Berita BorneoTribun: THR ASN 2026 hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label THR ASN 2026. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label THR ASN 2026. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Februari 2026

Gaji ke 14 ASN 2026 Cair Lebih Cepat Ini Jadwal dan Prediksi Nominalnya

ASN Wajib Tahu Ini Perkiraan THR 2026 dan Jadwal Pencairan
Jadwal pencairan gaji ke 14 atau THR ASN 2026 dipastikan lebih cepat pada awal Ramadan. Simak estimasi nominal per golongan, dasar hukum, dan prediksi tanggal cair resmi pemerintah. (Gambar ilustrasi AI)

ASN Wajib Tahu Ini Perkiraan THR 2026 dan Jadwal Pencairan

JAKARTA -- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan gaji ke-14 atau Tunjangan Hari Raya THR untuk ASN, TNI, dan Polri akan dicairkan lebih cepat pada awal Ramadan 2026. Kepastian ini disampaikan oleh Kementerian Keuangan sebagai bagian dari kebijakan menjaga daya beli aparatur negara menjelang momen Lebaran.

Kabar tersebut tentu menjadi angin segar bagi Aparatur Sipil Negara di seluruh Indonesia yang tengah menantikan kepastian jadwal dan besaran nominal yang akan diterima.

Gaji ke-14 ASN 2026 Cair Lebih Awal

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan pencairan THR 2026 dilakukan lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni pada awal Ramadan 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa anggaran sebesar Rp55 triliun telah disiapkan untuk pembayaran THR bagi ASN, termasuk PNS, TNI, dan Polri.

Jika mengacu pada penetapan 1 Ramadan 1447 H melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama, maka pencairan diperkirakan berlangsung pada 19 hingga 26 Februari 2026. Biasanya, pemerintah mencairkan THR sekitar 10 hari sebelum Idulfitri, namun tahun ini dipercepat guna mendorong perputaran ekonomi nasional.

Apa Itu Gaji ke-14 atau THR ASN

Gaji ke-14 adalah istilah yang merujuk pada Tunjangan Hari Raya yang diberikan kepada ASN, TNI, Polri, pejabat negara, serta pensiunan menjelang Idulfitri. Kebijakan ini pertama kali diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2016.

Sejak diberlakukan, THR menjadi salah satu tunjangan yang paling dinantikan setiap tahun. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan, THR juga berperan penting dalam menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga.

Prediksi Besaran Gaji ke-14 ASN 2026

Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan nominal resmi THR 2026. Namun, jika berkaca pada pola sebelumnya, besaran THR biasanya disesuaikan dengan gaji pokok serta tunjangan melekat sesuai pangkat dan golongan.

Berikut estimasi nominal berdasarkan golongan:

  • Golongan I: Rp2,2 juta hingga Rp2,8 juta

  • Golongan II: Rp3 juta hingga Rp4 juta

  • Golongan III: Rp3,8 juta hingga Rp5,4 juta

  • Golongan IV: Rp5,8 juta hingga Rp7,8 juta

Besaran tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah sesuai regulasi terbaru yang akan diterbitkan pemerintah.

Dasar Hukum Pemberian Gaji ke-14

Pemberian THR bagi ASN memiliki landasan hukum yang jelas, antara lain:

  • Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2016 tentang pemberian THR bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan

  • Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemberian THR dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara

  • Peraturan Menteri Keuangan terkait teknis pencairan

  • Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara

Regulasi ini menjadi payung hukum agar pencairan THR berjalan transparan, terukur, dan tepat sasaran.

Dampak THR terhadap Ekonomi

Selain membantu ASN memenuhi kebutuhan Lebaran, percepatan pencairan THR juga diyakini akan mendorong konsumsi masyarakat. Perputaran uang menjelang Idulfitri biasanya meningkat signifikan, terutama di sektor ritel, transportasi, dan kebutuhan pokok.

Langkah percepatan ini sekaligus menjadi strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2026.

FAQ Seputar Gaji ke-14 ASN 2026

Kapan gaji ke-14 ASN 2026 cair?
Diperkirakan antara 19–26 Februari 2026 atau pada awal Ramadan 2026.

Apakah TNI dan Polri juga menerima THR?
Ya, THR diberikan kepada ASN, PNS, TNI, Polri, pejabat negara, serta pensiunan.

