Ikuti kami:
Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan ajang Liga 4 PSSI Aceh musim 2025-2026 sebagai upaya memperkuat pembinaan sepak bola akar rumput sekaligus menghidupkan kembali semangat kompetisi sepak bola di daerah.
“Liga 4 adalah pondasi penting dalam melahirkan pemain-pemain muda berkualitas,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Wakil Bupati Said Fadheil dalam keterangan diterima di Meulaboh, Senin.
Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu wilayah di pantai barat selatan Aceh yang menjadi lokasi pertandingan Grup B Liga 4 Asprov PSSI Aceh musim 2025–2026 yang digelar di Lapangan Sepakbola Cot Darat, Kecamatan Samatiga, dengan kick off perdana pada Senin (17/11).
Grup B diisi oleh sejumlah klub sepak bola diantaranya Persabar Aceh Barat, PSAS Aceh Singkil, Persas Sabang serta Bintang Aceh Nagan Raya.
Tarmizi mengatakan ajang Liga 4 ini menjadi momentum penting bagi Aceh Barat dalam memperkuat pembinaan sepak bola akar rumput sekaligus menghidupkan kembali semangat kompetisi daerah.
Ia menekankan bahwa Persabar bukan sekadar klub, tetapi wadah pembinaan masa depan sepak bola Aceh Barat.
“Ke depan Aceh Barat harus melahirkan pemain-pemain hebat. Melalui Persabar, kita berharap ada putra-putra terbaik yang mampu tampil di level provinsi hingga nasional,” ujar Tarmizi.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena Aceh Barat dipercaya menjadi satu dari empat tuan rumah Liga 4 Aceh musim ini, bersama tiga kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh.
Tarmizi mengajak seluruh masyarakat dan peserta kompetisi untuk menjaga nama baik daerah.
“Mari jalani kompetisi ini dengan hati gembira, tetap tertib, dan menjaga wajah Aceh Barat. Kita akan menerima tamu dari berbagai kabupaten/kota, bahkan dari luar Aceh Barat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tarmizi juga menyerahkan celana legging kepada perwakilan klub dan Wakil Ketua Asprov PSSI Aceh Irfansyah sebagai dukungan terhadap pelaksanaan syariat Islam dalam dunia olahraga.
Wakil Ketua Asprov PSSI Aceh Irvansyah menyatakan bahwa Liga 4 bukan hanya ajang pertandingan, tetapi panggung kebangkitan sepak bola Aceh.
“Setelah sekian lama, sepak bola Aceh mulai menemukan kembali denyut nadi kebangkitannya. Grup B yang berisi Persabar selaku tuan rumah, PS Aceh Singkil, Persas Sabang, dan Bintang Aceh adalah panggung emas untuk bakat-bakat muda bersinar,” ujarnya.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama Askab PSSI Aceh Barat dan KONI Aceh Barat dapat lebih berinvestasi pada pengembangan SDM sepak bola, termasuk memberikan subsidi atau bahkan akses gratis untuk lisensi pelatih di berbagai jenjang.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh pemerintah, Liga 4 Aceh di Aceh Barat diharapkan menjadi batu loncatan penting bagi lahirnya generasi emas sepak bola masa depan.
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar/ANTARA
REKOMENDASI KAMI
- Memuat artikel...
