Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juli 2026

Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek

Foto: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Perpustakaan Umum dan Perpustakaan Khusus

PONTIANAK – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Perpustakaan Umum dan Perpustakaan Khusus selama dua hari, 14–15 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan agar mampu menerapkan pengelolaan sesuai standar serta memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, Frans Zeno, S.STP menjelaskan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta, yang terdiri atas perwakilan Dinas Perpustakaan dari 14 kabupaten/kota, 10 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta pengelola perpustakaan desa dan perpustakaan khusus.

Menurutnya, melalui kegiatan ini peserta memperoleh pemahaman dan informasi mengenai tata kelola perpustakaan umum maupun perpustakaan khusus yang sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan informasi terkait pengelolaan perpustakaan umum dan perpustakaan khusus yang ada di wilayah Kalimantan Barat. Meskipun jumlah perpustakaan di Kalimantan Barat masih sangat banyak, saat ini kami baru dapat memberikan pembinaan kepada 50 peserta,” ujarnya.

Zeno berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di masing-masing perpustakaan sehingga pengelolaan perpustakaan, baik umum, khusus maupun perpustakaan desa, semakin baik dan mampu menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat literasi yang menyediakan sumber ilmu pengetahuan, bahan bacaan, serta berbagai informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap perpustakaan dapat memberikan layanan yang bermuara pada peningkatan literasi masyarakat. Dengan demikian masyarakat memperoleh akses terhadap ilmu pengetahuan, bahan bacaan, dan berbagai informasi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Selain meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pengelola perpustakaan, komunitas, dan kelompok masyarakat di Kalimantan Barat.

“Harapan akhirnya adalah meningkatnya Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Jm)

Editor: R. Hermanto 


Selasa, 14 Juli 2026

Forbasi Kalbar Sukses Meriahkan FORPROV II Kalimantan Barat di Kota Singkawang

Foto: Forbasi Kalbar Sukses Meriahkan FORPROV II Kalimantan Barat di Kota Singkawang

SINGKAWANG - Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Forum Barisan Atlet Seni Indonesia (Forbasi) Kalimantan Barat sukses memeriahkan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat di Kota Singkawang. Pertandingan berlangsung pada 11 Juli 2026 di GOR Mulia STIE Singkawang dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat.

Sebanyak enam nomor pertandingan diperlombakan, yakni RUKIBRA U-15, RUKIBRA U-19, LOBB U-15, LOBB U-19, VARFORMUS U-15, dan VARFORMUS U-19. Ribuan penonton dari berbagai daerah memenuhi tribun GOR untuk memberikan dukungan kepada klub dan kontingen favorit mereka sehingga menciptakan suasana kompetisi yang meriah.

Ketua Forbasi Kalimantan Barat, Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, SH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan pertandingan. 

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat yang dikembangkan Forbasi semakin diminati di Kalimantan Barat.

Berikut hasil pertandingan FORPROV II Forbasi Kalbar:

- RUKIBRA U-15

Emas: SMPN 1 Sungai Raya 

Perak: SMPN 1 Sungai Kakap 

Perunggu: SMPN 2 Sungai Ambawang


- RUKIBRA U-19 

Emas: Purna Paskerda 

Perak: Pasdara 

Perunggu: SMAN 1 Sanggau


- LOBB U-15

Emas: MTSN 2 Pontianak 

Perak: Pradjasena Management 

Perunggu: SMPN 2 Singkawang


- LOBB U-19

Emas: MAN 1 Pontianak 

Perak: SMAN 5 Pontianak 

Perunggu: SMAN 3 Pontianak


- VARFORMUS U-15 

Emas: MTSN 2 Pontianak 

Perak: SMPN 7 Singkawang 

Perunggu: SMPN 13 Sungai Raya


- VARFORMUS U-19 

Emas: SMAN 2 Singkawang 

Perak: SMAN 3 Singkawang 

Perunggu: SMAN 3 Entikong

Keberhasilan penyelenggaraan pertandingan Inorga Forbasi diharapkan dapat semakin mendorong pembinaan atlet seni dan olahraga masyarakat, serta melahirkan bibit-bibit berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat pada ajang yang lebih tinggi. (Tim/Jm)

Editor: R. Hermanto


Senin, 13 Juli 2026

Perhiptani Mempawah Sosialisasikan Aturan Pembelian BBM Bersubsidi, Petani Wajib Kantongi Surat Rekomendasi

Foto: Sosialisasi Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terkait mekanisme pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk sektor pertanian

MEMPAWAH - Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Mempawah menggelar diskusi dan sosialisasi Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terkait mekanisme pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk sektor pertanian. Kegiatan berlangsung di Wisma Chandramidi Mempawah, Senin 13 Juli 2026.

Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada penyuluh pertanian, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya mengenai tata cara memperoleh BBM bersubsidi sesuai ketentuan. Hal ini dilakukan agar penyaluran BBM tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah Arifin, Kapolres Mempawah yang diwakili Kasat Binmas AKP Amat Dasroni, Sales Branch Manager Fuel 1 Pertamina, Ketua Perhiptani Mempawah Sumadi, Sekretaris Perhiptani Kalimantan Barat Abdul Kadir, para penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai kecamatan.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa petani diperbolehkan membeli BBM bersubsidi menggunakan jerigen dengan syarat wajib membawa surat rekomendasi dari pemerintah setempat, seperti lurah, camat, maupun Dinas Pertanian. Surat rekomendasi juga dapat diterbitkan untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Tani (Poktan), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dan kelembagaan petani lainnya.

Selain surat rekomendasi, petani diwajibkan melengkapi data pendukung berupa data alat dan mesin pertanian (alsintan), kebutuhan BBM per hektare atau per hari, data operator alsintan, jadwal penggunaan alat, hingga luas lahan garapan. SPBU diwajibkan melayani pembelian BBM bersubsidi apabila seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan valid.

Forum tersebut juga menegaskan bahwa surat rekomendasi berlaku untuk setiap kegiatan atau musim tanam, mulai dari pengolahan lahan, panen hingga pemompaan air. Jenis alat yang digunakan harus dicantumkan secara spesifik dalam surat rekomendasi. Pengambilan BBM dapat dikuasakan kepada ketua kelompok tani atau pihak lain berdasarkan kesepakatan.

Pihak kepolisian menyatakan siap melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan pembelian BBM bersubsidi untuk memastikan proses berjalan tertib, mencegah antrean panjang di SPBU, serta menghindari penyalahgunaan distribusi BBM.

Dalam sosialisasi disampaikan pula bahwa besaran alokasi BBM bersubsidi telah diatur dalam Peraturan BPH Migas Tahun 2025. Penerima subsidi wajib menggunakan BBM sesuai peruntukannya. Pelanggaran terhadap ketentuan dapat berakibat pencabutan surat rekomendasi hingga sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Petani juga diingatkan untuk memperhatikan aspek keselamatan dalam penyimpanan BBM karena merupakan bahan yang mudah terbakar. Pemerintah memastikan penyaluran solar bersubsidi dilakukan sesuai kuota berdasarkan data usulan yang telah diverifikasi, sehingga kebutuhan BBM sektor pertanian tetap terpenuhi dan mendukung kelancaran aktivitas pertanian di Kabupaten Mempawah. (Tim/Red)

Editor: R. Hermanto 


Rapat Paripurna Jawaban Eksekutif Terhadap Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sekadau

Foto: Bupati Sekadau, Aron Menyerahkan Berita Acara Jawaban Eksekutif Terhadap Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sekadau Kepada Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Hermanto 

SEKADAU - DPRD Kabupaten Sekadau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Jawaban/Penjelasan Eksekutif terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Sekadau Tahun Anggaran 2025, Senin 13 Juli 2026.

Dalam rapat tersebut, Bupati Sekadau, Aron menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang disampaikan pada 6 Juni 2026 lalu.

“Masukan yang kami terima melalui pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD akan menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan perbaikan, evaluasi, serta meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat Kabupaten Sekadau,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan bagian akhir dari siklus pengelolaan keuangan daerah. Laporan ini sekaligus menjadi bentuk akuntabilitas pemerintah daerah dalam bidang keuangan dan tata kelola pemerintahan, yang pelaksanaannya telah melalui mekanisme dan telah memperoleh Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK.

Secara garis besar, Bupati menanggapi beberapa catatan dari fraksi. Pertama terkait realisasi pendapatan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh sumber pendapatan, baik dari pajak daerah maupun retribusi daerah.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain: 

1. Kunjungan kerja kepada wajib pajak bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa,

2. Melakukan penyisiran PBB-P2,

3. Pembahasan pembaruan peraturan dan kebijakan terkait kontribusi daerah,

4. Meningkatkan penerimaan melalui penerapan kontribusi pada jual beli TBS melalui kelembagaan, meskipun saat ini masih terkendala regulasi yang ada, dan

5. Optimalisasi pemanfaatan barang milik daerah sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk pemanfaatan oleh pedagang lapak.

Pemerintah Kabupaten Sekadau juga terus melakukan percepatan implementasi Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2025 tentang Tata Cara Alokasi dan Penyaluran Bagi Hasil Pajak Daerah kepada pemerintah desa. 

“Dengan harapan dapat menjadi stimulus yang baik dan dapat membantu daerah dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah khususnya PBB-P2. Semua itu dapat berjalan dengan baik tentu butuh dukungan dan kerja keras bersama,” pungkasnya.

Penulis: Novia Anjani

Editor : R. Hermanto


Kamis, 09 Juli 2026

Ratusan Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar, Desak Hentikan Pemadaman Bergilir

Foto: Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar

KUBU RAYA - Kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Barat memuncak. Ratusan massa Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto KM 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 8 Juli 2026 sore.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.05 WIB itu dipimpin Ketua Umum BPM DPP Provinsi Kalbar, Gusti Edy. Sekitar 200 massa menyampaikan orasi terkait dampak pemadaman terhadap roda ekonomi warga.

