Berita BorneoTribun: Sekadau hari ini
iklan banner
iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Sekadau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekadau. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2026

Breaking news: Tanah Longsor di Sekadau, Pipa PDAM Pecah dan Jalan Terputus

Breaking news: Tanah Longsor di Sekadau, Pipa PDAM Pecah dan Jalan Terputus
Breaking news: Tanah Longsor di Sekadau, Pipa PDAM Pecah dan Jalan Terputus

SEKADAU - Tanah longsor terjadi di Jalan Masjid At-Taqwa, Desa Mungguk, Sekadau Hilir, Sekadau, Kamis (2/4). Pipa induk PDAM pecah dan akses jalan terputus.

Breaking news: Tanah Longsor di Sekadau, Pipa PDAM Pecah dan Jalan Terputus
Breaking news: Tanah Longsor di Sekadau, Pipa PDAM Pecah dan Jalan Terputus

"Akibat longsor ini, pipa induk PDAM pecah dan jalan tidak bisa dilalui kendaraan," kata Ketua RT 01 Desa Mungguk, Suryadi Lotok.

Breaking news: Tanah Longsor di Sekadau, Pipa PDAM Pecah dan Jalan Terputus
Breaking news: Tanah Longsor di Sekadau, Pipa PDAM Pecah dan Jalan Terputus

Warga diminta waspada dan pihak terkait diharapkan segera tangani kerusakan. Belum ada laporan korban jiwa.

Senin, 23 Maret 2026

Pos Pam Simpang 4 Kayu Lapis Bantu Kembalikan Dompet Hilang

Foto: Pengembalian dompet warga yang yang hilang

SEKADAU - Pos Pengamanan (Pos Pam) Simpang 4 Kayu Lapis di Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menunjukkan perannya tidak hanya dalam pengamanan tetapi juga pelayanan masyarakat selama momen Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (23/3/2026).

Ketika aktivitas dan mobilitas warga meningkat, petugas menerima laporan penemuan dompet di Jalan Sekadau–Sintang, Dusun Entada, Desa Bokak Sebumbun, yang setelah diperiksa diketahui milik Misngo Manik (57), warga Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang.

Setelah berkoordinasi dengan Polsek Belitang melalui Bhabinkamtibmas untuk menghubungi pemilik, hingga akhirnya sekitar pukul 14.00 WIB dompet tersebut berhasil dikembalikan dalam kondisi lengkap setelah proses verifikasi.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menegaskan bahwa Pos Pam Operasi Ketupat Kapuas 2026 tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga pusat layanan kemanusiaan yang memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk membantu kendala perjalanan dan penemuan barang hilang.

Kapolres juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap barang bawaan dan segera melapor demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama arus mudik dan balik Lebaran. 

Sabtu, 21 Februari 2026

Gang CKL Sekadau Heboh, Polres Sekadau Cegah Konflik Lewat Mediasi

Polres Sekadau merespons cepat dugaan keributan antarwarga di Gang CKL Desa Sungai Ringin. Konflik akibat kesalahpahaman berhasil dimediasi, situasi kembali aman dan kondusif.
Polres Sekadau merespons cepat dugaan keributan antarwarga di Gang CKL Desa Sungai Ringin. Konflik akibat kesalahpahaman berhasil dimediasi, situasi kembali aman dan kondusif.

SEKADAU -- Personel Pamapta Polres Sekadau bersama piket fungsi mendatangi lokasi dugaan keributan antarwarga di Gang CKL, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Rabu 18 Februari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Laporan masyarakat diterima menjelang malam dan petugas tiba di lokasi kurang dari 20 menit setelah laporan masuk untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Respons cepat aparat kepolisian menjadi kunci dalam mencegah potensi konflik meluas. Saat petugas tiba di lokasi, keributan antara dua warga berinisial P dan A sudah mereda. Namun sejumlah warga masih berada di sekitar tempat kejadian, sehingga aparat langsung melakukan pengecekan, pengamanan, serta klarifikasi terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Dipicu Kesalahpahaman Antarwarga

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun di lapangan, insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antara kedua warga. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini dan tidak ditemukan barang bukti yang perlu diamankan oleh pihak kepolisian.

Pamapta I SPKT Polres Sekadau, AIPTU Oky, menjelaskan bahwa pihaknya segera bertindak setelah menerima laporan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi bertujuan menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mencegah permasalahan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Kami langsung menuju lokasi untuk memastikan situasi tetap aman. Klarifikasi dilakukan kepada kedua pihak agar persoalan tidak berlanjut,” ujarnya.

Mediasi Berjalan Damai

Setelah situasi dinyatakan aman, kedua pihak dibawa untuk menjalani proses mediasi oleh piket fungsi Reskrim Polres Sekadau. Hasilnya, P dan A sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Kesepakatan damai ini menunjukkan bahwa pendekatan persuasif masih menjadi langkah efektif dalam penyelesaian konflik sosial di tingkat masyarakat.

Situasi di Gang CKL, Desa Sungai Ringin, kini telah kembali kondusif. Aktivitas warga pun berjalan normal seperti biasa.

Polisi Imbau Warga Jaga Kamtibmas

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono mengimbau masyarakat untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Ia mengajak warga mengutamakan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan dan menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Masyarakat juga diimbau agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila terjadi persoalan di lingkungan sekitar, sehingga dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Sekadau dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta membangun hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat.

FAQ Seputar Keributan di Sekadau

Apa penyebab keributan di Gang CKL Sekadau?
Keributan dipicu oleh kesalahpahaman antara dua warga setempat berinisial P dan A.

Apakah ada korban dalam insiden tersebut?
Tidak ada korban luka maupun kerusakan barang dalam kejadian ini.

Bagaimana tindakan Polres Sekadau?
Polisi merespons cepat laporan warga, melakukan pengamanan, klarifikasi, dan mediasi hingga kedua pihak sepakat berdamai.

Apakah situasi saat ini sudah aman?
Ya, kondisi di lokasi kejadian telah kembali kondusif dan aktivitas warga berjalan normal.

Kamis, 12 Februari 2026

Polres Sekadau Gelar Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Sekadau Hilir dan Kapolsek Sekadau Hulu

Polres Sekadau Gelar Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Sekadau Hilir dan Kapolsek Sekadau Hulu
Polres Sekadau Gelar Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Sekadau Hilir dan Kapolsek Sekadau Hulu.

SEKADAU  - Polres Sekadau menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Intelkam, Kapolsek Sekadau Hilir dan Kapolsek Sekadau Hulu di halaman Mapolres Sekadau, Kamis (12/2/2026) pukul 07.30 WIB. Upacara dipimpin langsung Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama.

