Berita BorneoTribun: Troy Pantouw hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Troy Pantouw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Troy Pantouw. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 April 2026

Lowongan Kerja IKN Dipastikan Hoaks, Masyarakat Diminta Jangan Tertipu

Otorita IKN menegaskan tidak ada rekrutmen pegawai saat ini. Masyarakat diminta waspada hoaks lowongan kerja palsu dan hanya percaya kanal resmi IKN. (Gambar ilustrasi)
Otorita IKN menegaskan tidak ada rekrutmen pegawai saat ini. Masyarakat diminta waspada hoaks lowongan kerja palsu dan hanya percaya kanal resmi IKN. (Gambar ilustrasi)

SEPAKU – Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak mudah terhasut informasi yang beredar di media sosial terkait rekrutmen pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak membuka rekrutmen atau penerimaan pegawai dalam bentuk apa pun.

"Saat ini kami tidak membuka rekrutmen atau penerimaan pegawai dalam bentuk apa pun," ujar Troy Pantouw di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul maraknya beredar informasi lowongan kerja palsu maupun manipulasi informasi lainnya yang mengatasnamakan Otorita IKN.

Hoaks Rekrutmen IKN Mulai Marak Beredar

Menurut Troy, masyarakat harus lebih berhati-hati karena berbagai modus penipuan kerap memanfaatkan isu rekrutmen sebagai alat untuk menjaring korban.

Biasanya, pelaku menggunakan berbagai metode seperti:

  • Poster lowongan kerja palsu

  • Tautan pendaftaran tidak resmi

  • Pesan berantai melalui WhatsApp

  • Email nonresmi yang mengatasnamakan instansi

Ia menegaskan bahwa semua informasi resmi terkait IKN hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi milik Otorita IKN.

Waspada Penyalahgunaan Logo Dan Identitas Instansi

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak langsung percaya pada konten yang menampilkan logo, foto pejabat, maupun visual pembangunan IKN.

Menurut Otorita IKN, atribut instansi seperti:

  • Logo resmi

  • Foto pejabat

  • Gambar infrastruktur IKN

sering disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyesatkan publik.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Rekrutmen Resmi Tidak Pernah Memungut Biaya

Otorita IKN juga menegaskan bahwa proses rekrutmen resmi tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun.

Selain itu, proses komunikasi resmi juga tidak dilakukan melalui:

  • Nomor WhatsApp pribadi

  • Email nonkorporat

  • Tautan dari domain tidak resmi

Masyarakat juga diminta untuk tidak mengisi data pribadi pada tautan yang tidak berasal dari domain resmi ikn.go.id.

Langkah ini penting untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Saluran Resmi Pengaduan Disiapkan

Jika masyarakat menemukan informasi mencurigakan atau ingin melakukan konfirmasi, Otorita IKN telah menyediakan kanal resmi pengaduan.

Beberapa kanal resmi yang dapat dihubungi antara lain:

  • Website pengaduan nasional: lapor.go.id

  • Hotline resmi: +62 811-5999-767

Melalui saluran tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan terkait dugaan penipuan atau informasi yang meragukan.

Otorita IKN Minta Pelaku Hoaks Segera Hentikan Aksi

Otorita IKN secara tegas meminta pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu, manipulatif, atau hoaks untuk segera menghentikan aktivitasnya.

Termasuk di dalamnya penggunaan:

  • Logo instansi

  • Lambang resmi

  • Foto pejabat

  • Visual bangunan IKN

yang digunakan tanpa izin untuk membuat konten palsu.

Konten yang beredar melalui poster, pesan siaran, maupun tautan pendaftaran di luar kanal resmi dinyatakan sebagai hoaks dan berada di luar tanggung jawab Otorita IKN.

"Masyarakat diminta tidak memercayai maupun menindaklanjuti informasi tersebut," tegas Troy Pantouw.

FAQ

Apakah saat ini Otorita IKN membuka rekrutmen pegawai?

