Berita BorneoTribun: Pertamina Hulu hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan
Tampilkan postingan dengan label Pertamina Hulu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertamina Hulu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 April 2026

Proyek Gas Karamba Undip Mulai Produksi Mei 2026, PPU Optimistis Raih Pendapatan Baru Dari Migas

Lapangan gas Karamba Undip di PPU siap beroperasi Mei 2026. Infrastruktur pipa rampung dan diproyeksikan menambah pendapatan daerah dari sektor migas. (Ilustrasi)
Lapangan gas Karamba Undip di PPU siap beroperasi Mei 2026. Infrastruktur pipa rampung dan diproyeksikan menambah pendapatan daerah dari sektor migas. (Ilustrasi)

PPU, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mulai mempersiapkan diri menyambut operasional lapangan gas Karamba Undip yang berlokasi di Kelurahan Buluminung. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu sumber baru penerimaan daerah dari sektor minyak dan gas bumi (migas).

Fokus pemerintah daerah saat ini tidak hanya pada potensi produksi gas, tetapi juga kesiapan infrastruktur penyaluran yang telah terpasang hingga terhubung ke jaringan industri pengolahan migas.

Menurut Nicko Herlambang, selaku Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, pengembangan lapangan gas di wilayah Buluminung telah mencapai tahap penting dengan selesainya pemasangan jaringan pipa.

Ia menjelaskan, pipa dari sumur lapangan gas Karamba Undip telah tersambung ke jaringan milik PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur melalui jalur yang melintasi wilayah Kelurahan Nenang.

Selanjutnya, gas yang dihasilkan akan dialirkan menuju fasilitas pengolahan milik PT Kilang Pertamina Balikpapan dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Infrastruktur ini dinilai menjadi kunci penting untuk memastikan kelancaran distribusi gas dari lapangan produksi ke kilang.

Produksi Dijadwalkan Mulai Mei 2026

Lapangan gas Karamba Undip I yang dikembangkan oleh PT Indosino Oil & Gas diperkirakan mulai beroperasi secara komersial pada Mei 2026.

Berdasarkan estimasi awal, lapangan gas tersebut memiliki potensi produksi sekitar 13 juta kaki kubik gas per hari atau sekitar 13 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).

Produksi gas tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan energi industri sekaligus memperkuat pasokan energi di wilayah Kalimantan Timur.

Pemerintah daerah menilai proyek ini tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan daerah melalui pajak dan dana bagi hasil (DBH) migas.

Selain itu, keberadaan lapangan gas dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas usaha, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan sektor pendukung lainnya.

Nicko menegaskan, dukungan masyarakat menjadi faktor penting agar proses pengembangan hingga operasional dapat berjalan tanpa hambatan.

“Keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pengembangan lapangan gas ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujarnya.

Dengan kesiapan infrastruktur yang hampir rampung dan jadwal produksi yang semakin dekat, proyek Karamba Undip dipandang sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekonomi daerah berbasis sumber daya energi.

FAQ

1. Di mana lokasi lapangan gas Karamba Undip?
Lapangan gas ini berada di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

2. Kapan lapangan gas Karamba Undip mulai beroperasi?
Produksi komersial direncanakan mulai pada Mei 2026.

3. Berapa kapasitas produksi gas lapangan Karamba Undip?
Diperkirakan mencapai sekitar 13 MMSCFD atau 13 juta kaki kubik gas per hari.

4. Ke mana gas dari lapangan ini akan disalurkan?
Gas akan dialirkan melalui jaringan pipa menuju kilang milik PT Kilang Pertamina Balikpapan.

5. Apa manfaat proyek ini bagi daerah?
Proyek ini berpotensi menambah pendapatan daerah melalui pajak dan dana bagi hasil sektor migas, serta meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.