Sertijab dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Kalbar Nomor: Kep/32/I/2026 tanggal 22 Januari 2026 tentang mutasi jabatan di lingkungan Polda Kalbar. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan keputusan, pengambilan sumpah jabatan didampingi rohaniawan, penandatanganan berita acara sertijab, berita acara pengambilan sumpah, serta fakta integritas.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier dan kebutuhan organisasi guna meningkatkan kinerja serta profesionalisme pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan dinamika organisasi untuk menjaga soliditas dan meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Sekadau,” ujar AKP Triyono.

Dalam rotasi tersebut, AKP Burhan Nuddin yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sekadau Hilir mendapat penugasan baru sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kayong Utara. Jabatan Kapolsek Sekadau Hilir kini dijabat IPTU Agustam yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sekadau Hulu, sedangkan jabatan Kapolsek Sekadau Hulu kini dijabat IPDA Firmansyah yang sebelumnya menjabat KBO Sat Binmas Polres Sekadau.

Sementara itu, jabatan Kasat Intelkam Polres Sekadau kini dijabat IPTU Arsoni Andana Sitio yang sebelumnya bertugas sebagai Pamin Subbagdoklit Bag Analisis Ditintelkam Polda Kalbar, menggantikan AKP Didik Darma Putra yang mendapat penugasan baru sebagai Ps Kanit I Subdit I Ditintelkam Polda Kalbar.

Terkait pergantian pejabat tersebut, AKP Triyono mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi penyalahgunaan nama pejabat, baik pejabat lama maupun pejabat yang baru dilantik.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan pejabat Polres Sekadau untuk meminta uang atau kepentingan tertentu. Jika menemukan hal mencurigakan, segera lakukan konfirmasi ke Polres Sekadau atau melalui layanan darurat 110 Polri,” tegasnya.

Rabu, 11 Februari 2026

Truk Angkut Tiang Listrik Terguling di Sekadau

Truk Angkut Tiang Listrik Terguling di Sekadau. (Foto: Humas Polres Sekadau)
Truk Angkut Tiang Listrik Terguling di Sekadau. (Foto: Humas Polres Sekadau)

Sekadau, Kalbar -- Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jalan Poros Desa Tembesuk, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Rabu (11/2/2026) pagi. Sebuah truk pengangkut tiang listrik milik PLN Sekadau terguling saat melintasi jalur menanjak sekitar pukul 07.00 WIB.

Menurut AKP Triyono, Kasi Humas Polres Sekadau, kecelakaan tunggal ini diduga akibat truk kehilangan tenaga saat menanjak. “Truk angkutan tiang listrik dari PLN Sekadau mengalami kekurangan tenaga ketika menanjak sehingga terguling,” jelasnya.

Truk malang itu tengah membawa tiang listrik untuk jaringan dari Sekadau menuju Desa Karang Betung, Kecamatan Nanga Mahap. Beruntung, sopir truk selamat dan tidak ada korban luka dalam peristiwa ini.

Tak menunggu lama, petugas Polsek Nanga Mahap langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses evakuasi. Evakuasi dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung kurang lebih satu jam, menggunakan kendaraan berat milik perusahaan serta dibantu warga sekitar.

Meski sempat membuat arus lalu lintas melambat, situasi tetap terkendali berkat pengaturan lalu lintas dari petugas di kedua arah. Triyono menambahkan, “Kami menghimbau pengemudi kendaraan bermuatan berat untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama saat melintasi tanjakan, agar kejadian serupa tidak terulang.”

Selasa, 03 Februari 2026

Polisi Jelaskan Penemuan Bayi Laki-laki di Desa Bokak Sebumbun

Polisi Jelaskan Penemuan Bayi Laki-laki di Desa Bokak Sebumbun
Polisi Jelaskan Penemuan Bayi Laki-laki di Desa Bokak Sebumbun.

SEKADAU – Polres Sekadau menyampaikan penjelasan terkait penemuan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki di sebuah rumah makan yang berlokasi di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Senin (2/2/2026) malam, setelah pihak kepolisian menerima informasi dari warga mengenai adanya bayi yang ditemukan di lokasi tersebut.

“Setelah menerima laporan, petugas piket Pamapta Polres Sekadau bersama piket fungsi dan personel Polsek Sekadau Hilir langsung mendatangi lokasi untuk memastikan informasi yang diterima,” ujar AKP Triyono, Selasa (3/2).

Polisi Jelaskan Penemuan Bayi Laki-laki di Desa Bokak Sebumbun
Polisi Jelaskan Penemuan Bayi Laki-laki di Desa Bokak Sebumbun.

Dari hasil pengecekan di tempat kejadian, petugas mendapati seorang bayi laki-laki yang baru dilahirkan. Berdasarkan keterangan saksi berinisial Y, bayi tersebut diketahui sekitar pukul 20.30 WIB setelah terdengar suara tangisan dari salah satu kamar di bagian belakang rumah makan milik saksi berinisial B.

Bayi tersebut kemudian dibawa ke tenaga kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan awal, sebelum selanjutnya dirujuk ke RSUD Sekadau guna memperoleh perawatan medis lebih lanjut.

Dalam proses pendalaman informasi, polisi juga berkoordinasi dengan tenaga medis. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa salah satu saksi perempuan berinisial Y telah melahirkan pada hari yang sama dan kemudian menyampaikan bahwa bayi tersebut merupakan anak kandungnya.

AKP Triyono menjelaskan, keterangan dari saksi berinisial Y masih perlu didalami lebih lanjut, termasuk terkait kondisi dan situasi yang bersangkutan pada saat kejadian, sehingga pada awalnya belum menyampaikan secara terbuka mengenai bayi tersebut.

“Kepolisian akan mengambil keterangan secara menyeluruh untuk mendapatkan gambaran yang utuh, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.

AKP Triyono menambahkan, saat ini perhatian utama diarahkan pada kondisi kesehatan ibu dan bayi agar keduanya mendapatkan penanganan medis yang optimal.

“Penanganan dilakukan dengan pendekatan humanis dan mengedepankan aspek kemanusiaan serta perlindungan terhadap bayi tersebut,” jelasnya.

Geger Malam Hari! Bayi Laki-Laki Ditemukan Sendirian di Kamar Warung, Warga Dusun Bokak Heboh

Geger Malam Hari! Bayi Laki-Laki Ditemukan Sendirian di Kamar Warung, Warga Dusun Bokak Heboh
Geger Malam Hari! Bayi Laki-Laki Ditemukan Sendirian di Kamar Warung, Warga Dusun Bokak Heboh.

