Berita BorneoTribun: Setu Bekasi hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Setu Bekasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Setu Bekasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Februari 2026

Terungkap, 21 Karung Cacahan Uang Rupiah Milik Bank Indonesia Ada di TPS Bekasi

Heboh 21 Karung Cacahan Uang Rupiah Ditemukan di TPS Liar Bekasi, Ini Fakta Sebenarnya
Heboh 21 Karung Cacahan Uang Rupiah Ditemukan di TPS Liar Bekasi, Ini Fakta Sebenarnya.

JAKARTA -- Warga Kabupaten Bekasi dibuat geger setelah puluhan karung berisi potongan uang kertas rupiah ditemukan di sebuah tempat penampungan sampah (TPS) liar. Temuan mengejutkan itu berada di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, dan belakangan diketahui berasal dari Bank Indonesia (BI).

Total ada 21 karung berisi uang rupiah yang kondisinya sudah dicacah. Penemuan ini langsung mendapat perhatian serius aparat kepolisian dan instansi terkait karena menyangkut uang negara dan berpotensi disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang keliru.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Bank Indonesia. Hasilnya, cacahan tersebut memang berasal dari BI dan merupakan uang lama yang sudah tidak berlaku.

“Kami sudah koordinasi dengan BI dan dipastikan itu cacahan uang dari BI, uang lama,” ujar Sumarni saat dikonfirmasi di Jakarta.

Heboh 21 Karung Cacahan Uang Rupiah Ditemukan di TPS Liar Bekasi, Ini Fakta Sebenarnya
Heboh 21 Karung Cacahan Uang Rupiah Ditemukan di TPS Liar Bekasi, Ini Fakta Sebenarnya.

Ia juga menegaskan bahwa potongan uang tersebut adalah rupiah asli dan kini telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa kasus ini sudah dimonitor oleh Polsek Setu dan Polres Metro Bekasi. Polisi bahkan telah mengamankan sampel cacahan uang untuk diuji di laboratorium forensik.

“Sampel diamankan guna memastikan jenis dan keasliannya melalui pemeriksaan forensik,” jelasnya.

Tak hanya berhenti di situ, polisi juga memeriksa sejumlah saksi, mulai dari pemilik lahan, pengelola lokasi, hingga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi. Tujuannya satu: menelusuri bagaimana cacahan uang BI itu bisa berakhir di TPS liar.

Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, menegaskan pengamanan 21 karung cacahan uang dilakukan sebagai langkah antisipasi.

“Kami amankan agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi Dedi Kurniawan mengonfirmasi hasil peninjauan lapangan. Menurutnya, potongan tersebut memang uang rupiah asli.

“Iya, itu cacahan uang asli,” kata Dedi.

DLH kini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan kepolisian untuk menelusuri asal-usul serta mekanisme pembuangan cacahan uang tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.

Menariknya, pemilik lahan tempat ditemukannya cacahan uang, Santo (65), mengaku sama sekali tidak tahu bahwa material yang dibuang di lahannya adalah potongan uang rupiah. Ia menyebut material itu digunakan sebagai urukan lahan untuk aktivitas pemilahan sampah.

“Saya butuh urukan, Pak. Kalau harus keluar biaya sendiri, saya tidak kuat. Jadi waktu ada yang buang, saya manfaatkan saja. Saya tidak tahu itu potongan uang,” tuturnya polos.

Kasus ini masih terus didalami oleh pihak berwenang. Temuan 21 karung cacahan uang rupiah di TPS liar Bekasi menjadi pengingat pentingnya pengelolaan limbah, terutama yang berkaitan dengan material sensitif seperti uang negara. Publik pun kini menanti kejelasan, bagaimana prosedur pembuangan cacahan uang BI bisa sampai ke lokasi terbuka yang mudah diakses masyarakat.

Rabu, 04 Februari 2026

Viral Cacahan Uang Rupiah Berserakan di TPS Liar Dekat Bantargebang Warga Heboh

Viral Cacahan Uang Rupiah Berserakan di TPS Liar Dekat Bantargebang Warga Heboh
Viral Cacahan Uang Rupiah Berserakan di TPS Liar Dekat Bantargebang Warga Heboh.

JAKARTA -- Sebuah video yang memperlihatkan temuan cacahan uang rupiah mendadak viral di media sosial dan membuat publik penasaran. Potongan-potongan kertas yang menyerupai uang ini ditemukan berserakan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi.

Video itu pertama kali diunggah akun Instagram sahabatpedulilingkungan. Dalam rekaman, terlihat potongan kertas merah dan biru yang diduga pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Sebagian tercecer di area TPS, sementara sisanya tersimpan di dalam karung putih.

Sambas Purganda (32), anggota keluarga pemilik lahan TPS liar tersebut, membenarkan temuan dalam video.

“Yang di video itu memang benar adanya. Saat itu tujuan kami hanya ingin meratakan tanah. Kami juga tidak tahu apa yang dipakai untuk urukan,” ungkap Sambas, Selasa (3/2/2026).

Sambas mengaku tidak bisa memastikan apakah cacahan kertas itu uang asli atau palsu. Lahan tersebut memang rutin digunakan untuk pengurukan dengan berbagai material dan sampah.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi juga membenarkan temuan ini. Juru Bicara DLH, Dedi Kurniawan, mengatakan bahwa tim DLH bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup, tim penegakan hukum, serta ketua RT setempat telah meninjau lokasi secara langsung.

TPS liar tersebut berada di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, tak jauh dari Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Dari hasil pemeriksaan awal, cacahan kertas itu dipastikan merupakan uang rupiah asli.

“Iya, cacahan kertas itu memang uang asli,” tegas Dedi kepada wartawan.

Saat ini, DLH Kabupaten Bekasi terus berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menelusuri asal-usul cacahan uang rupiah yang ditemukan di TPS liar tersebut.

Temuan ini mengundang perhatian banyak warga, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih tertib dan transparan.