![]() |
| CEO Aprilia Racing Massimo Rivola. Aprilia minta maaf atas insiden Marco Bezzecchi di Brno usai Sprint Race MotoGP. Banding ditolak, pembalap absen di MotoGP Ceko. |
Brno, Republik Ceko — CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang melibatkan pembalap Marco Bezzecchi usai kecelakaan Sprint Race MotoGP di Brno pada Sabtu, yang berujung pada larangan tampil di MotoGP Ceko, Minggu.
Bezzecchi dijatuhi sanksi larangan balapan setelah dinilai melakukan dorongan dan pemukulan terhadap marshal usai insiden di Sprint Race. Keputusan tersebut membuatnya tidak bisa turun di balapan utama Grand Prix Ceko.
Dalam keterangannya, Rivola menyampaikan permintaan maaf kepada marshal dan menegaskan bahwa Aprilia menerima hukuman tersebut.
“Pertama-tama kami juga ingin meminta maaf kepada marshal. Kami menerima penalti ini. Kami tidak menoleransi perilaku seperti ini,” ujar Rivola dalam wawancara di pit lane saat sesi pemanasan.
Meski begitu, Aprilia sempat mengajukan banding terhadap keputusan tersebut sebelum akhirnya ditolak pada Sabtu malam. Rivola menjelaskan banding diajukan karena pihaknya menilai hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan kasus-kasus serupa di masa lalu.
“Alasan kami mengajukan banding di awal adalah karena kami merasa ada ketidakseimbangan antara tindakan dan penalti dibandingkan kasus serupa sebelumnya,” katanya.
FIM Appeal Stewards menegaskan bahwa kekerasan fisik terhadap marshal tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun, karena menyangkut keselamatan petugas lintasan dan integritas olahraga.
Insiden ini juga menjadi sorotan lanjutan setelah Bezzecchi sebelumnya pernah mendapat denda serupa di Valencia 2022, serta rangkaian insiden yang melibatkan pembalap Aprilia lainnya seperti Jorge Martin dan Raul Fernandez di seri sebelumnya.
Rivola menegaskan Aprilia kini fokus melanjutkan musim tanpa memperpanjang proses banding ke Pengadilan Banding Internasional (CAI).
“Kami menerima penalti dan tidak akan melanjutkan banding. Sekarang kami menatap ke Assen,” ujarnya.
Absennya Bezzecchi membuka peluang perubahan peta persaingan klasemen. Jorge Martin berpeluang memangkas jarak dan bahkan merebut kembali posisi puncak, meski harus menjalani penalti long lap ganda.
Sementara itu, beberapa rival juga siap memanfaatkan situasi ini, termasuk Fabio Di Giannantonio, Pedro Acosta, dan Marc Marquez yang masih menjaga peluang dalam perebutan gelar musim ini.
- Memuat artikel...

