Berita BorneoTribun hari ini

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

BANNER - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Sabtu, 02 Mei 2026

Hibah Lahan 10 Hektare Dorong Percepatan Lapas Baru di Bulungan

Hibah lahan 10 hektare dari Kesultanan Bulungan dorong percepatan pembangunan lapas baru untuk mengatasi over kapasitas di Kaltara.
Hibah lahan 10 hektare dari Kesultanan Bulungan dorong percepatan pembangunan lapas baru untuk mengatasi over kapasitas di Kaltara.

TANJUNG SELOR – Kebutuhan mendesak pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) baru di Kalimantan Utara mulai menemukan titik terang. Lembaga Adat Kesultanan Bulungan menyatakan komitmen konkret dengan menyiapkan hibah lahan seluas 10 hektare di Kabupaten Bulungan.

Ketua Adat Kesultanan Bulungan, Datu Buyung Perkasa, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan respons atas kondisi lapas di wilayah Kaltara yang sudah tidak lagi ideal. Lapas Tarakan dan Lapas Nunukan saat ini mengalami kelebihan kapasitas yang cukup serius.

Datu Buyung Perkasa menyampaikan kesiapan tersebut dalam forum Diskusi Publik May Day 2026 di Tanjung Selor. Menurut Datu Buyung Perkasa, ketiadaan lapas di Kabupaten Bulungan sebagai daerah induk menjadi persoalan mendasar yang harus segera diatasi.

Kabupaten Bulungan hingga kini belum memiliki fasilitas pemasyarakatan sendiri, sementara daerah lain seperti Tarakan dan Nunukan sudah memiliki lapas meski dalam kondisi penuh sesak. Ketimpangan ini dinilai memperburuk distribusi penghuni lapas di Kaltara.

Datu Buyung Perkasa menegaskan bahwa lahan hibah tersebut siap digunakan kapan saja apabila pemerintah membutuhkan. Komitmen ini diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan yang selama ini terkendala.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menyambut positif tawaran tersebut. Zainal A. Paliwang menilai ketersediaan lahan yang memenuhi syarat menjadi kunci percepatan realisasi pembangunan lapas baru.

Zainal A. Paliwang mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah menyiapkan lahan, namun belum sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kondisi tersebut membuat rencana pembangunan belum bisa dijalankan.

Koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan untuk mendorong percepatan proyek ini. Zainal A. Paliwang menegaskan bahwa persoalan over kapasitas di lapas Kaltara sudah berada pada tahap mendesak.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan membantu seluruh proses administrasi, termasuk sertifikasi lahan hibah sebelum diserahkan ke kementerian terkait.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengatasi persoalan klasik kelebihan kapasitas lapas sekaligus memperkuat sistem pemasyarakatan di wilayah perbatasan Indonesia.

FAQ

1. Mengapa perlu membangun lapas baru di Bulungan?
Karena Lapas Tarakan dan Nunukan sudah mengalami over kapasitas, sementara Bulungan belum memiliki lapas.

2. Siapa yang menghibahkan lahan?
Lembaga Adat Kesultanan Bulungan melalui Ketua Adat Datu Buyung Perkasa.

3. Berapa luas lahan yang dihibahkan?
Seluas 10 hektare.

4. Apa kendala pembangunan sebelumnya?
Lahan yang disiapkan pemerintah belum memenuhi syarat dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

5. Apa langkah selanjutnya?
Pemprov Kaltara akan mengurus sertifikasi dan administrasi sebelum diserahkan ke pemerintah pusat.

Buruh Kaltara Minta PHI Segera Dibentuk, Dampak Tambang Jadi Sorotan

Desakan pembentukan PHI di Kaltara menguat pada May Day 2026, buruh soroti sulitnya akses hukum dan dampak transisi energi terhadap pekerja tambang.
Desakan pembentukan PHI di Kaltara menguat pada May Day 2026, buruh soroti sulitnya akses hukum dan dampak transisi energi terhadap pekerja tambang.

TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kalimantan Utara tidak hanya diwarnai seremonial, tetapi juga dorongan konkret terhadap perbaikan sistem penyelesaian sengketa ketenagakerjaan. Serikat pekerja dan buruh di wilayah tersebut kembali menegaskan urgensi pembentukan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Kaltara.

