Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juli 2026

Ratusan Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar, Desak Hentikan Pemadaman Bergilir

Foto: Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar

KUBU RAYA - Kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Barat memuncak. Ratusan massa Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto KM 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 8 Juli 2026 sore.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.05 WIB itu dipimpin Ketua Umum BPM DPP Provinsi Kalbar, Gusti Edy. Sekitar 200 massa menyampaikan orasi terkait dampak pemadaman terhadap roda ekonomi warga.

BPM Kalbar membawa empat tuntutan utama: 

1. Hentikan Pemadaman Brutal: Mendesak pemulihan total pasokan listrik tanpa penundaan.

2. Jangan Bebani Rakyat: Menolak kenaikan tarif di tengah pelayanan yang buruk. 

3. Kompensasi Nyata untuk UMKM dan Warga: Menuntut pembebasan biaya beban, potongan tarif, dan ganti rugi kerusakan alat elektronik milik warga, PKL, dan warung.

4. Jaminan Fasilitas Publik: Memastikan listrik untuk rumah sakit, tempat ibadah, dan instalasi pengolahan air bersih tidak terganggu.

Massa juga mendesak publikasi mekanisme kompensasi, evaluasi kinerja Manajer Komunikasi PLN UID Kalbar, pencopotan pimpinan PLN Kalbar oleh Pemerintah Pusat, serta pengusutan penyebab gangguan kelistrikan oleh APH dan Forkopimda.

Menanggapi aksi, manajemen PLN UID Kalbar menemui demonstran dan menjelaskan teknis gangguan, progres percepatan pemulihan sistem, serta rencana kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Pengamanan aksi dilakukan 115 personel Polres Kubu Raya yang dipimpin Kabagops AKP Samidi. Pengamanan turut dibantu TNI, Ditpamobvit Polda Kalbar, Tim Tanggap Darurat PLN, dan PMI Kota Pontianak. 

Kabagops AKP Samidi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan pendekatan humanis dikedepankan agar penyampaian aspirasi berjalan tertib. 

“Kami mengapresiasi kerja sama massa yang menjaga ketertiban. Alhamdulillah aksi selesai aman dan terkendali,” ujarnya. (Red/Jm)


Pembangunan Jalan Poros Desa Sungai Jawi Dimulai, Warga Batu Ampar Antusias

Foto: Progres pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar

KUBU RAYA - Kabar dimulainya pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar, disambut antusias masyarakat. Infrastruktur yang lama dinantikan warga pesisir itu diharapkan membuka akses transportasi sekaligus memperlancar roda perekonomian.

Salah seorang warga Desa Sungai Jawi, Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., atas realisasi pembangunan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo. Jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi tahun ini sudah mulai dikerjakan. Ini kabar sangat menggembirakan bagi masyarakat,” ujar Sulaiman, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, pembangunan jalan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir. Jalan tersebut akan memudahkan akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Sulaiman juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kelancaran proses pembangunan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Sungai Jawi untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta material proyek. Mari dukung pembangunan ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan kontraktor, tetapi juga butuh dukungan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi warga penting agar proyek menghasilkan kualitas jalan yang baik dan manfaat jangka panjang bagi desa-desa pesisir di Batu Ampar.

“Jalan ini sudah lama jadi dambaan masyarakat pesisir. Kami berharap pembangunan sesuai target dan berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” ungkapnya.

Warga berharap jalan poros ini menjadi awal pemerataan infrastruktur di wilayah pesisir Kubu Raya, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. (Tim/Jm)


Kantor PT KSP Agro di Sekadau Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Foto: Kantor PT KSP Agro di Maboh Permai Terbakar

SEKADAU - Kebakaran menghanguskan kantor PT KSP Agro (Kalimantan Sanggar Pusaka) di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, Rabu 8 Juli 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material masih dalam proses pendataan dan penyelidikan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kapolsek Belitang IPDA Fahrurrazi mengatakan, personel Polsek Belitang segera ke lokasi setelah menerima laporan untuk mengamankan TKP dan meminta keterangan saksi.

“Berdasar keterangan karyawan, api pertama kali diketahui saat ia datang untuk absensi. Saat mendekati bangunan, api sudah membesar dan membakar kantor perusahaan,” kata IPDA Fahrurrazi, Kamis 9 Juli.

