Berita BorneoTribun: Polresta Pontianak hari ini
iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Polresta Pontianak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polresta Pontianak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 April 2026

Sebelum 24 Jam, Tim Jatanras Polsek Pontianak Selatan Amankan Terduga Pelaku Pencurian Handphone

Sebelum 24 jam, polisi Pontianak Selatan berhasil menangkap pelaku pencurian handphone OPPO Reno 4. Pelaku diamankan tanpa perlawanan setelah penyelidikan cepat.
Sebelum 24 jam, polisi Pontianak Selatan berhasil menangkap pelaku pencurian handphone OPPO Reno 4. Pelaku diamankan tanpa perlawanan setelah penyelidikan cepat.

Pontianak, Kalbar — Gerak cepat ditunjukkan Tim Jatanras Polsek Pontianak Selatan dalam mengungkap kasus pencurian handphone yang terjadi di wilayah hukumnya. Kurang dari 24 jam sejak laporan diterima, terduga pelaku berhasil diamankan.

Kasus ini bermula dari laporan polisi dengan nomor: LP/B/19/III/2026/SPKT/Polsek Pontianak Selatan/Resta PTK/Polda Kalbar tertanggal 29 Maret 2026.

Peristiwa pencurian terjadi di Jalan Sungai Raya Dalam, Gang H. Saleh 2, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara, pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat kejadian, korban tengah tertidur. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah dan mengambil satu unit handphone yang disimpan di dalam kamar, tepat di samping korban. Barang yang dicuri berupa OPPO Reno 4 warna hitam angkasa dengan dua nomor IMEI.

Penyelidikan Cepat, Pelaku Langsung Teridentifikasi

Masih di hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Macan Selatan langsung melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan serta informasi masyarakat, polisi mendapatkan petunjuk keberadaan pelaku yang berada di sebuah rumah kos di kawasan Jalan Perdana.

Kapolresta Pontianak melalui Kapolsek Pontianak Selatan AKP Inayatun Nurhasanah menyampaikan bahwa tim segera bergerak menuju lokasi.

“Setelah mendapat informasi, tim langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial KES (26) tanpa perlawanan,” jelasnya.

Pelaku Mengaku, Barang Bukti Diamankan

Dalam proses interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti berupa handphone milik korban.

Pelaku kemudian langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Selatan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polisi Tingkatkan Patroli

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli serta respons cepat terhadap laporan masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pontianak Selatan,” pungkasnya.

FAQ (Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan)

1. Kapan kejadian pencurian terjadi?
Minggu, 29 Maret 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.

2. Di mana lokasi kejadian?
Jalan Sungai Raya Dalam, Gang H. Saleh 2, Pontianak Tenggara.

3. Apa barang yang dicuri?
Satu unit handphone OPPO Reno 4 warna hitam angkasa.

4. Berapa lama pelaku berhasil ditangkap?
Kurang dari 24 jam sejak laporan diterima.

5. Apa pasal yang dikenakan kepada pelaku?
Pasal 476 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Sumber: Humas Polresta Pontianak

Senin, 09 Maret 2026

Pembobolan Rumah Di Pontianak Selatan Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Polisi menangkap dua pelaku pembobolan rumah di Pontianak Selatan. Pelaku mencuri berbagai barang rumah tangga dengan kerugian korban mencapai Rp13 juta.
Polisi menangkap dua pelaku pembobolan rumah di Pontianak Selatan. Pelaku mencuri berbagai barang rumah tangga dengan kerugian korban mencapai Rp13 juta.

Pontianak -- Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak berhasil menangkap dua pelaku pembobolan rumah yang terjadi di Jalan Purnama, Gang Purnama Indah I, Kecamatan Pontianak Selatan. Kedua pelaku berinisial OO dan RO diringkus setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan korban.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Ryan Eka Cahya, mengatakan aksi pencurian terjadi saat rumah korban dalam keadaan kosong karena ditinggal beberapa hari. Ketika korban kembali ke rumah, ia mendapati kondisi rumah telah berantakan.

Saat dilakukan pengecekan, sejumlah barang berharga milik korban diketahui hilang. Peristiwa pembobolan rumah di Pontianak Selatan ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Barang-barang yang dilaporkan hilang antara lain televisi 24 inci, mesin jahit, kipas angin, peralatan makan dalam jumlah besar, peralatan dapur, oven listrik, kompor gas, tabung gas, mesin cuci, mesin air, serta berbagai bahan kebutuhan pokok.

Akibat kejadian pencurian rumah di Pontianak tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp13 juta.

Pengungkapan kasus bermula dari keterangan seorang saksi yang melihat pelaku membawa televisi terbungkus kain bersama rekannya. Keduanya kemudian meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Usai menerima laporan, Tim Jatanras melakukan olah tempat kejadian perkara serta menelusuri berbagai petunjuk yang ada di lokasi. Tim yang dipimpin Amin Suryadinata kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.

Hasil penyelidikan mengarah kepada dua tersangka yang akhirnya berhasil ditangkap di kawasan Jalan Purnama, Kelurahan Kota Baru, Pontianak Selatan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mesin jahit, satu unit televisi 24 inci, satu unit laptop, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku barang hasil pembobolan rumah tersebut rencananya akan dijual. Uang dari penjualan itu disebut akan digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Atas perbuatannya, kedua tersangka kini dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kapolresta Pontianak Gelar Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin

Kapolresta Pontianak Gelar Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menggelar Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kamtibmas.

Pontianak – Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menggelar kegiatan Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin yang berada di Jalan HM Swignyo, Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Pontianak didampingi sejumlah pejabat Polresta Pontianak. Di antaranya Kabag SDM Polresta Pontianak, Kasat Binmas Polresta Pontianak, Kapolsek Pontianak Kota bersama Bhabinkamtibmas Polsek Pontianak Kota, serta Kanit Provos Polsek Pontianak Kota.

Kegiatan Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat dan jamaah masjid setempat. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas selama bulan Ramadhan.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menyampaikan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar tempat tinggal, terutama selama bulan suci Ramadhan yang identik dengan berbagai aktivitas masyarakat.

Selain itu, Kapolresta Pontianak juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika maupun berbagai bentuk kenakalan remaja.

Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan wilayah. Dukungan serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin ini juga menjadi salah satu program Polresta Pontianak untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, aparat kepolisian dapat berinteraksi langsung dengan warga serta mendengar berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan selama bulan Ramadhan.

Kapolresta Pontianak juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga kerukunan antarwarga. Menurutnya, suasana yang aman dan damai selama Ramadhan akan tercipta apabila seluruh elemen masyarakat turut berperan menjaga ketertiban.

