Kolaborasi Pemerintah Dan Warga Tanam Jagung Demi Ketahanan Pangan Ketapang
iklan banner

Selasa, 17 Februari 2026

Kolaborasi Pemerintah Dan Warga Tanam Jagung Demi Ketahanan Pangan Ketapang

Ketapang dorong ketahanan pangan dengan gerakan tanam jagung di Desa Ratu Elok. Program kolaborasi pemerintah dan masyarakat ini diharapkan meningkatkan produksi pertanian desa.
Ketapang dorong ketahanan pangan dengan gerakan tanam jagung di Desa Ratu Elok. Program kolaborasi pemerintah dan masyarakat ini diharapkan meningkatkan produksi pertanian desa.

Ketapang Dorong Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung Di Desa Ratu Elok

KETAPANG -- Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Ketapang melalui berbagai program berbasis pertanian. Salah satu langkah nyata dilakukan dengan kegiatan penanaman jagung bersama yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa. (Senin, 17/2/2026)

Kegiatan penanaman tersebut berlangsung dengan semangat gotong royong. Aparat pemerintah, unsur TNI dan Polri, perangkat desa, hingga masyarakat setempat turun langsung ke lahan untuk menanam jagung bersama.

Program ini tidak hanya berfokus pada kegiatan simbolis, tetapi juga diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, masyarakat desa didorong untuk lebih aktif mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghasilan sekaligus sumber pangan.

Pemerintah daerah menilai Desa Ratu Elok memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian berbasis jagung. Desa ini bahkan menjadi salah satu wilayah pertama di Kecamatan Manis Mata yang memulai gerakan penanaman jagung dalam kerangka program ketahanan pangan daerah. 

Selain pemerintah desa dan masyarakat, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti unsur Forkopimda, dinas terkait, serta perusahaan mitra yang turut memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan di tingkat desa. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha, program pertanian tidak hanya berjalan secara seremonial, tetapi juga berkelanjutan hingga masa panen.

Pemerintah daerah juga menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan isu penting yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian harus dilakukan secara konsisten, mulai dari proses tanam hingga perawatan tanaman.

Jika program ini berjalan dengan baik, Desa Ratu Elok diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Ketapang untuk mengembangkan program serupa. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi pusat produksi pangan, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Melalui gerakan penanaman jagung ini, pemerintah berharap masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang ada dan meningkatkan hasil pertanian. Langkah kecil dari desa diyakini dapat memberikan dampak besar bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.