Ketua DPC Federasi Pertambangan dan Energi KSBSI Kabupaten Malinau, Herlian, menyampaikan bahwa tuntutan ini bukan hal baru. Aspirasi serupa telah disuarakan sejak 2025 dan kembali ditegaskan pada momentum May Day tahun ini dalam forum diskusi publik bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Herlian menilai, kebutuhan PHI semakin mendesak seiring perubahan lanskap industri, khususnya sektor pertambangan yang tengah terdampak transisi energi. Kondisi tersebut berimbas langsung pada stabilitas kerja para buruh.

Di Kabupaten Malinau, Herlian mengungkapkan terdapat perusahaan tambang yang mengalami kebangkrutan, menyebabkan sekitar 200 pekerja menghadapi ketidakpastian nasib. Situasi ini memperkuat alasan perlunya lembaga peradilan khusus yang dapat diakses lebih dekat oleh pekerja.

Selama ini, setiap sengketa hubungan industrial di Kaltara harus diselesaikan melalui PHI di Samarinda, Kalimantan Timur. Jarak geografis serta biaya perjalanan menjadi hambatan signifikan bagi buruh untuk memperjuangkan haknya melalui jalur hukum.

Herlian menegaskan bahwa kondisi tersebut kerap membuat pekerja kesulitan mengakses keadilan. Oleh karena itu, pembentukan PHI di Kaltara dianggap sebagai solusi strategis untuk memangkas hambatan tersebut.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menyatakan bahwa upaya pembentukan PHI sebenarnya telah dimulai sejak 2022 melalui pengajuan resmi kepada Mahkamah Agung. Proses komunikasi juga terus dilakukan dengan Pengadilan Tinggi guna mempercepat realisasi.

Zainal A. Paliwang menekankan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang dihadapi buruh. Selain mendorong percepatan pembentukan PHI, pemerintah juga menyiapkan langkah sementara.

Salah satu kebijakan yang diambil adalah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mengalokasikan anggaran bantuan bagi buruh yang harus menjalani proses hukum di PHI Samarinda. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya transportasi dan akomodasi.

Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Kaltara, Jeferson Tarigan, menjelaskan bahwa proses pembentukan PHI sebelumnya terkendala pada klasifikasi pengadilan negeri di wilayah tersebut. Status pengadilan yang belum memenuhi syarat menjadi faktor utama penghambat.

Namun, kondisi tersebut kini mulai berubah. Pengadilan negeri di Kaltara telah mengalami peningkatan kelas, sehingga membuka peluang untuk pembentukan PHI, termasuk dalam hal pemenuhan sumber daya hakim.

Jeferson Tarigan menyebutkan bahwa upaya pengajuan anggaran juga telah dilakukan, meskipun belum berhasil pada tahun sebelumnya. Harapan kini tertuju pada peluang realisasi di tahun anggaran berikutnya.

Dorongan dari serikat pekerja, dukungan pemerintah daerah, serta kesiapan institusi peradilan menjadi sinyal positif bagi pembentukan PHI di Kalimantan Utara. Kehadiran lembaga ini dinilai krusial untuk menjamin akses keadilan yang lebih merata bagi buruh, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis seperti Kaltara.

FAQ

1. Apa itu Pengadilan Hubungan Industrial (PHI)?
PHI adalah lembaga peradilan khusus yang menangani sengketa antara pekerja dan pengusaha, seperti pemutusan hubungan kerja dan perselisihan hak.

2. Mengapa buruh di Kaltara membutuhkan PHI sendiri?
Karena selama ini penyelesaian sengketa harus dilakukan di Samarinda, yang memerlukan biaya dan waktu besar.

3. Apa dampak transisi energi terhadap buruh?
Transisi energi menyebabkan sejumlah perusahaan tambang mengalami penurunan bahkan kolaps, berdampak pada pemutusan kerja dan ketidakpastian tenaga kerja.

4. Apa langkah pemerintah saat ini?
Pemerintah mendorong pembentukan PHI sekaligus menyiapkan bantuan biaya bagi buruh yang harus berperkara di luar daerah.

5. Kapan PHI di Kaltara bisa terbentuk?
Belum ada kepastian, namun peluang semakin terbuka setelah peningkatan status pengadilan negeri dan dorongan anggaran baru.

Vaksin Dengue Efektif, Kasus DBD Di Kaltim Mulai Melandai

Vaksinasi dengue di Kaltim terbukti menekan kasus DBD sejak 2024, dengan tren penurunan di Samarinda, Balikpapan, dan Mahakam Ulu.
Vaksinasi dengue di Kaltim terbukti menekan kasus DBD sejak 2024, dengan tren penurunan di Samarinda, Balikpapan, dan Mahakam Ulu.