BPM Kalbar membawa empat tuntutan utama: 

1. Hentikan Pemadaman Brutal: Mendesak pemulihan total pasokan listrik tanpa penundaan.

2. Jangan Bebani Rakyat: Menolak kenaikan tarif di tengah pelayanan yang buruk. 

3. Kompensasi Nyata untuk UMKM dan Warga: Menuntut pembebasan biaya beban, potongan tarif, dan ganti rugi kerusakan alat elektronik milik warga, PKL, dan warung.

4. Jaminan Fasilitas Publik: Memastikan listrik untuk rumah sakit, tempat ibadah, dan instalasi pengolahan air bersih tidak terganggu.

Massa juga mendesak publikasi mekanisme kompensasi, evaluasi kinerja Manajer Komunikasi PLN UID Kalbar, pencopotan pimpinan PLN Kalbar oleh Pemerintah Pusat, serta pengusutan penyebab gangguan kelistrikan oleh APH dan Forkopimda.

Menanggapi aksi, manajemen PLN UID Kalbar menemui demonstran dan menjelaskan teknis gangguan, progres percepatan pemulihan sistem, serta rencana kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Pengamanan aksi dilakukan 115 personel Polres Kubu Raya yang dipimpin Kabagops AKP Samidi. Pengamanan turut dibantu TNI, Ditpamobvit Polda Kalbar, Tim Tanggap Darurat PLN, dan PMI Kota Pontianak. 

Kabagops AKP Samidi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan pendekatan humanis dikedepankan agar penyampaian aspirasi berjalan tertib. 

“Kami mengapresiasi kerja sama massa yang menjaga ketertiban. Alhamdulillah aksi selesai aman dan terkendali,” ujarnya. (Red/Jm)


Pembangunan Jalan Poros Desa Sungai Jawi Dimulai, Warga Batu Ampar Antusias

Foto: Progres pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar

KUBU RAYA - Kabar dimulainya pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar, disambut antusias masyarakat. Infrastruktur yang lama dinantikan warga pesisir itu diharapkan membuka akses transportasi sekaligus memperlancar roda perekonomian.

Salah seorang warga Desa Sungai Jawi, Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., atas realisasi pembangunan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo. Jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi tahun ini sudah mulai dikerjakan. Ini kabar sangat menggembirakan bagi masyarakat,” ujar Sulaiman, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, pembangunan jalan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir. Jalan tersebut akan memudahkan akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Sulaiman juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kelancaran proses pembangunan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Sungai Jawi untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta material proyek. Mari dukung pembangunan ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan kontraktor, tetapi juga butuh dukungan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi warga penting agar proyek menghasilkan kualitas jalan yang baik dan manfaat jangka panjang bagi desa-desa pesisir di Batu Ampar.

“Jalan ini sudah lama jadi dambaan masyarakat pesisir. Kami berharap pembangunan sesuai target dan berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” ungkapnya.

Warga berharap jalan poros ini menjadi awal pemerataan infrastruktur di wilayah pesisir Kubu Raya, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. (Tim/Jm)


Kantor PT KSP Agro di Sekadau Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Foto: Kantor PT KSP Agro di Maboh Permai Terbakar

SEKADAU - Kebakaran menghanguskan kantor PT KSP Agro (Kalimantan Sanggar Pusaka) di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, Rabu 8 Juli 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material masih dalam proses pendataan dan penyelidikan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kapolsek Belitang IPDA Fahrurrazi mengatakan, personel Polsek Belitang segera ke lokasi setelah menerima laporan untuk mengamankan TKP dan meminta keterangan saksi.

“Berdasar keterangan karyawan, api pertama kali diketahui saat ia datang untuk absensi. Saat mendekati bangunan, api sudah membesar dan membakar kantor perusahaan,” kata IPDA Fahrurrazi, Kamis 9 Juli.

Saksi kemudian menghubungi pihak perusahaan. Bersama warga, karyawan berupaya memadamkan api menggunakan APAR milik perusahaan dan mesin pompa air milik warga. 

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun bangunan kantor mengalami kerusakan.

IPDA Fahrurrazi menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dan olah TKP.

“Personel Polsek Belitang telah mengamankan TKP dan meminta keterangan saksi. Olah TKP akan dilakukan bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Sekadau untuk memastikan penyebab kebakaran,” tutupnya. (Rls)


Selasa, 07 Juli 2026

Pemerintah Kubu Raya Perkuat Peran FKUB dalam Menjaga Toleransi Antarumat Beragama

Foto: Bupati Kubu Raya, Sujiwo Jalin Komitmen Bersama Ketua FKUB Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi.

