Iklan Tutup X

Rabu, 29 Oktober 2025

Petani Keluhkan Dampak Limbah Perusahaan Akasia dan Sawit

Ikuti kami:
Google
Foto: Zailani, Petani Mempawah Keluhkan Dampak Limbah dari aktivitas dua perusahaan besar, yakni PT SL (Akasia) dan PT MAS (Sawit)

 


MEMPAWAH - Warga dan petani di wilayah Kabupaten Mempawah mengeluhkan dampak limbah dari aktivitas dua perusahaan besar, yakni PT SL (Akasia) dan PT MAS (Sawit), yang dinilai telah mengganggu lahan pertanian masyarakat selama bertahun-tahun.


Salah satu warga, Zailani, menyampaikan bahwa akibat limbah tersebut, petani sudah tidak bisa mengolah sawah selama delapan tahun terakhir.


“Kami minta solusinya bagaimana. Sudah delapan tahun kami tidak bisa badang (mengolah sawah). Harapan kami, perusahaan jangan merugikan masyarakat. Petani ini cuma ingin hasilnya lancar, enggak lebih dan enggak kurang,” ujar Zailani di area persawahan setempat.


Menurut warga, keluhan terkait pencemaran limbah ini sudah berulang kali disampaikan kepada pihak perusahaan, namun belum ada tindak lanjut yang memuaskan. Mereka berharap pihak PT SL dan PT MAS bersama pemerintah daerah turun langsung meninjau lokasi untuk mencari solusi agar lahan pertanian bisa kembali produktif.


Meski demikian, kegiatan panen raya di wilayah tersebut tetap berlangsung dengan dukungan kelompok tani dan instansi terkait. Dalam kegiatan itu, juga hadir perwakilan TNI Angkatan Laut yang ikut mendukung program ketahanan pangan bersama masyarakat petani. (Tim/Red)


Google Logo Follow
Hermanto
Hermanto
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.