Motif Kasus Perundungan di Tumbang Titi Karena Korban Diduga oleh Pelaku Menghina dan Berkata Kasar

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Senin, 30 Maret 2026

Motif Kasus Perundungan di Tumbang Titi Karena Korban Diduga oleh Pelaku Menghina dan Berkata Kasar

Ikuti kami:
Google Google
Motif Kasus Perundungan di Tumbang Titi Karena Korban Diduga oleh Pelaku Menghina dan Berkata Kasar
Motif Kasus Perundungan di Tumbang Titi Karena Korban Diduga oleh Pelaku Menghina dan Berkata Kasar. 

Ketapang (Borneotribun) - Polres Ketapang memaparkan motif kasus perundungan atau bulying siswa SMP di Tumbang Titi yang videonya beredar luas di media sosial.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengungkapkan para pelaku sakit hati kepada korban karena diduga korban menghina pribadi para pelaku.

"Motif kasus perundungan di Tumbang Titi kemarin pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 Wiba karena korban disangka menghina ketiga pelaku dan pelaku merasa sakit hati kepada korban," katanya di aula Mapolres, Senin (30/03/2026).

Para pelaku selanjutnya memaksa korban untuk bertemu di pinggir sungai di kecamatan tersebut. Di lokasi itulah terjadi aksi perundungan kepada korban.

Dalam perkara ini, Polisi menetapkan tiga orang terduga pelaku dengan inisial NN, APS dan AB.

Kepolisian menegaskan, karena para pelakunya tergolong anak dibawah umur dan masih bersekolah, petugas tidak menahan para pelaku tetapi kasus ini tetap naik sampai proses persidangan.

"Hasil gelar perkara, ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka namun karena dibawah umur, para pelaku tidak ditahan," kata M Harris.

Dalam menindak kasus ini, kepolisian Ketapang menggandeng Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) kabupaten Ketapang.

Video kasus perundungan ini viral di media sosial dan tersebar luas. Pihak keluarga melalui ibu korban melaporkan kasus ini kepada aparat kepolisian dan kasus ini hingga sekarang sudah naik tahap penyidikan.

Penulis: Muzahidin.

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Reza Aditiya g
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.