KUBU RAYA - Pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kubu Raya periode 2026–2031 di Ruang Rapat Bupati, Selasa 7 Juli 2026, menjadi komitmen bersama pemerintah daerah dan tokoh agama untuk memperkuat persatuan, toleransi, serta stabilitas sosial di Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., menegaskan Pemkab memberikan dukungan penuh kepada FKUB sebagai mitra strategis menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya persatuan dan kerukunan. Pemerintah akan terus mendukung program-program FKUB, termasuk penyediaan sarana pendukung dan operasional organisasi,” ujar Sujiwo.

Ketua FKUB Kabupaten Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi mengatakan kepengurusan baru akan mengedepankan komunikasi, dialog, dan penyelesaian persoalan melalui musyawarah. 

“FKUB hadir untuk seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., menyampaikan penguatan moderasi beragama butuh kolaborasi seluruh pihak. Penyuluh agama yang tersebar di kecamatan menjadi ujung tombak menjaga kerukunan hingga tingkat desa.

“Kami berharap FKUB Kubu Raya mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan toleran,” ujarnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya Drs. Amini Maros, M.Si., menambahkan pembentukan kepengurusan FKUB telah sesuai Peraturan Menteri Agama dengan menyesuaikan komposisi jumlah pemeluk agama di Kubu Raya.

Pemkab Kubu Raya berharap FKUB semakin aktif dalam pembinaan, edukasi, mediasi, serta dialog lintas agama agar persatuan dan kerukunan tetap terjaga sebagai modal utama pembangunan daerah. (Jm)


Minggu, 05 Juli 2026

KORMA Kalbar 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Madrasah Berprestasi

Foto: Malam Penutupan Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026

KUBU RAYA - Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi ditutup Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., di halaman MAN 1 Kubu Raya, Kecamatan Rasau Jaya, Sabtu 4 Juli 2026 malam.

Ajang yang berlangsung 1-4 Juli 2026 itu diikuti 14 kontingen kabupaten/kota se-Kalbar. Cabang yang dipertandingkan meliputi bola voli putra-putri, bulu tangkis, dan tenis meja di MAN 1 Kubu Raya, MTs Al Muhajirin, MTsN Kubu Raya, MIN 2 Kubu Raya, dan GOR Omber Sport Limbung.

Sebelumnya, KORMA 2026 dibuka Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto pada 1 Juli 2026 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya. Persiapan panitia dimulai sejak 3 Juni 2026 meliputi pembentukan panitia, rakor, sosialisasi, audiensi, technical meeting, hingga finalisasi sarana.

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis menyebut KORMA sebagai wadah strategis bagi peserta didik madrasah mengembangkan potensi olahraga sekaligus membentuk karakter sportif dan berdaya saing.

“Dengan adanya pertandingan tingkat provinsi, motivasi siswa untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi semakin besar. Kami berharap lahir atlet madrasah yang harumkan nama Kalbar di tingkat regional, nasional hingga internasional,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah terus mendukung pembinaan. “Anak-anak ini aset daerah yang dapat dipersiapkan untuk PORDA maupun kejuaraan lainnya,” katanya.

Wabup H. Sukiryanto mengapresiasi suksesnya KORMA yang mempererat silaturahmi antarsiswa madrasah se-Kalbar. 

“Kegiatan ini membuktikan siswa madrasah tidak hanya belajar agama, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Olahraga membangun karakter, disiplin, sportivitas, dan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Pemkab Kubu Raya, lanjutnya, mendukung penuh mulai pembukaan, penyambutan kontingen, fasilitas, hingga penyerahan hadiah.

Kepala Kemenag Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., bersyukur seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib. Ia mencontohkan nilai madrasah saat pertandingan voli dihentikan saat azan Magrib untuk salat berjamaah.

“Keberhasilan ini hasil kerja sama panitia, Kemenag kabupaten/kota, KKM, pengawas, Dharma Wanita, dan relawan,” ujarnya.

Upacara penutupan diakhiri penyerahan trofi dan pelepasan kontingen. Dengan tema “Madrasah Sehat, Sportif, dan Juara”, KORMA 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet berprestasi sekaligus memperkuat persaudaraan warga madrasah di Kalbar. (Tim/Red)


Sabtu, 04 Juli 2026

Gubernur Ria Norsan Minta PLN Segera Perbaiki Mesin Rusak, Pemadaman 5-6 Jam Ganggu Masyarakat

Foto: Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan 

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan akhirnya buka suara terkait pemadaman listrik berjam-jam yang terjadi di Kalbar.

Dalam keterangannya, Norsan mengaku telah berkoordinasi dengan PLN dan Pertamina untuk memastikan penyebab gangguan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pemadaman disebabkan adanya mesin yang mengalami kerusakan.

“Kita udah menyampaikan kepada PLN, juga kepada Pertamina, takut ada hubungannya minyak. Ternyata katanya mesinnya ada yang rusak,” ujar Ria Norsan.

Ia meminta PLN segera mempercepat perbaikan karena pemadaman yang berlangsung 5–6 jam telah mengganggu aktivitas masyarakat.

