Proyek PLTA Upper Cisokan Dilanda Longsor

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

BANNER - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Sabtu, 02 Mei 2026

Proyek PLTA Upper Cisokan Dilanda Longsor

Longsor di proyek PLTA Upper Cisokan Bandung Barat dipicu hujan lebat. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dan segera lakukan peninjauan lokasi. (Ilustrasi)
Longsor di proyek PLTA Upper Cisokan Bandung Barat dipicu hujan lebat. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dan segera lakukan peninjauan lokasi. (Ilustrasi)

Bandung Barat — Peristiwa longsor terjadi di kawasan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan, Kabupaten Bandung Barat. Meski sempat memicu kekhawatiran, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabbudin, menegaskan bahwa hingga saat ini laporan resmi tidak mencatat adanya korban. Informasi tersebut diperoleh dari hasil koordinasi intensif dengan pihak Kecamatan Rongga.

Menurut Asep Sehabbudin, komunikasi dengan pemerintah kecamatan terus dilakukan guna memastikan kondisi lapangan tetap terkendali. Langkah lanjutan juga telah disiapkan dengan rencana peninjauan langsung ke lokasi longsor.

Peninjauan tersebut dijadwalkan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur terkait, termasuk aparat kecamatan serta pihak pengelola proyek. Tujuannya adalah untuk memetakan dampak longsor sekaligus mengantisipasi kemungkinan risiko lanjutan di area pembangunan.

Sementara itu, Camat Rongga, Asep Badrup, mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut diduga kuat menjadi pemicu longsor. Kejadian dilaporkan berlangsung sekitar pukul 02.00 dini hari.

Asep Badrup memastikan bahwa tidak adanya korban jiwa juga dipengaruhi oleh kondisi hari libur, sehingga aktivitas pekerja di lokasi proyek relatif minim saat kejadian berlangsung.

Longsor terjadi di area yang dikenal warga sebagai Bukit Pasir Datar. Lokasi tersebut berada di atas jalur terowongan air yang menjadi bagian penting dari sistem PLTA, khususnya untuk mengalirkan air dari turbin menuju reservoir.

Titik longsor disebut berada di area proyek tunnel, tepatnya di zona Tailrace Tunnel Outlet (TTO). Kawasan proyek PLTA Upper Cisokan sendiri terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur, sekitar 50–60 kilometer dari pusat pemerintahan di Padalarang.

Hingga kini, pihak terkait masih terus memantau kondisi lapangan untuk memastikan tidak ada potensi longsor susulan yang dapat mengganggu keselamatan maupun kelangsungan proyek.

FAQ

1. Apakah ada korban jiwa dalam longsor PLTA Upper Cisokan?
Tidak ada korban jiwa berdasarkan laporan resmi BPBD Bandung Barat.

2. Apa penyebab utama longsor?
Diduga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sebelum kejadian.

3. Di mana lokasi tepat longsor terjadi?
Di area proyek tunnel, tepatnya di Tailrace Tunnel Outlet (TTO), Bukit Pasir Datar.

4. Kapan kejadian longsor terjadi?
Sekitar pukul 02.00 dini hari.

5. Apa langkah selanjutnya dari BPBD?
Melakukan peninjauan langsung dan pemetaan risiko untuk mencegah dampak lanjutan.

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Diterbitkan oleh: Saputra Berry

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.