Kurang Dari 5 Tahun, Rusia Rampungkan Substitusi Impor Pesawat

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

BANNER - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Rabu, 06 Mei 2026

Kurang Dari 5 Tahun, Rusia Rampungkan Substitusi Impor Pesawat

Rusia berhasil menyelesaikan substitusi impor pesawat dalam kurang dari 5 tahun, memperkuat industri penerbangan domestik di tengah tekanan sanksi global.
Rusia berhasil menyelesaikan substitusi impor pesawat dalam kurang dari 5 tahun, memperkuat industri penerbangan domestik di tengah tekanan sanksi global.

RUSIA - Industri penerbangan Rusia mencatat langkah besar dalam memperkuat kemandirian teknologinya. Dalam waktu kurang dari lima tahun, negara tersebut dikabarkan berhasil menyelesaikan program substitusi impor untuk pesawat buatan dalam negeri. Pencapaian ini menjadi tonggak penting di tengah tekanan sanksi internasional yang membatasi akses terhadap komponen asing. Rabu, (6/5/2026)

Menteri Perdagangan Rusia menyampaikan bahwa upaya ini merupakan hasil kerja cepat dan terkoordinasi antara pemerintah, industri, serta sektor teknologi. Sebelumnya, banyak komponen penting pesawat Rusia masih bergantung pada impor, terutama dari negara Barat. Namun sejak sanksi diberlakukan, Rusia mulai mempercepat pengembangan teknologi lokal.

Program substitusi impor ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari mesin, avionik, hingga sistem navigasi. Pemerintah Rusia juga meningkatkan investasi pada riset dan pengembangan agar mampu menciptakan komponen berkualitas tinggi yang dapat bersaing secara global.

Menurut pernyataan resmi, percepatan ini bukan hanya soal bertahan dari tekanan eksternal, tetapi juga menjadi peluang untuk memperkuat industri dalam negeri. Dengan mengandalkan produksi lokal, Rusia berharap dapat mengurangi ketergantungan jangka panjang terhadap pihak asing sekaligus meningkatkan daya saing di pasar internasional.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai tantangan masih ada. Pengembangan teknologi penerbangan bukan hal sederhana, dan kualitas serta keamanan tetap menjadi prioritas utama. Namun pemerintah Rusia optimistis bahwa produk dalam negeri mampu memenuhi standar internasional.

Langkah ini juga berdampak pada sektor ekonomi yang lebih luas. Industri penerbangan yang mandiri dinilai dapat membuka lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok domestik, serta mendorong pertumbuhan industri teknologi lainnya.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, keberhasilan ini menjadi sinyal bahwa Rusia terus beradaptasi dan mencari cara untuk mempertahankan stabilitas industrinya. Ke depan, fokus akan diarahkan pada peningkatan produksi massal dan ekspansi pasar ke negara-negara mitra.

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Diterbitkan oleh: Saputra Berry

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.