Sekadau, Kalbar -- Warga Dusun Bokak, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, mendadak dibuat gempar oleh sebuah peristiwa mengharukan sekaligus mengundang tanya. 

Seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan ditemukan terlantar di dalam kamar sebuah warung, Senin malam (02/02/2026).

Penemuan bayi tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, saat seorang pembantu warung bernama Yuni hendak membersihkan kamar. 

Betapa terkejutnya ia ketika mendapati seorang bayi mungil berada di dalam kamar tanpa kehadiran orang tua atau siapa pun di sekitarnya.

Tanpa menunggu lama, Yuni langsung melaporkan kejadian itu kepada pemilik warung. Kabar tersebut pun dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian warga sekitar. 

Suasana malam yang semula tenang berubah menjadi penuh rasa penasaran dan keprihatinan.

Pemilik warung, Berty, mengaku sama sekali tidak mengetahui asal-usul bayi tersebut. Ia juga mengaku terkejut saat pertama kali menerima laporan dari karyawannya.

“Saya benar-benar kaget. Saya tidak tahu siapa orang tua bayi itu dan bagaimana bisa ada di kamar warung,” ujar Berty saat ditemui media.

Beruntung, bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi sehat. Demi memastikan keselamatannya, warga bersama pemilik warung segera membawa bayi itu ke klinik terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut.

Sementara itu, pihak kepolisian telah turun tangan menangani kasus ini. Aparat kini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua bayi serta mencari tahu motif di balik dugaan penelantaran tersebut.

Peristiwa ini menyisakan keprihatinan mendalam bagi warga. Banyak yang berharap bayi malang itu segera mendapatkan perlindungan dan masa depan yang lebih baik. 

Kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi semua pihak tentang tanggung jawab dan kepedulian terhadap kehidupan seorang anak sejak ia dilahirkan.

Senin, 02 Februari 2026

Anak SD Berani Tampil Menari Adat Dayak, Bukti Cinta Budaya Sejak Dini di Sekadau

Anak SD Berani Tampil Menari Adat Dayak, Bukti Cinta Budaya Sejak Dini di Sekadau
Anak SD Berani Tampil Menari Adat Dayak, Bukti Cinta Budaya Sejak Dini di Sekadau.

SEKADAU -- Kegembiraan terlihat jelas ketika Tim Sekolah Adat Sekadau tiba di salah satu desa di Kabupaten Sekadau pada 14 April lalu. Bukan sekadar menyambut tamu, anak-anak sekolah dasar di sana tampil dengan penuh percaya diri, menari tarian adat Dayak sebagai bentuk kebanggaan dan penghormatan terhadap warisan budaya mereka.

Momen ini begitu istimewa karena seluruh penampil adalah anak-anak SD yang aktif mengikuti kegiatan Sekolah Adat. Meski masih kecil, mereka berani berdiri di depan tamu dan masyarakat, membuktikan bahwa kecintaan terhadap budaya Dayak bisa tumbuh sejak usia dini.

Salah satu penari cilik, Adek Nia, berbagi rasa senangnya. “Saya senang bisa menari adat. Ini budaya kita, orang Dayak, dan saya ingin terus belajar supaya tidak hilang,” ujarnya sambil tersenyum ceria.

Dena, peserta lainnya, menambahkan, “Belajar budaya lokal membuat saya lebih percaya diri. Kami diajar menari dan mendengar cerita adat. Bangga rasanya jadi orang Dayak, pemilik Borneo!”

Keberanian mereka tampil di depan umum tak lepas dari dukungan para pendamping. Ipa, salah satu murid Sekolah Adat, menuturkan, “Kakak-kakak di Sekolah Adat selalu bilang jangan malu dengan budaya sendiri. Makanya kami berani tampil.”

Tak kalah penting, peran Florentina Dessi, penggerak Sekolah Adat, sangat dirasakan anak-anak. Dengan bimbingan sabar dan metode belajar yang menyenangkan, mereka tidak hanya belajar seni tari, tetapi juga memahami nilai jati diri sebagai masyarakat adat Dayak.

Kunjungan Tim Sekolah Adat Sekadau menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Ini adalah ruang belajar bersama sekaligus penguat semangat pelestarian budaya lokal. Penampilan anak-anak yang berani menari adat menjadi simbol bahwa budaya Dayak masih hidup dan terus diwariskan ke generasi penerus.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Adat Sekadau diharapkan terus menjadi tempat tumbuhnya rasa bangga, keberanian, dan cinta budaya bagi anak-anak Dayak—pemilik tanah Borneo yang kaya akan warisan leluhur.

Minggu, 18 Januari 2026

Warga Resah Suara Knalpot Brong, Polisi Sekadau Bergerak Tengah Malam dan Amankan 11 Motor

Warga Resah Suara Knalpot Brong, Polisi Sekadau Bergerak Tengah Malam dan Amankan 11 Motor
Warga Resah Suara Knalpot Brong, Polisi Sekadau Bergerak Tengah Malam dan Amankan 11 Motor.

SEKADAU – Keluhan warga Kota Sekadau soal bisingnya knalpot brong dan maraknya aksi kebut-kebutan akhirnya mendapat respons cepat dari kepolisian. Demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama, Polres Sekadau turun langsung melakukan penertiban pada Minggu dini hari, 18 Januari 2026.

Mulai pukul 00.00 WIB hingga selesai, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sekadau menggelar patroli malam di sejumlah titik rawan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Turjagwali, IPDA Alexander Aldo, dengan sasaran utama pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar serta potensi balap liar.

Patroli difokuskan di jalur-jalur utama yang kerap dikeluhkan warga, seperti Jalan Raya Sekadau–Sanggau, Sekadau–Sintang, dan Sekadau–Rawak di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir. Lokasi ini dikenal ramai pada malam hingga dini hari dan sering dimanfaatkan oleh pengendara yang tidak tertib.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menegaskan, langkah ini diambil sebagai bentuk tanggapan atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan suara knalpot bising dan aksi berkendara yang membahayakan.

“Kami tidak hanya fokus menindak, tapi juga ingin mengedukasi. Tujuannya agar pengendara lebih sadar bahwa keselamatan dan kenyamanan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” jelas AKP Triyono dengan nada santai namun tegas.

Warga Resah Suara Knalpot Brong, Polisi Sekadau Bergerak Tengah Malam dan Amankan 11 Motor
Warga Resah Suara Knalpot Brong, Polisi Sekadau Bergerak Tengah Malam dan Amankan 11 Motor.