Samarinda — Program vaksinasi dengue yang dijalankan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mulai memperlihatkan hasil konkret dalam menekan penyebaran demam berdarah dengue (DBD). Sejak digulirkan pada 2024, intervensi ini berkontribusi terhadap penurunan kasus di beberapa wilayah prioritas.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, menyampaikan bahwa tren penurunan terlihat di sejumlah daerah seperti Balikpapan, Samarinda, dan Mahakam Ulu. Perluasan cakupan imunisasi dinilai menjadi faktor penting dalam meredam lonjakan kasus yang sebelumnya kerap terjadi secara siklik.

Menurut Jaya Mualimin, DBD selama ini menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat dengan pola peningkatan setiap tiga hingga lima tahun. Namun, setelah program vaksinasi diperluas, indikasi penurunan mulai terlihat secara bertahap.

Data dari Dinas Kesehatan juga menunjukkan bahwa ribuan siswa sekolah dasar yang telah menerima vaksin dengue tidak dilaporkan mengalami infeksi DBD. Temuan ini memperkuat indikasi efektivitas vaksin dalam kelompok usia tersebut.

Secara musiman, puncak penyebaran DBD di Kalimantan Timur biasanya terjadi antara November hingga Februari. Oleh karena itu, intervensi seperti vaksinasi dinilai penting untuk menekan risiko lonjakan kasus di periode rawan tersebut.

Selain penurunan kasus, angka kematian akibat infeksi nyamuk Aedes aegypti juga mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi indikator tambahan bahwa strategi penanganan yang diterapkan mulai berjalan efektif.

Dinas Kesehatan Kalimantan Timur terus memperkuat edukasi masyarakat dan memperluas kolaborasi lintas sektor guna memastikan cakupan vaksinasi semakin merata. Upaya ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan perlindungan optimal melalui imunisasi lengkap.

Berdasarkan data terbaru, tercatat 231 kasus kumulatif DBD di Kalimantan Timur, dengan jumlah tertinggi berada di Samarinda sebanyak 46 kasus. Pemerintah daerah menargetkan angka kematian dapat ditekan hingga di bawah 0,4 persen.

Untuk mencapai target tersebut, seluruh fasilitas kesehatan di tingkat kabupaten dan kota telah diminta mempercepat penanganan pasien, terutama bagi kasus yang memasuki fase kritis. Penguatan sistem rujukan medis menjadi bagian dari strategi utama dalam menekan risiko kematian akibat DBD.

FAQ

1. Apakah vaksin dengue efektif mencegah DBD?
Data Dinas Kesehatan Kaltim menunjukkan vaksin dengue efektif menekan kasus, terutama pada kelompok siswa yang telah divaksin.

2. Kapan puncak kasus DBD biasanya terjadi?
Puncak penularan umumnya terjadi pada November hingga Februari.

3. Berapa jumlah kasus DBD terbaru di Kaltim?
Tercatat 231 kasus kumulatif, dengan Samarinda sebagai wilayah tertinggi.

4. Siapa yang menjadi prioritas vaksinasi?
Saat ini program difokuskan pada anak usia sekolah, terutama siswa SD.

5. Apa target pemerintah terkait DBD?
Menekan angka kematian hingga di bawah 0,4 persen melalui vaksinasi dan penguatan layanan kesehatan.

Proyek PLTA Upper Cisokan Dilanda Longsor

Longsor di proyek PLTA Upper Cisokan Bandung Barat dipicu hujan lebat. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dan segera lakukan peninjauan lokasi. (Ilustrasi)
Longsor di proyek PLTA Upper Cisokan Bandung Barat dipicu hujan lebat. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dan segera lakukan peninjauan lokasi. (Ilustrasi)

Bandung Barat — Peristiwa longsor terjadi di kawasan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan, Kabupaten Bandung Barat. Meski sempat memicu kekhawatiran, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabbudin, menegaskan bahwa hingga saat ini laporan resmi tidak mencatat adanya korban. Informasi tersebut diperoleh dari hasil koordinasi intensif dengan pihak Kecamatan Rongga.

Menurut Asep Sehabbudin, komunikasi dengan pemerintah kecamatan terus dilakukan guna memastikan kondisi lapangan tetap terkendali. Langkah lanjutan juga telah disiapkan dengan rencana peninjauan langsung ke lokasi longsor.

