![]() |
| KPK mengungkap dugaan pemerasan Bupati Cilacap dengan target setoran Rp750 juta dari dinas hingga puskesmas untuk THR Forkopimda. (Gambar ilustrasi AI) |
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Dalam kasus ini, KPK menyebut adanya target setoran hingga Rp750 juta yang diminta kepada sejumlah dinas hingga puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan target tersebut berkaitan dengan permintaan dana yang disebut untuk kebutuhan pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan target setoran mencapai Rp750 juta,” kata Asep dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Asep, setiap satuan kerja (satker) di lingkungan pemerintah daerah awalnya diminta menyetor uang antara Rp75 juta hingga Rp100 juta. Permintaan tersebut ditujukan kepada berbagai instansi pemerintah daerah.
Kabupaten Cilacap diketahui memiliki sekitar 25 perangkat daerah, dua rumah sakit umum daerah, serta 20 puskesmas yang berada di bawah struktur pemerintahan kabupaten.
Namun dalam pelaksanaannya, jumlah setoran yang diterima disebut tidak selalu sesuai target.
KPK mencatat nilai uang yang disetor dari masing-masing perangkat daerah bervariasi.
“Pada awalnya setiap satuan kerja ditargetkan menyetor Rp75 juta sampai Rp100 juta. Meski pada realisasinya, setoran yang diterima beragam mulai Rp3 juta hingga Rp100 juta per perangkat daerah,” ujar Asep.
KPK masih terus mendalami aliran dana serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan konstruksi perkara serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut berperan dalam praktik pemerasan tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan kewenangan di tingkat pemerintah daerah, khususnya terkait dugaan pemerasan Bupati Cilacap, target setoran Rp750 juta, dan dugaan penggunaan dana untuk THR Forkopimda.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