Hasilnya, petugas mengamankan 11 unit sepeda motor yang terbukti menggunakan knalpot brong selama patroli berlangsung. Seluruh pengendara langsung diarahkan ke Pos Lantas Polres Sekadau untuk diproses sesuai aturan yang berlaku dan dikenakan sanksi tilang.

Tak hanya itu, para pelanggar juga diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot standar pabrikan sebelum motor mereka bisa kembali digunakan di jalan umum.

Menurut AKP Triyono, penggunaan knalpot standar bukan sekadar soal aturan, tetapi juga soal keselamatan dan ketertiban. Suara bising bisa mengganggu konsentrasi pengguna jalan lain dan memicu risiko kecelakaan.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk ikut berperan aktif mengawasi anak-anaknya saat berkendara. Pengawasan dari keluarga dinilai sangat penting agar anak tidak menggunakan kendaraan yang tidak sesuai aturan, apalagi berkendara larut malam.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Peran keluarga dan lingkungan sangat menentukan untuk mencegah pelanggaran, kecelakaan, dan gangguan ketertiban di jalan,” ujarnya.

Melalui patroli rutin dan penertiban berkelanjutan ini, Polres Sekadau berharap situasi lalu lintas di Kota Sekadau semakin tertib, angka pelanggaran menurun, dan masyarakat bisa merasakan rasa aman serta nyaman saat beraktivitas, kapan pun waktunya.

Sabtu, 17 Januari 2026

Bocah 11 Tahun di Sekadau Hilir Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Sungai Kapuas

Bocah 11 Tahun di Sekadau Hilir Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Sungai Kapuas
Bocah 11 Tahun di Sekadau Hilir Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Sungai Kapuas.

SEKADAU - Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Kapuas, tepatnya di wilayah Kampung Rojok, Dusun Teribang, Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Sabtu (17/1/2026).

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban bersama dua rekannya sedang mandi dan bermain di sungai, di sekitar jamban milik salah seorang warga.

“Ketiganya mandi sambil berenang. Namun selang beberapa waktu, korban tidak terlihat muncul ke permukaan,” jelas AKP Triyono.

Melihat korban tidak timbul, dua rekan korban segera meminta bantuan kepada warga sekitar. Warga kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban selanjutnya dievakuasi ke atas jamban dan langsung dibawa ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Dari hasil keterangan sementara, diduga tangan korban tersangkut pada tali bekas yang berada di bawah jamban, sehingga korban kesulitan melepaskan diri dan akhirnya tenggelam. Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan visum maupun autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

“Atas kejadian ini, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutup AKP Triyono.

Selasa, 13 Januari 2026

Warga Sambut Positif Aksi Polres Sekadau, Masjid Nurul Imam Kini Lebih Aman dari Risiko Laka Lantas

Warga Sambut Positif Aksi Polres Sekadau, Masjid Nurul Imam Kini Lebih Aman dari Risiko Laka Lantas
Warga Sambut Positif Aksi Polres Sekadau, Masjid Nurul Imam Kini Lebih Aman dari Risiko Laka Lantas.

SEKADAU – Upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan terus dilakukan Polres Sekadau. Kali ini, perhatian diarahkan ke kawasan Masjid Nurul Imam yang berada di Dusun Gonis Tekam, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir. Pada Selasa, 13 Januari 2026, Satlantas Polres Sekadau menyerahkan dua unit traffic cone sebagai langkah antisipasi kecelakaan lalu lintas di depan masjid tersebut.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Sekadau, IPDA Alexander Aldo, bersama Ps Kanit Kamsel AIPDA Yuni Iswandi. Langkah ini diambil setelah adanya masukan dari tokoh masyarakat setempat yang menilai arus kendaraan di depan masjid cukup padat, terutama saat waktu ibadah dan kegiatan keagamaan berlangsung.

Perlu diketahui, ruas jalan di depan Masjid Nurul Imam merupakan jalur lintas kabupaten di wilayah Kalimantan Barat. Kondisi tersebut membuat kawasan ini tergolong rawan kecelakaan, apalagi saat banyak jamaah keluar masuk area masjid.

Bantuan traffic cone diterima oleh Junardi selaku pengurus Masjid Nurul Imam dan Yanto, Ketua RT 01 Dusun Gonis Tekam. Keduanya mewakili warga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Polres Sekadau atas kepedulian terhadap keselamatan jamaah dan pengguna jalan.

Warga Sambut Positif Aksi Polres Sekadau, Masjid Nurul Imam Kini Lebih Aman dari Risiko Laka Lantas

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan bahwa traffic cone memiliki peran penting sebagai penanda visual di jalan. Alat ini berfungsi untuk mengatur, mengarahkan, sekaligus membatasi arus kendaraan saat ada aktivitas di sekitar masjid.

“Traffic cone membantu pengendara melihat batas dan arah jalan dengan lebih jelas, baik pada siang hari maupun malam. Dengan begitu, potensi kecelakaan bisa diminimalkan,” jelas AKP Triyono.

Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan data akhir tahun 2025, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sekadau mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menjadi alarm bersama agar semua pihak semakin peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.

“Harapannya, dengan penggunaan traffic cone yang tepat, kegiatan ibadah di Masjid Nurul Imam bisa berjalan aman, nyaman, dan lalu lintas tetap lancar,” tutup AKP Triyono.

Langkah sederhana ini pun mendapat respons positif dari masyarakat, yang berharap kolaborasi antara warga dan kepolisian terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Sabtu, 10 Januari 2026

Polisi Bersama Petugas Gabungan Bersihkan Rumah Warga dan Gereja Pasca Banjir di Sekadau Hulu

Polisi Bersama Petugas Gabungan Bersihkan Rumah Warga dan Gereja Pasca Banjir di Sekadau Hulu

SEKADAU - Pasca banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, jajaran Polsek Sekadau Hulu bersama petugas gabungan melakukan pembersihan rumah warga dan tempat ibadah, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menyasar permukiman warga serta Gereja Utusan Pantekosta Indonesia (GUPDI) Sekadau Hulu yang sebelumnya terdampak banjir. Pembersihan dipimpin Kapolsek Sekadau Hulu IPTU Agustam dengan melibatkan personel Polsek Sekadau Hulu, Koramil Sekadau Hulu, Brimob, pemerintah Kecamatan Sekadau Hulu, BPBD, serta Damkar Kabupaten Sekadau.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca banjir sekaligus bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Selain pembersihan, petugas juga melakukan pengecekan dan koordinasi dengan pemerintah desa, patroli di kawasan terdampak, pengaturan lalu lintas di area genangan, serta pengecekan kesehatan warga bersama petugas puskesmas,” ujar AKP Triyono.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan turut disiapkan melalui posko penanganan banjir, termasuk pemeriksaan langsung ke rumah warga yang mengalami gangguan kesehatan pasca banjir, baik di Sekadau Hulu maupun wilayah terdampak lainnya seperti Kecamatan Nanga Taman.

