Aksi Kemanusiaan Mengalir di Landak: Bupati Karolin Ajak Warga Donor Darah demi Selamatkan Nyawa

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Selasa, 04 November 2025

Aksi Kemanusiaan Mengalir di Landak: Bupati Karolin Ajak Warga Donor Darah demi Selamatkan Nyawa

Aksi Kemanusiaan Mengalir di Landak: Bupati Karolin Ajak Warga Donor Darah demi Selamatkan Nyawa
Aksi Kemanusiaan Mengalir di Landak: Bupati Karolin Ajak Warga Donor Darah demi Selamatkan Nyawa.

LANDAK - Bupati Landak sekaligus Ketua PMI Kabupaten Landak, dr. Karolin Margret Natasa, M.H, membuka kegiatan donor darah untuk memperingati 25 tahun Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA). Acara ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme di Aula RSUD Landak pada Senin, 3 November 2025.

Kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara RSUD Landak dan PMI Kabupaten Landak, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Landak, pengurus PMI, para pendonor, hingga penerima penghargaan pendonor darah terbanyak.

Dalam momen tersebut, Bupati Karolin turut menyerahkan piagam penghargaan dan doorprize kepada para pendonor dengan jumlah donor terbanyak sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membantu sesama.

Menguatkan Sinergi Kemanusiaan di Landak

Dalam sambutannya, Karolin menegaskan bahwa kegiatan donor darah bukan hanya seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara rumah sakit dan PMI. Ia berharap kontribusi melalui ARSADA dapat membantu menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat Landak.

“Melalui ARSADA, kita bisa saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dari berbagai daerah. Harapannya, pelayanan kesehatan di Kabupaten Landak bisa semakin maju,” ujar Karolin.

Kebutuhan Darah Tinggi, Pendonor Masih Terbatas

Karolin juga memaparkan bahwa permintaan darah di RSUD Landak tergolong tinggi. Namun, stok darah kerap menipis karena masyarakat belum sepenuhnya aktif menjadi pendonor.

“Selama dua tahun menjabat sebagai Ketua PMI, kami terus melakukan pendekatan, bahkan jemput bola. Kami menggandeng banyak organisasi dan instansi untuk mengadakan donor darah di setiap kegiatan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa pasien memiliki kondisi medis yang mengharuskan mereka menerima darah segar, bukan darah yang sudah lama disimpan. Karena itu, kehadiran pendonor aktif sangat dibutuhkan demi keselamatan pasien.

Apresiasi untuk Komunitas Pendonor Darah

Pada akhir acara, Bupati Karolin memberikan apresiasi khusus kepada berbagai komunitas pendonor darah yang selama ini rutin dan sukarela mendukung PMI dalam menjaga ketersediaan darah.

“Penghargaan ini memang sederhana, namun kami berharap bisa menjadi penyemangat bagi masyarakat lainnya untuk ikut mendonorkan darah,” tutup Karolin dengan penuh harapan.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.