“Saya minta tolong kepada pimpinan PLN, untuk segera mungkin perbaiki mesin yang rusak,” tegasnya. (Tim/Rh)


Jumat, 03 Juli 2026

FORBASI Kubu Raya Optimistis Raih Prestasi Terbaik di FORPROV II KORMI Kalbar

Foto: Atlet FORBASI Kubu Raya Untuk FORPROV II KORMI Kalbar di Kota Singkawang 

KUBU RAYA - Ketua FORBASI Provinsi Kalimantan Barat Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, S.H., optimistis kontingen FORBASI Kabupaten Kubu Raya mampu meraih prestasi terbaik pada FORPROV II KORMI Kalimantan Barat di Kota Singkawang.

Optimisme itu didasarkan pada kesiapan atlet yang telah menjalani latihan intensif dan memiliki semangat juang tinggi untuk membawa nama daerah.

“Kubu Raya memiliki potensi besar di cabang olahraga baris dan diyakini mampu bersaing dengan kontingen kabupaten/kota lain di Kalimantan Barat,” ujar Syarif Rudiansyah.

FORPROV II KORMI Kalbar berlangsung 11 Juli 2026 di GOR Mulia STIE Singkawang. Ajang ini menjadi wadah atlet olahraga masyarakat menunjukkan kemampuan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan prestasi olahraga rekreasi di Kalimantan Barat. (Jm)


Wabup Sukiryanto Lepas 272 Atlet FORBASI Kubu Raya, Targetkan Prestasi di FORPROV II KORMI Kalbar

Foto: Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto Melepas 272 Atlet Baris Forbasi di FORPROV II KORMI Kalbar di GOR Mulia STIE Singkawang 

KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto secara resmi melepas 272 atlet Barisan Indonesia (FORBASI) Kabupaten Kubu Raya yang akan berlaga di Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II KORMI Kalimantan Barat di GOR Mulia STIE Singkawang.

Pelepasan dihadiri pelatih, ofisial, pengurus FORBASI, dan atlet dari berbagai kategori. Ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemkab Kubu Raya terhadap pembinaan olahraga masyarakat cabang baris.

“Jaga kekompakan, disiplin, dan sportivitas. Tampilkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Kubu Raya,” pesan H. Sukiryanto.

Ketua FORBASI Provinsi Kalbar Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, S.H., optimistis kontingen Kubu Raya meraih prestasi terbaik. 

“Atlet sudah latihan intensif dan punya semangat juang tinggi. Kubu Raya punya potensi besar di cabang baris dan mampu bersaing dengan kabupaten/kota lain,” ujarnya.

FORPROV II KORMI Kalbar berlangsung 11 Juli 2026 di Singkawang sebagai wadah atlet olahraga masyarakat menunjukkan kemampuan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan prestasi olahraga rekreasi di Kalbar. (Jm)


Target Tiga Besar, KORMI Kubu Raya Kirim 511 Pegiat Olahraga ke FORPROV II Kalbar

Foto: Ketua Umum KORMI Kubu Raya Sumangel 

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melepas Kontingen Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kubu Raya untuk berlaga di Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat, Jumat 3 Juli 2026 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya. FORPROV II digelar di Kota Singkawang, 5–12 Juli 2026.

Pelepasan dilakukan Wakil Bupati H. Sukiryanto mewakili Bupati yang berhalangan hadir.

Ketua Umum KORMI Kubu Raya Sumangel menyebut kontingen berjumlah 511 orang terdiri atlet, pelatih, dan ofisial. Mereka akan bertanding di 19 induk olahraga (inorga) plus 2 inorga kategori ekspedisi.

Persiapan dilakukan sejak Mei-Juni melalui training center satu bulan dengan dana hibah Pemkab Rp200 juta. 

“Pada FORPROV pertama Kubu Raya peringkat enam. Tahun ini target naik ke tiga besar, bahkan bersaing juara umum. Andalan kami PBBI dan IDCA yang sudah berprestasi nasional,” ujar Sumangel.

Ia menegaskan KORMI fokus membangun budaya hidup sehat, kebugaran, dan kebahagiaan. “Jaga kesehatan, nama baik daerah, dan sportivitas. Sesuai moto KORMI: kalah menang tetap senang,” katanya.

Kadispopar Kubu Raya Indah Yuliastuti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan menyebut dukungan hibah sebagai motivasi agar peserta tampil maksimal.

Wabup H. Sukiryanto berpesan agar kontingen membawa amanah masyarakat. 

“Jangan hanya berangkat bertanding, tapi pulang bawa medali dan harumkan nama Kubu Raya. Jaga disiplin dan kekompakan,” tegasnya.

Kontingen dijadwalkan bertolak ke Singkawang 5 Juli 2026 dengan target meningkatkan peringkat Kubu Raya di ajang olahraga masyarakat tingkat provinsi. (Jm)


Selasa, 30 Juni 2026

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Perkuat Pelayanan Publik dan Pengawasan Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan

Foto: Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, S.T., M.Si.