Sementara itu, di Desa Rawak Hilir yang merupakan pusat Kecamatan Sekadau Hulu, dampak banjir masih dirasakan warga. Aktivitas sehari-hari sempat terganggu, meski seiring surutnya air, sejumlah rumah mulai dibersihkan dan akses jalan yang terdampak kini berangsur normal serta sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman, namun ada juga yang bertahan di rumah untuk menjaga barang-barang berharga,” jelasnya.
Polisi Bersama Petugas Gabungan Bersihkan Rumah Warga dan Gereja Pasca Banjir di Sekadau Hulu

AKP Triyono menyebutkan, debit air Sungai Sekadau di Kecamatan Sekadau Hulu saat ini telah mengalami penurunan sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat potensi kiriman air dari wilayah Kecamatan Nanga Taman apabila curah hujan kembali meningkat.

“Personel Polsek Sekadau Hulu bersama BPBD, TNI, dan unsur terkait masih terus memantau perkembangan situasi. Kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan,” katanya.

Dalam penanganan pasca banjir tersebut, keselamatan dan keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sedang sakit.

Sementara itu, Pendeta Gereja Utusan Pantekosta (GUPDI) Sekadau Hulu, Yohanes Santosa, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh aparat TNI-Polri serta pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri, Forkopimcam Sekadau Hulu, BPBD, Damkar, dan semua pihak atas bantuan dan kepedulian yang sangat berarti bagi kami yang terdampak banjir,” tuturnya.

Jumat, 09 Januari 2026

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

SEKADAU - BPBD Kabupaten Sekadau melaporkan terjadinya bencana banjir signifikan yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. 

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Berikut ringkasan kejadian dan upaya penanganan yang telah dilakukan.

Waktu dan Lokasi Kejadian

  • Hari / Tanggal: Kamis–Jumat, 8–9 Januari 2026

  • Waktu: Dimulai pukul 03.00 WIB hingga saat ini

  • Wilayah terdampak:

    1. Kecamatan Nanga Taman

    2. Kecamatan Nanga Mahap

    3. Kecamatan Sekadau Hulu

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Kronologi Kejadian

Hujan deras yang terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dini hari menyebabkan air Sungai Sekadau meluap

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Kecamatan Sekadau Hulu menjadi wilayah terdampak paling parah karena menerima aliran air dari hulu di Kecamatan Nanga Taman dan Nanga Mahap. Banyak rumah warga terendam banjir.

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Jumlah Warga Terdampak

Berdasarkan data BPBD per 9 Januari 2026 pukul 12.00 WIB:

Kecamatan Nanga Taman – 1.100 KK / 3.688 Jiwa

  • Desa Nanga Taman: 276 KK / 828 Jiwa

  • Desa Nanga Mongko: 42 KK / 168 Jiwa

  • Desa Senangak: 369 KK / 1.310 Jiwa

  • Desa Nanga Koman: 5 KK / 20 Jiwa

  • Desa Nanga Kiungkang: 270 KK / 810 Jiwa

  • Desa Nanga Mentukak: 138 KK / 552 Jiwa

Kecamatan Nanga Mahap – 50 KK / 400 Jiwa

  • Desa Lembah Beringin: 50 KK / 400 Jiwa

Kecamatan Sekadau Hulu – 1.386 KK / 5.114 Jiwa

  • Desa Rawak Hulu: 721 KK / 2.884 Jiwa

  • Tinting Boyok: 19 KK / 71 Jiwa

  • Rawak Hilir: 630 KK / 2.095 Jiwa

  • Sekonau: 16 KK / 64 Jiwa

Total seluruh wilayah terdampak: 2.536 KK / 9.202 Jiwa

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Saat ini, beberapa desa mengalami penurunan tinggi banjir sekitar 50 cm, sementara beberapa desa lain masih mengalami kenaikan karena kiriman banjir dari hulu. Ketinggian banjir rata-rata berkisar 0,5 – 2 meter, dengan sebagian wilayah mulai surut.

Penyebab Banjir

  • Curah hujan yang sangat lebat dan berlangsung lama

  • Aliran air dari hulu Sungai Sekadau menuju kecamatan hilir

Upaya Penanganan BPBD

  1. Menerima informasi dan melakukan koordinasi dengan OPD/instansi terkait

  2. Menurunkan personil langsung ke lokasi terdampak

  3. Melakukan patroli dan monitoring wilayah terdampak

  4. Evakuasi warga yang terdampak banjir

  5. Mengumpulkan data dan dokumentasi wilayah terdampak

  6. Memberikan himbauan kepada warga untuk tetap waspada

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Dampak Banjir

  • Ribuan rumah warga terendam

  • Aktivitas warga terganggu

  • Akses transportasi ke desa-desa terputus

  • Kerusakan pada jalan, jembatan, dan fasilitas umum

  • Sebagian warga mengungsi, sebagian memilih bertahan di rumah

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Rekomendasi Penanganan

  • Memperkuat koordinasi dan komunikasi antar instansi terkait

  • Menambah personil tim di lapangan

  • Menyiapkan logistik dan peralatan tambahan

  • Mempercepat proses penetapan status darurat bencana

Banjir Besar Melanda Sekadau: Ribuan Warga Terdampak, Ini Kronologi dan Upaya Penanganannya

Tim yang Ditugaskan di Lapangan

  • BPBD

  • POLRI

  • TNI

  • Basarnas

  • Dinas DPKP

  • Kecamatan & Desa terdampak

Sumber data: Tim TRC BPBD Kab. Sekadau, kecamatan, polsek, dan desa terdampak

Rabu, 31 Desember 2025

Siaga Malam Tahun Baru 2026, Polres Sekadau Kerahkan 193 Personel Demi Keamanan Warga

Siaga Malam Tahun Baru 2026, Polres Sekadau Kerahkan 193 Personel Demi Keamanan Warga
Siaga Malam Tahun Baru 2026, Polres Sekadau Kerahkan 193 Personel Demi Keamanan Warga.

SEKADAU – Menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026, Polres Sekadau menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui Tactical Wall Game atau TWG, jajaran kepolisian mematangkan strategi pengamanan agar perayaan tahun baru berjalan aman dan kondusif.

Kegiatan TWG ini dipaparkan langsung oleh Kabagops Polres Sekadau, Kompol Samsul Bakri, usai apel kesiapan pengamanan di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Rabu 31 Desember 2025. Langkah ini menjadi bagian penting dari Operasi Lilin Kapuas 2025 yang digelar serentak untuk menghadapi momen akhir tahun.