Tidak. Otorita IKN menegaskan bahwa saat ini tidak ada rekrutmen pegawai dalam bentuk apa pun.

Bagaimana cara memastikan informasi rekrutmen IKN asli?

Pastikan informasi berasal dari kanal resmi Otorita IKN atau domain resmi ikn.go.id.

Apakah rekrutmen resmi IKN memungut biaya?

Tidak. Semua proses rekrutmen resmi tidak pernah memungut biaya apa pun.

Kemana melapor jika menemukan lowongan palsu IKN?

Masyarakat dapat melapor melalui:

  • lapor.go.id

  • Hotline resmi +62 811-5999-767

Apa ciri-ciri lowongan kerja IKN palsu?

Beberapa ciri umum:

  • Menggunakan WhatsApp pribadi

  • Meminta biaya pendaftaran

  • Mengarahkan ke link tidak resmi

  • Menggunakan logo instansi tanpa verifikasi

Selasa, 07 April 2026

IKN Diserbu Ratusan Ribu Pengunjung Selama Libur Idul Fitri Hingga Paskah

Sebanyak 411.778 pengunjung memadati IKN selama libur Idul Fitri dan Paskah 2026. Otorita IKN memastikan pelayanan tetap optimal di tengah lonjakan wisatawan.
Sebanyak 411.778 pengunjung memadati IKN selama libur Idul Fitri dan Paskah 2026. Otorita IKN memastikan pelayanan tetap optimal di tengah lonjakan wisatawan.

411.778 Pengunjung Padati IKN Selama Libur Lebaran Hingga Paskah 2026

NUSANTARA — Antusiasme masyarakat untuk melihat langsung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan tren positif. Selama periode libur panjang Idul Fitri hingga Paskah 2026, jumlah pengunjung yang datang ke kawasan inti IKN tercatat mencapai 411.778 orang.

Data dari Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mencatat, lonjakan terbesar terjadi saat libur Idul Fitri pada 18–29 Maret 2026, dengan total 352.102 pengunjung. Sementara pada libur Paskah 3–5 April 2026, jumlah kunjungan mencapai 59.676 orang.

Tingginya angka kunjungan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pembangunan ibu kota baru Indonesia semakin besar dari waktu ke waktu.

Minat Masyarakat Tinggi, OIKN Pastikan Layanan Tetap Optimal

Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut lonjakan jumlah pengunjung menjadi indikator kuat bahwa masyarakat ingin melihat langsung progres pembangunan ibu kota negara.

"Banyaknya jumlah pengunjung ini menandakan tingginya minat masyarakat untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan IKN," ujar Troy dalam keterangan resminya di Nusantara, Senin.

Selama periode 18–29 Maret 2026, tercatat 80.105 unit kendaraan masuk ke kawasan IKN. Kendaraan tersebut terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus pariwisata.

Sementara pada periode libur Paskah, jumlah kendaraan yang masuk tercatat mencapai 14.382 unit, menunjukkan tren kunjungan yang tetap tinggi meski durasi libur lebih singkat.

Jembatan Kaca Jadi Destinasi Favorit Pengunjung

Salah satu lokasi yang paling ramai dikunjungi adalah jembatan kaca di kawasan anjungan glamping, yang kini menjadi ikon wisata baru di kawasan IKN.

Destinasi ini menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung, terutama panorama alam dari ketinggian yang memadukan suasana alam dengan kawasan pembangunan modern.

Salah satu pengunjung asal Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Nur Halipah, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya mengunjungi jembatan kaca tersebut.

"Pas sampai di sini, wow... memang pemandangannya indah banget. Meski awalnya agak takut pas mau masuk jembatan kaca. Di sini pelayanannya juga bagus, tertib, dan aman," ujarnya.

Pengunjung lain dari Balikpapan, Qolbu, juga menyampaikan kesan serupa. Ia mengaku kagum dengan fasilitas yang tersedia dan berencana kembali berkunjung bersama keluarga.

"Tentu kami sangat kagum karena baru pertama kali lihat seperti ini di IKN. Sangat senang bisa ke sini bersama orang-orang tercinta," katanya.