Melalui Safari Ramadhan dan Subuh Keliling di Masjid Syakirin, Polresta Pontianak berharap situasi kamtibmas di wilayah Kota Pontianak tetap aman, nyaman, dan kondusif sepanjang bulan suci Ramadhan.

Selasa, 03 Maret 2026

Cap Go Meh 2577 di Pontianak Dijamin Aman Lewat TWG Pengamanan Terpadu

Strategi Pengamanan Parade Naga Bersinar Cap Go Meh 2026 Dimatangkan
Polresta Pontianak menggelar TWG pengamanan jelang Parade Naga Bersinar Cap Go Meh 2577 tahun 2026 di Jalan Gajah Mada guna memastikan perayaan budaya berjalan aman, tertib, dan kondusif.

PONTIANAK -- Menjelang malam puncak Parade Naga Bersinar Cap Go Meh 2577 tahun 2026, Polresta Pontianak menggelar Tactical Wall Game atau TWG pengamanan pada Selasa 3 Maret 2026 di Aula Mapolresta Pontianak. 

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto sebagai langkah final memastikan perayaan budaya tahunan tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif di Kota Pontianak.

Strategi Pengamanan Parade Naga Bersinar Cap Go Meh 2026 Dimatangkan

TWG menjadi forum penting bagi jajaran kepolisian untuk menyatukan persepsi dan strategi sebelum personel diterjunkan ke lapangan. 

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolresta, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, serta para Perwira Pengendali yang terlibat dalam pengamanan ikut hadir dan menerima arahan.

Fokus utama pengamanan tertuju pada kawasan Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan, yang menjadi pusat perayaan Parade Naga Bersinar Cap Go Meh 2026. 

Jalur pawai, titik kumpul massa, hingga potensi kerawanan dibahas secara rinci agar seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Kapolresta menegaskan bahwa setiap Padal wajib mengetahui ploting personel, jalur arak-arakan naga, serta titik rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas. Strategi yang disusun harus terukur, jelas, dan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Pengamanan Humanis dan Tegas Jadi Prioritas

Dalam arahannya, Kapolresta menekankan pendekatan humanis dalam pengamanan Cap Go Meh 2577. Meski demikian, ketegasan tetap diperlukan, terutama dalam pengaturan arus lalu lintas, pengendalian massa, dan pencegahan potensi tindak kriminalitas.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran pawai naga, tetapi juga pada keselamatan masyarakat yang memadati lokasi acara. 

Antisipasi kemacetan, kepadatan penonton, hingga kemungkinan gangguan keamanan menjadi bagian dari skenario yang disimulasikan dalam TWG.

Koordinasi lintas satuan tugas dan instansi terkait juga diperkuat. Sinergi ini dinilai penting agar respons terhadap situasi darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Komitmen Berikan Rasa Aman bagi Warga Pontianak

Perayaan Cap Go Meh merupakan agenda budaya tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Pontianak. Ribuan warga diperkirakan akan memadati kawasan pusat kota untuk menyaksikan kemeriahan Parade Naga Bersinar.

Melalui pelaksanaan TWG ini, Polresta Pontianak ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung dan pengayom. 

Tugas pengamanan bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pelayanan untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman.

Dengan strategi yang telah dimatangkan, diharapkan rangkaian malam puncak Cap Go Meh 2026 di Pontianak dapat berlangsung meriah tanpa gangguan berarti, sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi budaya yang aman dan harmonis.

FAQ Seputar Pengamanan Cap Go Meh 2577 Pontianak

1. Apa itu Tactical Wall Game atau TWG?
TWG adalah simulasi taktis yang digunakan kepolisian untuk merancang strategi pengamanan sebelum pelaksanaan kegiatan besar.

2. Di mana pusat Parade Naga Bersinar Cap Go Meh 2026?
Kegiatan terpusat di Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan.

3. Mengapa pengamanan Cap Go Meh diperketat?
Karena acara ini menghadirkan ribuan penonton sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan, kepadatan massa, dan gangguan kamtibmas.

4. Apa fokus utama pengamanan?
Kelancaran arus lalu lintas, pengendalian massa, pencegahan kriminalitas, dan menjaga situasi tetap kondusif.

iPhone dan OPPO Dicuri Saat Salat di Masjid Pontianak

Tim Jatanras Polresta Pontianak menangkap terduga pelaku pencurian dua HP di Masjid As Salam Pontianak Selatan. Kerugian korban Rp7,2 juta. Pelaku dijerat KUHP 2023.
Tim Jatanras Polresta Pontianak menangkap terduga pelaku pencurian dua HP di Masjid As Salam Pontianak Selatan. Kerugian korban Rp7,2 juta. Pelaku dijerat KUHP 2023.

Tim Jatanras Polresta Pontianak Tangkap Terduga Pelaku Pencurian HP di Masjid As Salam Pontianak Selatan

Pontianak, Kalbar – Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian handphone yang beraksi di Masjid As Salam, Jalan Budi Karya, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan. Penangkapan dilakukan setelah pelaku diduga mencuri dua unit ponsel milik jamaah saat sedang melaksanakan salat pada Jumat pagi, 27 Februari 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan kehilangan dua handphone yang disimpan di dalam tas ketika menjalankan ibadah. Usai salat, korban mendapati barang berharganya sudah tidak berada di tempat.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Ryan Eka Cahya, menjelaskan bahwa laporan korban menjadi titik awal penyelidikan. Tim Jatanras yang dipimpin IPDA Amin Suryadinata, S.H., segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi.

Dari hasil penyelidikan, pelaku berinisial DA diketahui menggunakan modus berpura-pura menjadi jamaah yang ikut beribadah. Saat situasi lengah, pelaku diduga mengambil dua unit handphone milik korban.

Barang yang dilaporkan hilang yakni satu unit iPhone 11 Pro 64 GB warna green dan satu unit OPPO/rss A1K warna merah. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp7.200.000.

Berbekal keterangan saksi dan petunjuk di lapangan, Tim Jatanras akhirnya menangkap terduga pelaku di kawasan Kampung Beting, Pontianak. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu unit iPhone 11 Pro sebagai barang bukti.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui rencana menjual ponsel hasil curian tersebut. Uang penjualan disebut akan digunakan untuk bermain judi.

Saat ini, tersangka dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian. Proses hukum lebih lanjut masih berjalan di Polresta Pontianak.

Imbauan Kepolisian

Polresta Pontianak mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap barang bawaan, terutama saat berada di tempat ibadah atau ruang publik. Simpan barang berharga di tempat aman dan pastikan tetap dalam pengawasan.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa kejahatan dapat terjadi di mana saja, bahkan di tempat yang dianggap aman. Kepedulian dan kewaspadaan bersama menjadi kunci mencegah tindak kriminal serupa.

