![]() |
| Ribuan warga Muslim dan non-Muslim menghadiri buka puasa bersama akbar di Masjid Raya Singkawang yang menjadi simbol toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat. |
SINGKAWANG -- Ribuan warga dari berbagai latar belakang agama menghadiri kegiatan buka puasa bersama (bukber) akbar yang digelar di kawasan Masjid Raya Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang memperlihatkan kuatnya nilai toleransi di tengah masyarakat kota tersebut.
Warga Muslim dan non-Muslim tampak berkumpul bersama di area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan menjelang waktu berbuka. Suasana penuh keakraban terlihat ketika masyarakat saling berinteraksi tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang budaya.
Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin mengatakan kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya kehidupan masyarakat Singkawang yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman.
“Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan masyarakat di Kota Singkawang yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman suku, agama, dan budaya,” ujarnya.
Simbol Toleransi Dan Persaudaraan Masyarakat
Muhammadin menjelaskan kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan buka puasa bersama menunjukkan eratnya persaudaraan yang telah terbangun di tengah masyarakat.
Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan yang telah lama menjadi ciri khas Kota Singkawang.
“Buka puasa bersama akbar ini bukan sekadar momentum berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, tetapi juga menjadi wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Kota Singkawang,” kata Muhammadin.
Ia menilai partisipasi warga non-Muslim dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Kebersamaan Dalam Keberagaman
Muhammadin menegaskan bahwa kebersamaan masyarakat Singkawang dapat menjadi contoh bagaimana perbedaan dapat dirawat menjadi kekuatan untuk membangun harmoni sosial.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti ini menunjukkan bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk hidup rukun dan saling menghormati.
“Melalui kegiatan seperti ini kita menunjukkan bahwa Singkawang adalah kota yang hidup dalam persaudaraan. Di tengah berbagai perbedaan, masyarakat tetap bersatu dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati,” ujarnya.
Nilai Ramadhan Menguatkan Solidaritas Sosial
Ia menambahkan nilai-nilai Ramadhan seperti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi diharapkan tidak hanya dirasakan oleh umat Muslim, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat.
Menurutnya, momentum kebersamaan tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.
Muhammadin juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keharmonisan dan memperkuat semangat persatuan yang telah menjadi identitas Kota Singkawang.
“Buka puasa bersama akbar ini menjadi gambaran indah bagaimana masyarakat Singkawang menjaga harmoni. Ribuan orang berkumpul tanpa memandang perbedaan, saling menghargai dan mempererat persaudaraan,” katanya.
Kegiatan buka puasa bersama akbar ini sekaligus memperlihatkan bagaimana masyarakat Singkawang terus merawat nilai toleransi dan persatuan, sehingga keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Sumber: ANTARA/Narwati
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