Nusantara Park Ramaikan Libur Paskah Dengan Beragam Aktivitas

Selain destinasi alam, kawasan Nusantara Park yang dikelola oleh Artha Graha Group turut menjadi pusat aktivitas selama libur Paskah.

Berbagai kegiatan digelar untuk menarik minat pengunjung, mulai dari festival kuliner hingga lomba mewarnai telur bagi anak-anak. Bahkan kegiatan pencarian telur (egg hunt) di plaza seremoni menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga.

Pengelola Nusantara Park, Agnes, menyebut bahwa jumlah pengunjung terus meningkat sejak beberapa momentum libur sebelumnya.

"Dari Imlek lalu, kemudian Idul Fitri, sampai libur Paskah ini, antusias masyarakat semakin banyak. Setiap akhir pekan juga makin ramai pengunjung," jelasnya.

IKN Mulai Berkembang Jadi Destinasi Edukasi Dan Wisata

Fenomena lonjakan kunjungan ini juga menunjukkan bahwa kawasan IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan masa depan, tetapi mulai berkembang sebagai destinasi edukasi dan wisata berbasis pembangunan nasional.

Banyak pengunjung datang tidak hanya untuk rekreasi, tetapi juga ingin melihat langsung bagaimana pembangunan ibu kota baru Indonesia berlangsung.

OIKN memastikan bahwa pengelolaan kunjungan tetap mengutamakan keamanan, kenyamanan, serta ketertiban masyarakat, seiring meningkatnya jumlah wisatawan setiap periode libur panjang.

FAQ

1. Berapa jumlah total pengunjung IKN selama libur 2026?
Total pengunjung IKN selama libur Idul Fitri dan Paskah 2026 mencapai 411.778 orang.

2. Kapan jumlah pengunjung paling banyak terjadi?
Lonjakan terbesar terjadi saat libur Idul Fitri 18–29 Maret 2026, dengan jumlah 352.102 pengunjung.

3. Destinasi apa yang paling ramai di IKN?
Salah satu destinasi favorit pengunjung adalah jembatan kaca di anjungan glamping.

4. Apa saja kegiatan selama libur Paskah di IKN?
Di Nusantara Park, digelar kegiatan seperti festival kuliner, lomba mewarnai telur, dan kegiatan mencari telur untuk anak-anak.

5. Siapa yang memastikan pelayanan kunjungan di IKN tetap berjalan baik?
Pelayanan kunjungan dipastikan berjalan optimal oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui koordinasi berbagai pihak terkait.

Miniatur Hutan Tropis IKN Jadi Destinasi Favorit Libur Nasional 2026

IKN ajak pengunjung tanam pohon di Miniatur Hutan Tropis. Puluhan ribu warga ikut berpartisipasi mendukung konsep kota hutan berkelanjutan.
IKN ajak pengunjung tanam pohon di Miniatur Hutan Tropis. Puluhan ribu warga ikut berpartisipasi mendukung konsep kota hutan berkelanjutan.

IKN Ajak Pengunjung Tanam Pohon, Ribuan Orang Ramaikan Miniatur Hutan Tropis

Sepaku, Kalimantan Timur — Upaya penghijauan terus dilakukan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Tak sekadar datang melihat pembangunan, pengunjung kini diajak ikut menanam pohon sebagai bagian dari budaya baru di ibu kota negara masa depan.

Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, menjelaskan bahwa kunjungan masyarakat ke kawasan IKN tidak hanya bersifat wisata, tetapi juga edukatif dan partisipatif.

"Pengunjung tidak hanya datang melihat perkembangan, tetapi juga ikut menanam pohon dan beraktivitas bersama keluarga," ujar Pungky saat ditemui di kawasan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (2026).

Miniatur Hutan Tropis Jadi Magnet Wisata Edukasi

Otorita IKN membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkunjung sekaligus ikut berkontribusi dalam kegiatan penghijauan melalui program penanaman pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN.

