![]() |
| Tuaka atau nuaka adalah sebutan tradisional untuk hewan yang sangat tua dan berukuran besar, sering dikaitkan dengan ikan, buaya, dan ular dalam cerita masyarakat. (Gambar ilustrasi AI) |
Istilah tuaka atau nuaka dikenal dalam tradisi lisan masyarakat sebagai sebutan bagi hewan yang telah berusia sangat tua dan memiliki ukuran tubuh melebihi ukuran normal pada umumnya. Dalam cerita turun-temurun, hewan yang disebut tuaka sering digambarkan memiliki ciri fisik yang berbeda, seperti tubuh yang besar serta munculnya bagian yang menyerupai “jenggot”.
Sebutan ini biasanya digunakan oleh orang tua zaman dahulu untuk menggambarkan hewan yang diyakini telah hidup sangat lama di alam liar. Dalam banyak cerita rakyat, kemunculan hewan yang disebut tuaka sering dikaitkan dengan pengalaman masyarakat saat melihat hewan berukuran tidak biasa di sungai, hutan, atau rawa.
Istilah tersebut tidak berasal dari istilah ilmiah dalam dunia biologi, melainkan dari bahasa dan kepercayaan lokal yang berkembang di masyarakat. Karena itu, penggunaan kata tuaka lebih bersifat budaya dan folklor daripada penjelasan ilmiah tentang spesies hewan tertentu.
Sebutan Untuk Hewan Yang Sangat Tua
![]() |
| Tuaka atau nuaka adalah sebutan tradisional untuk hewan yang sangat tua dan berukuran besar, sering dikaitkan dengan ikan, buaya, dan ular dalam cerita masyarakat. (Gambar ilustrasi AI) |
Dalam pemahaman masyarakat tradisional, tuaka atau nuaka merujuk pada hewan yang telah hidup sangat lama sehingga ukuran tubuhnya berkembang jauh lebih besar dibandingkan hewan sejenis.
Orang tua dulu sering menggambarkan hewan tersebut dengan ciri khas tertentu, salah satunya adalah munculnya “jenggot”. Istilah ini biasanya merujuk pada bagian tubuh yang terlihat seperti serabut, lumut, atau pertumbuhan tertentu di sekitar mulut atau tubuh hewan.
Ciri tersebut kemudian menjadi tanda yang dipercaya menunjukkan bahwa hewan tersebut sudah sangat tua dan memiliki umur panjang di habitatnya.
Identik Dengan Hewan Air Dan Reptil
Dalam berbagai cerita masyarakat, sebutan tuaka paling sering dikaitkan dengan beberapa jenis hewan tertentu. Hewan-hewan tersebut biasanya hidup di lingkungan yang sulit dijangkau manusia, seperti sungai besar, rawa, dan hutan.
Beberapa hewan yang paling sering disebut dalam cerita mengenai tuaka antara lain:
Ikan berukuran sangat besar
Buaya yang telah hidup puluhan tahun
Ular besar yang ditemukan di hutan atau sungai
Kemunculan hewan dengan ukuran yang tidak biasa sering memunculkan anggapan bahwa hewan tersebut adalah tuaka atau nuaka.
Bagian Dari Cerita Dan Pengetahuan Lokal
![]() |
| Tuaka atau nuaka adalah sebutan tradisional untuk hewan yang sangat tua dan berukuran besar, sering dikaitkan dengan ikan, buaya, dan ular dalam cerita masyarakat. (Gambar ilustrasi AI) |
Istilah tuaka atau nuaka juga menjadi bagian dari cerita rakyat dan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Cerita tersebut biasanya disampaikan oleh orang tua kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari pengalaman hidup di lingkungan alam.
Dalam konteks modern, fenomena hewan berukuran besar sebenarnya bisa dijelaskan secara ilmiah melalui faktor usia, kondisi habitat, ketersediaan makanan, serta proses pertumbuhan alami.
Namun, istilah tuaka tetap hidup dalam budaya masyarakat sebagai cara tradisional untuk menggambarkan hewan yang dianggap sangat tua dan berbeda dari hewan biasa.
Tuaka atau nuaka merupakan istilah tradisional yang digunakan masyarakat untuk menyebut hewan yang sudah sangat tua dan memiliki ukuran tubuh lebih besar dari biasanya. Sebutan ini identik dengan hewan seperti ikan, buaya, dan ular yang hidup lama di alam liar.
Meskipun tidak termasuk istilah ilmiah, kata tuaka menjadi bagian dari budaya lisan dan pengetahuan lokal yang masih dikenal hingga sekarang.
Penulis: Heri Yakop
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com