FAQ Seputar Kasus Pencurian di Masjid As Salam

Kapan kejadian pencurian terjadi
Peristiwa terjadi pada Jumat, 27 Februari 2026 sekitar pukul 08.00 WIB saat korban sedang melaksanakan salat.

Di mana lokasi kejadian
Di Masjid As Salam, Jalan Budi Karya, Kelurahan Benua_VECelayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

Berapa kerugian korban
Kerugian ditaksir sekitar Rp7.200.000 dari dua unit handphone yang hilang.

Apa modus pelaku
Pelaku berpura-pura menjadi jamaah dan memanfaatkan situasi lengah untuk mengambil barang korban.

Pasal apa yang dikenakan kepada tersangka
Pelaku dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Sabtu, 14 Februari 2026

Kapolresta Pontianak Ajak Warga Dialog Lewat Podcast Live TikTok Hi Pontianak

Kapolresta Pontianak Ajak Warga Dialog Lewat Podcast Live TikTok Hi Pontianak
Kapolresta Pontianak Ajak Warga Dialog Lewat Podcast Live TikTok Hi Pontianak.

Pontianak – Kapolresta Pontianak, Endang Tri Purwanto, memanfaatkan platform digital untuk memperkuat komunikasi publik dengan hadir sebagai narasumber dalam podcast live TikTok yang disiarkan melalui akun Hi Pontianak, Rabu (11/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam merespons isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung dan terbuka.

Siaran yang berlangsung santai namun substansial tersebut memberi ruang bagi warga Kota Pontianak untuk menyampaikan pertanyaan secara real time, mulai dari persoalan lalu lintas hingga fenomena sosial yang meresahkan.

Dialog Terbuka Soal Lalu Lintas dan Keamanan Lingkungan

Dalam sesi interaktif itu, sejumlah warganet menyoroti kondisi lampu lalu lintas di beberapa titik yang dinilai kurang dipatuhi pengguna jalan. Menanggapi hal tersebut, Kapolresta menegaskan bahwa Polresta Pontianak telah menempatkan personel di jam-jam sibuk serta di persimpangan rawan kemacetan dan pelanggaran.

Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan penertiban lalu lintas tidak hanya bertumpu pada aparat, melainkan juga kesadaran kolektif masyarakat.

“Petugas sudah kami siagakan, tetapi disiplin pengguna jalan tetap menjadi kunci utama keselamatan bersama,” ujarnya dalam siaran langsung tersebut.

Isu lain yang mencuat adalah fenomena “perang sarung” yang kerap muncul terutama di kalangan remaja pada momen-momen tertentu. Meski kerap dianggap sebagai tradisi permainan, praktik tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan bahkan korban luka.

Kapolresta menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan patroli preventif dan pendekatan persuasif guna mencegah eskalasi. Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi aktivitas anak-anak di luar rumah.

Ke depan, Polresta Pontianak berencana mengedepankan pendekatan berbasis keluarga, termasuk melibatkan peran ibu dalam pengawasan sosial. Strategi ini dinilai efektif karena kedekatan emosional orang tua dengan anak dapat menjadi benteng awal pencegahan kenakalan remaja.

Optimalisasi Layanan Call Center 110

Dalam kesempatan yang sama, Kapolresta juga mengingatkan masyarakat tentang layanan call center 110 yang dapat diakses secara gratis untuk melaporkan gangguan kamtibmas. Ia bahkan menunjukkan secara langsung melalui telepon genggamnya bagaimana operator merespons aduan yang masuk.

Layanan 110 merupakan bagian dari sistem respons cepat Polri yang dirancang untuk mempercepat penanganan laporan awal masyarakat. Di tengah meningkatnya penggunaan media sosial sebagai saluran pengaduan, penguatan call center resmi menjadi langkah penting agar laporan tercatat secara administratif dan dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Dari sisi pelayanan publik, transparansi semacam ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Respons cepat dan terbuka di ruang digital juga memperkecil jarak antara aparat dan warga.

Strategi Komunikasi Digital dan Generasi Z

Kehadiran Kapolresta di platform TikTok menunjukkan adaptasi kepolisian terhadap pola konsumsi informasi generasi muda. Hi Pontianak sebagai media berbasis Gen Z menjadi kanal strategis untuk menjangkau audiens yang selama ini lebih aktif di media sosial ketimbang forum formal.

Pendekatan komunikasi dua arah melalui live streaming memungkinkan klarifikasi isu secara langsung, sekaligus mengurangi potensi misinformasi yang kerap berkembang di ruang digital. Model komunikasi ini sejalan dengan semangat transformasi Polri yang menekankan transparansi dan pelayanan berbasis teknologi.

Pengamat komunikasi publik menilai bahwa keterlibatan aparat di ruang digital dapat memperkuat legitimasi institusi, selama disertai konsistensi tindakan di lapangan. Interaksi langsung tidak hanya membangun citra, tetapi juga membuka ruang akuntabilitas.

Dampak bagi Masyarakat Pontianak

Bagi masyarakat Kota Pontianak, forum dialog semacam ini memberi akses lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus datang langsung ke kantor kepolisian. Hal ini relevan di tengah kebutuhan akan pelayanan publik yang cepat, praktis, dan responsif.

Isu lalu lintas, kenakalan remaja, hingga mekanisme pelaporan merupakan persoalan yang bersinggungan langsung dengan kehidupan sehari-hari warga. Dengan adanya komunikasi terbuka, potensi kesalahpahaman antara aparat dan masyarakat dapat diminimalkan.

Di sisi lain, partisipasi aktif warga juga menjadi indikator meningkatnya kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Keterlibatan publik dalam diskusi kamtibmas mencerminkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Menuju Polri yang Lebih Humanis dan Responsif

Kegiatan podcast live ini menjadi contoh konkret transformasi komunikasi Polri di tingkat daerah. Alih-alih hanya mengandalkan rilis formal, kepolisian kini mulai memanfaatkan platform digital untuk membangun dialog yang lebih cair dan inklusif.

Ke depan, tantangannya adalah memastikan bahwa interaksi digital tersebut diikuti dengan implementasi kebijakan yang konsisten di lapangan. Respons cepat terhadap laporan 110, penegakan disiplin lalu lintas, serta pencegahan kenakalan remaja harus terus diperkuat agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Dengan pendekatan komunikasi yang lebih terbuka dan adaptif, Polresta Pontianak berupaya membangun relasi yang lebih erat dengan masyarakat. Jika pola dialog ini terus dikembangkan, bukan tidak mungkin partisipasi publik dalam menjaga keamanan kota akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat fondasi kamtibmas di Kalimantan Barat.