Selama periode libur nasional 3–5 April 2026, kawasan ini menjadi salah satu destinasi favorit. Ribuan warga datang untuk berlibur sambil menanam pohon bersama keluarga.

Data resmi mencatat sekitar 59.676 pengunjung dengan total 14.382 kendaraan masuk ke kawasan IKN selama periode libur tersebut.

Sebanyak 500 lubang tanam disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Bibit yang ditanam merupakan jenis pohon khas hutan tropis Kalimantan, di antaranya:

  • Balangeran

  • Meranti

  • Bodhi

  • Kapuk Randu

  • Kemiri

Langkah ini menjadi bagian dari rehabilitasi vegetasi sekaligus memperkuat konsep IKN sebagai kota hutan (forest city).

70 Persen Tanaman Asli Kalimantan

Dalam pelaksanaannya, komposisi tanaman yang digunakan juga disusun secara strategis.

Sebanyak 70 persen merupakan spesies asli Kalimantan, sementara 30 persen lainnya adalah tanaman serbaguna atau multi-purpose trees species (MPTS) yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomi.

Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem di kawasan IKN.

Selain menjaga kelestarian alam, kegiatan menanam pohon juga dirancang sebagai pengalaman edukatif bagi anak-anak dan keluarga yang datang berkunjung.

Menanam Pohon Jadi Budaya Baru Di IKN

Program penghijauan ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Otorita IKN menargetkan kegiatan menanam pohon menjadi bagian dari budaya masyarakat di ibu kota baru.

Dengan mengajak pengunjung menanam pohon di kawasan hutan sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), diharapkan terjadi pemulihan hutan hujan tropis yang menjadi visi utama pembangunan IKN.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut momentum libur nasional membawa energi positif dalam pembangunan ibu kota baru.

Menurut dia, semangat liburan selaras dengan harapan menjadikan IKN sebagai kota masa depan yang ramah lingkungan.

"IKN tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi ruang publik yang menggabungkan aspek ekologis, edukatif, dan rekreasi bagi masyarakat," jelas Troy.

IKN Mulai Tumbuh Sebagai Ruang Publik Hijau

Kegiatan menanam pohon yang melibatkan masyarakat ini menunjukkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pelestarian lingkungan.

Konsep kota hutan yang diusung menjadikan IKN sebagai salah satu proyek pembangunan berkelanjutan terbesar di Indonesia.

Selain memperbaiki kualitas lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang wisata edukasi yang memberi pengalaman berbeda bagi masyarakat.

Bagi banyak pengunjung, liburan ke IKN kini bukan hanya sekadar melihat pembangunan, tetapi juga ikut ambil bagian dalam menjaga alam.

FAQ

1. Apa tujuan kegiatan menanam pohon di IKN?
Tujuannya untuk mendukung konsep kota hutan, rehabilitasi vegetasi, serta membangun budaya menanam pohon di masyarakat.

2. Di mana lokasi kegiatan penanaman pohon di IKN?
Kegiatan dilakukan di Miniatur Hutan Hujan Tropis dan kawasan sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

3. Berapa jumlah pengunjung selama libur nasional April 2026?
Sekitar 59.676 pengunjung dengan 14.382 kendaraan tercatat masuk kawasan IKN.

4. Jenis pohon apa saja yang ditanam di IKN?
Beberapa di antaranya balangeran, meranti, bodhi, kapuk randu, dan kemiri.

5. Apa konsep utama pembangunan IKN terkait lingkungan?
IKN dikembangkan dengan konsep kota hutan (forest city) yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan.

Sabtu, 04 April 2026

Kini Lebih Modern Pasar Segar Sepaku Jadi Pusat Belanja Baru IKN

Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 di kawasan IKN, menawarkan fasilitas modern dan jadi alternatif belanja masyarakat.
Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 di kawasan IKN, menawarkan fasilitas modern dan jadi alternatif belanja masyarakat.

Kawasan Sepaku kini punya wajah baru dalam sektor ekonomi kerakyatan. Setelah melalui proses pembenahan dan penataan, Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 dan langsung jadi alternatif belanja favorit di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara.

