Berita BorneoTribun: Pemkab Ketapang hari ini
iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Ketapang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Ketapang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 April 2026

Seleksi POPDA Bola Voli Ketapang Resmi Dibuka Kadispora

foto bersama atlet bola volly junior Ketapang (istimewa)

Ketapang (Borneo Tribun)–Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ketapang resmi membuka seleksi atlet pelajar cabang olahraga bola voli dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Bhayangkara Ketapang dan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 April 2026.

Utamakan Profesionalisme dan Kualitas

Dalam acara pembukaan, Ketua Umum PBVSI Ketapang yang diwakili oleh Wakil Sekretaris  Elkjaer, S.M menegaskan bahwa proses penjaringan atlet tahun ini harus berjalan dengan penuh integritas.

"Seleksi harus dilakukan secara profesional dan benar-benar mengedepankan kualitas atlet. Kita ingin yang terpilih adalah putra-putri terbaik yang siap membawa nama baik daerah," tegasnya.

Bangun Mental Juara dan Karakter

Kepala Dispora Kabupaten Ketapang, Doni Andriawan memberikan motivasi kepada para atlet pelajar yang berasal dari berbagai kecamatan.

Ia menekankan pentingnya dua hal utama, yakni mental juara dan sikap (attitude).

"Kita harus percaya diri untuk berprestasi di tingkat provinsi. Namun perlu diingat, prestasi tanpa karakter tidaklah sempurna. Atlet Ketapang harus disiplin, memiliki attitude yang baik, serta menjunjung tinggi sportivitas," ujarnya.

Target Prestasi di Tingkat Provinsi

Melalui seleksi yang ketat dan objektif ini, diharapkan tim bola voli pelajar Ketapang mampu tampil maksimal pada ajang POPDA Kalimantan Barat mendatang.

Para atlet terpilih diharapkan dapat mengharumkan nama daerah dan membawa pulang prestasi terbaik, bahkan menargetkan medali emas untuk Bumi Ale-Ale.

Senin, 16 Maret 2026

Stok Sembako, BBM dan Gas Aman di Ketapang, SPBU Buka Sampai Malam

Stok Sembako, BBM dan Gas Aman di Ketapang, SPBU Buka Sampai Malam
keterangan Pers disampaikan Bupati Ketapang Alexander Wilyo seusai rapat dengan DPRD, Pertamina dan Hiswana Migas, Senin (16/03/2025).

Ketapang (Borneotribun) - Bupati Ketapang Alexander Wilyo rapat dengan pimpinan DPRD, pihak Pertamina dan Hiswana Migas Ketapang pada Senin (16/03/2026) digedung DPRD Ketapang. 

Rapat tersebut membahas untuk memastikan ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat seperti sembako, Bahan Bakar Minyak dan gas LPG menjelang Idul Fitri 1447 hijriah. 

"Saya informasikan kepada masyarakat, BBM termasuk LPG dan sembako kita aman. Jadi masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan pembelian berlebihan atau panik buying," kata bupati, selepas rapat itu di gedung DPRD.

Ia pun menyebutkan, sejak hari ini, pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mulai beroperasi sempai malam. Layanan ini berlangsung sampai hari lebaran. 

"Sampai lebaran nanti, layanan di SPBU sampai malam. Ini hasil kita rapat tadi," ujar Bupati. 

Penulis: Muzahidin.

Jumat, 13 Maret 2026

Zakat Fitrah Di Ketapang Tahun Ini Rp27 Ribu Per Jiwa, Ini Penjelasannya

Zakat fitrah di Ketapang tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp27 ribu per jiwa. Simak penjelasan lengkap mengenai ketentuan dan cara penyalurannya menjelang Idulfitri.
Zakat fitrah di Ketapang tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp27 ribu per jiwa. Simak penjelasan lengkap mengenai ketentuan dan cara penyalurannya menjelang Idulfitri.

KETAPANG -- Zakat fitrah di Kabupaten Ketapang tahun ini ditetapkan sebesar Rp27.000 per jiwa. Penetapan tersebut menjadi acuan bagi masyarakat Muslim dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah menjelang Hari Raya Idulfitri. Nilai tersebut disesuaikan dengan harga beras yang umum dikonsumsi masyarakat di daerah tersebut sehingga diharapkan memudahkan umat Islam dalam menunaikan ibadahnya. Kebijakan ini juga bertujuan agar penyaluran zakat dapat berjalan tertib, merata, dan tepat sasaran kepada mereka yang berhak menerima. Jumat, (13/3/2026)

Penetapan nilai zakat fitrah setiap tahun biasanya mempertimbangkan kondisi harga kebutuhan pokok, khususnya beras sebagai makanan pokok mayoritas masyarakat. Besaran Rp27.000 per orang dianggap mewakili nilai sekitar 2,5 kilogram beras yang menjadi standar zakat fitrah.

Dengan adanya ketentuan ini, masyarakat diimbau menunaikan zakat fitrah sesuai kemampuan, baik dalam bentuk beras maupun uang yang setara dengan nilai yang telah ditetapkan. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan proses pembayaran zakat, terutama bagi masyarakat yang lebih praktis menyalurkannya dalam bentuk uang.

Selain itu, penyaluran zakat fitrah juga diharapkan dilakukan melalui panitia zakat di masjid, musala, maupun lembaga amil zakat yang telah dibentuk di berbagai wilayah. Cara ini bertujuan agar distribusi zakat dapat dilakukan secara terorganisir dan tepat kepada golongan yang berhak menerimanya.

Zakat fitrah sendiri merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu dan harus ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Ibadah ini memiliki makna penting, bukan hanya sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama.

Dengan adanya ketentuan besaran zakat fitrah tahun ini, masyarakat diharapkan dapat menunaikannya tepat waktu agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan sebelum hari raya tiba. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Minggu, 08 Maret 2026

Safari Ramadhan Wagub Kalbar Di Ketapang Bahas Infrastruktur dan Ekonomi Daerah

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

KETAPANG -- Safari Silaturahmi Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berlanjut ke wilayah selatan. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ketapang yang disambut hangat oleh pemerintah daerah setempat.