Peninjauan tersebut dijadwalkan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur terkait, termasuk aparat kecamatan serta pihak pengelola proyek. Tujuannya adalah untuk memetakan dampak longsor sekaligus mengantisipasi kemungkinan risiko lanjutan di area pembangunan.

Sementara itu, Camat Rongga, Asep Badrup, mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut diduga kuat menjadi pemicu longsor. Kejadian dilaporkan berlangsung sekitar pukul 02.00 dini hari.

Asep Badrup memastikan bahwa tidak adanya korban jiwa juga dipengaruhi oleh kondisi hari libur, sehingga aktivitas pekerja di lokasi proyek relatif minim saat kejadian berlangsung.

Longsor terjadi di area yang dikenal warga sebagai Bukit Pasir Datar. Lokasi tersebut berada di atas jalur terowongan air yang menjadi bagian penting dari sistem PLTA, khususnya untuk mengalirkan air dari turbin menuju reservoir.

Titik longsor disebut berada di area proyek tunnel, tepatnya di zona Tailrace Tunnel Outlet (TTO). Kawasan proyek PLTA Upper Cisokan sendiri terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur, sekitar 50–60 kilometer dari pusat pemerintahan di Padalarang.

Hingga kini, pihak terkait masih terus memantau kondisi lapangan untuk memastikan tidak ada potensi longsor susulan yang dapat mengganggu keselamatan maupun kelangsungan proyek.

FAQ

1. Apakah ada korban jiwa dalam longsor PLTA Upper Cisokan?
Tidak ada korban jiwa berdasarkan laporan resmi BPBD Bandung Barat.

2. Apa penyebab utama longsor?
Diduga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sebelum kejadian.

3. Di mana lokasi tepat longsor terjadi?
Di area proyek tunnel, tepatnya di Tailrace Tunnel Outlet (TTO), Bukit Pasir Datar.

4. Kapan kejadian longsor terjadi?
Sekitar pukul 02.00 dini hari.

5. Apa langkah selanjutnya dari BPBD?
Melakukan peninjauan langsung dan pemetaan risiko untuk mencegah dampak lanjutan.

Jadwal Lengkap Timnas U-17 Indonesia Di Piala Asia U-17 2026 Grup B

Timnas U-17 Indonesia bersaing di Grup B Piala Asia U-17 2026 melawan Jepang, Qatar, dan China. Simak jadwal lengkap dan peluang lolos ke Piala Dunia U-17.
Timnas U-17 Indonesia bersaing di Grup B Piala Asia U-17 2026 melawan Jepang, Qatar, dan China. Simak jadwal lengkap dan peluang lolos ke Piala Dunia U-17.

JAKARTA - Timnas U-17 Indonesia bersiap menghadapi tantangan berat di Piala Asia U-17 2026 yang digelar di Jeddah, Arab Saudi. Turnamen yang berlangsung pada 5–22 Mei ini menjadi panggung penting untuk mengukur perkembangan generasi muda sepak bola Indonesia sekaligus membuka peluang menuju Piala Dunia U-17 2026.

Skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tergabung di Grup B bersama tiga kekuatan Asia, yaitu Jepang, Qatar, dan China. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kualitas lawan yang merata.

Laga pembuka Indonesia akan berlangsung pada Selasa, 5 Mei, menghadapi China pukul 23.30 WIB. Pertandingan ini menjadi krusial karena berpotensi menentukan arah perjalanan Garuda Muda di fase grup.

Setelah itu, Indonesia dijadwalkan menghadapi Qatar pada Sabtu, 9 Mei pukul 23.30 WIB. Qatar dikenal sebagai tim dengan pengembangan usia muda yang konsisten, sehingga laga ini diperkirakan menjadi ujian taktik dan mental.

Pertandingan terakhir fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Jepang pada Selasa, 12 Mei pukul 23.00 WIB. Jepang menjadi salah satu tim unggulan yang kerap tampil dominan di level usia muda Asia.

Sebanyak 23 pemain telah dibawa ke Jeddah sejak pekan lalu. Komposisi tim mencerminkan perpaduan pemain lokal dan diaspora. Tiga pemain diaspora yang memperkuat skuad adalah Mike Rajasa dari FC Utrecht, Noha Pohan dari NAC Breda, serta Mathew Baker dari Melbourne City.

