Berita BorneoTribun: Harita Group hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan
Tampilkan postingan dengan label Harita Group. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harita Group. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 April 2026

Harita Group Dorong Ekonomi Kayong Utara Tumbuh Pesat

Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
KAYONG UTARA - Di tepian Kalimantan Barat, denyut ekonomi Kabupaten Kayong Utara bergerak naik. Angka 5,89 persen hadir sebagai penanda fase baru. Di balik lonjakan ini, Harita Group muncul sebagai motor utama penggerak perubahan.

Melalui PT Dharma Inti Bersama (PT DIB), Harita Group mengelola Kawasan Industri Pulau Penebang. Harita Group membangun kawasan ini sebagai pusat hilirisasi bauksit. 

Harita Group tidak berhenti pada eksploitasi bahan mentah. Harita Group mendorong transformasi menuju industri bernilai tambah.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menegaskan capaian tersebut. Ia menyampaikan, “Pertumbuhan ekonomi Kayong Utara mengalami kenaikan signifikan… mencapai 5,89 persen.” 

Pernyataan ini mempertegas dampak investasi Harita Group terhadap ekonomi daerah.

Dalam lanskap pembangunan, Harita Group menjadi simpul penting. Harita Group menghubungkan investasi, teknologi, serta pasar global. Harita Group menciptakan ekosistem industri baru di wilayah pesisir.

Hilirisasi Nilai Tambah

Kawasan industri Pulau Penebang menjadi bukti strategi Harita Group. Harita Group mengolah bauksit menjadi alumina. Harita Group membangun rantai produksi dari hulu ke hilir.

Langkah Harita Group meningkatkan nilai tambah secara signifikan. Harita Group membuka peluang produksi aluminium terintegrasi. Harita Group menempatkan Kayong Utara dalam peta industri global.

Bupati Romi menegaskan, “Keberadaan Proyek Strategis Nasional di Pulau Penebang berkontribusi pada pencapaian angka pertumbuhan ini.” Pernyataan ini menguatkan posisi Harita Group sebagai katalis ekonomi.

Dalam perspektif bisnis, Harita Group selaras dengan arah hilirisasi nasional. Harita Group membangun nilai jangka panjang, bukan sekadar profit sesaat.

Dampak kehadiran Harita Group terlihat pada penurunan angka kemiskinan. Dari 9,56 persen pada 2020 menjadi 8,75 persen pada 2025. Harita Group mulai menghadirkan efek nyata bagi masyarakat.

Serap Tenaga Kerja Lokal

Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 62,66 poin menjadi 67,60 poin. Kenaikan ini tidak lepas dari aktivitas ekonomi yang digerakkan Harita Group. Sebanyak 1.800 tenaga kerja lokal terserap dalam proyek. 
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Ketua Pansus DPRD Kayong Utara, Ishak ST,  menyampaikan, “DPRD berterima kasih kepada PT DIB karena sudah mempekerjakan tenaga kerja lokal.” 

Kontribusi ini mempertegas peran Harita Group dalam membuka lapangan kerja.
Namun, Harita Group menghadapi tantangan peningkatan kualitas SDM. 

Harita Group membutuhkan tenaga kerja kompeten. Transfer pengetahuan menjadi kunci.

Sementara itu, anggota DPRD Kayong Utara Abdul Rani menyampaikan, “Belum produksi tapi sudah memberikan kontribusi berupa lapangan pekerjaan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat.” Pernyataan ini menunjukkan efek awal dari aktivitas Harita Group.

Ekosistem Ekonomi Riil

Harita Group tidak berdiri sendiri. Harita Group mendorong keterhubungan sektor pertanian, perikanan, serta UMKM.

Aktivitas Harita Group menciptakan efek berganda. Permintaan bahan baku meningkat. Distribusi berkembang. Peluang usaha muncul. 

Desa Pelapis merasakan langsung dampak kehadiran Harita Group. Perputaran ekonomi meningkat. Usaha kecil tumbuh. Aktivitas ekonomi menjadi lebih hidup.
Harita Group membuka akses pasar baru bagi produk lokal. Harita Group menciptakan rantai ekonomi yang lebih luas.

Pertumbuhan ekonomi yang didorong Harita Group sepenuhnya tercermin pada pendapatan daerah. Ketergantungan terhadap transfer pusat masih tinggi.
Harita Group membuka peluang peningkatan PAD. Aktivitas industri Harita Group berpotensi menjadi sumber pajak baru.

Namun, kebijakan fiskal harus adaptif. Tanpa strategi tepat, manfaat ekonomi dari Harita Group tidak optimal.

Strategi Bisnis Berkelanjutan

Dalam perspektif global, Harita Group menunjukkan arah bisnis berkelanjutan. Harita Group mengintegrasikan hilirisasi, investasi, serta tanggung jawab sosial.

Program CSR menjadi bukti komitmen Harita Group terhadap masyarakat. Bantuan sosial, dukungan energi, serta pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari kontribusi nyata.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group melalui KIPP dorong lonjakan ekonomi Kayong Utara 2025 hingga 5,89 persen. Dampak terasa pada penurunan kemiskinan, kenaikan IPM, serta peluang hilirisasi bauksit berbasis industri berkelanjutan.
Harita Group memperkuat hubungan dengan komunitas lokal. Harita Group menjaga keberlanjutan operasional melalui pendekatan sosial.