Jumat, 13 Februari 2026

Kapolresta Pontianak Tegas! Isu SARA Dipastikan Tak Terbukti, Kota Tetap Aman dan Kondusif

Kapolresta Pontianak Tegas! Isu SARA Dipastikan Tak Terbukti, Kota Tetap Aman dan Kondusif
Kapolresta Pontianak Tegas! Isu SARA Dipastikan Tak Terbukti, Kota Tetap Aman dan Kondusif.

PONTIANAK -- Pontianak kembali jadi sorotan. Namun kali ini, kabar yang sempat viral soal dugaan unsur SARA akhirnya dijawab langsung oleh Kapolresta Pontianak. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., memastikan bahwa penanganan perkara yang tengah ditangani Satreskrim dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa sentuhan isu suku, agama, ras, maupun antargolongan (SARA).

Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Kamis, 12 Februari 2026, di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus. Konferensi pers tersebut digelar menyusul beredarnya informasi viral tentang kedatangan sejumlah warga ke Kantor Satreskrim Polresta Pontianak.

Tidak Ada Unsur SARA, Semua Berdasarkan Fakta Hukum

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolresta menegaskan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur dan mengacu pada alat bukti yang sah.

Ia menyampaikan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan unsur Pasal 156 KUHP tidak terpenuhi. Artinya, dugaan penghinaan yang dikaitkan dengan isu SARA tidak terbukti secara hukum.

SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) pun telah dikirimkan sejak 9 Desember 2025 sebagai bentuk transparansi kepada pihak terkait.

Pesan ini penting untuk Anda ketahui. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, klarifikasi resmi seperti ini menjadi pegangan agar kita tidak mudah terseret opini yang belum tentu benar.

Tokoh Adat Turun Tangan, Komitmen Jaga Kerukunan

Yang menarik, dalam konferensi pers tersebut Kapolresta turut didampingi perwakilan tokoh adat Melayu, Dayak, dan Bugis di Kota Pontianak. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tetapi simbol kuat komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Langkah ini menunjukkan bahwa menjaga kondusivitas kota bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Jika ada persoalan antarindividu, hal itu tidak serta-merta berkaitan dengan identitas suku atau kelompok tertentu. Kapolresta pun menyayangkan apabila masalah pribadi dibawa ke ranah SARA yang bisa memicu kesalahpahaman lebih luas.

Situasi Pontianak Dipastikan Aman dan Terkendali

Bagi Anda warga Pontianak, kabar ini tentu melegakan. Hingga saat ini, situasi di kota tetap aman, tertib, dan terkendali.

Koordinasi terus dilakukan dengan tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat guna mencegah munculnya isu liar yang berpotensi memecah belah.

Pendekatan preventif ini menjadi bukti bahwa stabilitas keamanan adalah prioritas utama. Tidak ada ruang bagi provokasi atau informasi yang sengaja digiring untuk memperkeruh suasana.

Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi

Di era digital seperti sekarang, satu unggahan bisa menyebar dalam hitungan detik. Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih cermat menyaring informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.

Jangan sampai kita ikut menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya. Pastikan informasi berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keamanan dan kedamaian kota bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga Anda sebagai bagian dari masyarakat. Dengan bersikap bijak, kita ikut menjaga Pontianak tetap harmonis.

Komitmen Tegas Penegakan Hukum yang Profesional

Polresta Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap proses hukum akan dijalankan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, tanpa pandang bulu dan tanpa muatan SARA.

Transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap penanganan perkara.

Jadi, mari bersama-sama menjaga suasana tetap damai. Jangan biarkan isu yang tidak terbukti memecah persatuan. Pontianak adalah rumah kita bersama, dan kondusivitasnya ada di tangan kita semua.

Kamis, 12 Februari 2026

Kapolresta Pontianak Gandeng Guru Lawan Ideologi Ekstrem

Kapolresta Pontianak Gandeng Guru Lawan Ideologi Ekstrem
Kapolresta Pontianak Gandeng Guru Lawan Ideologi Ekstrem.

Pontianak  – Kapolresta Pontianak membuka secara resmi seminar pemahaman mendalam kepada para guru terkait ciri-ciri, bentuk penyebaran, serta dampak ideologi ekstrem Neo Nazi dan White Supremacy. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Hadari Nawawi Universitas PGRI Pontianak, Jalan Ampera, Rabu (11/2).

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa upaya pencegahan penyebaran ideologi ekstrem harus dimulai sejak dini, khususnya melalui lingkungan pendidikan. Guru memiliki peran yang sangat strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dan figur yang memiliki pengaruh besar terhadap pola pikir serta karakter peserta didik.

“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi muda. Dengan pemahaman yang baik tentang ideologi ekstrem, guru dapat memberikan edukasi, contoh, serta melakukan deteksi dini terhadap pengaruh-pengaruh negatif yang dapat merusak persatuan dan nilai kebangsaan,” ujarnya.

Kapolresta juga menyampaikan bahwa ideologi ekstrem seperti Neo Nazi dan White Supremacy dapat menyusup melalui berbagai media, termasuk media sosial dan ruang digital. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan serta literasi digital yang kuat di kalangan pendidik.

Kegiatan seminar ini dihadiri oleh Rektor Universitas PGRI Pontianak, perwakilan Densus 88 Anti Teror Wilayah Kalimantan Barat, perwakilan Pemerintah Kota Pontianak, serta para guru yang berasal dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Kapolresta Pontianak Gandeng Guru Lawan Ideologi Ekstrem
Kapolresta Pontianak Gandeng Guru Lawan Ideologi Ekstrem.

Sebagai bentuk apresiasi atas peran dan dukungan dunia pendidikan dalam upaya pencegahan paham radikal dan ekstrem, pada kesempatan tersebut Kapolresta Pontianak turut menyerahkan piagam penghargaan kepada PGRI Kota Pontianak. Pemberian piagam ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pendidikan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai Pancasila.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolresta Pontianak, unsur pimpinan Universitas PGRI Pontianak, perwakilan Densus 88 Anti Teror, Pemerintah Kota Pontianak, serta para guru peserta seminar.

Melalui seminar ini, diharapkan para guru memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai bahaya ideologi ekstrem serta mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan sekolah dan masyarakat, guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jumat, 30 Januari 2026

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolresta Pontianak Tanam Uwi Ungu di Pontianak Barat

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolresta Pontianak Tanam Uwi Ungu di Pontianak Barat
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolresta Pontianak Tanam Uwi Ungu di Pontianak Barat.

PONTIANAK -- Ketahanan pangan bukan hanya tugas petani. Semua pihak bisa ikut ambil peran. Inilah pesan kuat yang ingin disampaikan Polresta Pontianak lewat aksi nyata di lapangan.

Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si secara resmi meluncurkan kegiatan penanaman uwi ungu di lahan pertanian Jalan Berdikari, Kecamatan Pontianak Barat, Kamis (29/01/2027).

Langkah ini menjadi bukti bahwa kepolisian tak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi langsung dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Launching penanaman uwi ungu tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polresta Pontianak, para Kapolsek, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, Danramil 1207 Pontianak Barat, Camat dan Lurah Pal V, penyuluh pertanian, lembaga pemberdayaan Pemerintah Kota Pontianak, pemilik lahan, para petani, serta perwakilan RT dan RW setempat.

Kehadiran lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, dan warga dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolresta Pontianak Tanam Uwi Ungu di Pontianak Barat
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolresta Pontianak Tanam Uwi Ungu di Pontianak Barat.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Endang Tri Purwanto menegaskan bahwa penanaman uwi ungu bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pemanfaatan lahan produktif dan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat agar ketersediaan pangan tetap terjaga,” ujar Kapolresta.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan lahan yang ada agar bisa memberikan nilai ekonomi dan manfaat jangka panjang.

Pemilihan uwi ungu sebagai komoditas utama bukan tanpa alasan. Tanaman ini dikenal memiliki kandungan gizi tinggi, mudah dibudidayakan, dan berpotensi menjadi pangan alternatif yang dapat mendukung ketahanan pangan lokal.

Kapolresta Pontianak pun memberikan apresiasi kepada para petani dan warga yang telah aktif terlibat dalam menyukseskan program tersebut.

Kegiatan launching ditandai dengan penanaman uwi ungu secara simbolis oleh Kapolresta Pontianak bersama unsur Forkopimcam dan para tamu undangan. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terasa kuat sepanjang kegiatan.

Diharapkan, program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dan pangan bagi masyarakat Pontianak Barat, tetapi juga menjadi contoh pemanfaatan lahan pertanian yang berkelanjutan serta dapat direplikasi di wilayah lain.

Langkah kecil hari ini, bisa menjadi solusi besar untuk ketahanan pangan di masa depan.

Kapolresta Pontianak Pimpin Langsung Latihan Keselamatan Kapuas 2026 Demi Warga Lebih Aman di Jalan

Kapolresta Pontianak Pimpin Langsung Latihan Keselamatan Kapuas 2026 Demi Warga Lebih Aman di Jalan. (Foto: Polresta Pontianak)
Kapolresta Pontianak Pimpin Langsung Latihan Keselamatan Kapuas 2026 Demi Warga Lebih Aman di Jalan. (Foto: Polresta Pontianak)

Pernahkah Anda membayangkan betapa pentingnya persiapan polisi sebelum sebuah operasi besar digelar? Inilah yang sedang dilakukan Polresta Pontianak demi keselamatan masyarakat di jalan raya. 🚦

Pontianak, Kalbar – Komitmen Polresta Pontianak dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib kembali ditunjukkan. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si, memimpin langsung Latihan Pra Operasi Kewilayahan Keselamatan Kapuas 2026 yang digelar di Aula Polresta Pontianak, Jumat 30 Januari 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Latihan tersebut menjadi fondasi penting sebelum Operasi Keselamatan Kapuas 2026 benar-benar dilaksanakan di lapangan. Sejumlah pejabat utama turut hadir, termasuk Kabagops Polresta Pontianak Kompol Joko Sutriyatno, S.H. selaku Karendalops, para pejabat operasi, hingga seluruh personel yang akan terlibat langsung dalam operasi kewilayahan tersebut.

Acara diawali dengan pemaparan menyeluruh dari Kabagops Polresta Pontianak. Dalam pemaparannya, dijelaskan secara detail terkait rencana operasi, sasaran utama, serta strategi dan pola tindak yang akan diterapkan selama Operasi Keselamatan Kapuas 2026 berlangsung.

Kapolresta Pontianak Pimpin Langsung Latihan Keselamatan Kapuas 2026 Demi Warga Lebih Aman di Jalan. (Foto: Polresta Pontianak)
Kapolresta Pontianak Pimpin Langsung Latihan Keselamatan Kapuas 2026 Demi Warga Lebih Aman di Jalan. (Foto: Polresta Pontianak)

Suasana semakin serius ketika Kapolresta Pontianak memberikan sambutan sekaligus arahan. Ia menekankan bahwa keberhasilan operasi sangat bergantung pada kesiapan personel, pemahaman tugas, serta sikap profesional dan humanis di lapangan, tanpa mengabaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Latihan Pra Operasi ini menjadi kunci untuk menyamakan persepsi seluruh personel. Tujuannya agar Operasi Keselamatan Kapuas 2026 berjalan maksimal dan benar-benar berdampak pada peningkatan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polresta Pontianak,” tegas Kombes Pol Endang Tri Purwanto.

Tak berhenti di situ, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari para Kasatgas Operasi. Masing-masing menjelaskan peran, tugas, dan tanggung jawab satuan tugasnya agar seluruh personel memahami posisi dan fungsi masing-masing dalam mendukung suksesnya operasi.

Kapolresta Pontianak Pimpin Langsung Latihan Keselamatan Kapuas 2026 Demi Warga Lebih Aman di Jalan. (Foto: Polresta Pontianak)
Kapolresta Pontianak Pimpin Langsung Latihan Keselamatan Kapuas 2026 Demi Warga Lebih Aman di Jalan. (Foto: Polresta Pontianak)

Melalui Latihan Pra Operasi ini, Polresta Pontianak berharap setiap anggota yang terlibat memiliki kesiapan mental, teknis, dan koordinasi yang matang. Dengan begitu, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Pontianak dapat benar-benar terwujud.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama, dan Polresta Pontianak tidak main-main dalam mewujudkannya.

Selasa, 13 Januari 2026

Disambut Adat Dayak, Kapolresta Pontianak Baru Resmi Mulai Tugas dengan Nuansa Budaya Lokal

Disambut Adat Dayak, Kapolresta Pontianak Baru Resmi Mulai Tugas dengan Nuansa Budaya Lokal

Pontianak – Suasana penuh khidmat dan kental dengan nilai budaya terasa di lingkungan Polresta Pontianak

Jajaran Polresta Pontianak menggelar tradisi adat Dayak untuk menyambut Kapolresta Pontianak yang baru, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si, bersama sang istri, Ny. Okta Endang, pada Senin, 12 Januari 2025.

Kedatangan Kombes Pol Endang Tri Purwanto disambut secara adat sebagai simbol penerimaan masyarakat dan institusi kepolisian setempat. 