Kunjungan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang pada Jumat malam (6/3). Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir menyambut langsung kedatangan rombongan Wakil Gubernur beserta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kalbar.

Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadhan yang tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan menegaskan bahwa Safari Ramadhan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar pemerintah sekaligus menyelaraskan arah pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa sinergi antara Pemprov Kalbar dan pemerintah kabupaten/kota sangat penting untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif.

Menurutnya, Kabupaten Ketapang memiliki peran strategis dalam perekonomian Kalimantan Barat. Wilayah ini dikenal memiliki potensi besar di sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan.

Krisantus juga menekankan bahwa momentum Ramadhan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Komitmen Percepatan Infrastruktur Dan Layanan Kesehatan

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain pembangunan dan peningkatan kualitas jalan serta fasilitas kesehatan.

Upaya ini dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah provinsi berharap pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah selatan Kalimantan Barat.

Ketapang Dinilai Berhasil Menjaga Kondusivitas

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melanjutkan Safari Ramadhan di Ketapang untuk memperkuat sinergi pembangunan, infrastruktur, dan ekonomi daerah bersama Pemkab Ketapang.

Wagub Krisantus turut memberikan apresiasi terhadap capaian pembangunan yang diraih Kabupaten Ketapang di bawah kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir.

Ia menilai kondisi daerah yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendorong investasi serta pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Stabilitas daerah dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Dukungan Provinsi Diharapkan Terus Menguat

Bupati Ketapang Alexander Wilyo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap daerahnya.

Ia menegaskan bahwa visi pembangunan Kabupaten Ketapang sejalan dengan program strategis yang dijalankan oleh pemerintah provinsi.

Alexander juga berharap dukungan dari Pemprov Kalbar terus ditingkatkan, terutama dalam pembangunan infrastruktur strategis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah.

Momentum Ramadhan Pererat Kebersamaan

Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan di Ketapang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Acara ditutup dengan tausiyah agama, buka puasa bersama, serta salat Tarawih berjamaah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap hubungan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ketapang semakin kuat.

Kolaborasi yang solid diharapkan mampu mendorong terwujudnya Kalimantan Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Penulis: Muzahidin

Kunjungan Perdana Bupati Alex Dalam Safari Ramadhan Disambut Hangat Warga

Safari Ramadhan perdana Bupati Alex Wilyo di Kendawangan menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi warga.
Safari Ramadhan perdana Bupati Alex Wilyo di Kendawangan menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi warga.

KETAPANG – Bupati Ketapang Alexander Wilyo memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadhan dengan mengunjungi Kecamatan Kendawangan. Kunjungan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menjadi awal interaksi langsung setelah dirinya resmi menjabat sebagai kepala daerah. Sabtu, (8/3/2025).

Kehadiran Bupati Alex disambut hangat oleh masyarakat setempat. Banyak warga yang antusias menyapa bahkan berfoto bersama dengan orang nomor satu di Kabupaten Ketapang tersebut. Suasana penuh keakraban terlihat sejak rombongan tiba hingga kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Alex menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat serta mendengar langsung berbagai aspirasi yang berkembang di lapangan.

Ia juga menyebut bahwa Kendawangan memiliki arti tersendiri baginya. Wilayah tersebut menjadi lokasi pertama yang ia kunjungi dalam rangka Safari Ramadhan setelah dilantik sebagai Bupati Ketapang.

Bupati Alex mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta memperkuat persatuan demi kemajuan daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Selain itu, ia juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar dapat menjalankan amanah kepemimpinan dengan baik selama masa jabatan lima tahun ke depan.

Momentum Safari Ramadhan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga. Kegiatan tersebut diisi dengan buka puasa bersama serta ibadah berjamaah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Masyarakat Kendawangan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena menjadi kesempatan bagi warga untuk bertemu langsung dengan pimpinan daerah serta menyampaikan berbagai harapan terkait pembangunan di wilayah mereka.

Dengan dimulainya Safari Ramadhan ini, pemerintah daerah berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta mampu membangun semangat kebersamaan dalam memajukan Kabupaten Ketapang. Kegiatan serupa juga direncanakan akan dilaksanakan di sejumlah kecamatan lainnya selama bulan Ramadhan.

Sabtu, 07 Maret 2026

Pelabuhan Sukabangun Jadi Sorotan Wagub

Wagub Kalbar Krisantus meninjau Pelabuhan Perikanan Sukabangun di Ketapang dan menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur guna mendukung aktivitas nelayan dan ekonomi daerah.
Wagub Kalbar Krisantus meninjau Pelabuhan Perikanan Sukabangun di Ketapang dan menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur guna mendukung aktivitas nelayan dan ekonomi daerah.

Ketapang, Sabtu (7/3/2026) – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Sukabangun yang berada di Desa Sukabangun Dalam, Kabupaten Ketapang. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas pelabuhan sekaligus meninjau potensi pengembangannya ke depan.

Dalam agenda tersebut, Wakil Gubernur didampingi Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir serta sejumlah pejabat dari perangkat daerah Provinsi Kalimantan Barat. Kehadiran rombongan pemerintah daerah ini menjadi bagian dari upaya memastikan pengelolaan pelabuhan perikanan berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Saat meninjau lokasi, Krisantus menyampaikan bahwa Pelabuhan Perikanan Sukabangun memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Pelabuhan ini merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi jika fasilitasnya dikelola secara maksimal.

Ia menilai kawasan tersebut sebenarnya memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama dalam mendukung aktivitas nelayan dan pelaku usaha perikanan di Ketapang. Namun, sejumlah sarana dan prasarana dinilai masih perlu ditingkatkan agar pelabuhan dapat berfungsi secara optimal.

Menurutnya, kelengkapan fasilitas menjadi faktor penting untuk menunjang kegiatan di pelabuhan. Jika sarana pendukung tersedia dengan baik, maka para pekerja maupun pengelola pelabuhan dapat bekerja lebih maksimal serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Selain itu, kondisi fasilitas yang memadai juga akan meningkatkan minat pelaku usaha untuk memanfaatkan kawasan pelabuhan. Aktivitas perdagangan hasil tangkapan laut pun diharapkan dapat meningkat, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.

