Berita BorneoTribun: Waspada Gempa hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan
Tampilkan postingan dengan label Waspada Gempa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Waspada Gempa. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 April 2026

BMKG Ungkap Penyebab Dua Gempa Dangkal Beruntun Di Kalimantan Selatan

Dua gempa dangkal mengguncang Balangan dan Tabalong dalam selang enam menit. BMKG menyebut gempa dipicu sesar lokal dan meminta warga tetap waspada terhadap gempa susulan. (Ilustrasi)
Dua gempa dangkal mengguncang Balangan dan Tabalong dalam selang enam menit. BMKG menyebut gempa dipicu sesar lokal dan meminta warga tetap waspada terhadap gempa susulan. (Ilustrasi)

BANJARMASIN - Wilayah Balangan dan Tabalong di Kalimantan Selatan mengalami dua kali gempa bumi dalam waktu berdekatan pada Senin siang. Peristiwa tersebut tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai gempa dangkal yang terjadi dalam selang waktu hanya beberapa menit.

Berdasarkan data pemantauan seismik, gempa pertama terjadi pada pukul 12.24 Wita dengan kekuatan magnitudo 3,0. Titik pusat gempa berada di daratan, sekitar 18 kilometer barat laut Kabupaten Balangan dengan kedalaman sekitar 2 kilometer dari permukaan tanah.

Tidak lama berselang, tepatnya pada pukul 12.30 Wita, gempa kedua kembali terjadi dengan magnitudo 2,8. Lokasi pusat gempa kali ini berada sekitar 19 kilometer barat daya Kabupaten Tabalong dengan kedalaman 3 kilometer.

BMKG mengkategorikan kedua gempa tersebut sebagai gempa sangat dangkal karena kedalamannya kurang dari 5 kilometer. Kondisi ini memungkinkan getaran dirasakan lebih jelas oleh warga di sekitar pusat gempa, meskipun magnitudo yang tercatat tergolong kecil.

Gempa dengan kedalaman dangkal cenderung menghasilkan dampak getaran yang terasa di permukaan karena jarak antara sumber energi dan permukaan tanah sangat dekat. Hal ini berbeda dengan gempa yang memiliki kedalaman besar, di mana getaran biasanya melemah sebelum mencapai permukaan.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut dipicu oleh pergerakan sesar lokal di wilayah tersebut. Aktivitas patahan berskala lokal seperti ini lazim terjadi di kawasan daratan yang memiliki struktur geologi aktif.

Pergerakan sesar lokal biasanya menghasilkan gempa berkekuatan kecil hingga menengah, namun tetap dapat dirasakan masyarakat terutama jika terjadi di kedalaman dangkal.

Hingga saat ini, belum ditemukan laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dua kejadian gempa tersebut. Informasi dari lapangan masih terus dipantau untuk memastikan kondisi wilayah terdampak tetap aman.

Meskipun tidak menimbulkan dampak besar, kejadian gempa beruntun tetap menjadi perhatian karena berpotensi diikuti gempa susulan dengan karakteristik serupa.

BMKG mengimbau masyarakat di Balangan, Tabalong, dan wilayah sekitarnya untuk tidak panik dan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Warga juga diminta memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi agar terhindar dari penyebaran informasi yang tidak benar. Edukasi kesiapsiagaan bencana dinilai penting untuk mengurangi risiko apabila gempa kembali terjadi.

FAQ

Apa penyebab dua gempa di Balangan dan Tabalong?
Gempa dipicu oleh aktivitas sesar atau patahan lokal di wilayah tersebut.

Mengapa gempa terasa meski magnitudo kecil?
Karena kedalaman gempa sangat dangkal, kurang dari 5 kilometer, sehingga getaran lebih mudah dirasakan.

Apakah ada kerusakan akibat gempa tersebut?
Hingga laporan terakhir, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Apakah masih ada potensi gempa susulan?
Gempa susulan tetap mungkin terjadi, sehingga masyarakat diminta tetap waspada.

Apa yang harus dilakukan saat gempa terjadi?
Segera lindungi kepala, menjauh dari benda berbahaya, dan ikuti informasi resmi dari BMKG atau pihak berwenang.