Saksi kemudian menghubungi pihak perusahaan. Bersama warga, karyawan berupaya memadamkan api menggunakan APAR milik perusahaan dan mesin pompa air milik warga. 

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun bangunan kantor mengalami kerusakan.

IPDA Fahrurrazi menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dan olah TKP.

“Personel Polsek Belitang telah mengamankan TKP dan meminta keterangan saksi. Olah TKP akan dilakukan bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Sekadau untuk memastikan penyebab kebakaran,” tutupnya. (Rls)


Selasa, 07 Juli 2026

Pemerintah Kubu Raya Perkuat Peran FKUB dalam Menjaga Toleransi Antarumat Beragama

Foto: Bupati Kubu Raya, Sujiwo Jalin Komitmen Bersama Ketua FKUB Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi.

KUBU RAYA - Pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kubu Raya periode 2026–2031 di Ruang Rapat Bupati, Selasa 7 Juli 2026, menjadi komitmen bersama pemerintah daerah dan tokoh agama untuk memperkuat persatuan, toleransi, serta stabilitas sosial di Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., menegaskan Pemkab memberikan dukungan penuh kepada FKUB sebagai mitra strategis menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya persatuan dan kerukunan. Pemerintah akan terus mendukung program-program FKUB, termasuk penyediaan sarana pendukung dan operasional organisasi,” ujar Sujiwo.

Ketua FKUB Kabupaten Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi mengatakan kepengurusan baru akan mengedepankan komunikasi, dialog, dan penyelesaian persoalan melalui musyawarah. 

“FKUB hadir untuk seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., menyampaikan penguatan moderasi beragama butuh kolaborasi seluruh pihak. Penyuluh agama yang tersebar di kecamatan menjadi ujung tombak menjaga kerukunan hingga tingkat desa.

“Kami berharap FKUB Kubu Raya mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan toleran,” ujarnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya Drs. Amini Maros, M.Si., menambahkan pembentukan kepengurusan FKUB telah sesuai Peraturan Menteri Agama dengan menyesuaikan komposisi jumlah pemeluk agama di Kubu Raya.

Pemkab Kubu Raya berharap FKUB semakin aktif dalam pembinaan, edukasi, mediasi, serta dialog lintas agama agar persatuan dan kerukunan tetap terjaga sebagai modal utama pembangunan daerah. (Jm)


Minggu, 05 Juli 2026

KORMA Kalbar 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Madrasah Berprestasi

Foto: Malam Penutupan Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026

KUBU RAYA - Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi ditutup Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., di halaman MAN 1 Kubu Raya, Kecamatan Rasau Jaya, Sabtu 4 Juli 2026 malam.

Ajang yang berlangsung 1-4 Juli 2026 itu diikuti 14 kontingen kabupaten/kota se-Kalbar. Cabang yang dipertandingkan meliputi bola voli putra-putri, bulu tangkis, dan tenis meja di MAN 1 Kubu Raya, MTs Al Muhajirin, MTsN Kubu Raya, MIN 2 Kubu Raya, dan GOR Omber Sport Limbung.

Sebelumnya, KORMA 2026 dibuka Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto pada 1 Juli 2026 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya. Persiapan panitia dimulai sejak 3 Juni 2026 meliputi pembentukan panitia, rakor, sosialisasi, audiensi, technical meeting, hingga finalisasi sarana.

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis menyebut KORMA sebagai wadah strategis bagi peserta didik madrasah mengembangkan potensi olahraga sekaligus membentuk karakter sportif dan berdaya saing.

“Dengan adanya pertandingan tingkat provinsi, motivasi siswa untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi semakin besar. Kami berharap lahir atlet madrasah yang harumkan nama Kalbar di tingkat regional, nasional hingga internasional,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah terus mendukung pembinaan. “Anak-anak ini aset daerah yang dapat dipersiapkan untuk PORDA maupun kejuaraan lainnya,” katanya.

Wabup H. Sukiryanto mengapresiasi suksesnya KORMA yang mempererat silaturahmi antarsiswa madrasah se-Kalbar. 

“Kegiatan ini membuktikan siswa madrasah tidak hanya belajar agama, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Olahraga membangun karakter, disiplin, sportivitas, dan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Pemkab Kubu Raya, lanjutnya, mendukung penuh mulai pembukaan, penyambutan kontingen, fasilitas, hingga penyerahan hadiah.