Prosesi berlangsung hangat dan penuh makna, mencerminkan penghormatan terhadap kearifan lokal Kalimantan Barat

Kapolresta baru hadir didampingi Ny. Okta Endang, lalu disambut langsung oleh Wakapolresta Pontianak AKBP Hendrawan, S.I.K., M.H., bersama Ny. Linda Hendrawan.

Disambut Adat Dayak, Kapolresta Pontianak Baru Resmi Mulai Tugas dengan Nuansa Budaya Lokal

Tak hanya itu, momen penyambutan ini juga dihadiri oleh para Pejabat Utama Polresta Pontianak, para Kapolsek jajaran, pengurus Bhayangkari, serta seluruh personel Polresta Pontianak. 

Kehadiran lengkap ini menjadi sinyal kuat dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru di tubuh Polresta Pontianak.

Disambut Adat Dayak, Kapolresta Pontianak Baru Resmi Mulai Tugas dengan Nuansa Budaya Lokal

Rangkaian acara dimulai dengan prosesi tradisi adat Dayak yang sarat makna. Tradisi ini menjadi doa dan simbol keselamatan, sekaligus harapan agar Kapolresta Pontianak yang baru dapat menjalankan amanah dengan lancar dan bijaksana di Kota Pontianak. 

Setelah itu, digelar jajar kehormatan oleh personel Sat Samapta Polda Kalbar sebagai bentuk penghormatan resmi kepada pimpinan baru.

Disambut Adat Dayak, Kapolresta Pontianak Baru Resmi Mulai Tugas dengan Nuansa Budaya Lokal

Kegiatan kemudian berlanjut dengan sesi perkenalan para Pejabat Utama Polresta Pontianak. 

Suasana terasa akrab namun tetap formal, menandai kesiapan seluruh jajaran untuk bekerja sama, solid, dan kompak dalam mendukung kebijakan serta program Kapolresta Pontianak ke depan.

Disambut Adat Dayak, Kapolresta Pontianak Baru Resmi Mulai Tugas dengan Nuansa Budaya Lokal

Melalui tradisi penyambutan ini, Polresta Pontianak berharap semangat kebersamaan, kekompakan, dan loyalitas antar personel semakin kuat. 

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat serta komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar wilayah hukum Polresta Pontianak tetap aman dan kondusif.

Minggu, 14 Desember 2025

Tim Spartan Polsek Pontianak Barat Gagalkan Aksi Pembongkaran atap seng Eks Kantor Lurah Sungai Jawi Luar

Tim Spartan Polsek Pontianak Barat Gagalkan Aksi Pembongkaran atap seng Eks Kantor Lurah Sungai Jawi Luar
Tim Spartan Polsek Pontianak Barat Gagalkan Aksi Pembongkaran atap seng Eks Kantor Lurah Sungai Jawi Luar. [Sumber foto: Polresta Pontianak]

PONTIANAK - Aksi pencurian dan pembongkaran bangunan eks kantor Lurah Sungai Jawi Luar di Jalan Pak Kasih, Pontianak Barat, berhasil digagalkan Tim Spartan Unit Reskrim Polsek Pontianak Barat pada Selasa 9 Desember 2025.

Pelaku berinisial Rs berusia 40 tahun diamankan setelah tertangkap tangan membongkar atap seng bangunan eks kantor lurah tersebut, usai petugas menerima laporan langsung dari masyarakat sekitar yang curiga dengan aktivitas mencurigakan di lokasi.

Pengungkapan kasus ini bermula saat dua personel Tim Spartan Unit Reskrim Polsek Pontianak Barat sedang melakukan patroli mobile hunting untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.

Patroli rutin tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah tindak kriminalitas, terutama pencurian yang menyasar bangunan kosong atau tidak lagi difungsikan.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono melalui Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki menjelaskan bahwa informasi dari masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengungkapan kasus ini.

Menurut AKP Basuki, warga melaporkan adanya seorang pria yang diduga sedang melakukan pencurian di eks kantor Kelurahan Sungai Jawi Luar yang berlokasi di Jalan Kom Yos Sudarso, tepatnya di samping Gang Langir, Pontianak Barat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima.

Sesampainya di lokasi, anggota Tim Spartan mendapati seorang pria yang tengah berada di atas bangunan dan sedang membongkar atap seng kantor lurah tersebut.

Pelaku diketahui sudah menurunkan beberapa bagian seng dan diduga berniat mengambil barang-barang lain yang masih tersisa di dalam bangunan.

Melihat kedatangan petugas, pelaku langsung panik dan berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.

AKP Basuki mengungkapkan bahwa pelaku sempat berlari hingga ke depan SPBU Sungai Jawi dan nekat terjun ke sungai untuk menghindari kejaran polisi.

Aksi nekat tersebut menunjukkan upaya keras pelaku untuk meloloskan diri dari petugas yang terus melakukan pengejaran.

Namun berkat kesigapan dan koordinasi yang baik, Tim Spartan Unit Reskrim Polsek Pontianak Barat berhasil menggagalkan upaya pelarian tersebut.

Pelaku akhirnya berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian meski sempat memberikan perlawanan ringan.

Setelah berhasil mengamankan pelaku, petugas langsung melakukan pemeriksaan awal di lokasi dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara.

Dari hasil pengembangan kasus, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat terkait dengan aksi pencurian tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain sebilah parang yang diduga digunakan pelaku untuk membantu proses pembongkaran.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua keping seng yang telah dilepas dari atap bangunan.

Tidak hanya itu, petugas turut menyita satu teralis besi yang sebelumnya digunakan sebagai tempat jambangan bunga di area kantor lurah.

Satu unit kursi kerja serta satu unit speaker aktif juga diamankan dari rumah tersangka setelah dilakukan pengembangan dan pemeriksaan lanjutan.

Barang-barang tersebut diduga merupakan hasil pencurian atau akan dijual oleh pelaku untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

AKP Basuki menegaskan bahwa saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Pontianak Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 juncto Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Ancaman hukuman dalam pasal tersebut dapat mencapai lima tahun penjara, tergantung pada hasil persidangan dan pembuktian di pengadilan.

Pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut, termasuk warga sekitar dan petugas patroli yang pertama kali tiba di lokasi.

Selain pemeriksaan saksi, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk melengkapi berkas penyidikan.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa bangunan kosong atau aset pemerintah yang tidak lagi digunakan tetap berpotensi menjadi sasaran tindak kriminal.

Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kejahatan serupa.

AKP Basuki juga mengimbau masyarakat Pontianak Barat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Menurutnya, laporan cepat dari warga sangat membantu petugas dalam mengambil tindakan cepat dan tepat.

Kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pontianak Barat.

Dengan adanya pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya.

Polsek Pontianak Barat memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama di lokasi-lokasi yang rawan terjadi pencurian.

