEAN itu memperlihatkan beberapa tantangan perkembangan industri ekonomi kreatif di kawasan Asia Tenggara.

Ketika membicarakan tantangan ekonomi kreatif, sebanyak 49 persen mengatakan perlunya akses internet berkecepatan tinggi untuk mendukung industri ekonomi di ASEAN. Selain itu, 50 persen responden menyebut tantangan memasarkan produk kreatif karena kurangnya koordinasi dan dukungan korporasi di tingkat regional.

Manami menjelaskan 47 persen responden mengatakan bahwa ekonomi kreatif berjalan, namun, masih ada keterbatasan. Selain itu, 53 persen menyampaikan ada hambatan untuk bisa mendapatkan produk kreatif dan layanan yang ditawarkan.

Negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia dan Filipina, berdasarkan survei itu, berupaya untuk mengatasi hambatan dengan memproduksi produk yang unggul dan kreatif.

“Ini berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi ASEAN dan manfaat yang bisa didapat bagi para komunitas,” kata Manami.

Data dari pemerintah, institusi, akademisi dan organisasi seluruh ASEAN menyatakan sebanyak 53 persen pemain kreatif memiliki latar belakang pendidikan formal, sementara 43 persennya menerima dukungan dan kesempatan berupa pelatihan dari pemerintah maupun perusahaan nirlaba.

Dalam pengembangan industri kreatif 9 persen responden mengakui perlunya registrasi bisnis menjadi aspek pendukung, dengan 54 persen setuju budaya menjadi dasar pembuatan produk kreatif.

Dari studi, para pemangku kepentingan di kawasan ASEAN diajak untuk memahami bagaimana situasi ekonomi kreatif berjalan di kawasan dan mengeliminasi hambatan dalam mewujudkan ekonomi kreatif penyumbang pendapatan negara.

Pewarta : Fitra Ashari/ANTARA
Google Logo Follow
Ariffannur Romadon
Ariffannur Romadon
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.