Kepala Kemenag Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., bersyukur seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib. Ia mencontohkan nilai madrasah saat pertandingan voli dihentikan saat azan Magrib untuk salat berjamaah.

“Keberhasilan ini hasil kerja sama panitia, Kemenag kabupaten/kota, KKM, pengawas, Dharma Wanita, dan relawan,” ujarnya.

Upacara penutupan diakhiri penyerahan trofi dan pelepasan kontingen. Dengan tema “Madrasah Sehat, Sportif, dan Juara”, KORMA 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet berprestasi sekaligus memperkuat persaudaraan warga madrasah di Kalbar. (Tim/Red)


Sabtu, 04 Juli 2026

Gubernur Ria Norsan Minta PLN Segera Perbaiki Mesin Rusak, Pemadaman 5-6 Jam Ganggu Masyarakat

Foto: Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan 

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan akhirnya buka suara terkait pemadaman listrik berjam-jam yang terjadi di Kalbar.

Dalam keterangannya, Norsan mengaku telah berkoordinasi dengan PLN dan Pertamina untuk memastikan penyebab gangguan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pemadaman disebabkan adanya mesin yang mengalami kerusakan.

“Kita udah menyampaikan kepada PLN, juga kepada Pertamina, takut ada hubungannya minyak. Ternyata katanya mesinnya ada yang rusak,” ujar Ria Norsan.

Ia meminta PLN segera mempercepat perbaikan karena pemadaman yang berlangsung 5–6 jam telah mengganggu aktivitas masyarakat.

“Saya minta tolong kepada pimpinan PLN, untuk segera mungkin perbaiki mesin yang rusak,” tegasnya. (Tim/Rh)


Jumat, 03 Juli 2026

FORBASI Kubu Raya Optimistis Raih Prestasi Terbaik di FORPROV II KORMI Kalbar

Foto: Atlet FORBASI Kubu Raya Untuk FORPROV II KORMI Kalbar di Kota Singkawang 

KUBU RAYA - Ketua FORBASI Provinsi Kalimantan Barat Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, S.H., optimistis kontingen FORBASI Kabupaten Kubu Raya mampu meraih prestasi terbaik pada FORPROV II KORMI Kalimantan Barat di Kota Singkawang.

Optimisme itu didasarkan pada kesiapan atlet yang telah menjalani latihan intensif dan memiliki semangat juang tinggi untuk membawa nama daerah.

“Kubu Raya memiliki potensi besar di cabang olahraga baris dan diyakini mampu bersaing dengan kontingen kabupaten/kota lain di Kalimantan Barat,” ujar Syarif Rudiansyah.

FORPROV II KORMI Kalbar berlangsung 11 Juli 2026 di GOR Mulia STIE Singkawang. Ajang ini menjadi wadah atlet olahraga masyarakat menunjukkan kemampuan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan prestasi olahraga rekreasi di Kalimantan Barat. (Jm)


Wabup Sukiryanto Lepas 272 Atlet FORBASI Kubu Raya, Targetkan Prestasi di FORPROV II KORMI Kalbar

Foto: Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto Melepas 272 Atlet Baris Forbasi di FORPROV II KORMI Kalbar di GOR Mulia STIE Singkawang 

KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto secara resmi melepas 272 atlet Barisan Indonesia (FORBASI) Kabupaten Kubu Raya yang akan berlaga di Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II KORMI Kalimantan Barat di GOR Mulia STIE Singkawang.

Pelepasan dihadiri pelatih, ofisial, pengurus FORBASI, dan atlet dari berbagai kategori. Ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemkab Kubu Raya terhadap pembinaan olahraga masyarakat cabang baris.

“Jaga kekompakan, disiplin, dan sportivitas. Tampilkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Kubu Raya,” pesan H. Sukiryanto.

Ketua FORBASI Provinsi Kalbar Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, S.H., optimistis kontingen Kubu Raya meraih prestasi terbaik. 

“Atlet sudah latihan intensif dan punya semangat juang tinggi. Kubu Raya punya potensi besar di cabang baris dan mampu bersaing dengan kabupaten/kota lain,” ujarnya.