Ke depan, kepolisian juga akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait pengamanan aset-aset publik agar tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Masyarakat diharapkan semakin waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Jumat, 17 Oktober 2025

Pencuri Tabung Gas di Pontianak Tertangkap di Pasar Dahlia, Ternyata Residivis Kasus Serupa!

Pencuri Tabung Gas di Pontianak Tertangkap di Pasar Dahlia, Ternyata Residivis Kasus Serupa!

Pontianak – Aksi pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram kembali terjadi di Pontianak Barat. Kali ini, seorang pria berinisial EY (46) berhasil diamankan oleh Tim Spartan Unit Reskrim Polsek Pontianak Barat usai kedapatan mencuri dua tabung gas di kawasan Jalan Hasanuddin, Gang Kenari, Kecamatan Pontianak Barat.

Peristiwa ini terjadi pada Senin pagi (13 Oktober 2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan keterangan korban bernama Ci Phin, pelaku beraksi saat sang paman meletakkan dua tabung gas kosong di teras rumah untuk ditukarkan dengan yang baru.

“Saat paman saya keluar sebentar, tabung gas yang tadi diletakkan di teras sudah raib. Setelah dicek sekitar rumah, ternyata sudah tidak ada,” ungkap Ci Phin saat melapor ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki, di bawah arahan Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H., segera menggerakkan tim untuk melakukan penyelidikan.

Pencuri Tabung Gas di Pontianak Tertangkap di Pasar Dahlia, Ternyata Residivis Kasus Serupa!

“Dari hasil analisis rekaman CCTV dan informasi masyarakat, pelaku terdeteksi berada di sekitar Pasar Dahlia. Petugas langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan EY beserta barang bukti dua tabung gas 3 kilogram,” jelas AKP Basuki kepada media.

Lebih lanjut, Basuki mengungkapkan bahwa EY bukanlah pemain baru. Ia merupakan residivis kasus pencurian dengan modus serupa di wilayah Pontianak.

“Pelaku pernah terlibat dalam kasus yang sama sebelumnya. Saat ini dia sudah diamankan di Mapolsek Pontianak Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Atas perbuatannya, EY terancam dijerat dengan pasal pencurian sesuai KUHP dan bisa menghadapi hukuman penjara.

Sebagai penutup, Kapolsek Pontianak Barat berpesan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap barang-barang pribadi, terutama yang sering diletakkan di luar rumah seperti tabung gas, sepeda motor, atau peralatan rumah tangga.

“Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dan segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kejahatan. Respons cepat masyarakat sangat membantu kami dalam menjaga keamanan lingkungan,” tegas Basuki.

Selasa, 14 Oktober 2025

Kapolresta Pontianak Tinjau Operasional SPPG Pastikan Penyaluran MBG ke Sekolah Berjalan Baik

Kapolresta Pontianak Tinjau Operasional SPPG Pastikan Penyaluran MBG ke Sekolah Berjalan Baik
Kapolresta Pontianak Tinjau Operasional SPPG Pastikan Penyaluran MBG ke Sekolah Berjalan Baik.

Pontianak, Kalbar – Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H. meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Pontianak yang berlokasi di Jalan KH. Dahlan, pada Selasa (14/10).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan Menu Bergizi Gratis (MBG) yang disiapkan oleh SPPG tersalurkan dengan baik ke 13 sekolah penerima di wilayah Kota Pontianak.

Dalam peninjauan itu, Kapolresta didampingi sejumlah pejabat utama dan personel terkait, meninjau proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan standar food safety oleh Seksi Dokkes (Kesehatan) Polresta Pontianak sebelum makanan disalurkan kepada siswa.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan baik — mulai dari proses memasak hingga makanan siap dikirim ke sekolah-sekolah. Keamanan dan kebersihan makanan menjadi prioritas agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak,” ujar Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H.

Kapolresta menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap peningkatan gizi anak-anak sekolah serta dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga kesehatan generasi muda.

Dengan adanya pengecekan rutin ini, diharapkan pelaksanaan program MBG dapat berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran bagi seluruh penerima manfaat di Kota Pontianak.

Rabu, 08 Oktober 2025

Polsek Pelabuhan Dwikora Gelar Gerakan Pangan Murah Sediakan Beras SPHP Bulog untuk Masyarakat

Polsek Pelabuhan Dwikora Gelar Gerakan Pangan Murah Sediakan Beras SPHP Bulog untuk Masyarakat
Polsek Pelabuhan Dwikora Gelar Gerakan Pangan Murah Sediakan Beras SPHP Bulog untuk Masyarakat.

Pontianak, Kalbar - Polsek Pelabuhan Dwikora menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Mako Polsek Pelabuhan Dwikora pada Selasa 7 Oktober 2025. 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pelabuhan Dwikora AKP Happy Margowati Suyono S.I.K., M.H., dengan menyediakan beras SPHP Bulog yang dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp60.000 per 5 kilogram

Tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

AKP Happy Margowati Suyono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran. 

Ia berharap gerakan ini bisa membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih murah serta menjaga kestabilan harga di wilayah hukum Polsek Pelabuhan Dwikora. 

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari. Banyak yang datang membawa kantong belanja masing-masing untuk mendapatkan beras SPHP dengan harga subsidi tersebut.

Selain sebagai langkah sosial, kegiatan Gerakan Pangan Murah juga menjadi bentuk sinergi Polri dengan pemerintah dan Bulog dalam mendukung program ketahanan pangan nasional

Ke depan, Polsek Pelabuhan Dwikora berencana akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menggelar kegiatan serupa secara berkala. 

Hal ini diharapkan dapat terus membantu masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek.

Kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat. 

Dengan harga beras SPHP yang terjangkau, kebutuhan pangan masyarakat lebih terbantu dan kestabilan harga pokok di pasar lokal dapat terjaga. 

Polsek Pelabuhan Dwikora akan terus memantau dan mengembangkan program ini agar manfaatnya dirasakan lebih luas.

Polresta Pontianak Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Daerah di DPRD Kalbar

Polresta Pontianak Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Daerah di DPRD Kalbar
Polresta Pontianak Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Daerah di DPRD Kalbar.
Pontianak, Kalbar – Polresta Pontianak melaksanakan pengamanan kegiatan aksi unjuk rasa dari aliansi organisasi daerah mahasiswa yang terdiri dari perwakilan mahasiswa asal 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, pada Selasa (7/10/2025) di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak.

Aksi tersebut diawali dengan long march dari Bundaran Universitas Tanjungpura (Untan) menuju Kantor DPRD Kalbar, dengan pengawalan ketat dari personel Polresta Pontianak. Sepanjang perjalanan, pengamanan dilakukan secara tertib dan humanis untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas.