Krisantus juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung seperti kanopi atau pelindung area bongkar muat ikan. Fasilitas ini dinilai penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan agar tetap segar dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan merencanakan peningkatan fasilitas pelabuhan secara bertahap melalui program pembangunan dan penganggaran ke depan.

Dengan adanya perbaikan infrastruktur, diharapkan aktivitas pelabuhan perikanan di Ketapang dapat berkembang lebih pesat. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pelayanan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan potensi daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. Pelabuhan perikanan yang dikelola dengan baik diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Ketapang.

Jumat, 06 Maret 2026

Safari Ramadan Di Sungai Putri, Wabup Ketapang Salurkan 1 Ton Beras

Safari Ramadan di Sungai Putri Ketapang dihadiri Wabup Jamhuri Amir dengan penyaluran bantuan 1 ton beras, santunan anak yatim, serta penguatan silaturahmi masyarakat.
Safari Ramadan di Sungai Putri Ketapang dihadiri Wabup Jamhuri Amir dengan penyaluran bantuan 1 ton beras, santunan anak yatim, serta penguatan silaturahmi masyarakat.

Safari Ramadan Di Sungai Putri, Wabup Ketapang Salurkan Bantuan Beras Dan Santuni Anak Yatim

KETAPANG -- Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali menyapa masyarakat. Kali ini agenda tersebut digelar di Masjid Al-Ikhlas, Desa Sungai Putri, Kecamatan Muara Pawan. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana bulan suci Ramadan. Kamis, (6/3/2026).

Kehadiran Wakil Bupati Ketapang bersama rombongan pemerintah daerah disambut hangat oleh masyarakat setempat. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa juga turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut.

Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap tahun. Melalui kegiatan ini, pemerintah tidak hanya menjalankan program keagamaan, tetapi juga memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ketapang menyampaikan bahwa Safari Ramadan menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan berbagai program pembangunan benar benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, kegiatan yang mempertemukan pemerintah dan warga secara langsung seperti Safari Ramadan dinilai sangat penting.

Pada kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Desa Sungai Putri. Bantuan berupa satu ton beras disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah di bulan Ramadan.

Tidak hanya itu, santunan juga diberikan kepada puluhan anak yatim piatu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mereka sekaligus menghadirkan kebahagiaan di tengah suasana Ramadan.

Selain penyaluran bantuan sosial, pemerintah daerah juga memberikan bantuan mushaf Al Quran untuk masyarakat setempat. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ibadah dan pembelajaran agama di lingkungan masjid.

Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat nilai gotong royong. Menurutnya, semangat saling membantu menjadi salah satu nilai penting yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Baik di bidang sosial, pendidikan, maupun pembinaan keagamaan.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan di Sungai Putri juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh seorang ustaz. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah bersama masyarakat.

Suasana kebersamaan terlihat begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Masyarakat tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara hingga selesai.

Melalui Safari Ramadan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin dekat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Senin, 02 Maret 2026

Jembatan Karab Diresmikan Bupati Ketapang, Dorong Akses Dan Ekonomi Daerah

Bupati Ketapang meresmikan Jembatan Karab di Simpang Dua yang menjadi jalur strategis penghubung Ketapang dan Kayong Utara serta mempercepat mobilitas masyarakat.
Bupati Ketapang meresmikan Jembatan Karab di Simpang Dua yang menjadi jalur strategis penghubung Ketapang dan Kayong Utara serta mempercepat mobilitas masyarakat.

KETAPANG -- Pemerintah Kabupaten Ketapang terus memperkuat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Salah satu langkah nyata adalah peresmian Jembatan Karab yang berada di Desa Mekar Raya, Kecamatan Simpang Dua. Jembatan ini diresmikan langsung oleh Bupati Ketapang bersama jajaran pemerintah daerah serta masyarakat setempat, Senin (2/3/2026).

Peresmian jembatan ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut oleh masyarakat. Kehadiran Jembatan Karab disambut antusias oleh warga karena selama ini akses transportasi di kawasan tersebut masih terbatas.

Jembatan Karab menjadi infrastruktur penting yang menghubungkan wilayah Kabupaten Ketapang dengan Kabupaten Kayong Utara. Jalur ini juga menjadi bagian dari ruas jalan strategis yang menghubungkan beberapa kecamatan di wilayah utara Kabupaten Ketapang.

Dengan berfungsinya jembatan ini, mobilitas masyarakat diperkirakan akan semakin lancar. Warga dari Kecamatan Simpang Dua, Simpang Hulu, hingga Sungai Laur kini memiliki akses perjalanan yang lebih cepat menuju pusat Kabupaten Ketapang maupun ke wilayah lainnya.

Bupati Ketapang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Menurutnya, kehadiran Jembatan Karab bukan hanya sekadar sarana transportasi, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Akses yang semakin mudah diharapkan mampu memperlancar distribusi barang, hasil perkebunan, serta aktivitas perdagangan warga.

Selain itu, pembangunan jembatan ini juga membuka peluang bagi peningkatan sektor pelayanan publik. Akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga pusat pemerintahan menjadi lebih efisien bagi masyarakat yang tinggal di wilayah sekitar.

Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Banyak warga berharap keberadaan Jembatan Karab dapat mempercepat perkembangan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pedalaman.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan terus dilanjutkan secara bertahap di berbagai wilayah Kabupaten Ketapang. Tujuannya adalah memastikan konektivitas antarwilayah semakin baik sehingga pembangunan dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat.

Dengan hadirnya Jembatan Karab, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Ketapang semakin kuat, mobilitas masyarakat semakin mudah, dan aktivitas ekonomi daerah dapat tumbuh lebih cepat.

Rabu, 25 Februari 2026

Progres Hampir Rampung, Bupati Alex Pastikan RS Pratama Sandai Segera Dibuka

Bupati Alex meninjau pembangunan RS Pratama Sandai di Ketapang. Proyek hampir rampung dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026 untuk melayani masyarakat.
Bupati Alex meninjau pembangunan RS Pratama Sandai di Ketapang. Proyek hampir rampung dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026 untuk melayani masyarakat.