Kompol Bakri menjelaskan, TWG bertujuan menyamakan pemahaman seluruh personel terkait pola bertindak dan strategi di lapangan. Dengan begitu, setiap anggota yang terlibat memiliki gambaran yang jelas jika sewaktu-waktu terjadi dinamika atau potensi gangguan kamtibmas.

Sebanyak 193 personel Polres Sekadau dikerahkan dalam pengamanan malam tahun baru ini, dengan dukungan dari Sat Brimob Batalyon C Polda Kalbar. Mereka disebar di 15 titik strategis di dalam kota, termasuk sepanjang Jalan Merdeka Timur, Jalan Merdeka Selatan, dan Jalan Panglima Naga. Seluruh personel dijadwalkan mulai menempati pos pengamanan masing-masing sejak pukul 21.00 WIB.

Tidak hanya pengamanan statis, patroli juga digencarkan. Personel Binmas melakukan patroli sambil menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Sementara itu, Samapta dan Satlantas melaksanakan patroli menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Pengamanan juga difokuskan pada kegiatan ibadah. Sebanyak 91 personel disiagakan khusus untuk mengamankan gereja-gereja yang melaksanakan misa malam tahun baru di seluruh wilayah Kabupaten Sekadau, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang beribadah.

Selain pusat kota dan tempat ibadah, Polres Sekadau turut memberi perhatian pada kawasan wisata. Sejak 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, personel dikerahkan untuk mengamankan objek wisata Penanjung Island Sekadau serta Batu Jato di Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman, yang diprediksi ramai dikunjungi warga.

Dalam arahannya, Kompol Bakri mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap waspada, serta mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat. Menurutnya, TWG menjadi sarana penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi di lapangan.

“Kegiatan Tactical Wall Game ini kita laksanakan untuk menyamakan persepsi. Ini adalah rencana dan strategi pengamanan yang akan dijalankan apabila menghadapi situasi yang memerlukan penanganan, khususnya terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Pengamanan malam tahun baru ini melibatkan berbagai satuan tugas dalam Operasi Lilin Kapuas 2025, mulai dari Satgas Preventif, Preemtif, Kamseltibcarlantas, Gakkum, Humas, hingga Banops.

Jika terjadi lonjakan massa yang sulit dikendalikan, Polres Sekadau telah menyiapkan pola pengamanan berlapis dengan sistem rayonisasi. Personel dari Polsek Sekadau Hulu, Nanga Taman, dan Nanga Mahap akan disiagakan. Bila situasi masih meningkat, pengamanan akan diperkuat dengan bantuan personel dari Polsek Belitang Hilir, Belitang, dan Belitang Hulu.

“Harapan kita bersama, malam pergantian tahun ini bisa berjalan aman, kondusif, dan terkendali. Jangan lengah dan terus tingkatkan kewaspadaan,” pungkas Kompol Bakri.

Dengan persiapan matang ini, Polres Sekadau berharap masyarakat dapat merayakan Tahun Baru 2026 dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

193 Personel Disiagakan, Polres Sekadau Pastikan Malam Tahun Baru 2026 Aman dan Kondusif

193 Personel Disiagakan, Polres Sekadau Pastikan Malam Tahun Baru 2026 Aman dan Kondusif
193 Personel Disiagakan, Polres Sekadau Pastikan Malam Tahun Baru 2026 Aman dan Kondusif.

SEKADAU – Menjelang malam pergantian tahun 2026, Polres Sekadau bergerak cepat memastikan keamanan wilayah tetap terjaga. Sebanyak 193 personel dikerahkan untuk mengamankan perayaan Tahun Baru, dalam apel kesiapan yang digelar di halaman Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Rabu 31 Desember 2025 pagi.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Sekadau, Kompol Asep Mustopa Kamil. Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Kapuas 2025, operasi kepolisian yang difokuskan untuk mengawal rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru hingga 2 Januari 2026.

Tak hanya mengandalkan kekuatan internal, Polres Sekadau juga mendapat dukungan dari Sat Brimob Batalyon C Polda Kalbar. Seluruh personel akan disebar di 15 titik strategis di dalam kota, termasuk di kawasan Jalan Merdeka Timur, Jalan Merdeka Selatan, dan Jalan Panglima Naga. Penempatan personel dimulai pukul 21.00 WIB, saat aktivitas masyarakat biasanya mulai meningkat.

Selain pengamanan di titik-titik tertentu, polisi juga mengintensifkan patroli dialogis dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Personel Binmas akan turun langsung memberikan edukasi, sementara patroli kendaraan roda dua dan roda empat dilakukan oleh Samapta dan Lantas untuk memastikan situasi tetap aman dan lalu lintas lancar.

Dalam arahannya, Kompol Asep mengingatkan seluruh anggota agar tetap siaga dan memahami peran masing-masing. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi antarpersonel menjadi kunci utama suksesnya pengamanan malam Tahun Baru.

Ia menegaskan, setiap anggota harus siap digerakkan kapan saja, termasuk untuk pengamanan tempat ibadah maupun lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kompol Asep juga menyinggung apresiasi dari berbagai tokoh masyarakat terhadap kinerja Polri sepanjang tahun ini.

Apresiasi tersebut, katanya, menjadi motivasi agar hal-hal baik terus dipertahankan, sementara kekurangan diperbaiki. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menyongsong tahun 2026 dengan semangat Polri yang semakin presisi dan profesional.

Apel kesiapan ini juga memiliki makna tersendiri, karena menjadi apel terakhir yang dipimpin Kompol Asep sebagai Wakapolres Sekadau sebelum serah terima jabatan pada 2 Januari 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tactical Wall Game pengamanan Tahun Baru 2026 yang dipaparkan Kabagops Polres Sekadau, Kompol Samsul Bakri, sebagai langkah pemantapan strategi dan simulasi pengamanan.

Dengan kesiapan personel dan strategi yang matang, Polres Sekadau berharap masyarakat dapat merayakan malam Tahun Baru 2026 dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.