Setibanya di halaman Kantor DPRD Provinsi Kalbar, para peserta aksi kemudian difasilitasi oleh pihak kepolisian untuk bertemu langsung dengan perwakilan Anggota DPRD guna menyampaikan aspirasi terkait pembangunan dan pemerataan infrastruktur di masing-masing daerah asal mahasiswa.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam setiap kegiatan masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum.
Polresta Pontianak Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Daerah di DPRD Kalbar
Polresta Pontianak Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Daerah di DPRD Kalbar.
“Polresta Pontianak memberikan pengamanan secara maksimal dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Kami memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar Kapolresta.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali, serta massa membubarkan diri secara tertib setelah pertemuan dengan perwakilan DPRD selesai.

Selasa, 07 Oktober 2025

Detik Penangkapan Dramatis Pelaku Curanmor oleh Tim Berang-Berang di Pontianak Timur

Tim Berang-Berang Polsek Pontianak Timur berhasil mengamankan residivis pencuri motor berinisial ADS di Jalan Tanjung Hilir, Pontianak Timur.
Tim Berang-Berang Polsek Pontianak Timur berhasil mengamankan residivis pencuri motor berinisial ADS di Jalan Tanjung Hilir, Pontianak Timur.
PONTIANAK - Tim Berang-Berang Polsek Pontianak Timur kembali menunjukkan aksinya. Dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPDA Agus Haryadi, tim ini berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor berinisial ADS pada Senin (6/10/2025) sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur. Penangkapan berlangsung cepat setelah aksi pencurian terjadi pada Minggu malam (5/10/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tersangka ADS diketahui bukan orang baru dalam dunia kejahatan. Ia merupakan residivis kasus serupa, yang kembali melakukan aksi pencurian motor di wilayah hukum Pontianak Timur. Dalam operasi penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Supra 125 warna hitam merah dengan nomor polisi KB 4915 SM, yang diduga kuat merupakan hasil curian.

Kapolsek Pontianak Timur, AKP Tarminto, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut dan menyampaikan apresiasi terhadap kerja cepat tim Reskrim yang dipimpin IPDA Agus Haryadi.

“Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Pontianak Timur. Kami akan terus bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan,” tegas AKP Tarminto kepada wartawan, Senin (6/10).

IPDA Agus Haryadi menambahkan bahwa penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait kehilangan kendaraan. Tim Berang-Berang kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian dan melacak keberadaan pelaku berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi.

“Kami menemukan petunjuk kuat mengenai keberadaan pelaku dan langsung melakukan penangkapan tanpa perlawanan,” jelas IPDA Agus.

Sosok Tim Berang-Berang sendiri dikenal masyarakat Pontianak Timur sebagai unit pemburu kejahatan cepat tanggap yang sering kali berhasil mengungkap kasus kriminal hanya dalam hitungan jam. Kecepatan dan ketepatan mereka membuat masyarakat semakin percaya pada kinerja kepolisian di wilayah tersebut.

Saat ini, tersangka ADS telah diamankan di Mapolsek Pontianak Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman guna memastikan apakah ada keterlibatan pelaku lain atau jaringan yang lebih besar di balik aksi pencurian kendaraan bermotor ini.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan keamanan kendaraan, terutama di malam hari. Warga juga diharapkan segera melapor ke pihak berwenang bila mengetahui atau menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Keberhasilan ini menjadi catatan penting bagi Polsek Pontianak Timur yang terus berupaya menekan angka kejahatan jalanan, termasuk curanmor yang kerap meresahkan warga. Dengan adanya tindakan tegas seperti ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Pontianak Timur semakin kondusif menjelang akhir tahun 2025.

Senin, 29 September 2025

Kapolresta Pontianak sambang duka ke personilnya yang sedang berduka cita atas meninggalnya putrinya

Kapolresta Pontianak sambang duka ke personilnya yang sedang berduka cita atas meninggalnya putrinya
Kapolresta Pontianak sambang duka ke personilnya yang sedang berduka cita atas meninggalnya putrinya.

Pontianak, Kalbar  – Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolresta AKBP Hendrawan, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polresta Pontianak melaksanakan sambang duka ke rumah Aipda Sugino, personel Sat Lantas Polresta Pontianak, yang tengah berduka atas meninggalnya sang putri, Sabtu (27/09/2025)

Putri dari Aipda Sugino meninggal dunia usai mengalami musibah terjatuh di sekolah. Kehadiran Kapolresta beserta rombongan merupakan wujud empati dan solidaritas keluarga besar Polresta Pontianak terhadap anggotanya yang sedang berduka.
Kegiatan juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari  Cabang Polresta Pontianak Ny Meni Suyono dan pemgurus Bhayangkari.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama keluarga besar Polresta Pontianak, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Kapolresta.

Sambang duka ini juga menjadi bentuk kebersamaan dan perhatian Polresta Pontianak kepada setiap personel, baik dalam suka maupun duka, sehingga terjalin ikatan kekeluargaan yang erat di lingkungan kerja.(WG)

Polresta Pontianak Gelar Upacara Purna Bakti Kasat Tahti Kompol Budi Utomo

Polresta Pontianak Gelar Upacara Purna Bakti Kasat Tahti Kompol Budi Utomo
Polresta Pontianak Gelar Upacara Purna Bakti Kasat Tahti Kompol Budi Utomo.
Pontianak, Kalbar – Polresta Pontianak menggelar upacara pelepasan dan purna bakti untuk Kasat Tahti Polresta Pontianak, Kompol Budi Utomo, pada Senin (29/9/2025) di Lapangan Polresta Pontianak.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolresta Pontianak, para Pejabat Utama (PJU), dan seluruh personel Polresta Pontianak.

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak menegaskan bahwa momen purna bakti bukan sekadar acara seremonial semata, tetapi wujud penghargaan tulus dari keluarga besar Polresta Pontianak kepada seorang perwira yang telah menorehkan jejak panjang pengabdian.

“Momen purna bakti ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan penghormatan yang tulus dari keluarga besar Polresta Pontianak kepada seorang perwira yang menorehkan jejak panjang pengabdian,” ujar Kapolresta.

Selain itu, Kapolresta juga menekankan bahwa Kompol Budi Utomo dikenal sebagai sosok yang menjadi teladan dalam memimpin, membimbing anggota, serta menjaga wibawa institusi selama berdinas. Dedikasi dan keteladanan tersebut menjadi inspirasi bagi personel Polresta Pontianak yang masih aktif bertugas.

Acara purna bakti ditutup dengan ucapan selamat, pemberian cinderamata, serta doa dari seluruh peserta upacara sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasih atas pengabdian Kompol Budi Utomo.

Sumber: Humas Polresta Pontianak