PONTIANAK - Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak memperkuat pelayanan publik dan pengawasan pemanfaatan sumber daya kelautan seiring bertambahnya wilayah kerja dan kewenangan, Senin 30 Juni 2026.

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, S.T., M.Si., menjelaskan adanya perubahan kewenangan. Perizinan dasar pemanfaatan ruang laut atau PKKPRL kini berada di Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut. 

Balai fokus pada izin usaha seperti izin reklamasi, kegiatan ke air laut selain energi, barang muatan kapal tenggelam, lalu lintas perdagangan, Surat Izin Pemanfaatan Jenis Ikan, dan rekomendasi pemanfaatan pulau kecil.

Pelayanan utama yang rutin dilakukan adalah penerbitan Surat Angkut Jenis Ikan (SAJI) untuk perdagangan dalam dan luar negeri, serta pelayanan konservasi spesies dan genetik.

Wilayah kerja Balai kini mencakup 10 provinsi di Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa kecuali Jawa Timur, bertambah dari sebelumnya 5 provinsi. 

Untuk mendekatkan layanan, Balai akan membangun gerai pelayanan di setiap provinsi wilayah kerja. Pengurusan SAJI juga sudah bisa dilakukan secara elektronik melalui aplikasi.

Syarif Iwan menyebut PNBP unggulan berasal dari komoditas ikan Arwana. Target PNBP 2026 Rp1,9 miliar, realisasi sudah Rp1,8 miliar. Sekitar 90 persen pelaku usaha Arwana di Indonesia berada di Kalbar, dengan 60 persen tersebar di Kapuas Hulu, Kubu Raya, Melawi, Sekadau, Sintang, dan Bengkayang.

Perdagangan Arwana wajib hasil pengembangbiakan minimal F2, saat ini rata-rata sudah F5-F6. Balai juga mengawasi ikan dilindungi seperti teripang, ikan Napoleon, hiu, dan pari. Penangkapan hiu dan pari wajib berizin dan memiliki kartu penanda nelayan.

Sosialisasi aturan terus dilakukan. Ia mencontohkan penindakan perdagangan jenis tertentu pada 2023-2024 disertai edukasi agar pelaku usaha memahami aturan. (Jm/Rh)


Senin, 29 Juni 2026

Scoot Resmi Layani Rute Pontianak–Singapura, Gubernur Kalbar Bidik Pariwisata hingga Ekspor Komoditas Unggulan

Foto: General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Supadio Maya Damayanti

PONTIANAK - Kalimantan Barat memperluas konektivitas internasional. Maskapai berbiaya rendah Scoot resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute Singapura (SIN) – Pontianak (PNK) – Singapura melalui Bandara Internasional Supadio, Senin 29 Juni 2026.

Penerbangan perdana disambut Gubernur Kalbar Ria Norsan, PT Angkasa Pura Indonesia, Forkopimda, dan manajemen Scoot. Ini menjadi penerbangan langsung pertama Pontianak–Singapura setelah konektivitas internasional Supadio terus diperluas.

Gubernur Ria Norsan menyebut rute ini memudahkan masyarakat bepergian ke Singapura dan wisatawan Singapura ke Kalbar. “Ini akan memperkuat hubungan kedua wilayah,” ujarnya.

Norsan menilai rute langsung membuka peluang promosi destinasi wisata Kalbar ke mancanegara lewat Bandara Changi. Ia juga melihat potensi perdagangan dan ekspor. Singapura disebut pasar potensial untuk komoditas unggulan Kalbar, khususnya perikanan seperti ikan, udang, dan kepiting. 

Pemprov Kalbar juga mendorong rute internasional baru ke Tiongkok, baik Beijing maupun Guangzhou.

Pesawat Scoot

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Supadio Maya Damayanti menyebut rute ini tonggak penting memperkuat Supadio sebagai pintu gerbang internasional. “Kami komitmen dukung penuh operasional dengan pelayanan sesuai standar internasional,” ujarnya.

Bandara Supadio memiliki terminal kargo 40 ribu ton/tahun. “Perkembangan kargo terus meningkat. Kami siap dukung ekspor melalui jalur udara,” kata Maya.

Data Angkasa Pura: Sejak September 2025, Supadio layani 1.289 pergerakan pesawat internasional, 155.560 penumpang, load factor 70%.

Chief Representative Indonesia Scoot Divesh Singaraju menyebut Pontianak pasar baru menjanjikan. Scoot pakai Embraer 112 kursi, 3x seminggu. Penerbangan perdana hampir penuh. Jika permintaan naik, frekuensi dan kapasitas akan dievaluasi. Harga tiket akan disesuaikan dan ada program promosi. (Tim)


Perkuat Konektivitas Internasional, Bandara Supadio Sambut Penerbangan Perdana Scoot Airlines Rute Singapura-Pontianak

Foto: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Maya Damayanti Pada Momen Penyambutan Penerbangan Perdana Scoot Airlines Rute Singapura-Pontianak

PONTIANAK - PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) meresmikan penerbangan perdana Scoot Airlines rute Singapura (SIN) – Pontianak (PNK) – Singapura (SIN) di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Minggu 29 Juni 2026.

