Dalam Sehari Dua Laka Terjadi Di Sekadau, Polisi Tekankan Disiplin Berlalu Lintas
![]() |
| Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya. |
SEKADAU — Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di Kabupaten Sekadau menjadi perhatian aparat kepolisian. Insiden tersebut dinilai sebagai sinyal penting agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya.
Kecelakaan pertama terjadi di ruas Jalan Sekadau–Sanggau, Rabu (22/4/2026), yang melibatkan tiga kendaraan angkutan barang dalam satu rangkaian kecelakaan beruntun. Insiden ini terjadi pada jalur antarwilayah yang dikenal memiliki arus kendaraan cukup padat, terutama kendaraan logistik.
Masih pada hari yang sama, kecelakaan lain terjadi di Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir. Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.
Kepala Kepolisian Resor Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kepala Seksi Humas AKP Triyono, menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat harus diikuti dengan kesadaran keselamatan yang lebih tinggi.
Menurutnya, risiko kecelakaan tidak hanya dipengaruhi oleh kelalaian pengendara, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi kendaraan serta kesiapan pengendara menghadapi situasi lalu lintas.
“Kesadaran dan disiplin berlalu lintas sangat menentukan keselamatan di jalan. Pengendara perlu memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum digunakan,” ujar AKP Triyono dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).
Polisi menilai pemeriksaan kendaraan sebelum berkendara masih sering diabaikan oleh sebagian pengendara. Padahal, kondisi kendaraan yang tidak optimal dapat memperbesar risiko kecelakaan.
Beberapa komponen yang perlu diperhatikan antara lain:
Lampu utama kendaraan
Sistem pengereman
Kelengkapan surat kendaraan
Penggunaan helm standar
Kondisi ban kendaraan
Selain itu, faktor kelelahan dan rasa kantuk saat berkendara juga menjadi penyebab yang kerap memicu kecelakaan di jalan raya.
Sejumlah ruas jalan di wilayah Sekadau disebut memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang relatif tinggi, terutama pada jalur dalam kota maupun jalur penghubung antarwilayah.
Lokasi seperti Jalan Merdeka Timur yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat, serta jalur Sekadau–Sanggau yang sering dilalui kendaraan berat, menjadi area yang memerlukan kewaspadaan lebih dari pengendara.
Situasi berisiko biasanya terjadi pada beberapa kondisi berikut:
Saat mendahului kendaraan lain
Ketika melintasi persimpangan
Saat berkendara pada malam hari
Ketika arus lalu lintas meningkat
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan, terutama dalam kondisi tubuh yang tidak prima.
Pengendara diimbau untuk:
Tidak memaksakan diri berkendara saat lelah
Menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan
Mematuhi rambu lalu lintas
Selalu menggunakan perlengkapan keselamatan
Polisi menegaskan bahwa tindakan sederhana seperti memeriksa lampu kendaraan dan mengenakan helm dapat berperan besar dalam mencegah kecelakaan.
“Hal-hal kecil sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Triyono.
FAQ
1. Berapa jumlah kecelakaan yang terjadi di Sekadau dalam satu hari?
Terdapat dua kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di wilayah Kabupaten Sekadau.
2. Di mana saja lokasi kecelakaan tersebut terjadi?
Kecelakaan terjadi di Jalan Sekadau–Sanggau dan Jalan Merdeka Timur di Kecamatan Sekadau Hilir.
3. Apa penyebab utama kecelakaan menurut polisi?
Selain kelalaian pengendara, faktor lain meliputi kondisi kendaraan yang kurang layak, kelelahan, serta kurangnya perhatian terhadap situasi lalu lintas.
4. Siapa yang menyampaikan imbauan keselamatan?
Imbauan disampaikan oleh AKP Triyono atas arahan Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama.
5. Apa imbauan utama dari kepolisian kepada masyarakat?
Masyarakat diminta memastikan kendaraan layak jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.