KETAPANG -- Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mendorong percepatan pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah kecamatan. Salah satu proyek strategis yang saat ini hampir rampung adalah pembangunan Rumah Sakit Pratama Sandai yang diharapkan segera beroperasi untuk melayani masyarakat di wilayah tersebut. Peninjauan langsung dilakukan oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana. (Rabu, 25/2/2026)

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Alex melihat langsung kondisi bangunan rumah sakit yang kini telah mendekati tahap penyelesaian. Ia menyampaikan bahwa secara umum pembangunan fisik utama gedung rumah sakit sudah selesai.

Meski begitu, masih ada beberapa bagian yang sedang dalam tahap penyempurnaan, salah satunya ruang radiologi yang menjadi bagian penting dalam layanan medis di rumah sakit tersebut.

Selain memastikan progres fisik bangunan, pemerintah daerah juga tengah memproses berbagai tahapan administrasi untuk operasional rumah sakit. Proses perizinan dilakukan melalui sejumlah dinas terkait agar seluruh persyaratan dapat terpenuhi sebelum rumah sakit resmi beroperasi.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus melengkapi berbagai sarana dan prasarana kesehatan yang diperlukan. Pengadaan alat kesehatan, penyiapan tenaga medis, dokter, serta tenaga pendukung lainnya sedang dipersiapkan secara bertahap.

Dengan seluruh proses tersebut, pemerintah menargetkan Rumah Sakit Pratama Sandai dapat diresmikan sekaligus mulai melayani masyarakat pada pertengahan tahun 2026.

Bupati Alex menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit ini nantinya akan sangat membantu masyarakat, khususnya bagi warga di Kecamatan Sandai dan beberapa wilayah sekitarnya.

Dengan adanya fasilitas kesehatan ini, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mendapatkan layanan kesehatan, terutama untuk pelayanan rawat inap.

Rumah Sakit Pratama Sandai diharapkan mampu memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan di Kabupaten Ketapang sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah kecamatan.

Melalui pembangunan infrastruktur pelayanan publik, pemerintah berharap akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti kesehatan menjadi lebih mudah, cepat, dan berkualitas.

Minggu, 22 Februari 2026

Antisipasi Barang Kadaluarsa, Tim Satgas Forkopimcam Kendawangan Sidak ke Toko dan Agen

Tim Forkopimcam Sidak barang kadaluwarsa ke toko dan agen, antisipasi barang kadaluwarsa
Tim Forkopimcam Sidak barang kadaluwarsa ke toko dan agen, antisipasi barang kadaluwarsa.

Ketapang (BorneoTribun) - Satuan tugas unsur Pimpinan kecamatan Kendawangan kabupaten Ketapang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa toko yang menjual makanan dan minumam.

"Kami sudah menindaklanjuti perintah bapak Bupati Ketapang melakukan Sidak pada Sabtu (21/02/2026) ke beberapa toko guna memastikan barang kadaluwarsa tidak beredar utamanya di wilayah saya di Kendawangan," kata Camat Kendawangan, Hermansyahwiran, Minggu (22/02/2026).

Ia mengatakan, perintah Bupati tersebut sebagaimana dimaksud dalam surat nomor 208/Setda-Ekbang 500/2025 tanggal 19 Februari 2025 tentang monitoring dan pengawasan ketersediaan bahan pokok di  tiap kecamatan. 

Pengawasan terhadap peredaran barang terutama yang kadaluwarsa sangat penting dilakukan untuk memastikan masyarakat terbebas dari ancaman kesehatan. 

Ia menyampaikan, pengawasan ini pihaknya lakukan bersama dengan unsur forum pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Kendawangan yakni, Kecamatan Kendawangan, Polsek, TNI AL, Koramil Kendawangan dan Puskesmas Kendawangan.

"Arah pengawasan kita dengan memeriksa barang-barang di toko modern yang ada di Kendawangan, kemudian ke toko-toko grosir, agen dan beberapa toko yang kami ketahui menjual barang sembako," katanya. 

Meneruskan amanat Bupati, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk lebih teliti dan hati-hati terhadap barang-barang yang dijual terutama masa berlakunya agar tidak terjadi masalah kesehatan. 

"Pada Ramadhan ini, pak Bupati sudah berpesan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan. Lebih teliti dan hati-hati terutama saat membeli barang kebutuhan pokok untuk di konsumsi,"tandasnya. 

Penulis: Muzahidin

Sabtu, 21 Februari 2026

Genap Setahun Menjabat, Alexander Wilyo Tegaskan Komitmen Bangun Ketapang

Tepat setahun memimpin Ketapang, Alexander Wilyo menegaskan komitmen evaluasi pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta mengajak masyarakat berkolaborasi membangun daerah.
Tepat setahun memimpin Ketapang, Alexander Wilyo menegaskan komitmen evaluasi pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta mengajak masyarakat berkolaborasi membangun daerah.

KETAPANG -- Genap satu tahun memimpin Kabupaten Ketapang, Bupati Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir melakukan refleksi terhadap perjalanan pemerintahan yang telah dilalui sekaligus menyiapkan langkah perbaikan ke depan. Pengalaman selama satu tahun terakhir dinilai menjadi pelajaran penting dalam memperkuat arah pembangunan daerah. (Jumat, 21/2/2026)

Alexander Wilyo menilai masa satu tahun pertama kepemimpinannya merupakan fase pembelajaran yang penuh dinamika. Berbagai tantangan yang muncul selama menjalankan roda pemerintahan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah ke depan.

Menurutnya, evaluasi menjadi langkah penting agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program akan diperbaiki secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Ketapang juga akan melakukan pembenahan dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta pelaksanaan program pembangunan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Alexander Wilyo menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata. Peran masyarakat, dunia usaha, serta berbagai elemen lainnya dinilai sangat penting untuk mendukung kemajuan daerah.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Kabupaten Ketapang. Kolaborasi menjadi kunci agar visi pembangunan daerah dapat terwujud secara bertahap.