Sabtu, 01 November 2025

Sambangi Penyandang Disabilitas, Bawaslu Sekadau Ajak Peduli Pemilu Serentak 2029

Anggota Bawaslu Kabupaten Sekadau, Muhammad Sandi sambangi pengurus Penyandang Disabilitas Kabupaten Sekadau ajak peduli pemilu dan pemilihan serentak 2029
Anggota Bawaslu Kabupaten Sekadau, Muhammad Sandi sambangi pengurus Penyandang Disabilitas Kabupaten Sekadau ajak peduli pemilu dan pemilihan serentak 2029.
SEKADAU - Untuk memaksimalkan peran serta masyarakat dalam pengawasan pemilu dan Pemilihan Serentak tahun 2029 yang akan datang, Bawaslu Kabupaten Sekadau mengajak seluruh komponen warga masyarakat yang ada, termasuk para penyandang disabilitas. Hal ini dikatakan oleh anggota Bawaslu Kabupaten Sekadau, Muhammad Sandi usai berbincang dengan perwakilan pengurus penyandang Disabilitas Kabupaten Sekadau (Minggu,1/11/2025).

Dalam keterangan, dikatakan bahwa penyandang disabilitas juga wajib mengawasi pemilu dan pemilihan serentak tahun 2029 kelak sama seperti yang sudah-sudah. Peran pengawasan tidak hanya milik sebagian orang, akan tetapi menjadi tanggungjawab bersama. Hal ini sesuai dengan amanat undang- undang nomor 7 tentang pemilu yang mewajibkan masyarakat mengawasinya, tentu bersama Bawaslu selaku lembaga yang mengkoordinir kegiatan pengawasan pemilu dan pemilihan dimaksud.

"Kepada para pengurus penyandang disabilitas se-Kabupaten Sekadau, kami harap agar ikut juga berperan aktif dalam pengawasan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2029 kelak. Pengawasan itu milik semua warga negara yang memiliki hak pilih, legalitasnya dijamin oleh undang-undang pemilu. Jadikan keterbatasan sebagai suatu kelebihan untuk mengawasi semua tahapan yang ada. Baik pengawasan langsung, maupun secara tak langsung yaitu melalui media sosial yang ada, " ajaknya.

Ia juga mengimbau agar pengawasan partisipatif yang dilakukan oleh kelompok penyandang disabilitas Kabupaten Sekadau kelak dapat menjadi contoh bagi penyandang disabilitas yang ada di Indonesia khususnya bagi Kabupaten /kota yang ada.

Liputan : tim

Kamis, 30 Oktober 2025

Sambangi UPT KPH Sekadau, Bawaslu Ajak Peduli Pengawasan Pemilu dan Pemilihan

Bawaslu Kabupaten Sekadau sambangi kantor UPT KPH Sekadau ajak peduli Pengawasan internal pada pemilu dan pemilihan serentak kelak tahun 2029.
Bawaslu Kabupaten Sekadau sambangi kantor UPT KPH Sekadau ajak peduli Pengawasan internal pada pemilu dan pemilihan serentak kelak tahun 2029.
SEKADAU - Dalam rangka menumbuh-kembangkan dan menggalakkan kesadaran bersama antar lembaga untuk mengawasi tahapan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2029, Bawaslu Kabupaten Sekadau melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Kawasan Hutan (UPT KPH) Sekadau (kamis, 30/10/2025). Hal ini disampaikan oleh Muhammad Sandi usai bertamu ke kantor UPT KPH Sekadau kepada wartawan media ini. 

Ia mengatakan bahwa memang perlu mengajak semua pihak yang ada di kabupaten Sekadau termasuk lembaga dan dinas instansi terkait untuk bersama-sama mengawasi pemilu dan pemilihan serentak tahun 2029 kelak. 

Dikatakan bahwa hal ini perlu dilakukan agar keterlibatan dan peran aktif setiap lembaga, dinas dan instansi pemerintah yang ada, paling tidak mengawasi di lingkungannya masing-masing agar mewujudkan pemilu yang jujur dan adil serta berintegritas itu juga milik lembaga, dinas dan instansi pemerintah. 

"Tugas pengawasan pemilu dan pemilihan itu milik semua orang, termasuk dinas, lembaga dan instansi yang ada. Paling tidak mereka mengawasi internal, sekitar lingkungan tempat mereka saja. Diluar itu tentu akan ada masyarakat yang mengawasinya. Nah, pengawasan internal ini yang kami dengungkan agar selalu diingat kepada para pejabat dan staf yang ada dilingkungan tempat kerja. Pemilu dan pemilihan tahun 2029 kita tetap awasi ya. Sehingga  kedepan tugas kita tidak berat lagi. Paling ya, mengingatkan netralitas ASN di lingkungan kerja di kantor serta tidak berpolitik praktis. Hindari pula ikut mengkampanyekan salah satu caleg atau paslon, jika kita masih sebagai pegawai ASN aktif ya. Karena akan ada sanksi jika terbukti melanggar," ungkapnya. 

Oleh karena itu ia mewanti-wanti kepada semua dinas, lembaga dan instansi yang ad di kabupaten Sekadau agar tetap menjaga netralitas, tidak terlibat politik praktis dan tetap menjaga kemurnian hak pilih untuk pemilu yang jujur dan adil serta bertintegritas.

Liputan : tim

Kunjungi SMAN 1 Sekadau, Bawaslu Ingatkan Netralitas ASN

Kunjungi SMAN 1 Sekadau, Bawaslu Ingatkan Netralitas ASN
Bawaslu Kabupaten Sekadau berkunjung ke SMAN 1 Sekadau sosialisasikan netralitas ASN untuk pemilu dan pemilihan serentak 2029.
SEKADAU - Untuk meningkatkan kepedulian para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekolah terhadap Pemilu dan Pemilihan tahun 2029, Bawaslu Kabupaten Sekadau berkunjung ke Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Sekadau. Kunjungan ini juga berkaitan dengan sosialisasi peran tugas dan fungsi Bawaslu kepada semua lapisan masyarakat termasuk juga lembaga lintas sektoral. 

Hal ini dikatakan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Sekadau, Muhammad Sandi usai mengunjungi sekolah terfavorit dibumi lawang kuari (kamis, 30/10/2025) kepada wartawan media ini. Dalam keterangannya, ia mengatakan bahwa kunjungan tersebut selain untuk bersilaturrahmi dan memperkenalkan Bawaslu ke sekolah tersebut, tujuan lainnya adalah mengingatkan kembali netralitas ASN untuk pemilu dan pemilihan yang akan datang. 

"Memang pemilu dan pemilihan serentak masih jauh, tahun 2029. Akan tetapi penting bagi kami untuk mengingatkan ASN yang ada termasuk di lingkungan sekolah setiap saat. Agar mereka tidak tergoda oleh hal-hal yang dapat merusak netralitas mereka kelak. Jika mereka melanggar, akan ada sanksinya Lo. Nah, dari pada repot nantinya, kami selalu tak bosan mengimbau agar para ASN tidak melakukan pelanggaran pemilu dan pemilihan. Kasian kan jika kena sanksi, " ujarnya. 
Ditambahkan pula bahwa posisi ASN memang rentan tekait godaan pemilu dan pemilihan yang menggiurkan. Godaan itu dapat berupa iming-iming kenaikan pangkat dan golongan serta jabatan strategis lainnya yang ada yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu ia mengimbau agar ASN yang ada tidak tercebur dan menceburkan diri ke dalam politik praktis di masa pemilu dan pemilihan kelak. 