Mathew Baker menjadi sorotan karena memiliki pengalaman tampil di dua ajang besar sekaligus, yaitu Piala Asia U-17 dan Piala Dunia U-17 edisi sebelumnya. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini permainan Indonesia.

Selain itu, skuad ini juga diperkuat sejumlah pemain yang tampil di Kejuaraan ASEAN U-17 di Jawa Timur, seperti Noah Leo Duvert, Putu Ekayana, Zidane Raditya, Chico Jericho, dan Dava Yunna.

Dalam format turnamen, dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke perempat final sekaligus memastikan tiket ke Piala Dunia U-17 2026 di Qatar. Artinya, target realistis Indonesia adalah menembus dua besar Grup B.

Secara historis, Indonesia memiliki modal positif. Pada edisi sebelumnya, tim yang dilatih Nova Arianto berhasil mencapai perempat final Piala Asia U-17 2025 dan lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

Saat itu, Indonesia tampil impresif di fase grup dengan menyapu bersih kemenangan atas Korea Selatan (1-0), Yaman (4-1), dan Afganistan (2-0). Namun, langkah Indonesia terhenti di perempat final setelah kalah 0-6 dari Korea Utara.

Dengan pengalaman tersebut, tekanan sekaligus harapan kini berada di pundak generasi baru. Konsistensi permainan dan efektivitas penyelesaian akhir akan menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia di turnamen ini.

Jadwal Timnas U-17 Indonesia di Piala Asia U-17 2026

  • Selasa, 5 Mei: Indonesia vs China (23.30 WIB)

  • Sabtu, 9 Mei: Indonesia vs Qatar (23.30 WIB)

  • Selasa, 12 Mei: Indonesia vs Jepang (23.00 WIB)

FAQ

1. Di mana Piala Asia U-17 2026 digelar?
Turnamen berlangsung di Jeddah, Arab Saudi.

2. Siapa pelatih Timnas U-17 Indonesia saat ini?
Tim dilatih oleh Kurniawan Dwi Yulianto.

3. Apa target realistis Indonesia di turnamen ini?
Target utama adalah lolos ke perempat final sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026.

4. Siapa pemain diaspora di skuad Indonesia?
Mike Rajasa, Noha Pohan, dan Mathew Baker.

5. Kapan pertandingan pertama Indonesia?
Melawan China pada 5 Mei pukul 23.30 WIB.

Endang Tri Purwanto Gandeng Pemuda Pancasila Jaga Stabilitas Pontianak

Kapolresta Pontianak Endang Tri Purwanto perkuat sinergi dengan Pemuda Pancasila untuk menjaga keamanan dan mendukung AVC 2026 di Pontianak.
Kapolresta Pontianak Endang Tri Purwanto perkuat sinergi dengan Pemuda Pancasila untuk menjaga keamanan dan mendukung AVC 2026 di Pontianak.

PONTIANAK - Upaya menjaga stabilitas keamanan di Pontianak terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif. Endang Tri Purwanto memimpin audiensi bersama jajaran Pemuda Pancasila tingkat kota sebagai langkah strategis mempererat sinergi antara aparat dan organisasi masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di sebuah rumah makan di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Pontianak Selatan, Rabu (29/4/2026), dihadiri unsur kepolisian serta pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pontianak.

Dalam forum tersebut, Endang Tri Purwanto menegaskan bahwa peran organisasi kemasyarakatan sangat krusial dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai mampu memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Selain membahas penguatan sinergi, agenda juga menyoroti dukungan terhadap pelaksanaan Asian Volleyball Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–18 Mei 2026. Dalam konteks tersebut, aparat kepolisian menekankan pentingnya sterilisasi sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan berskala internasional tersebut.

Dari pihak organisasi, M. Firdaus menyampaikan komitmen untuk mendukung langkah pemerintah dan aparat keamanan. Dukungan tersebut mencakup partisipasi dalam kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, serta keterlibatan dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Audiensi ini menjadi momentum konsolidasi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam membangun komunikasi yang lebih intensif. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta menciptakan suasana aman dan harmonis di Kota Pontianak.

FAQ

1. Apa tujuan audiensi antara Polresta Pontianak dan Pemuda Pancasila?
Untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

2. Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ini?
Jajaran Polresta Pontianak dan pengurus MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak.