Ia juga mengakui bahwa tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks. Perubahan kondisi ekonomi, kebijakan nasional, serta dinamika sosial di masyarakat menjadi faktor yang harus diantisipasi oleh pemerintah daerah.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk terus bekerja maksimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta pembenahan birokrasi menjadi beberapa fokus yang akan terus didorong.

Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Alexander Wilyo menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi serta meningkatkan kinerja agar program pembangunan yang telah dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.

Dengan dukungan semua pihak, ia optimistis Kabupaten Ketapang dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Kamis, 19 Februari 2026

Instalasi Pengolahan Air Baru Diresmikan, PDAM Ketapang Perluas Layanan

PDAM Ketapang meresmikan IPA baru berkapasitas 20 liter per detik untuk memperluas layanan air bersih hingga 1.600 rumah dan meningkatkan akses air bersih masyarakat.
PDAM Ketapang meresmikan IPA baru berkapasitas 20 liter per detik untuk memperluas layanan air bersih hingga 1.600 rumah dan meningkatkan akses air bersih masyarakat.

PDAM Ketapang Resmikan IPA Baru, Layanan Air Bersih Siap Jangkau Ribuan Rumah

KETAPANG -- Pemerintah Kabupaten Ketapang meresmikan instalasi pengolahan air (IPA) baru untuk memperluas layanan air bersih bagi masyarakat. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan air bersih yang terus meningkat, khususnya di wilayah perkotaan. Peresmian tersebut juga menandai langkah penting dalam meningkatkan akses layanan air bagi warga. (Rabu, 18/2/2026).

Instalasi Pengolahan Air yang baru dibangun memiliki kapasitas produksi sekitar 20 liter per detik. Dengan tambahan kapasitas tersebut, perusahaan daerah air minum setempat menargetkan mampu melayani sekitar 1.600 sambungan rumah baru dalam waktu bertahap.

Direktur perusahaan air daerah menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas produksi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas jangkauan layanan air bersih kepada masyarakat. Saat ini jumlah pelanggan air bersih di Ketapang telah mencapai lebih dari 14 ribu sambungan rumah.

Namun jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di wilayah perkotaan, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal. Dengan jumlah penduduk yang diperkirakan mencapai lebih dari 130 ribu jiwa, kebutuhan sambungan rumah diproyeksikan bisa mencapai sekitar 35 ribu pelanggan.

Karena itu, pembangunan instalasi pengolahan air baru menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat pemerataan layanan air bersih di daerah tersebut.

Selain menambah kapasitas produksi, pembangunan IPA baru juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas distribusi air kepada masyarakat. Meski begitu, air yang dihasilkan dari instalasi tersebut masih disarankan untuk dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Hal ini dilakukan sebagai langkah keamanan karena masih diperlukan proses sterilisasi tambahan untuk memastikan air benar-benar aman diminum langsung.

Ke depan, pemerintah daerah bersama perusahaan air minum juga telah menyiapkan rencana pengembangan infrastruktur air bersih lainnya. Salah satunya dengan membangun instalasi tambahan berkapasitas sekitar 10 liter per detik yang diproyeksikan mampu melayani sekitar 1.000 rumah baru.

Pengembangan jaringan distribusi juga menjadi prioritas agar layanan air bersih dapat menjangkau lebih banyak kawasan permukiman di Ketapang.

Di sisi lain, tantangan dalam pengelolaan air bersih masih tetap ada. Salah satu faktor yang perlu diantisipasi adalah kondisi sumber air baku yang berasal dari Sungai Pawan. Pada musim kemarau panjang, sungai tersebut berpotensi mengalami intrusi air laut yang dapat memengaruhi kualitas air.

Karena itu, pengembangan teknologi pengolahan air yang lebih modern menjadi salah satu langkah yang tengah dipersiapkan guna menjaga kualitas air tetap aman bagi masyarakat.

Dengan hadirnya instalasi pengolahan air baru ini, pemerintah daerah berharap pelayanan air bersih dapat terus meningkat sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat Ketapang dalam jangka panjang. 

Rabu, 18 Februari 2026

IPA Baru PDAM Ketapang Tingkatkan Kapasitas Air Bersih Untuk Warga

Pemkab Ketapang meresmikan IPA baru PDAM berkapasitas 20 liter per detik yang mampu menambah layanan air bersih bagi sekitar 1.600 pelanggan di wilayah perkotaan.
Pemkab Ketapang meresmikan IPA baru PDAM berkapasitas 20 liter per detik yang mampu menambah layanan air bersih bagi sekitar 1.600 pelanggan di wilayah perkotaan.

Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mendorong peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru milik perusahaan daerah air minum setempat yang diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kepada warga. Peresmian fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat. Rabu, (18/2/2026). 

Instalasi Pengolahan Air yang baru diresmikan tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 20 liter per detik. Dengan tambahan kapasitas ini, layanan air bersih diproyeksikan dapat menjangkau sekitar 1.600 pelanggan baru di wilayah perkotaan Ketapang.

Direktur perusahaan daerah air minum setempat menjelaskan bahwa penambahan kapasitas produksi menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih yang terus meningkat. Saat ini jumlah pelanggan yang terlayani tercatat lebih dari 14.000 sambungan rumah.

Meski demikian, kebutuhan layanan air bersih di Kabupaten Ketapang masih cukup besar. Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 139 ribu jiwa, diperkirakan kebutuhan sambungan rumah idealnya dapat mencapai sekitar 35.000 sambungan.

Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan instalasi pengolahan air serta perluasan jaringan distribusi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dilakukan agar layanan air bersih dapat dinikmati lebih banyak masyarakat. 

Selain meningkatkan kapasitas layanan, pihak pengelola juga menekankan pentingnya kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan. Air hasil pengolahan dari instalasi baru tersebut belum direkomendasikan untuk diminum langsung karena masih memerlukan proses sterilisasi tambahan untuk memastikan bebas dari bakteri.

Oleh karena itu, masyarakat tetap disarankan untuk memasak air sebelum dikonsumsi guna menjaga kesehatan dan keamanan.

Ke depan, pengembangan layanan air bersih di Ketapang akan terus dilakukan. Rencana pembangunan instalasi tambahan dengan kapasitas sekitar 10 liter per detik juga sedang disiapkan agar cakupan layanan semakin luas dan mampu menjangkau lebih banyak rumah tangga.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan air bersih yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan.