"Kami ingatkan pihak sekolahnya, termasuk para ASN yang ada agar netral lurus-lurus saja waktu pemilu dan pemilihan. Jangan tergoda, kalau perlu laporkan ke Bawaslu siapa yang mengiming-imingkan sesuatu itu bisa di proses sesuai hukum pemilu. Jadi, kami mengimbau, mari kita gunakan hak pilih kita tanpa terlibat politik praktis. Jika aturannya bilang ASN mesti netral, ya netral gitu, "katanya. 

Tak lupa ia berterimakasih sekali atas sambutan yang baik dari pihak sekolah SMAN 1 Sekadau dan berharap hubungan antar lembaga ini bisa terus berkelanjutan.*
Liputan: tim

Terima Tamu, Bawaslu Sosialisasikan Warga Peduli Pengawasan Partisipatif

Terima Tamu, Bawaslu Sosialisasikan Warga Peduli Pengawasan Partisipatif
Anggota Bawaslu Kabupaten Sekadau Muhammad Sandi menerima kunjungan warga masyarakat sekitar (Rabu, 29/10/2025) di kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sekadau yang beralamat di jalan sintang km 5 desa Mungguk, Sekadau.
SEKADAU - Dalam rangka memaksimalkan pengawasan partisipatif dan karena kekurangan jumlah personil, Bawaslu Kabupaten Sekadau mengajak seluruh lapisan warga masyarakat se Kabupaten Sekadau untuk bersama-sama mengawasi Pemilu dan pemilihan yang akan datang. Hal ini dikatakan oleh Muhammad Sandi, Anggota Bawaslu Kabupaten Sekadau usai menerima kedatangan warga masyarakat yang datang berkunjung (Rabu, 29/10/2025).

"Kita selalu mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama Bawaslu mengawasi tahapan pemilu dan pemilihan yang akan datang. Baik itu jika ada tamu yang datang berkunjung ke kantor atau di lingkungan sekitar rumah pada saat kami diluar kantor. Bahkan dimana saja, kami sampaikan tentang pentingnya pengawasan Partisipatif dilakukan oleh masyarakat, " ujarnya. 

Pengawasan tersebut dimaksud untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilu dan pemilihan seperti : jual beli suara atau familiar disebut dengan money politik, ketidak netralan penyelenggara, ASN, kades, perangkat desa, BPD, serta anggota TNI/Polri. Warga juga diimbau agar bersama Bawaslu menjaga situasi yang kondusif dengan menghargai perbedaan pilihan masing-masing individu.

"Kami menyadari bahwa personil kami terbatas, demikian pula anggarannya juga terbatas. Namun kami maksimalkan sesuai pula dengan amanat undang-undang pemilu dan pemilihan supaya melibatkan warga masyarakat untuk bersama-sama mengawasi tahapan pemilu dan pemilihan. Nah, saat ini juga kita sedang melatih pengawas partisipatif melalui program pendidikan pengawas partisipatif secara daring," katanya.

Walaupun secara daring, dikatakan pula olehnya itu tidak berhenti disitu saja, akan ada bimbingan bagi para kader nantinya. Dan Bawaslu juga akan merekrut warga yang ingin dilatih menjadi pengawas partisipatif.

Selasa, 28 Oktober 2025

Bawaslu Sekadau Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kemenag, Jalin Hubungan Kemitraan

Bawaslu jalin hubungan kemitraan dengan Kementrian Agama Republik Indonesia Kabupaten Sekadau terkait kemungkinan ada warga yang menikah dibawah usia 17 tahun berdasarkan putusan pengadilan.
Bawaslu jalin hubungan kemitraan dengan Kementrian Agama Republik Indonesia Kabupaten Sekadau terkait kemungkinan ada warga yang menikah dibawah usia 17 tahun berdasarkan putusan pengadilan.
SEKADAU - Untuk memaksimalkan pengawasan pemutakhiran Data Pemilih berkelanjutan atau familiar di sebut dengan PDPB yang dilakukan oleh KPU, Bawaslu berkunjung ke kantor Kementrian Agama Republik Indonesia Kabupaten Sekadau untuk menjalin hubungan kemitraan terkait data warga yang kemungkinan ada yang menikah dibawah usia 17 tahun. 

Hal ini dikatakan oleh anggota Bawaslu Kabupaten Sekadau Kordiv HPPH, Muhammad Sandi kepada media ini usai bertemu langsung dengan kepala Kantor tersebut (Selasa,28/10/2025).

"Nantinya jika ada ditemukan, maka dasar data dari pihak Kemenag dan jajarannya itu akan segera kami sampaikan ke KPU agar nama yang bersangkutan dimasukan sebagai pemilih baru. Kan tidak menutup kemungkinan ada warga yang menikah di bawah usia 17 tahun. Syarat sebagai pemilih juga dikatakan oleh undang - undang pemilu dan pemilihan selain telah berusia 17 tahun, kalimat pernah menikah juga bisa memilih," ujarnya.

Beliau berterimakasih sekali karena sambutan dari pihak Kemenag Kabupaten Sekadau sangat bagus dan terbuka. Dikatakan pula bahwa pihak Kemenag akan menindaklanjuti apa yang menjadi perhatian Bawaslu Kabupaten Sekadau terutama terkait data warga yang menikah usia di bawah 17 tahun. 

Tentu ini merupakan hubungan kemitraan strategis yang mesti terus terjalin antara Bawaslu dan Pihak Kantor Urusan Agama Kabupaten Sekadau.

"Kedepan kami juga berharap agar hubungan baik antar lembaga ini dapat terus terjalin dan bersinergi sehingga pada pemilu dan pemilihan nantinya tidak lagi menumpuk data pemilih yang belum terverifikasi faktual dan mulai dari sekaranglah kami bersama KPU melakukannya. KPU mencocokan data dan memutahirkannya berdasarkan data dari Capil dan kementrian terkait, kami Bawaslu yang mengawasinya. Kan repot Nanti bila pada tahapan baru mau mulai melakukan verifikasi pemilih. Apalagi hal ini memang mesti dilakukan berdasarkan amanat ungdang-undang nomor 7 tentang pemilu," terangnya.

Liputan: tim