3. Apa kaitannya dengan AVC 2026?
Audiensi membahas dukungan pengamanan menjelang Asian Volleyball Championship 2026.

4. Mengapa peran ormas dianggap penting?
Karena ormas memiliki jaringan sosial yang luas untuk membantu menjaga stabilitas lingkungan.

5. Apa hasil yang diharapkan dari pertemuan ini?
Terbangunnya komunikasi yang kuat dan kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga keamanan kota.

Gegana Brimob Kalbar Ledakkan Granat Tua Di Landak

Polisi memusnahkan granat tangan peninggalan lama di Landak, Kalbar. Disposal berjalan aman dengan pengamanan ketat oleh tim Gegana Brimob.
Polisi memusnahkan granat tangan peninggalan lama di Landak, Kalbar. Disposal berjalan aman dengan pengamanan ketat oleh tim Gegana Brimob.

NGABANG - Tim Gegana Jibom Brimob Polda Kalimantan Barat melakukan pemusnahan granat tangan di area kebun sawit milik warga bernama Eko, yang berada di Dusun Pemantas, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Proses disposal berlangsung dengan pengamanan ketat guna menghindari risiko bagi masyarakat sekitar.

Granat tersebut sebelumnya ditemukan warga pada 15 Januari 2026 di Dusun Jatak, Desa Bagak. Penemuan itu langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Kegiatan pemusnahan dipimpin oleh AKP Sri Rubianto bersama dua personel Gegana Jibom Brimob Polda Kalbar. Proses tersebut turut disaksikan Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika beserta jajaran kepolisian setempat.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Menyuke Iptu I Nyoman Astika menjelaskan bahwa granat tangan tersebut diduga merupakan peninggalan masa penjajahan yang masih aktif dan berpotensi membahayakan.

Sebelum pelaksanaan disposal, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan perangkat dusun setempat. Langkah pengamanan area juga dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keselamatan warga selama proses berlangsung.

Iptu I Nyoman Astika juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Peran aktif warga dinilai penting untuk mencegah potensi bahaya yang tidak diinginkan.

Proses pemusnahan granat berjalan lancar tanpa kendala. Situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif hingga kegiatan selesai.

FAQ

Apa itu disposal granat?
Disposal granat adalah proses pemusnahan bahan peledak oleh tim khusus agar tidak membahayakan masyarakat.

Dari mana asal granat tersebut?
Granat diduga merupakan peninggalan masa penjajahan yang masih aktif hingga ditemukan warga.

Apakah lokasi kejadian aman?
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dan proses disposal berjalan aman tanpa insiden.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan benda mencurigakan?
Masyarakat diminta segera melapor ke kepolisian terdekat dan tidak menyentuh benda tersebut.

Siapa yang menangani pemusnahan granat?
Tim Gegana Jibom Brimob Polda Kalimantan Barat dipimpin AKP Sri Rubianto.

Haji 2026: Eddy Khairani Pastikan Layanan Lansia Berjalan Optimal

Layanan haji lansia di Embarkasi Banjarmasin jadi prioritas. Eddy Khairani memastikan proses berjalan optimal dari asrama hingga boarding pesawat.
Layanan haji lansia di Embarkasi Banjarmasin jadi prioritas. Eddy Khairani memastikan proses berjalan optimal dari asrama hingga boarding pesawat.

BANJARMASIN – Pelayanan bagi jamaah calon haji (JCH) kategori lansia, uzur, dan disabilitas menjadi perhatian utama pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Embarkasi Banjarmasin. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalimantan Selatan, Dr H Eddy Khairani, memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pemantauan dilakukan langsung oleh Eddy Khairani di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kota Banjarbaru. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian layanan, mulai dari kedatangan jamaah di asrama hingga proses keberangkatan di bandara, berjalan optimal.

Eddy Khairani menegaskan bahwa sistem pelayanan untuk jamaah prioritas telah dirancang secara menyeluruh. Pengaturan waktu keberangkatan, alur naik bus, hingga proses boarding pesawat disusun agar lebih tertib dan memberikan kenyamanan.

Pendampingan intensif juga diberikan oleh petugas layanan khusus di setiap kelompok terbang (kloter). Kehadiran petugas dinilai krusial dalam membantu jamaah yang membutuhkan perhatian ekstra, terutama dari sisi fisik maupun psikologis.

Menurut Eddy Khairani, kerja tim layanan khusus menunjukkan dedikasi tinggi. Petugas tetap menjalankan tugas meski harus menghadapi keterbatasan waktu istirahat demi memastikan jamaah prioritas mendapat pendampingan maksimal.