Berapa besar THR ASN 2026?
Nominal resmi belum diumumkan, namun estimasi berkisar Rp2,2 juta hingga Rp7,8 juta tergantung golongan.

Apakah THR 2026 lebih cepat dari biasanya?
Ya, pemerintah memastikan pencairan dilakukan lebih awal pada awal Ramadan.

Jumat, 13 Februari 2026

THR ASN 2026 Rp55 Triliun Siap Cair Awal Ramadhan, Ekonomi Diproyeksi Tumbuh hingga 6 Persen

THR ASN 2026 Rp55 Triliun Siap Cair Awal Ramadhan, Ekonomi Diproyeksi Tumbuh hingga 6 Persen
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan media dalam wawancara cegat (doorstop) usai acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

JAKARTA -- Kabar baik untuk para aparatur negara. Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 untuk ASN, TNI, dan Polri sudah disiapkan dengan total anggaran fantastis mencapai Rp55 triliun. Targetnya, dana ini bisa mulai cair pada awal Ramadhan 2026.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, saat ditemui awak media usai acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2).

“Pencairan THR pasti ada. Tanggal pastinya masih difinalisasi, tapi harapannya di awal-awal puasa sudah bisa disalurkan,” ujarnya.

Anggaran Besar di Awal Tahun, Apa Dampaknya?

Pemerintah memproyeksikan total belanja negara pada triwulan I 2026 mencapai Rp809 triliun. Angka ini bukan hanya untuk THR ASN, tetapi juga mencakup berbagai program strategis yang langsung menyentuh masyarakat.

Beberapa di antaranya:

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun

  • Rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun

  • Paket stimulus ekonomi Rp13 triliun

Artinya, perputaran uang di awal tahun akan sangat kuat. Ini menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat dan aktivitas ekonomi nasional.

Target Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6 Persen

Menkeu optimistis, belanja besar di awal tahun akan menjaga momentum ekonomi Indonesia tetap stabil dan bahkan meningkat.

“Di triwulan pertama, ekonomi kita diperkirakan tumbuh antara 5,5 persen sampai 6 persen,” jelasnya.

Jika target ini tercapai, Indonesia dinilai berhasil keluar dari pola pertumbuhan stagnan di angka 5 persen. Sebuah lompatan yang tentu berdampak luas bagi dunia usaha, investasi, hingga lapangan kerja.

Konsumsi Rumah Tangga Diprediksi Menguat

Momentum libur panjang seperti Imlek dan Idul Fitri, ditambah kebijakan Work From Anywhere (WFA), diyakini akan mendorong konsumsi rumah tangga di awal 2026.

Dengan THR cair lebih cepat, masyarakat diharapkan lebih leluasa memenuhi kebutuhan Ramadhan dan Lebaran. Perputaran ekonomi pun semakin terasa hingga ke sektor UMKM dan perdagangan lokal.

Dorongan Investasi Ratusan Triliun Rupiah

Tak hanya dari sisi konsumsi, pemerintah juga menggenjot investasi besar-besaran. Beberapa proyek yang disiapkan antara lain:

  • Pembangunan 30 ribu unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) senilai Rp90 triliun

  • Pembangunan 190 ribu unit rumah komersial, subsidi, dan bantuan renovasi (BSPS) dengan anggaran Rp20 triliun

  • Groundbreaking proyek hilirisasi Danantara senilai sekitar Rp110 triliun

Total dorongan investasi langsung yang teridentifikasi mencapai sekitar Rp220 triliun.

Kenapa Ini Penting untuk Anda?

Bagi ASN, TNI, dan Polri, kabar pencairan THR di awal Ramadhan tentu menjadi angin segar. Namun lebih dari itu, langkah ini juga menjadi strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dengan belanja negara yang agresif di awal tahun, konsumsi dan investasi diharapkan bergerak bersamaan. Dampaknya bukan hanya pada angka pertumbuhan, tetapi juga pada peluang usaha, lapangan kerja, dan daya beli masyarakat.

Jadi, mari kita nantikan kepastian jadwal pencairan THR 2026. Jika terealisasi sesuai target, bukan hanya dompet yang terasa lebih tebal, tetapi juga ekonomi Indonesia yang semakin kuat dan berkelanjutan.