Berita BorneoTribun: Ekosistem Digital hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan
Tampilkan postingan dengan label Ekosistem Digital. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekosistem Digital. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 April 2026

Robotika Masuk Sekolah IKN, Siswa Disiapkan Hadapi Kompetisi Teknologi

Program robotika di sekolah kawasan IKN dikembangkan untuk menyiapkan SDM unggul melalui pelatihan guru, pendampingan intensif, dan penyediaan perangkat teknologi. (Ilustrasi)
Program robotika di sekolah kawasan IKN dikembangkan untuk menyiapkan SDM unggul melalui pelatihan guru, pendampingan intensif, dan penyediaan perangkat teknologi. (Ilustrasi)

IKN, Kaltim - Pengembangan keterampilan teknologi menjadi salah satu fokus utama di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui program ekstrakurikuler robotika, sekolah-sekolah di wilayah tersebut mulai memperkenalkan teknologi sejak dini untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi masa depan.

Program ini dijalankan di sejumlah sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Salah satu pendekatan utama dalam program ini adalah memperkuat kemampuan tenaga pengajar. Pelatihan bagi guru dilakukan terlebih dahulu agar mereka memiliki pemahaman teori dan keterampilan praktik robotika sebelum mengajarkannya kepada siswa.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Otorita IKN, Tonny Agus Setiono, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut menjadi fondasi penting agar setiap sekolah mampu membentuk kegiatan ekstrakurikuler robotika secara mandiri.

Selain pelatihan, sekolah juga mendapatkan dukungan berupa perangkat teknologi. Setiap sekolah dibekali toolkit, trainer kit, serta robot jenis wall follower dan transporter untuk mendukung pembelajaran praktik di kelas.

Untuk memastikan keberlanjutan program, para guru tidak hanya mengikuti pelatihan awal, tetapi juga menjalani pendampingan intensif selama empat bulan.

Pendampingan ini dilakukan melalui kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Politeknik Negeri Samarinda. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran robotika di sekolah.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menilai bahwa robotika bukan sekadar pelajaran teknis. Menurutnya, kegiatan ini juga melatih pola pikir inovatif, kemampuan bekerja sama, serta keterampilan beradaptasi terhadap perubahan teknologi.

Puluhan Sekolah Terlibat Dalam Program Robotika

Saat ini, program robotika telah diikuti oleh 20 sekolah di kawasan IKN. Rinciannya terdiri dari 13 Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta tujuh Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA).

Para siswa tidak hanya mempelajari dasar robotika, tetapi juga disiapkan untuk mengikuti kompetisi secara berkelanjutan. Kompetisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi siswa dalam mengembangkan kemampuan teknologi.

Guru SMA Negeri 3 Penajam Paser Utara, Ayu Desi Wilujeng, menyatakan bahwa pengenalan robotika menjadi kebutuhan penting bagi siswa saat ini. Ia menilai, pemahaman teknologi akan membantu siswa menghadapi tantangan di masa depan.

Robotika Jadi Langkah Strategis Siapkan SDM Masa Depan

Pengembangan robotika di lingkungan sekolah dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menyiapkan SDM yang kompeten di bidang teknologi.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi baru. Dengan demikian, kawasan IKN diharapkan memiliki generasi muda yang siap bersaing di era digital dan industri berbasis teknologi.

Langkah ini sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi di ibu kota baru Indonesia, yang dirancang sebagai kota masa depan dengan konsep hijau dan digital.

FAQ

Apa tujuan program robotika di sekolah kawasan IKN?

Tujuan utama program ini adalah membangun SDM yang memiliki keterampilan teknologi, kreativitas, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan digital.

Berapa jumlah sekolah yang mengikuti program robotika di IKN?

Program ini diikuti oleh 20 sekolah, terdiri dari 13 SMP dan tujuh SMA atau MA di kawasan IKN.

Apa saja fasilitas yang diberikan kepada sekolah?

Sekolah menerima toolkit robotika, trainer kit, serta robot jenis wall follower dan transporter untuk praktik pembelajaran.

Berapa lama pendampingan guru dilakukan?

Pendampingan dilakukan selama empat bulan untuk memastikan guru mampu mengajarkan robotika secara efektif.

Apakah siswa akan mengikuti kompetisi robotika?

Ya, siswa disiapkan untuk mengikuti kompetisi robotika secara berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan dan pengalaman mereka.