KIPP memiliki luas 2.205,1 hektare. Pengembangan inti mencapai 1.893 hektare. Skala ini mencerminkan ambisi Harita Group.

Harita Group menargetkan kawasan ini sebagai pusat industri smelter. Harita Group berpotensi menjadikan Kayong Utara sebagai simpul industri baru.

Bupati Romi menegaskan, “Target-target pembangunan dapat dicapai bila kita saling bergandeng tangan.” Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan Harita Group.

Peran Harita Group sebagai katalis ekonomi tidak terbantahkan. Harita Group mendorong pertumbuhan cepat.

Namun, pertumbuhan harus inklusif. Harita Group perlu memastikan manfaat tersebar merata. Peningkatan SDM menjadi prioritas utama.

Harita Group perlu mendorong integrasi UMKM. Harita Group harus memperkuat keterhubungan ekonomi lokal.

Pemerintah daerah perlu memperkuat kebijakan fiskal. Momentum pertumbuhan dari Harita Group harus dimanfaatkan secara optimal.

Pulau Penebang kini menjadi simbol perubahan. Di sana, Harita Group membuka jalan transformasi ekonomi.

Harita Group menghadirkan peluang. Harita Group membawa tantangan. Masa depan bergantung pada kolaborasi.

“Target-target pembangunan dapat dicapai bila kita saling bergandeng tangan.” Kalimat itu menjadi penegas arah. Masuk rantai industri Harita Group. Tingkatkan kompetensi. Dorong ekonomi lokal naik kelas.

Rabu, 04 Maret 2026

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan

Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Kalbar Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadhan

Pontianak, Kalbar -- Pendopo Gubernur Kalimantan Barat menjadi pusat kebersamaan dalam acara Silaturahmi Ramadhan 1447 H yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa, (3/2/2026) Kemarin. 

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan instansi, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta ratusan undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Acara yang didukung Dewan Masjid Indonesia dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia tersebut mengangkat tema penguatan ibadah, ukhuwah, dan kepedulian sosial. 

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Momentum Ramadhan dimanfaatkan bukan hanya untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan nilai-nilai religius.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh keharmonisan hubungan antarmasyarakat. 

Ria Norsan mengajak seluruh warga menjadikan Ramadhan sebagai waktu terbaik memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi antar sesama.

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Menurutnya, silaturahmi bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan sosial. 

Ria Norsan meyakini hubungan yang harmonis akan memudahkan proses pembangunan di Kalimantan Barat.

Gubernur juga mengajak pimpinan instansi, perbankan, serta perusahaan di Kalbar untuk meningkatkan kepedulian sosial. 

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Ria Norsan menekankan pentingnya membantu anak yatim dan dhuafa agar tidak ada warga yang merasa terabaikan di bulan suci.

Tausiyah disampaikan Ustadz Jalaludin Ahmad yang menjelaskan kemuliaan Ramadhan berdasarkan riwayat Ibnu Abbas. 

Ustadz Jalaludin Ahmad mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan turunnya Al Quran dan waktu dilipatgandakannya pahala. 

Karena itu, umat Islam diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan meraih ampunan dan keberkahan.

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Sebagai bentuk nyata kepedulian, kegiatan ini diisi dengan penyerahan santunan melalui Baznas dan DMI Kalbar kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa sebesar Rp250.000 per anak. 

Bantuan juga berupa 300 paket sembako dan sarung, beasiswa pendidikan tingkat SMP dan SMA, serta bantuan khusus untuk marbot Masjid An Naim di lingkungan Kantor Gubernur Kalbar. Dukungan turut diberikan oleh PT Darma Inti Bersama dari Harita Group.

Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Kehadiran Forkopimda, Ketua TP PKK Kalbar, pimpinan perusahaan, perbankan, serta organisasi Islam lainnya mencerminkan soliditas dan semangat gotong royong masyarakat Kalimantan Barat dalam menyambut Ramadhan 1447 H.

Melalui kegiatan ini, Ramadhan tidak hanya menjadi ibadah personal, tetapi juga penguat persatuan, kepedulian, dan semangat membangun Kalimantan Barat yang harmonis dan sejahtera.

FAQ

Apa tujuan Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Kalbar?
Untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta menyelaraskan pembangunan daerah dengan nilai religius.

Siapa saja yang hadir dalam acara tersebut?
Forkopimda Kalbar, pimpinan OPD, ormas Islam, perbankan, perusahaan, serta tokoh masyarakat.

Apa bentuk bantuan yang diberikan?
Santunan uang tunai untuk 1.000 anak yatim dan dhuafa, paket sembako, sarung, beasiswa pendidikan, dan bantuan untuk marbot masjid.

Mengapa silaturahmi penting menurut Gubernur?
Karena keharmonisan hubungan masyarakat diyakini mempermudah pembangunan dan membawa keberkahan.