Namun demikian, tantangan dalam pengelolaan air bersih tetap ada. Salah satunya adalah kondisi sumber air baku dari Sungai Pawan yang rentan mengalami intrusi air laut saat musim kemarau panjang. Kondisi ini menuntut penggunaan teknologi pengolahan air yang lebih modern agar kualitas air tetap terjaga.

Dengan hadirnya instalasi pengolahan air baru ini, diharapkan pelayanan air bersih di Kabupaten Ketapang semakin meningkat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari. 

Bupati Ketapang Resmikan Instalasi Pengolahan Air Baru, Perluas Layanan Air Bersih Warga

Bupati Ketapang meresmikan Instalasi Pengolahan Air baru berkapasitas 20 liter per detik untuk memperluas layanan air bersih dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Bupati Ketapang meresmikan Instalasi Pengolahan Air baru berkapasitas 20 liter per detik untuk memperluas layanan air bersih dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

KETAPANG -- Bupati Ketapang meresmikan instalasi pengolahan air baru yang diharapkan mampu meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah penting dalam memperluas jaringan distribusi air sekaligus menjawab kebutuhan warga terhadap akses air bersih yang lebih baik. (Rabu, 18/2/2026).

Instalasi Pengolahan Air yang baru diresmikan tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 20 liter per detik. Dengan tambahan kapasitas ini, perusahaan daerah air minum setempat berpeluang menambah sekitar 1.600 sambungan rumah baru bagi masyarakat.

Penambahan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih yang layak. Infrastruktur air menjadi salah satu sektor prioritas karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari warga.

Saat ini jumlah pelanggan layanan air bersih di wilayah perkotaan Ketapang tercatat lebih dari 14.000 sambungan rumah. Namun jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal masyarakat yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk.

Diperkirakan kebutuhan layanan air bersih di daerah tersebut dapat mencapai sekitar 35.000 sambungan rumah. Oleh karena itu, pembangunan instalasi baru serta pengembangan jaringan distribusi menjadi langkah strategis agar layanan air dapat menjangkau lebih banyak wilayah.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air bersih merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ketersediaan air bersih dinilai sangat penting untuk menunjang kesehatan, kebersihan, serta aktivitas rumah tangga.

Meski demikian, air yang dihasilkan dari instalasi pengolahan ini masih memerlukan proses tambahan sebelum dapat dikonsumsi langsung. Masyarakat tetap dianjurkan untuk memasak air terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai air minum.

Ke depan, pemerintah daerah berencana menambah kapasitas produksi air melalui pembangunan instalasi tambahan. Langkah ini diharapkan mampu memperluas cakupan layanan air bersih hingga ke wilayah yang belum terjangkau.

Dengan peningkatan infrastruktur dan pelayanan yang terus dilakukan, pemerintah berharap masyarakat dapat menikmati layanan air bersih yang lebih merata, stabil, dan berkualitas di Kabupaten Ketapang.

Selasa, 17 Februari 2026

Kolaborasi Pemerintah Dan Warga Tanam Jagung Demi Ketahanan Pangan Ketapang

Ketapang dorong ketahanan pangan dengan gerakan tanam jagung di Desa Ratu Elok. Program kolaborasi pemerintah dan masyarakat ini diharapkan meningkatkan produksi pertanian desa.
Ketapang dorong ketahanan pangan dengan gerakan tanam jagung di Desa Ratu Elok. Program kolaborasi pemerintah dan masyarakat ini diharapkan meningkatkan produksi pertanian desa.

Ketapang Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung Di Desa Ratu Elok

KETAPANG -- Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Ketapang melalui berbagai program berbasis pertanian. Salah satu langkah nyata dilakukan dengan kegiatan penanaman jagung bersama yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa. (Senin, 17/2/2026)

Kegiatan penanaman tersebut berlangsung dengan semangat gotong royong. Aparat pemerintah, unsur TNI dan Polri, perangkat desa, hingga masyarakat setempat turun langsung ke lahan untuk menanam jagung bersama.

Program ini tidak hanya berfokus pada kegiatan simbolis, tetapi juga diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, masyarakat desa didorong untuk lebih aktif mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghasilan sekaligus sumber pangan.

Pemerintah daerah menilai Desa Ratu Elok memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian berbasis jagung. Desa ini bahkan menjadi salah satu wilayah pertama di Kecamatan Manis Mata yang memulai gerakan penanaman jagung dalam kerangka program ketahanan pangan daerah. 

Selain pemerintah desa dan masyarakat, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti unsur Forkopimda, dinas terkait, serta perusahaan mitra yang turut memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan di tingkat desa. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha, program pertanian tidak hanya berjalan secara seremonial, tetapi juga berkelanjutan hingga masa panen.

Pemerintah daerah juga menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan isu penting yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian harus dilakukan secara konsisten, mulai dari proses tanam hingga perawatan tanaman.

Jika program ini berjalan dengan baik, Desa Ratu Elok diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Ketapang untuk mengembangkan program serupa. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi pusat produksi pangan, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Melalui gerakan penanaman jagung ini, pemerintah berharap masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang ada dan meningkatkan hasil pertanian. Langkah kecil dari desa diyakini dapat memberikan dampak besar bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Senin, 16 Februari 2026

Alexander Wilyo Raih IMI Kalbar Awards, Apresiasi Untuk Pengembangan Otomotif

Bupati Ketapang Alexander Wilyo meraih IMI Kalbar Awards sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar berkat dukungan kuat terhadap pembinaan atlet dan perkembangan otomotif daerah.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo meraih IMI Kalbar Awards sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar berkat dukungan kuat terhadap pembinaan atlet dan perkembangan otomotif daerah.

Bupati Ketapang Raih IMI Kalbar Awards, Bukti Dukungan Besar Untuk Otomotif

KETAPANG -- Bupati Ketapang Alexander Wilyo kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah menerima penghargaan bergengsi IMI Kalbar Awards. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung perkembangan olahraga otomotif di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Ketapang. Penghargaan tersebut diterima dalam sebuah malam penganugerahan yang berlangsung di Pontianak. (Senin, (16/2/2026)).