Selain aspek teknis, pendekatan humanis menjadi kunci dalam pelayanan. Eddy Khairani mengingatkan seluruh petugas untuk mengedepankan empati, mengingat kondisi jamaah lansia dan disabilitas membutuhkan perhatian lebih dari sekadar prosedur administratif.

Evaluasi langsung dari jamaah juga menjadi tolok ukur kualitas layanan. Sejumlah jamaah menyampaikan kenyamanan selama proses keberangkatan, yang menjadi indikator positif bagi penyelenggara.

Koordinasi lintas sektor turut menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional. Sinergi antara petugas layanan khusus, transportasi, dan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan semakin optimal.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan memberangkatkan 19 kloter jamaah calon haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dengan total 6.822 orang.

FAQ

1. Apa fokus utama layanan haji di Embarkasi Banjarmasin 2026?
Fokus utama adalah pelayanan bagi jamaah lansia, uzur, dan disabilitas agar lebih nyaman dan aman.

2. Siapa yang memantau langsung layanan tersebut?
Dr H Eddy Khairani turun langsung ke lapangan untuk memastikan kualitas pelayanan.

3. Bagaimana sistem pelayanan untuk jamaah prioritas?
Diatur mulai dari jadwal keberangkatan, naik bus, hingga boarding pesawat secara tertib dan terstruktur.

4. Berapa jumlah jamaah yang diberangkatkan tahun ini?
Sebanyak 6.822 jamaah dalam 19 kloter dari Kalsel dan Kalteng.

5. Apa peran petugas layanan khusus?
Memberikan pendampingan penuh sejak di asrama hingga naik pesawat, terutama bagi jamaah prioritas.

UMKM Tanah Laut Tembus Nasional, Dian Rahmat Trianto Sabet Penghargaan Bergengsi

Dian Rahmat Trianto meraih Woman’s Inspiration Awards 2026 atas peran besar dalam pengembangan UMKM Tanah Laut hingga mampu bersaing di pasar nasional.
Dian Rahmat Trianto meraih Woman’s Inspiration Awards 2026 atas peran besar dalam pengembangan UMKM Tanah Laut hingga mampu bersaing di pasar nasional.

Pelaihari Jadi Sorotan, Kepemimpinan Dian Rahmat Trianto Dorong UMKM Tembus Pasar Nasional

Tanah Laut, Kalsel – Peran kepemimpinan perempuan dalam mendorong ekonomi daerah kembali mendapat pengakuan nasional. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Laut, Dian Rahmat Trianto, meraih penghargaan Woman’s Inspiration Awards 2026 pada kategori Woman’s Business Leadership.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti, dalam acara yang berlangsung di Convention Hall iNews Tower. Apresiasi diberikan atas kontribusi nyata dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di bidang kerajinan daerah.

Keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan aktif yang dijalankan Dian Rahmat Trianto dalam membina pelaku UMKM di Tanah Laut. Berbagai program seperti pelatihan keterampilan, kurasi produk, hingga digitalisasi pemasaran menjadi strategi utama untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.

Dian Rahmat Trianto menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif para perajin dan pelaku usaha di daerah.

“Penghargaan ini menjadi milik seluruh pelaku UMKM Tanah Laut. Upaya bersama akan terus diperkuat agar produk lokal semakin kompetitif di pasar nasional,” ujar Dian Rahmat Trianto di Pelaihari.

Dorongan terhadap UMKM tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga memperluas akses pasar. Transformasi digital menjadi salah satu kunci penting dalam menjangkau konsumen lebih luas sekaligus meningkatkan nilai jual produk kerajinan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi, menyoroti pentingnya kontribusi perempuan dalam pembangunan nasional. Arifah Fauzi menekankan bahwa perubahan besar sering berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan. Kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan perubahan nyata di masa depan,” kata Arifah Fauzi.

Woman’s Inspiration Awards 2026 sendiri merupakan ajang penghargaan bagi perempuan Indonesia yang dinilai berhasil memberikan dampak signifikan di berbagai sektor, mulai dari bisnis, sosial, pemerintahan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan untuk terlibat aktif dalam pengembangan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.

FAQ

1. Apa itu Woman’s Inspiration Awards 2026?
Ajang penghargaan nasional yang diberikan kepada perempuan Indonesia atas kontribusi di bidang bisnis, sosial, pemerintahan, dan pemberdayaan masyarakat.