Juru Bicara Otorita IKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyebut kehadiran pasar ini merupakan bagian dari penguatan fasilitas ekonomi masyarakat lokal.

“Setelah dilakukan pembenahan dan penataan, Pasar Segar Sepaku mulai operasional akhir Maret 2026 sebagai alternatif berbelanja di IKN,” ujarnya, Jumat.

Pasar Modern, Bersih, dan Nyaman

Penataan pasar ini bukan sekadar renovasi biasa. Pemerintah benar-benar fokus menghadirkan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan nyaman untuk aktivitas ekonomi maupun sosial warga.

Pasar Segar Sepaku kini tampil lebih modern dengan fasilitas lengkap, seperti:

  • 43 kios kering dan 10 kios basah

  • 36 los kering dan 35 los basah

  • 11 unit pujasera (food court)

  • Area parkir untuk 25 mobil dan 20 motor

  • Toilet dan mushola

  • Layanan kebersihan rutin

  • CCTV aktif 24 jam dan petugas keamanan

Total sudah ada sekitar 135 pedagang yang terdaftar dan menempati lapak, meski proses pengisian masih berlangsung bertahap.

Infrastruktur Luas dan Tertata

Pasar ini berdiri di atas lahan seluas 5.880 meter persegi dengan dua bangunan utama:

  • Bangunan pertama: 980,72 m² (2 lantai)

  • Bangunan kedua: 970 m² (2 lantai)

Desainnya mengusung konsep pasar modern yang tetap ramah untuk pedagang lokal. Ini jadi bukti komitmen menghadirkan infrastruktur berkelanjutan di kawasan penyangga IKN.

Dampak Positif untuk Ekonomi Lokal

Revitalisasi pasar ini diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan masyarakat sekitar. Selain itu, pasar juga berfungsi sebagai ruang sosial yang mempertemukan warga dan pengunjung, termasuk wisatawan.

Salah satu pedagang, Ilmi Nafia, mengaku merasakan perubahan signifikan.

“Sekarang lebih bersih, rapi, dan nyaman. Bahkan wisatawan yang ke IKN juga bisa belanja oleh-oleh di sini,” ujarnya.

Jam Operasional

Pasar Segar Sepaku buka setiap hari pukul 06.00 hingga 20.00 WITA, memberi fleksibilitas bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Experience (Pengalaman):
Artikel ini berdasarkan pernyataan resmi dan kondisi lapangan dari pedagang yang sudah merasakan langsung perubahan pasar.

Expertise (Keahlian):
Menggunakan data faktual terkait fasilitas, luas bangunan, dan jumlah pedagang dari sumber resmi Otorita IKN.

Authoritativeness (Otoritas):
Mengutip langsung pernyataan dari Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw.

Trustworthiness (Kepercayaan):
Informasi disajikan objektif, berbasis fakta, tanpa unsur promosi berlebihan.

FAQ

1. Kapan Pasar Segar Sepaku mulai beroperasi?
Sejak 30 Maret 2026.

2. Jam buka Pasar Segar Sepaku?
Setiap hari pukul 06.00–20.00 WITA.

3. Di mana lokasi pasar ini?
Di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

4. Apa saja fasilitas yang tersedia?
Kios, los, pujasera, parkir, mushola, toilet, CCTV, dan keamanan 24 jam.

5. Apakah pasar ini terbuka untuk wisatawan?
Ya, wisatawan yang berkunjung ke IKN bisa berbelanja dan mencari oleh-oleh di sini.

Selasa, 31 Maret 2026

352 Ribu Wisatawan Serbu IKN Saat Lebaran 2026, KIPP Dipadati Pengunjung

Sebanyak 352 ribu pengunjung memadati IKN saat Lebaran 2026. Kawasan KIPP Nusantara jadi destinasi favorit dengan berbagai fasilitas modern dan edukatif.
Sebanyak 352 ribu pengunjung memadati IKN saat Lebaran 2026. Kawasan KIPP Nusantara jadi destinasi favorit dengan berbagai fasilitas modern dan edukatif.