Rute baru ini beroperasi tiga kali dalam seminggu dan menjadi langkah strategis memperkuat konektivitas udara internasional Kalbar. Pembukaan rute diharapkan mendorong pertumbuhan pariwisata, bisnis, perdagangan, dan investasi di wilayah tersebut.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Maya Damayanti mengapresiasi Scoot Airlines atas kepercayaan memilih Supadio sebagai destinasi internasional. 

“Kehadiran Scoot Airlines penting untuk konektivitas Kalbar dengan dunia internasional melalui Singapura. Kami berkomitmen jadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membuka konektivitas domestik dan internasional untuk ekonomi dan pariwisata. Kami pastikan pelayanan terbaik sesuai standar internasional,” ujarnya.

Maya memaparkan, pasca pandemi trafik udara Supadio tumbuh positif. Sejak rute internasional dibuka September 2025, tercatat 1.289 pergerakan pesawat internasional dengan 155.560 penumpang dan load factor rata-rata 70%.

“Data ini mencerminkan stabilnya permintaan penerbangan internasional untuk wisata, bisnis, pendidikan, maupun medis. Kami optimis rute Singapura akan strategis seperti rute sebelumnya,” tambahnya.

Ia juga berterima kasih kepada Pemprov Kalbar, Pemkot Pontianak, Pemkab Kubu Raya, Kemenhub, AirNav Indonesia, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, Lanud Supadio TNI AU, Polri, dan mitra bandara lainnya atas kolaborasi kelancaran operasional.

Saat ini Supadio melayani rute internasional ke Kuala Lumpur, Kuching, dan Singapura. “Harapan kami, rute ini membuka akses Kalbar ke destinasi internasional lain dan mendorong ekonomi berkelanjutan,” tutup Maya. (Tim)


Sabtu, 20 Juni 2026

936 Atlet Forbasi Kalbar Siap Berlaga di FORPROV II Singkawang

Foto: Atlet Forbasi Kalbar untuk FORPROV II di Singkawang 

SINGKAWANG – Sebanyak 936 atlet Forbasi Kalimantan Barat siap berlaga pada FORPROV II Kalimantan Barat yang akan berlangsung di Kota Singkawang.

Pertandingan cabang olahraga masyarakat dari Inorga Forbasi dijadwalkan digelar 11 Juli 2026 di GOR Mulia STIE Singkawang. Sebanyak 6 kategori dipertandingkan, meliputi RUKIBRA U-15, RUKIBRA U-19, LOBB U-15, LOBB U-19, VARFORMUS U-15, dan VARFORMUS U-19.

Ketua Forbasi Kalimantan Barat Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, S.H. mengatakan, Inorga Forbasi yang merupakan bagian dari INORGA KORMI Kalimantan Barat menjadi salah satu inorga dengan jumlah peserta terbanyak di FORPROV II.



Penyelenggaraan FORPROV II Kalimantan Barat melibatkan 22 Inorga KORMI Kalimantan Barat dan berlangsung pada 5-12 Juli 2026 di Kota Singkawang. 

“Kami berharap kegiatan ini bisa berdampak pada peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Singkawang,” ujar Syarif Rudiansyah. (Red)


Kamis, 18 Juni 2026

Bandara Supadio Gelar Sosialisasi Bahaya Layang-Layang di Kawasan KKOP

Foto: Sosialisasi Bahaya Layang-Layang di Kawasan KKOP

PONTIANAK - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio bersama sejumlah instansi terkait menggelar sosialisasi bahaya permainan layang-layang di Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP), Kamis 18 Juni 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Angkasa Pura Indonesia ini dihadiri General Manager Bandara Supadio, unsur Lanud Supadio, AirNav Indonesia, BMKG, Polsek Kawasan Bandara, Dinas Perhubungan Kalbar, Satpol PP Provinsi dan Kabupaten Kubu Raya, serta camat, kepala desa, kepala sekolah, dan perwakilan maskapai.

General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, mengatakan aktivitas bermain layang-layang di sekitar jalur penerbangan merupakan ancaman serius yang dapat membahayakan keselamatan pesawat dan penumpang.

Berdasarkan data operasional Bandara Supadio, periode Januari hingga Mei 2026 tercatat lima laporan dari pilot kepada Air Traffic Control terkait keberadaan layang-layang di wilayah KKOP. Laporan tersebut telah ditindaklanjuti pihak bandara.

“Bermain layang-layang di ruang udara sekitar bandara menyembunyikan risiko fatal yang mengancam nyawa ratusan penumpang di udara. Keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat,” ujar Maya.