2. Mengapa Dian Rahmat Trianto mendapat penghargaan?
Karena peran aktif dalam membina UMKM melalui pelatihan, kurasi produk, dan digitalisasi pemasaran.

3. Apa dampak program Dekranasda Tanah Laut?
Meningkatkan kualitas produk kerajinan dan memperluas akses pasar hingga tingkat nasional.

4. Mengapa UMKM penting bagi ekonomi daerah?
UMKM menjadi sektor utama penggerak ekonomi lokal dan penyerap tenaga kerja.

5. Apa harapan pemerintah daerah setelah penghargaan ini?
Mendorong lebih banyak perempuan berperan aktif dalam pengembangan ekonomi daerah.

Jumat, 01 Mei 2026

Terseret Arus Saat Menjaring Udang, Nelayan Muara Badak Ditemukan Tewas

Nelayan Muara Badak M Rizal ditemukan meninggal setelah terseret arus saat menjaring udang. Tim SAR menemukan korban di hari kedua pencarian.
Nelayan Muara Badak M Rizal ditemukan meninggal setelah terseret arus saat menjaring udang. Tim SAR menemukan korban di hari kedua pencarian.

Muara Badak, Kaltim - Upaya pencarian nelayan yang hilang di perairan Muara Badak akhirnya membuahkan hasil. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan menemukan M Rizal (33), warga Kecamatan Muara Badak, dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus sungai.

Peristiwa bermula pada Kamis pagi (30/4/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. M Rizal bersama seorang rekan berangkat menjaring udang di area tambak milik sendiri di perairan Muara Badak Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Namun saat beraktivitas, M Rizal diduga kehilangan kendali akibat kuatnya arus sungai. Arus yang deras menyeret tubuh M Rizal hingga hilang dari pantauan.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Balikpapan sekitar pukul 11.10 Wita. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan sejak hari pertama.

Pencarian Hari Kedua Berbuah Hasil

Operasi pencarian memasuki hari kedua pada Jumat (1/5/2026). Tim memulai kegiatan sejak pukul 07.00 Wita dengan melakukan briefing untuk menentukan strategi penyisiran.

Area pencarian difokuskan pada radius sekitar 2 nautical mile persegi dengan arah penyisiran mengikuti aliran sungai ke hilir.

Hasilnya, M Rizal ditemukan sekitar 200 meter dari titik awal kejadian ke arah hilir. Lokasi penemuan berada pada koordinat 0°20'53.0"S dan 117°27'07.4"E.

Jenazah M Rizal kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

Operasi SAR Ditutup, Tim Kembali Siaga

Setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan debriefing. Operasi SAR resmi diusulkan ditutup, dan masing-masing tim kembali ke satuan untuk bersiaga.

Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Balikpapan, TNI AL Marang Kayu, BPBD Kutai Kartanegara, Disdamkar Muara Badak, relawan dari Kukar dan Samarinda, keluarga korban, serta nelayan setempat.

Tantangan Berat Selama Pencarian

Selama proses pencarian, tim menghadapi berbagai kendala di lapangan. Gelombang dari muara cukup besar dan berbahaya. Selain itu, kawasan tersebut juga dikenal memiliki potensi ancaman dari hewan liar seperti buaya dan ular.

Meski demikian, operasi berjalan lancar hingga korban berhasil ditemukan.

Peralatan Lengkap Dikerahkan

Untuk mendukung pencarian, tim mengerahkan berbagai peralatan, termasuk rescue car, rubber boat Basarnas, perahu BPBD, speed boat TNI AL, serta armada milik warga dan nelayan.

Selain itu, digunakan pula perlengkapan SAR air, peralatan selam, alat komunikasi, dan perlengkapan medis guna memastikan operasi berjalan optimal.

FAQ

1. Siapa korban dalam kejadian ini?
Korban adalah M Rizal (33), warga Kecamatan Muara Badak.

2. Kapan kejadian terjadi?
Kejadian berlangsung pada Kamis pagi, 30 April 2026.

3. Di mana lokasi kejadian?
Di perairan Muara Badak Ulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

4. Kapan korban ditemukan?
Korban ditemukan pada hari kedua pencarian, Jumat (1 Mei 2026).

5. Apa penyebab korban terseret arus?
Diduga korban tidak mampu mengendalikan diri akibat kuatnya arus sungai.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.