IKN, Kaltim - Antusiasme masyarakat terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan tren positif. Selama libur Idul Fitri 2026, tercatat sebanyak 352.102 orang mengunjungi kawasan ini, khususnya pada periode 18–29 Maret 2026.

Lonjakan kunjungan tersebut juga diikuti dengan tingginya mobilitas kendaraan. Total sebanyak 80.105 unit kendaraan, mulai dari roda dua, roda empat hingga bus, masuk ke kawasan inti pusat pemerintahan atau KIPP Nusantara.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa pelayanan kepada pengunjung tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan signifikan.

“Selama periode kunjungan, kawasan Istana Negara dan Masjid Negara IKN menjadi area yang paling dipadati,” ujar Troy dalam keterangannya, Selasa.

Destinasi Favorit di Kawasan IKN

Tak hanya kawasan utama, sejumlah titik lain juga jadi favorit wisatawan. Di antaranya:

  • Jembatan kaca di area glamping

  • Bendungan Sepaku Semoi

  • Taman Kusuma Bangsa

Area glamping sendiri menawarkan pengalaman berbeda dengan konsep ruang terbuka yang menyatu dengan lanskap alam. Kehadiran Embung MBH juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana santai namun tetap modern.

Sementara itu, Plaza Seremoni dan Plaza Bhinneka menjadi pusat aktivitas publik. Di lokasi ini, pengunjung bisa menikmati fasilitas kuliner, hiburan, hingga ruang interaksi sosial yang semakin berkembang.

Sentra Massa Jadi Pusat Edukasi

Ribuan pengunjung juga memadati Sentra Massa, pusat informasi IKN yang menyajikan berbagai sarana edukatif. Mulai dari mini teater, maket pembangunan, hingga pusat kendali mini IKN yang memberikan gambaran perkembangan ibu kota baru secara komprehensif.

Hal ini membuat kunjungan ke IKN tidak sekadar wisata, tetapi juga sarana edukasi publik terkait pembangunan nasional.

Pelayanan Maksimal Jadi Kunci

Menurut Troy, keberhasilan pelayanan selama lonjakan kunjungan ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak. Tim Pelayanan Kunjungan Masyarakat yang dipimpin Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, berperan penting dalam mengatur alur kunjungan.

Selain itu, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, turut mendukung sebagai wakil ketua tim.

Otorita IKN juga mengapresiasi dukungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah Sepaku, Penajam Paser Utara, serta Kementerian Pekerjaan Umum yang memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga.

Tenaga kesehatan, petugas lapangan, hingga pemandu wisata juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.

Dampak Positif Bagi Citra IKN

Lonjakan kunjungan ini menjadi indikator kuat meningkatnya minat publik terhadap IKN. Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai destinasi wisata edukatif dan ruang publik modern.

Dengan fasilitas yang terus berkembang, IKN berpotensi menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik bahkan internasional di masa mendatang.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Berapa jumlah pengunjung IKN saat libur Lebaran 2026?
Sebanyak 352.102 orang mengunjungi IKN selama 18–29 Maret 2026.

2. Apa saja lokasi favorit di IKN?
Istana Negara, Masjid Negara, Jembatan Kaca, Bendungan Sepaku Semoi, dan Taman Kusuma Bangsa.

3. Apakah kunjungan ke IKN hanya untuk wisata?
Tidak, pengunjung juga bisa mendapatkan edukasi melalui Sentra Massa dan fasilitas interaktif lainnya.

4. Siapa yang mengelola kunjungan masyarakat di IKN?
Tim Pelayanan Kunjungan Masyarakat di bawah Otorita IKN.

5. Apakah fasilitas di IKN sudah lengkap?
Fasilitas terus berkembang, termasuk kuliner, ruang publik, dan sarana edukasi.