Penghargaan yang diterima Bupati Ketapang itu masuk dalam kategori Tokoh Olahraga Otomotif Kalimantan Barat tahun 2025. Pengakuan ini menunjukkan bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap dunia otomotif dinilai memiliki dampak nyata bagi perkembangan olahraga tersebut di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Alexander Wilyo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menilai penghargaan tersebut bukan hanya untuk dirinya pribadi, melainkan juga untuk masyarakat Ketapang, komunitas otomotif, serta seluruh pihak yang selama ini aktif memajukan olahraga otomotif di daerah.

Menurutnya, kemajuan dunia otomotif tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak. Pemerintah daerah, komunitas, hingga para atlet memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif.

Pemerintah Kabupaten Ketapang selama ini dikenal aktif memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan otomotif. Dukungan tersebut mulai dari pembinaan atlet, penyelenggaraan event otomotif, hingga penguatan komunitas yang menjadi wadah bagi para pecinta olahraga bermotor.

Alexander Wilyo juga menegaskan bahwa olahraga otomotif tidak hanya berkaitan dengan kompetisi semata. Di sisi lain, sektor ini juga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta meningkatkan sektor pariwisata daerah.

Event otomotif yang digelar secara rutin dapat menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah. Hal ini tentu berdampak positif bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor kuliner, transportasi, hingga penginapan.

Selain itu, pembinaan olahraga otomotif juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif. Dengan pembinaan yang baik, para atlet diharapkan mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Pemerintah Kabupaten Ketapang pun berkomitmen untuk terus mendorong perkembangan olahraga otomotif di masa mendatang. Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, diharapkan Ketapang mampu melahirkan lebih banyak atlet otomotif berprestasi.

Penghargaan IMI Kalbar Awards ini menjadi motivasi sekaligus bukti bahwa upaya pengembangan olahraga otomotif di daerah mulai mendapat perhatian luas. Ke depan, diharapkan semakin banyak kegiatan olahraga otomotif yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Sabtu, 14 Februari 2026

27 Pasien Jalani Operasi Celah Bibir Gratis Di RSUD Agoesdjam Ketapang

Sebanyak 27 pasien menjalani operasi celah bibir gratis di RSUD Agoesdjam Ketapang melalui program bakti sosial yang melibatkan tim dokter spesialis dan yayasan kemanusiaan.
Sebanyak 27 pasien menjalani operasi celah bibir gratis di RSUD Agoesdjam Ketapang melalui program bakti sosial yang melibatkan tim dokter spesialis dan yayasan kemanusiaan.

KETAPANG -- Sebanyak 27 pasien menjalani operasi celah bibir dan langit-langit secara gratis di RSUD dr Agoesdjam Ketapang. Program sosial ini menjadi harapan baru bagi anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan penanganan medis namun terkendala biaya. Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan tim medis profesional dan berbagai pihak yang mendukung layanan kesehatan masyarakat. Sabtu, (14/2/2026).

Para pasien yang mengikuti operasi berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Ketapang. Tidak hanya dari wilayah kota, peserta juga datang dari beberapa kecamatan seperti Manis Mata, Air Upas, dan Sandai. Bahkan ada juga pasien yang datang dari Kabupaten Kayong Utara serta wilayah Kepulauan Karimata.

Awalnya tercatat sebanyak 29 orang mendaftar untuk mengikuti program operasi celah bibir ini. Namun setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, hanya 27 pasien yang dinyatakan layak menjalani tindakan operasi. Sementara dua pasien lainnya harus menunda operasi karena pertimbangan kondisi medis.

Sebelum menjalani tindakan operasi, seluruh pasien terlebih dahulu menjalani proses pendataan dan skrining kesehatan yang cukup ketat. Tim medis yang terlibat terdiri dari berbagai dokter spesialis, mulai dari dokter anak, radiologi, jantung, paru, bedah mulut, penyakit dalam, hingga tenaga medis lainnya yang memastikan pasien siap menjalani operasi.

Program operasi celah bibir gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak rumah sakit dengan yayasan sosial yang fokus membantu penderita celah bibir dan langit-langit. Seluruh biaya operasi ditanggung oleh pihak yayasan bersama sejumlah sponsor serta mitra yang mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.

Setelah tindakan operasi selesai dilakukan, para pasien tidak langsung dipulangkan tanpa pemantauan. Pihak rumah sakit tetap melakukan pengawasan terhadap kondisi pasien melalui layanan komunikasi yang disediakan. Selain itu, pasien juga diwajibkan melakukan kontrol lanjutan dalam waktu sekitar satu bulan setelah operasi. (Suara Ketapang)

Kegiatan ini tidak hanya sekadar layanan medis, tetapi juga bentuk kepedulian sosial untuk membantu anak-anak yang mengalami kelainan celah bibir agar dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Dengan operasi tersebut, diharapkan para pasien bisa kembali percaya diri dan memiliki masa depan yang lebih cerah. 

Pihak rumah sakit berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi sosial, diharapkan mampu memperluas jangkauan program kesehatan sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

Jumat, 13 Februari 2026

Kepengurusan Baru IDI Ketapang Diharapkan Perkuat Layanan Kesehatan Daerah

Wabup Ketapang dorong sinergi IDI dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat sistem kesehatan masyarakat di daerah.
Wabup Ketapang dorong sinergi IDI dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat sistem kesehatan masyarakat di daerah.

KETAPANG -- Pelayanan kesehatan yang berkualitas membutuhkan kerja sama kuat antara pemerintah daerah dan tenaga medis. Hal inilah yang menjadi pesan utama Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, saat menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ketapang masa bakti 2025–2028. (Jumat, (13/2/2026))

Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus IDI Cabang Ketapang yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Menurut Jamhuri Amir, profesi dokter merupakan profesi mulia yang memiliki peran sangat penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Para tenaga medis disebut sebagai garda terdepan yang langsung berhadapan dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Dukungan dari para dokter serta organisasi profesi menjadi faktor penting untuk mewujudkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Ketapang, kata dia, juga berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga medis. Hal tersebut dinilai penting agar para dokter dapat bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga mengakui bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Ketapang terus mengalami pembenahan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi manajemen rumah sakit maupun peningkatan fasilitas kesehatan.