FORPROV II KORMI Kalbar berlangsung 11 Juli 2026 di Singkawang sebagai wadah atlet olahraga masyarakat menunjukkan kemampuan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan prestasi olahraga rekreasi di Kalbar. (Jm)


Target Tiga Besar, KORMI Kubu Raya Kirim 511 Pegiat Olahraga ke FORPROV II Kalbar

Foto: Ketua Umum KORMI Kubu Raya Sumangel 

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melepas Kontingen Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kubu Raya untuk berlaga di Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat, Jumat 3 Juli 2026 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya. FORPROV II digelar di Kota Singkawang, 5–12 Juli 2026.

Pelepasan dilakukan Wakil Bupati H. Sukiryanto mewakili Bupati yang berhalangan hadir.

Ketua Umum KORMI Kubu Raya Sumangel menyebut kontingen berjumlah 511 orang terdiri atlet, pelatih, dan ofisial. Mereka akan bertanding di 19 induk olahraga (inorga) plus 2 inorga kategori ekspedisi.

Persiapan dilakukan sejak Mei-Juni melalui training center satu bulan dengan dana hibah Pemkab Rp200 juta. 

“Pada FORPROV pertama Kubu Raya peringkat enam. Tahun ini target naik ke tiga besar, bahkan bersaing juara umum. Andalan kami PBBI dan IDCA yang sudah berprestasi nasional,” ujar Sumangel.

Ia menegaskan KORMI fokus membangun budaya hidup sehat, kebugaran, dan kebahagiaan. “Jaga kesehatan, nama baik daerah, dan sportivitas. Sesuai moto KORMI: kalah menang tetap senang,” katanya.

Kadispopar Kubu Raya Indah Yuliastuti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan menyebut dukungan hibah sebagai motivasi agar peserta tampil maksimal.

Wabup H. Sukiryanto berpesan agar kontingen membawa amanah masyarakat. 

“Jangan hanya berangkat bertanding, tapi pulang bawa medali dan harumkan nama Kubu Raya. Jaga disiplin dan kekompakan,” tegasnya.

Kontingen dijadwalkan bertolak ke Singkawang 5 Juli 2026 dengan target meningkatkan peringkat Kubu Raya di ajang olahraga masyarakat tingkat provinsi. (Jm)


Selasa, 30 Juni 2026

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Perkuat Pelayanan Publik dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan

Foto: Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, S.T., M.Si.

PONTIANAK - Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak memperkuat pelayanan publik dan pengawasan pemanfaatan sumber daya kelautan seiring bertambahnya wilayah kerja dan kewenangan, Senin 30 Juni 2026.

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, S.T., M.Si., menjelaskan adanya perubahan kewenangan. Perizinan dasar pemanfaatan ruang laut atau PKKPRL kini berada di Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut. 

Balai fokus pada izin usaha seperti izin reklamasi, kegiatan ke air laut selain energi, barang muatan kapal tenggelam, lalu lintas perdagangan, Surat Izin Pemanfaatan Jenis Ikan, dan rekomendasi pemanfaatan pulau kecil.

Pelayanan utama yang rutin dilakukan adalah penerbitan Surat Angkut Jenis Ikan (SAJI) untuk perdagangan dalam dan luar negeri, serta pelayanan konservasi spesies dan genetik.

Wilayah kerja Balai kini mencakup 10 provinsi di Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa kecuali Jawa Timur, bertambah dari sebelumnya 5 provinsi. 

Untuk mendekatkan layanan, Balai akan membangun gerai pelayanan di setiap provinsi wilayah kerja. Pengurusan SAJI juga sudah bisa dilakukan secara elektronik melalui aplikasi.

Syarif Iwan menyebut PNBP unggulan berasal dari komoditas ikan Arwana. Target PNBP 2026 Rp1,9 miliar, realisasi sudah Rp1,8 miliar. Sekitar 90 persen pelaku usaha Arwana di Indonesia berada di Kalbar, dengan 60 persen tersebar di Kapuas Hulu, Kubu Raya, Melawi, Sekadau, Sintang, dan Bengkayang.

Perdagangan Arwana wajib hasil pengembangbiakan minimal F2, saat ini rata-rata sudah F5-F6. Balai juga mengawasi ikan dilindungi seperti teripang, ikan Napoleon, hiu, dan pari. Penangkapan hiu dan pari wajib berizin dan memiliki kartu penanda nelayan.

Sosialisasi aturan terus dilakukan. Ia mencontohkan penindakan perdagangan jenis tertentu pada 2023-2024 disertai edukasi agar pelaku usaha memahami aturan. (Jm/Rh)