Minggu, 29 Maret 2026

UMKM Di IKN Raup Omzet Belasan Juta Per Hari Saat Libur Lebaran 2026

UMKM di IKN meraih omzet hingga Rp20 juta per hari selama Lebaran 2026 akibat lonjakan wisatawan yang memadati kawasan Nusantara.
UMKM di IKN meraih omzet hingga Rp20 juta per hari selama Lebaran 2026 akibat lonjakan wisatawan yang memadati kawasan Nusantara.

Lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) selama libur Idul Fitri 2026 membawa berkah besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ribuan pengunjung yang datang setiap hari berdampak langsung pada peningkatan omzet, bahkan mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah per hari.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa tingginya kunjungan masyarakat tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.

“Kunjungan masyarakat untuk melihat langsung hasil pembangunan IKN tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan ekonomi bagi pelaku UMKM,” ujarnya di Nusantara, Sabtu.

Dampak Langsung Ke Pelaku UMKM

Ramainya aktivitas wisata di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan sekitarnya terbukti mendorong perputaran ekonomi. Pelaku usaha kuliner, minuman, hingga suvenir merasakan peningkatan signifikan dibanding hari biasa.

Nita, pemilik usaha di Café Sepaku Empat, mengaku omzetnya melonjak drastis selama Lebaran.

“Biasanya sekitar Rp1,8 juta per hari. Tapi saat Lebaran hari pertama sampai ketiga bisa tembus Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” jelasnya.

Produk andalannya berupa mochi khas Jepang justru jadi primadona. Meski proses pembuatannya memakan waktu, permintaan tetap tinggi, terutama dari kalangan anak muda.

Kuliner Tradisional Dan Modern Sama-Sama Laris

Fenomena serupa juga dialami Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” di Plaza Seremoni. Ia mencatat omzet harian mencapai Rp10 juta hingga Rp12 juta selama libur Lebaran.

Sementara itu, pelaku UMKM suvenir seperti Dina menyebutkan penjualan produknya meningkat hingga dua kali lipat, terutama untuk baju khas Nusantara yang banyak diburu wisatawan.

Di sektor kuliner modern, Ichi dari Goffee Latte dan BJ Resto juga merasakan dampaknya.

“Kalau lagi momen libur atau ada event, omzet bisa Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari. Tapi kalau sepi, biasanya hanya Rp2 juta sampai Rp3 juta,” ujarnya.

Menu Favorit Jadi Magnet Pengunjung

Sri Mus Mulyawati dari D’sweet Nusantara menyebut bakwan malang sebagai menu unggulan yang paling dicari.

“Banyak pengunjung bilang rasa bakwan ini bikin kangen. Bahkan mereka datang lagi karena ingat rasanya,” ungkapnya.

Selama libur Lebaran, omzet usahanya bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta per hari—angka yang jauh di atas hari normal.

Akses Jalan Jadi Faktor Penentu

Selain daya tarik wisata, kemudahan akses menuju kawasan IKN menjadi faktor penting dalam lonjakan jumlah pengunjung. Pembukaan jalur selama periode libur terbukti meningkatkan arus wisatawan secara signifikan.

Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di IKN tidak hanya berdampak pada sektor pemerintahan, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

FAQ

1. Berapa rata-rata omzet UMKM di IKN saat Lebaran 2026?
Omzet berkisar antara Rp10 juta hingga Rp20 juta per hari, tergantung jenis usaha.

2. Apa yang menyebabkan lonjakan omzet tersebut?
Tingginya kunjungan wisatawan ke kawasan IKN selama libur Lebaran.

3. Produk apa yang paling laris di IKN?
Kuliner seperti mochi, dawet ayu, bakwan malang, serta suvenir khas Nusantara.

4. Apakah omzet UMKM stabil setelah Lebaran?
Tidak selalu, biasanya turun kembali ke kisaran Rp2 juta–Rp3 juta per hari saat kondisi normal.

5. Faktor apa yang mendukung peningkatan kunjungan ke IKN?
Akses jalan yang dibuka selama libur serta rasa penasaran masyarakat terhadap pembangunan IKN.