Perubahan tersebut, menurutnya, mulai memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat. Stigma negatif yang sebelumnya sempat muncul terhadap layanan rumah sakit daerah perlahan mulai berubah seiring dengan berbagai perbaikan yang dilakukan.

Jamhuri juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara pemerintah daerah dan organisasi profesi seperti IDI. Dialog yang baik dinilai dapat membantu pemerintah memahami berbagai kendala yang dihadapi tenaga medis di lapangan.

Melalui komunikasi yang intens, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Pelantikan pengurus IDI Cabang Ketapang sendiri dilakukan oleh Ketua IDI Wilayah Kalimantan Barat berdasarkan keputusan Pengurus Besar IDI. Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan organisasi profesi dokter di Ketapang semakin solid dan profesional.

Pemerintah daerah juga berharap IDI dapat terus menjadi mitra strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas di Kabupaten Ketapang.

Rabu, 11 Februari 2026

Hadiri Harlah Ke-103 NU, Wabup Ketapang Ajak Warga Perkuat Persatuan

Wabup Ketapang menghadiri Harlah ke-103 NU dan menegaskan peran penting Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan, toleransi, serta mendukung pembangunan daerah.
Wabup Ketapang menghadiri Harlah ke-103 NU dan menegaskan peran penting Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan, toleransi, serta mendukung pembangunan daerah.

Wabup Ketapang Hadiri Harlah Ke-103 NU, Tekankan Peran NU Jaga Persatuan

KETAPANG -- Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama di Kabupaten Ketapang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir bersama jajaran pengurus organisasi keagamaan serta masyarakat yang memadati lokasi acara di Gedung Bintang 9 PCNU Ketapang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ketapang menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang Nahdlatul Ulama yang telah memasuki usia lebih dari satu abad. Ia menilai keberadaan organisasi ini memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat sekaligus memperkuat persatuan bangsa. Selasa, (10/2/2026).

Menurutnya, usia 103 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Nahdlatul Ulama dinilai konsisten menjadi pilar kebangsaan yang menjaga tradisi keagamaan sekaligus membimbing masyarakat melalui ajaran Islam yang toleran, seimbang, dan penuh kedamaian.

Ia juga menyoroti tema peringatan Harlah tahun ini yang mengusung semangat mengawal Indonesia menuju peradaban yang mulia. Tema tersebut mengandung makna pentingnya menjaga kedaulatan bangsa, baik secara moral, budaya, maupun sosial, sambil terus berupaya membawa Indonesia menjadi negara maju dan bermartabat.

Wabup Ketapang menilai organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Nahdlatul Ulama diharapkan terus diperkuat, terutama dalam bidang pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kontribusi warga Nahdliyin di Ketapang yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Peran tersebut dinilai mampu menciptakan suasana yang sejuk dan harmonis di tengah masyarakat yang beragam.

Ia berharap momentum peringatan Harlah ke-103 ini dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama. Organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama dinilai memiliki peran penting sebagai penjaga nilai-nilai persatuan di tengah dinamika sosial masyarakat.

Dalam pesannya, Wakil Bupati juga mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk terus berpikir maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, organisasi keagamaan tidak hanya harus kuat dalam menjaga tradisi, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Peringatan Harlah ini juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Nahdlatul Ulama dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, diharapkan organisasi ini terus menjadi kekuatan moral yang membawa manfaat bagi masyarakat Ketapang dan Indonesia secara luas.

Acara peringatan tersebut berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi yang telah berkhidmat lebih dari satu abad.

Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan Nahdlatul Ulama semakin kuat dalam menjaga kerukunan, memperkuat pembangunan, serta menciptakan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Selasa, 10 Februari 2026

Tiga Desa Di Sungai Laur Jadi Lokasi Program TMMD Reguler Ke-127

TMMD Reguler Ke-127 resmi dibuka di Ketapang dengan fokus pembangunan tiga desa di Kecamatan Sungai Laur melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
TMMD Reguler Ke-127 resmi dibuka di Ketapang dengan fokus pembangunan tiga desa di Kecamatan Sungai Laur melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Berikut artikel SEO yang sudah diolah ulang, unik, dan siap dipublikasikan di blog berita.

KETAPANG - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Ketapang. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Selangkut Raya, Kecamatan Sungai Laur, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat setempat. Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo dalam sebuah upacara yang berlangsung di lokasi pelaksanaan program. Selasa, (10/2/2026). 

Program TMMD dijadwalkan berlangsung selama sekitar satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Kegiatan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. 

Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat tiga desa yang menjadi sasaran utama kegiatan, yaitu Desa Selangkut Raya, Desa Harapan Baru, dan Desa Tanjung Maju di Kecamatan Sungai Laur. Ketiga desa tersebut dipilih karena dinilai memiliki kebutuhan pembangunan yang cukup mendesak, terutama pada sektor infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong serta kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Program ini diharapkan mampu membangun karakter masyarakat desa yang lebih mandiri, percaya diri, serta mampu mengelola potensi daerah secara kreatif.

Berbagai kegiatan fisik akan dilaksanakan dalam program ini, mulai dari pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga perbaikan rumah ibadah. Selain itu, pembangunan gorong-gorong, pipanisasi air bersih, serta rehabilitasi jembatan kayu juga menjadi bagian dari sasaran utama kegiatan.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD Reguler ke-127 juga menghadirkan sejumlah kegiatan nonfisik. Kegiatan tersebut antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi masyarakat, serta berbagai program pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa. 

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif para camat dan kepala desa untuk memastikan seluruh program berjalan dengan baik. Pendampingan yang konsisten dinilai penting agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, aparat keamanan, dan masyarakat, program TMMD diharapkan mampu menjadi motor penggerak percepatan pembangunan desa. Dengan adanya pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas masyarakat, desa-desa di Kabupaten Ketapang diharapkan semakin maju dan mandiri di masa mendatang.