Pihak bandara terus melakukan langkah preventif melalui sosialisasi, pemasangan spanduk peringatan, penyebaran informasi melalui media digital, hingga razia edukatif di lapangan. Masyarakat diingatkan bahwa larangan bermain layang-layang di kawasan keselamatan penerbangan memiliki dasar hukum yang kuat, yakni UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Perda Kalbar Nomor 2 Tahun 2008, dan Perda Kubu Raya Nomor 17 Tahun 2023.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, Rasudi, S.Sos., M.Si

Kepala Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, Rasudi, S.Sos., M.Si., menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada masyarakat agar tidak menerbangkan layang-layang di wilayah operasi penerbangan. Pendekatan yang digunakan lebih mengedepankan persuasif dan edukatif, namun sanksi administratif hingga hukum dapat diterapkan untuk pelanggaran berulang.

Kepala Seksi Penegakan Satpol PP Provinsi Kalbar, Marbun, S.Sos., menambahkan penertiban tidak hanya menyasar masyarakat yang bermain layang-layang, tetapi juga pihak yang menyediakan sarana dan prasarana permainan tersebut. Pada 2025, Satpol PP pernah menindak aktivitas penyediaan sarana layang-layang di Sungai Kakap dengan mengamankan perlengkapan senilai sekitar Rp62 juta.

PT Angkasa Pura Indonesia berharap kesadaran masyarakat meningkat untuk tidak bermain layang-layang di kawasan KKOP, sehingga ruang udara di sekitar Bandara Supadio tetap aman dan mendukung kelancaran operasional penerbangan. (Tim)


Selasa, 09 Juni 2026

PERBAKIN Sekadau Gelar Open Tournament Menembak Se-Kalbar, Perebutkan Piala Bupati

Foto: Pamflet Open Turnamen Menembak se-Kalimantan Barat dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81 di Kabupaten Sekadau

SEKADAU - Pengurus Cabang PERBAKIN Sekadau akan menggelar Open Tournament Menembak se-Kalimantan Barat dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81. Turnamen ini memperebutkan Piala Bupati Sekadau dan akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 22–23 Agustus 2026.

Kegiatan yang dipimpin Ketua Umum PERBAKIN Sekadau Fransisco Wardianus, S.Si., M.T. ini akan mempertandingkan dua kategori, yaitu Uklik Threepose 17 Meter Umum dan PCP Threepose 33 Meter Umum.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp13,5 juta, ditambah trofi, medali, dan piagam penghargaan bagi para juara. Untuk kategori Uklik Threepose 17 Meter Umum, juara I memperoleh Rp2.500.000, juara II Rp1.500.000, juara III Rp1.000.000, dan juara IV Rp500.000. Sementara pada kategori PCP Threepose 33 Meter Umum, juara I mendapatkan Rp3.500.000, juara II Rp2.500.000, juara III Rp1.500.000, dan juara IV Rp500.000.

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp100.000 untuk kategori Uklik Threepose 17 Meter Umum dan Rp150.000 untuk kategori PCP Threepose 33 Meter Umum. Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 15 Agustus 2026.

Pembayaran pendaftaran dilakukan melalui transfer ke Bank BNI nomor rekening 1222 7167 41 atas nama Kanesius Paeno. Peserta yang telah melakukan pembayaran diminta menyertakan bukti transfer kepada bagian informasi pendaftaran.

Turnamen akan dilaksanakan di Lapangan Tembak Bukit Rumpas Ensali, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak Tandiyo di nomor 0822-5464-8098 dan Saman di nomor 0857-5274-7310. (Rh)


InJourney Airports Tegaskan Oknum Kasus Tiket Pesawat Bukan Karyawan Bandara Supadio

Foto: Bandara Supadio Pontianak 

PONTIANAK - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports meminta seluruh pekerja di kawasan Bandara Internasional Supadio untuk mematuhi peraturan, tidak melakukan pelanggaran hukum, dan menjaga nama baik bandara.

Pihaknya menegaskan, oknum yang diduga melakukan penipuan bisnis tiket pesawat sebagaimana diberitakan bukan merupakan karyawan PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio.

Oknum tersebut merupakan pegawai dari salah satu perusahaan mitra pihak ketiga yang beroperasi di lingkungan Bandara Supadio.

“Kami memastikan bahwa individu yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut bukan merupakan pegawai PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio. Oknum tersebut adalah pegawai dari salah satu perusahaan mitra pihak ketiga yang beroperasi di lingkungan Bandara Supadio,” jelas General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, Maya Damayanti, Senin 9 Juni 2026.

Maya mengatakan, manajemen Bandara Internasional Supadio menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan oleh pihak kepolisian. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam melakukan transaksi tiket pesawat, serta memastikan transaksi dilakukan melalui saluran resmi atau agen perjalanan yang terpercaya.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme kerja dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa di Bandara Internasional Supadio,” ujar Maya Damayanti. (Jm)